Pentingnya Memahami Miles Kartu Kredit Buat Anda yang Doyan Traveling. Apa Itu?

Pentingnya Memahami Miles Kartu Kredit Buat Anda yang Doyan Traveling. Apa Itu?

Buat anda yang doyan jalan-jalan, tentu butuh yang namanya bawa uang. Buat bayar ini itu, buat belanja ini itu, tentu butuh duit yah. Namun, di tahun 2019 ini apa iya masih mau gunakan cara lama bawa uang? Apa tidak ingin beralih ke kartu kredit saja yang lebih efisien dan aman digunakan?

Selain itu, tahukan anda, dibalik kartu kredit, tersimpan sejuta manfaat buat anda yang doyan Travelling. Salah satu manfaat tersebut adalah perolehan miles yang bisa ditukar dengan reward yang menguntungkan traveller, termasuk diantaranya kursi pesawat gratis.
Nah, Saya sendiri pernah membahas secara singkat tentang miles ini di artikel yang satunya https://ritzacademy.com/liburan-anda-kemana-saya-kasih-tahu-ini-rahasia-saya-sering-liburan-ke-eropa/. Saya akan menjelaskan secara lebih detail tentang miles di artikel ini.
Kelihatan sih mustahil dan seakan seperti gimmick saja ya. Padahal, sudah banyak beberapa traveller yang memanfaatkan hobi mengumpulkan miles ini sebagai salah satu cara terbang gratis.

Apa yang dimaksud dengan Miles Kartu Kredit?

Miles sendiri merupakan program benefit kartu kredit yang akan memberikan reward pada customer sebagai ungkapan terimakasih atas kesediaan berbelanja menggunakan kartu kredit. Jadi, semakin banyak anda berbelanja dengan limit kartu kredit, semakin banyak pula miles yang bakal terkumpul.

Bagaimana Ketentuan Mendapatkan Miles?

Misalkan saja, ada program Miles dari Garuda Miles. Anda bisa pergi menuju website Garuda Miles. Lalu cari link untuk menjadi anggota website Garuda Miles. Setelah itu, isi semua from isian seperti nama, alamat, dan lainnya.

Intinya, program miles akan dapat anda ikuti hanya setelah mendaftar keanggotaan miles meskipun anda sudah terdaftar program kartu kredit. Anda tidak bisa serta merta mendapat benefit miles tanpa mendaftar keanggotaan miles terlebih dahulu.

Tiap maskapai biasanya punya tabel penukaran miles tersendiri. Untuk itu, perlu bagi anda yang ingin merencanakan travelling untuk melakukan riset rute dan cek online. Untuk Garuda, sobat harus redeem via call centre. Lalu cek online.

Biasanya, anda harus meredeem sekitar 12.000-40.000 miles tergantung sesuai dengan jumlah yang diperlukan untuk sekali penerbangan gratis. Buat anda yang sering travelling, tentu bukan hal yang susah untuk mendapatkan ribuan miles.

Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap poin miles tidak memiliki nilai yang sama. Anda butuh 7.500 KrisFlyer Miles untuk setiap 1 tiket kelas ekonomi. Beda lagi bila anda ingin terbang dengan Garuda Indonesia dan Garuda Miles, anda butuh sekitar 12.500 Garuda Miles.

Anda juga tidak harus terbang atau menginap untuk mendapatkan Miles. Melakukan transaksi semacam belanja barang menggunakan kartu kredit juga merupakan suatu cara mendapatkan Miles, tentunya dengan akumulasi miles yang didapat lebih lama daripada mendapatkan miles lewat membayar penginapan hotel atau tiket pesawat.

Beberapa kartu kredit yang memiliki program miles terbaik untuk traveller diantaranya adalah HSBC Signature dan Danamon World.
HSBC Signature sendiri, contohnya, memberi 2 kali bonus poin bila melakukan transaksi di luar negeri. Sementara itu, Danamon World terkenal sebagai kartu kredit ‘pemurah’ yang memberi poin untuk tiap transaksi yang tidak terlalu mahal. Dengan Danamon World, Anda hanya butuh Rp. 500 saja untuk 1 poin.

Kesimpulan

Memang, masih banyak masyarakat kita yang belum memanfaatkan program miles ini. Padahal, bila mau memanfaatkan, sangat banyak sekali keuntungan yang bakal didapat termasuk diantaranya voucher menginap gratis, tiket terbang gratis, dan makan gratis.

Dua kartu kredit yang dicontohkan diatas, HSBC Signature dan Danamon World, merupakan dua contoh kecil kartu kredit dengan keuntungan miles yang sangat menguntungkan traveller. Di luar sana, masih banyak sekali kartu kredit dengan keanggotaan miles yang sangat menguntungkan. Anda bisa riset untuk mengetahui kartu kredit mana yang memberikan program miles yang cocok untuk kebutuhan anda.

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit  atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?Mengembangkan usaha tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Salah satu sumber danayang paling sering digunakan adalah menarik pihak lain sebagai Investor bisnis. Selain itu, adabeberapa orang yang menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Mana yang lebih baik diantara keduanya?

Daripada anda sekalian bingung, saya coba jabarkan poin penting seputar penggunaan kartu kredit atau investor sebagai modal bisnis. Silahkan simak baik-baik supaya anda bisamenentukan arah tujuan anda.

  1. Modal Bisnis Lewat Investor

      1. Memang tidak semua, tapi konsep bisnis sering tidak bisa idealis ketika menggunakan Investor
        Bila ngomongin perihal bisnis, antara pengelola dan pemodal itu seperti satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pengelola adalah mereka yang menggerakkan roda bisnis. Sementara itu,seorang pemodal memberi ‘jalan’ kepada pengelola bisnis untuk terus bergerak lewat pendanaan.Terkadang, beberapa pengelola bisnis yang sangat bergantung kepada investor sering tidak bisaIdealis dengan ide bisnis ketika mendapat permintaan dari Investor. Memang, diawal kerjasama investasi seakan adem-adem saja dan semua pihak seolah setuju. Tapi, kasus dilapangan biasanyaberbeda. Ditengah jalannya bisnis, Investor akan meminta mengubah arah yang kadang tidaksesuai dengan keinginan pengelola.
      2. Sulit meraih Investor yang benar-benar cocok
        Investor cenderung selektif ketika menyeleksi proposal dan rencana bisnis yang diajukan pihakpengelola. Untuk itu, banyak pertimbangan yang dibutuhkan Investor sebelum mengucurkandana ke pihak pengelola. Tentu saja Investor lebih tertarik dengan pengelola dengan potensimenjanjikan. Nah, bagaimana dengan anda yang baru memulai usaha? Tentu sulit untuk meraih investor apalagi bagi anda yang punya usaha masih seumur jagung.
      3. Pengelola wajib mengembalikan dana modal pada Investor bila resiko meningkat
        Disisi lain, bila terjadi kasus cacat amanah atau resiko buruk meningkat, maka pihak pengelolawajib megembalikan dana investasi pada investor. Contohnya saja, bila ditengah jalan seoranginvestor melihat pengelola bisnis tidak mampu mempertahan usahanya, dana akan mudah ditariksewaktu waktu.
  2. Modal Bisnis Lewat Kartu Kredit

    1. Lewat kartu kredit, Konsep bisnis lebih merdeka tanpa intervensi
      Sebuah kartu kredit merupakan tanggung jawab si empunya CC. Kartu kredit sebagai modalusaha lebih bersifat merdeka daripada investor sebab tidak ada kesepakatan dengan orang laindimana pembagian hasil ditentukan. Seluruh keuntungan bisnis dengan modal kartu kreditmerupakan milik pengelola bisnis. Selain itu, pengelola bisa lebih leluasa menerapkan konsep bisnis yang diinginkan.
    2. Pengajuan kartu kredit lebih mudah, lebih cepat untuk modal usaha
      Berbisnis yang baik adalah paham momentum pasar. Sementara itu, menjual suatu produk ataujasa tentu membutuhkan setidaknya modal entah itu untuk marketing, branding, maupunproduksi. Sementara itu, mencari investor membutuhkan waktu yang lama. Itu saja masih belumpasti Investor menerima proposal bisnis anda atau tidak. Berbeda dengan bisnis modal kartu kredit dimana anda hanya membutuhkan beberapa dokumenlegal untuk mengajukan kartu kredit sesuai dengan status anda apakah karyawan atau pebisnis.Contoh dokumen yang dilengkapi diantaranya adalah KTP, KK, NPWP, SIUP, SKDU dan fotocopy rekening. Selama history keungan anda dinilai baik, bank pasti akan menyetujui apply kartu kredit anda dengan cepat.
    3. Tidak ada beban ‘balas budi’ dalam permodalan via kartu kredit
      Berbeda dengan modal bisnis lewat Investor, kartu kredit sebagai modal bisnis anda tentu tidak memiliki hubungan ‘balas budi’ dengan orang lain. Tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu pasar sedang lesu, pihak bank tidak akan pernah menarik kembali limit CC anda. Asalkan anda bisa patuh dengan aturan yang berlaku seperti mencicil pembayaran tagihan kartu kredit sebelum
      jatuh tempo, tidak aka nada masalah yang terjadi. Berbeda dengan Investor yang bisa menarikdana investasi sewaktu-waktu sesuai dengan keinginan mereka.

