Pembayaran transaksi belanja online kini sudah menggunakan beragam fasilitas, termasuk di dalamnya adalah kartu kredit. walaupun begitu, kartu kredit sedang dihadapkan dengan layanan lain seperti dompet digital dan virtual accound yang menjadi bagian dari ekosistem digital.
Amir Widjaya selaku EVP Marketing and Lifestyle Business Division Head Bank OCBC NISP menuturkan setelah pandemic, aktivitas belanja masyarakat sudah kembali tumbuh, dan belanja online adalah salah satunya. Tidak hanya belanja saja, tapi juga mobilitas masyarakat yang sudah kembali seperti sedia kala.
Untuk itu, pihaknya telah menluncurkan produk baru berupa kartu debit dan kartu global debit untuk mengambil potensi tersebut. Bank OCBC NISP mengungkapkan pada Mei 2023, penyaluran kredit melalui kartu kredit meningkat 60% secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Pada kuartal I-2023penyaluran kredit OCBC NISP tercata sebesar Rp 137,6 triliun. Nilai tersebut naik 11,6% secara tahunan dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Amir menjelaskan bahwa saat sebelum pandemic, presentase orang yang belanja online masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan belanja offline. Meski begitu, pandemic sudah menjadi katalis untuk mendorong tren belanja online di Indonesia.
Dia menambahkan bukan hanya menargetkan yang ke luar negeri saja, tapi saat di sana juga pengguna nyaman dengan kartu mereka. Daripada pengguna ke money changer, lebih baik pengguna menggunakan produknya. Tidak hanya di luar negeri, tapi juga di dalam negeri.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga menjelaskan jika transaksi belanja online masyarakat lewat platform e-commerce terus mengalami kenaikan. Meski begitu, perkembangannya cenderung melambat saat pandemic Covid-19. Untuk pilihan pembayaran, sejak akhir tahun lalu, transaksi belanja online e-commerce menggunakan kartu kredit masih belum menjadi pilihan untuk masyarakat. Ini dikarenakan orang-orang lebih memilih uang elektronik dan virtual account.
Dirinya juga menjelaskan jika kartu kredit mulai menghadapi persaingan yang berat ketika dibandingkan dengan dompet elektronik dan virtual account yang dianggap memiliki lebih banyak promo dan diskon. Diskon ini termasuk untuk ongkos kirim yang menjadi faktor penentu dalam berbelanja online, karena ongkos kirim mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan transaksi di e-commerce.
Dirinya berpendapat jika kartu kredit lebih sering digunakana untuk membeli produk dengan harga yang lebih mahal atau kelas atas. Sedangkan di e-commerce sendiri harga barang yang ditawarkan relatif memiliki harga menengah.
Penggunaan kartu kredit sendiri tidak terlalu signifikan karena harganya yang relatif terjangkau. Konsumen lebih memilih menggunakan dompet digital dan virtual account.
Berdasarkan informasi data dari Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI, nilai transaksi kartu kredit tercatat senilai Rp 226,04 triliun sampai akhir 2022. Untuk jumlah kartu kredit sendiri pada akhir 2022 tercatat mencapai 16,88 juta kartu. Jumlah tersebut turun dari transaksi kartu kredit di akhir 2021 sebesar Rp 237,74 triliun yang tercatat dari 16. 52 juta kartu.
Tag: Transaksi Online
4 ALASAN KENAPA KARTU KREDIT MENGUNTUNGKAN BUAT KELUARGA MUDA!
Membangun keluarga yang umurnya masih terbilang muda merupakan sebuah tantangan yang harus dilewati. Baik suami maupun istri akan dihadapkan dengan kebutuhan hidup yang semakin bertambah dan hal-hal yang mungkin saja bisa terjadi di luar dugaan, belum lagi sekarang harga kebutuhan pokok yang makin melonjak harganya.
Dengan kondisi seperti itu, makan keluarga muda membutuhkan manajemen keuangan yang matang, salah satunya bisa dengan menggunakan kartu kredit yang akan memberikan keuntungan dalam perencanaan keuangan. Kartu kredit bisa menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Apa saja keuntungannya?
1. PRAKTIS DAN MUDAH
Dengan menggunakan kartu kredit, tidak perlu lagi yang namanya bawa uang tunai banyak-banyak. Sekali gesek, semua transaksi bisa terselesaikan dan hal ini sangat membantu terutama untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, seperti keperluan anak atau berbagai keperluan mendesak lainnya. Kartu kredit juga membantu dalam bertransaksi secara online.
2. ADANYA METODE CICILAN YANG MENGUNTUNGKAN
Transaksi dengan kartu kredit bisa menggunakan metode cicilan yang bisa mempermudah pengelolaan keuangan keluarga. Mencicil berarti membebaskan pembeli dari kewajiban membayar dengan harga besar di awal, sehingga uangnya bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain. Cicilan juga menuntut keluarga muda untuk mengatur aktualisasi rencana pengeluaran agar kondisi keuangan tidak meleset dari rencana yang dibuat di awal. Kondisi tersebut bisa menahan keinginan untuk mengeluarkan uang di luar perencanaan.
Biasanya kartu kredit akan memberikan fitur cicilan dengan bunga ringan yang bisa menghemat ketimbang membeli secara tunai. Yang paling populer adalah cicilan 0% yang memungkinkan pengguna membayar setiap bulannya selam masa tenor cicilan tanpa bunga sepeser pun dan biasanya ini dilakukan untuk pembelian alat elektronik, gadget, furniture, dan lainnya.
3. MEMUDAHKAN MEMBAYAR TAGIHAN
Fitur pembayaran bill dalam kartu kredit dapat membantu untuk pembayaran tagihan rutin bulanan. Cukup dengan mendaftarkan sejumlah tagihan rutin seperti tagihan listrik, tv kabel, cicilan rumah, tagihan air, internet, dan lainnya. Secara otomatis, kartu kredit akan membayarkan tagihan-tagihan tersebut untuk dilunasi nantinya.
4. BANYAK PROMO
Pengguna kartu kredit akan diuntungkan dengan ada promo yang beragam. Biasanya promo yang ditawarkan berupa cashback atau potongan harga pada setiap merchant atau di toko tertentu. Dengan adanya promo tersebut, pengeluaran bisa lebih hemat.
Kartu kredit bisa jadi sangat membantu keluarga muda. Biasanya keluarga muda mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi beberapa kebutuhan yang belum mereka miliki. Dengan adanya kartu kredit, pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa dengan mudah teratasi dengan cepat dan pengelolaan keuangan juga bisa lebih baik.
Jadi kalian setuju atau tidak jika kartu kredit menguntungkan untuk keluarga muda? Apakah kartu kredit memang bisa benar-benar membantu manajemen pengeluaran khususnya untuk keluarga muda?





