PERLUAS PENETRASI KARTU KREDIT, BANK DIGITAL GANDENG TOKO RITEL

PERLUAS PENETRASI KARTU KREDIT, BANK DIGITAL GANDENG TOKO RITEL

Dunia perbankan digital sedang berusaha memenuhi kebiasaan masyarakaat dalam memenuhi kebutuhan dengan melakukan kolaborasi dengan gerai ritel berkonsep convenience store yang menyajikan beragam jenis kebutuhan. Convenience store telah mengubah pengalaman berbelanja dengan menyediakan kebutuhan rumah tangga yang disertai dengan berbagai jenis makanan dan minuman siap saji.
Dengan adanya potensi pasar tersebut, PT Bank MNC Internasionanl Tbk (BABP) atau MNC Bank, menjalin kerja sama dengan PT Fajar Mitra Indah selaku pemegang lisensi FamilyMart Indonesia dengan kartu kredit co-branding FamilyMart MNC Titanium Card.
Rita Montagna selaku Presiden Direktur MNC Bank menjelaskan jika kartu ini akan dilengkapi fitur pembayaran contactless, sehingga pemegang kartu bisa berbelanja dengan mudah, nyaman, aman, serta bisa mendapatkan banyak keuntungan.
Pihaknya yakin jika kolaborasi ini bisa memberikan added value dan pengalaman berbelanja terbaik untuk masyarakat umum yang nantinya berujung pada pengembangan bisnis FamilyMart dan MNC Bank. Direktur Utama BCAP Yudi Hamka berkomitmen untuk selalu mendukung kerja sama bisnis yang bisa membawa nilai tambah yang signifikan. Dirinya juga menambahkan FamilyMart juga berkolaborasi dengan MotionPay milik MNC Teknologi Nusantara untuk pembayaran QRIS, white label e-money.
Di lain pihak, CEO FamilyMart Indonesia Wirry Tjandra menambahkan kerjasama ini akan ditopang dengan 330 gerai yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Malang, dan Bali. Diharapkan nanti ke depannya akan makin banyak nasabah MNC Bank yang berbelanja di FamilyMart.
Ria Monica, GM Commercial FamilyMart Indonesia—menambah lima gerai sekaligus, empat gerai di kota Malang dan satu gerai lagi di Surabaya. Salah satu gerai di kota Malang yaitu FamilyMart Soekarno Hatta mempunyai robot barista pertama di kota Malang.
Diharapkan hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi warga kota Malang untuk berbelanja nantinya. Selain bisa membuat minuman kopi, barista robot ini juga bisa membuat es krim dan cendol, serta dilengkapi dengan QRIS dan MotionPay.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk berbelanja di FamilyMart dengan menggunakan kartu kredit dari MNC Bank?

‘KIAMAT’ KARTU DEBIT-ATM, SIAPA YANG MENJADI PENGGANTINYA?

‘KIAMAT’ KARTU DEBIT-ATM, SIAPA YANG MENJADI PENGGANTINYA?

Masa jaya teknologi ATM dan kartu debit sepertinya sudah menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Tanda-tanda ‘kiamat’ kartu ATM dan debit bisa dilihat dari transaksi digital banking Bank Indonesia yang semakin meroket.
Bank sentral mencatatkan di Januari 2024, nilai transaksi digital banking sebesar Rp 5.335,33 triliun atau tumbuh 17,19% yoy. Sementara nilai transaksi pembayaran yang menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit mencapai presentase Rp 692,32 triliun, hanya naik 2,58% (yoy).
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjito menuturkan jika transaksi Uang Elektronik (UE) mencapai Rp 83, 37 triliun, naik 39,28% (yoy). Untuk nominal transaksi QRIS sendiri tercatat presentasenya meroket hingga 149,46 (yoy) dan mencapai Rp 31,65 triliun, dengan jumlah pengguna 46,37 juta dan jumlah merchant 30,88 juta yang sebagian besar adalah UMKM.
Dirinya juga mengatakan jika BI sudah menargetkan pengguna QRIS bisa menyentuh angka 55 juta pengguna di tahun 2024. Agar bisa mencapai target tersebut, BI akan melakukan perluasan kerjasama antarnegara untuk meningkatkan volume transaksi dan mendorong inklusi Ekonomi Keuangan Digital (EKD).
Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur BI mengungkapkan bahwa BI akan merealisasikan kerjasama penggunaan QRIS lintas batas dengan Jepang dan UEA dalam waktu dekat. Mereka berharap uji coba bisa segera dilakukan lantasan mereka (pihak Jepang dan UEA) sdauh datang dan mendiskusikannya lebih dalam lagi.
Untuk sekarang, QRIS antarnegara sudah bisa digunakan di Thailand, Malaysia, dan yang paling baru adalah Singapura. Untuk Korea Selatan, Indonesia sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman.
Filianingsi mengatakan, transaksi dengan menggunakan QRIS yang tidak perlu lagi menggunakan dolar AS mengalami sedikit penurunan pada Januari 2024. Hal ini dipengaruhi oleh transaksi dari turis yang menurun setelah penggunaan tinggi saat libur akhir tahun pada Desember 2023. Dirinya menambahkan bahwa dengan Thailand ada penurunan di volume tapi nominalnya tetap naik. Transaksi inbound ini secara volume sebanyak 1.121 dengan transaksi outbound 23.715. untuk nominalnya sendiri sebesar Rp 368 juta untuk inbound dan Rp 10 miliar untuk outbound.
Sementara itu, dengan Malaysia meningkat dari sisi volume yang mencapa 73.000, outboundnya meningkat 10%. Dari sisi nominalnya sendiri untuk inbound Malaysia ke Indonesia yaitu sebesar Rp 20 miliar, lalu Indonesia ke Malaysia Rp 2,9 miliar. Ini diakibatkan karena lebih banyak turis Indonesia ke Malaysia, tapi belanjanya sedikit. Justru Malaysia belanjanya yang lebih banyak. Untuk Singapura sendiri juga ada penurunan untuk volume nominal, tapi outbound-nya ada peningkatan. Diharapkan bisa mengalami peningkatan.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah ‘kiamat’ ATM, kartu debit, dan kartu kredit ini bakalan terjadi?