Itulah tadi beberapa poin penting yang harus anda perhatikan sebelum memilih pemodalan yang cocok bagi bisnis anda. Anda bisa pilih secara bijak mana yang lebih menguntungkan dengan memperhatikan poin-poin yang sudah saya tulis. Saya sendiri memilih menggunakan kartu kredit untuk permodalan bisnis yang saya jalani karena lebih mudah didapat dan tidak harus ribet mengajukan proposal ke Investor.

Nah, kalau anda sendiri mau gunakan yang mana? 

Mengenal Kartu Kredit Virtual Masa Kini: Pay Later. Apa itu?

Mengenal Kartu Kredit Virtual Masa Kini: Pay Later. Apa itu?

Era digital lagi-lagi membuat perubahan besar dalam metode transaksi keuangan. Salah satu yang baru di 2019 adalah hadirnya Kartu Kredit Virtual yang sedah marak digunakan sebagai cara pembayaran terbaru. Kartu kredit virtual yang sedang heboh di 2019 ini dinamakan Pay Later.
Sebenarnya, Apa itu pay later dan apa bedanya dengan kartu kredit biasanya?
Bacalah aturan berikut ini supaya anda paham sebelum menggunakan Pay Later.

Ini dia beberapa manfaat merchant untuk urusan kartu kredit anda:

  1. Aturan cicilan Pay Later sama dengan kartu kredit pada umumnya
    Cicilan Pay Later memiliki aturan yang sama dengan kartu kredit pada umumnya. Biaya keterlambatat terhitung sejak telat melakukan pembayaran dari tanggal jatuh tempo. Sementara itu, biaya administrasi dibayarkan setiap bulan selama periode mencicil.
  2. Tiap aplikasi online memiliki sistem Pay Later sendiri dengan bunga yang berbeda
    Bila kartu kredit pada umumnya dibedakan besaran limit dan bunga bedasarkan bank dimana kartu kredit dikeluarkan, maka Pay Later memiliki besaran bunga yang berbeda tiap aplikasinya. Hal ini disebabkan tiap aplikasi online membuka layanan Pay Later tersendiri.

Berikut ini beberapa rincian bunga Pay Later tiap aplikasi online:

  • OVO – PayLater
    Limit Pinjaman: Rp.10 juta
    Bunga: 2,9% perbulan
  • Traveloka
    Limit pinjaman: Maks. Rp50 juta
    Bunga: 2,14% – 4,78% per bulan
  • Shopee – PayLater
    Limit pinjaman: Rp 750 ribu (peminjaman awal)
    Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  • Kredivo
    Limit pinjaman: Maks. Rp30 juta
    Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  1. Proses pengajuan Pay Later tidak ribet
    Proses pengajuan Pay Later sendiri mudah dan tidak membutuhkan persyaratan. Kartu kredit virtual ini dapat diajukan hanya dengan foto KTP saja. Berbeda dengan kartu kredit bank yang membutuhkan beberapa data lain untuk melengkapi administrasi. Tak hanya itu, proses pengajuan Pay Later cukup lewat online saja di tiap-tiap aplikasi.
  2. Limit yang bisa diajukan lewat Pay Later tidak sebanyak kartu kredit pada umumnya
    Salah satu kekurangan yang membedakan Pay Later dengan kartu kredit biasanya adalah jumlah limit yang sedikit. Anda hanya dapat mengajukan pinjaman maksimal 1 juta lewat Gopay-Pay Later. Pay Later dengan limit yang banyak hanya dapat dijangkau lewat Traveloka dan Kredivo yakni hingga puluhan juta rupiah.

 

Pilih mana: Kartu Kredit Bank atau Pay Later?

Melihat beberapa keuntungan dan kekurangan dari Pay Later sebagai kartu kredit virtual, layanan ini nampaknya berguna untuk anda yang ingin mendapatkan dana transaksi secara cepat. Cukup sediakan foto KTP saja dan lakukan beberapa proses verifikasi, maka anda dapat menikmati limit yang diajukan.

Sebenarnya, antara kartu kredit biasa dengan kartu kredit virtual semacam Pay Later memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sesuaikan saja dengan kebutuhan anda dan ingat untuk menggunakannya secara bijak. Salam street smart!

Semoga Bermanfaat

Share if you like this