Perlukah transaksi di toko senjata dengan menggunakan kartu kredit harus ada kode khusus untuk mempermudah penegak hukum melacak siapa pembelinya? Beberapa negara bagian di Amerika Serikat memberikan beberapa pendapat yang berbeda dalam hal mewajibkan atau melarangnya.
Undang-undang baru California mewajibkan beberapa jaringan kartu kredit untuk menyediakna kode ritel khusus untuk transaksi senjata api mulai 1 Juli.
Beberapa entitas finansial ini selanjutnya memiliki waktu beberapa bukan untuk menentukan klien bisnis mana yang harus masuk ke dalam kategori sebagai toko senjata dan memberikan kode khusus, paling lambat tanggal 1 Mei.
Hudzon Munoz selaku direktur eksekutif kelompok advokasi nirlaba Guns Down America, termasuk salah satu yang mendukung. Yang didukung dari undang-undang tersebut yaitu menutup salah satu celah yang memberikan keuntungan untuk industri senjata. Industri tersebut selama ini tidak mendapatkan perlakuan yang sama seperti bisnis lainnya.
Menurut Munoz, maksud dari kode toko sejnata tersebut adalah untuk menemukan pola yang mencurigakan, seperti seseorang yang mempunyai sedikit riwayat pembelian senjata, yang tiba-tiba menghabiskan uang dalam jumlah besar ke beberapa toko senjata dalam waktu yang singkat. Setelah diberitahu oleh bank, pihak berwenang selanjutnya melakukan penyelidikan, sehingga bisa menggagalkan potensi penembakan massal.
Langkah californya ini diikuti oleh Colorado dan New York. Sedangkan Georgia, Tennesseem dan Wyoming mengambil sikap sebaliknya. Keempat negara bagian ini justru melarang penggunaan kode khusus toko senjata. Mereka bergabung dengan 13 negara bagian lain yang sejauh ini sudah melarang atau membatasi penggunaan kode khusus pengecer senjata. Di ke-17 negara bagian tersebut, Partai Republik memimpin dewan legislatifnya.
Banyak anggota DPR dari Partai Republik dan pendukung hak kepemilikan senjata yang khawatir aturan kode khusus ini bisa menimbulkan kecurigaan tidak beralasan terhadap pembeli senjata yang tidak melakukan kesalahan apapun. Dan Eldrige, pemilik toko senjata Maxon Shooter’s Supplies, salah satu yang menetang pengadaan kode khusus.
Dia menganggap bahwa ini adalah aktivitas normal, dilindungi, dan sah. Dan menjadikan ini sebagai sesuatu yang bisa diidentifikasi untuk pelacakan bisa memberikan kesan yang sangat buruk tentang kepemilikan senjata.
Eldrige menambahkan jika peraturan baru ini juga bisa menyebabkan lebih banyak orang membeli senjata dengan uang tunai ketimbang menggunakan kartu kredit untuk melindungi privasi mereka. Itu lah alasan tokonya menyediakan mesin ATM, karena mereka ingin pelanggannya bisa menjaga privasi mereka agar tidak di salahgunakan atau dilacak.
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian setuju dengan undang-undang penerapan kode khusus di toko senjata ini?
Tag: Transaksi Memakai Kartu Kredit
CARA AMAN BERBELANJA AMAN DENGAN TRANSAKSI KARTU KREDIT ONLINE
Menggunakan kartu kredit online memang sangat memudahkan dalam bertransaksi, namun bukan berarti dapat menjamin keamanan data pribadi ataupun resiko pencurian dunia maya. Perlu diingat bahwa penjahat punya beragam cara untuk melancarkan aksinya, termasuk di dunia maya.
Namun ada beberapa solusi sederhana untuk menlindungi diri sendiri dan menjaga supaya kartu kredit online Anda tidak dicuri:
1. BUAT KATA SANDI UNIK
Kata sandi kartu kredit online harus unik dan kompleks untuk mencegah peretas mengakses banyak akun menggunakan informasi login yang sama. Kata sandi yang efektif umumnya adalah panjang, terdiri dari huruf besar dan kecil, memiliki angka, dan menggunakan simbol. Bisa menggunakan frasa atau seluruh kalimat untuk membuat kata sandi unik dan tidak mudah diingat orang lain. Tapi tetap gunakan frasa yang mudah diingat agar tidak mudah lupa dan pastikan muatan kata sandi tidak mengandung detail informasi pribadi.
2. PASTIKAN WEBSITE AMAN DAN TERPERCAYA
Lakukan riset dan pastikan website tersebut terpercaya. Saat berbelanja dengan kartu kredit secara online, pastikan koneksi ke situs web tersebut aman dan kunjungi situs tersebut dengan hati-hati karena sekarang ini banyak modus link phishing. Selalu ketik URL di browser internet untuk mengunjungi situs web yang sebenarnya. Baca juga ulasan aplikasi atau situs web tersebut sebelum melakukan pembelian menggunakan kartu kredit online.
3. AWASI KEAMANAN PERANGKAT ELEKTRONIK
Selalu rutin mengecek keamanan perangkat elektronik. Pastikan untuk rutin memeriksa pengaturan keaman perangkat elektronik karena peretas sering memanfaatkan minimnya keamanan pada sistem pengaman untuk mencuri informasi.
4. HINDARI BERBELANJA DI WI-FI PUBLIK
Dalam bertransaksi membeli sesuatu, usahakan tidak melakukannya di wi-fi publik karena penjahat masa kini semakin pintar dalam mencari kesempatan. Penjahat cyber bisa menyadap dan mencuri data yang ditransfer melalui tautan phishing, selain itu, wi-fi publik rentan menjadi penyebab data pribadi bocor sehingga peretas bisa mengakses informasi keuangan, kredesial, hingga kata sandi. Bertransaksilah di jaringan terpercaya demi keamanan transaksi kartu kredit online.
5. SIMPAN BUKTI TRANSAKSI
Ketika bertransaksi menggunakan kartu kredit online, jangan lupa untuk menyimpan buktinya karena bukti tersebut bisa digunakan sebagai acuan kecocokan nominal saldo. Selain itu, menyimpai bukti transaksi secara rahasia dan aman bisa meminimalisir terjadinya pencurian data.
Itulah beberapa tips aman bertransaksi dengan kartu kredit online. Meskipun terlihat sederhana, tips ini bisa menjaga kalian dari resiko kejahatann cyber dan kebocoran data privasi.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apa kalian setuju dengan penjelasan di atas?