TRANSAKSI QRIS MEROKET JELANG AKHIR TAHUN

TRANSAKSI QRIS MEROKET JELANG AKHIR TAHUN

Transaksi perbankan melalui QRIS terus meningkat menjelang akhir tahun. Misalnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat total volume transaksi QRIS meningkat 326% YoY menjadi 18,7 juta transaksi pada Oktober 2022.
Sementara itu, nilai transaksi QRIS Bank Mandiri meningkat 520% menjadi Rp 2,6 triliun pada Oktober 2022. Hal ini tidak terlepas dari jumlah merchant Bank Mandiri yang menembus angka 4,6 juta.
General Manager Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan sistem QRIS Bank Mandiri saat ini sudah digunakan oleh para pedagang kecil, menengah dan besar di berbagai industri. Termasuk sumbangan sosial-keagamaan di semua negara bagian federal dan distrik/komunitas.
Ia menjelaskan optimalisasi sistem QRIS memudahkan kegiatan ekonomi pengusaha dan masyarakat umum. Merchant juga dapat mengecek hasil mutasi penjualannya dengan cara yang praktis dan cepat.
Tak ketinggalan, PT Bank CIMB Niaga Tbk juga mencatatkan volume transaksi QRIS untuk penerbitan dan pembelian tumbuh lebih dari 200% YoY per September 2022. Chief Consumer Officer Bank CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengungkapkan optimisme transaksi QRIS akan terus tumbuh. Sejalan dengan bertambahnya jumlah merchant QRIS. Dalam hal ini, Bank Indonesia menargetkan jumlah merchant UMKM penerima transaksi QRIS mencapai 45 juta pada akhir tahun 2023. Hal ini juga sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia untuk transaksi perbankan digital pada tahun 2023 sebesar Rp67.600 triliun, naik dari 27,2% tahun ini.
Ia melanjutkan, CIMB Niaga siap menawarkan layanan pembayaran Alipay dan WeChat Pay kepada seluruh merchant CIMB Niaga. Tentu saja, menerima pembayaran Wechat Pay dan Alipay tergantung pada jumlah wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menyebut total transaksi QRIS meningkat menjadi 281,7 juta kali lipat dari awal tahun hingga September 2022. Itu naik 182% dari tahun ke tahun dan 33% dari kuartal ke kuartal.
Secara nominal nilai bisnis mencapai Rp 29,7 triliun, meningkat 298% YoY dan tumbuh 25% kuartal-kuartal. Wakil Gubernur Kepala Bidang Politik Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, jumlah merchant yang menerima layanan QRIS kini mencapai 21,6 juta. Berkaitan dengan hal tersebut, mereka berharap kondisi pascapandemi membaik sehingga wisatawan Tiongkok dapat kembali ke Indonesia.
Pada saat yang sama, jumlah pengguna QRIS meningkat menjadi 25,2 juta. Hingga akhir tahun, BI menargetkan 15 juta pengguna baru, kini menjadi 13,6 juta.
Nilai acara akan meningkat sejalan dengan rencana BI untuk memperluas integrasi pembayaran, termasuk QRIS, dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina di kawasan ASEAN. Baru-baru ini, BI dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) membuat kerangka kerja untuk memfasilitasi pembayaran berbasis kode QR antar negara.
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian sudah pernah transaksi pakai QRIS atau belum nih?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds