Bisnis Anda Perlahan Bisa Bubar Bila Tak Perhatikan 6 Hal Berikut! Waspada!

Bisnis Anda Perlahan Bisa Bubar Bila Tak Perhatikan 6 Hal Berikut! Waspada!

Banyak bisnis berakhir tidak menyenangkan. Sebuah data statistik mengungkapkan, 8 dari 10startup berakhir gagal sebelum menginjak usia 2 tahun. Ujung-ujungnya, muncul pertanyaan:

Apa benar mempertahankan bisnis sesulit itu? Bukanya startup selalu terkenal sebagai perusahaan yang suka bakar duit dari investor ya?

Berkaca dari banyaknya startup yang bangkrut meski dapat uang dari investor besar, rasanya kitaperlu paham suatu hal: uang dan modal bukanlah ukuran suatu bisnis bisa sukses. Punya fikiranpositif dalam membangun bisnis sampai sukses itu wajar. Tapi, waspada pada kemungkinan buruk itu perlu.

6 hal berikut ini perlu anda waspadai supaya bisnis anda tidak hancur secara perlahan.

    1. Mencampur Urusan Pribadi dengan Urusan Bisnis
      Mencampur urusan bisnis dengan urusan pribadi merupakan tindakan tidak professional.Kecenderungan ini bakal membawa pada tindakan tidak baik yang bakal terjadi. Bayangkan sajabila anda kepala perusahaan dan sedang punya masalah pribadi dengan karyawan anda. Jangansampai anda memeberhentikannya hanya karena permasalahan pribadi diluar urusan kerja.
    2. Tidak Memisahkan Uang Bisnis dengan Uang Pribadi
      Jangan malas membuat rekening bank terpisah. Pastikan mutasi saldo pada rekening pribadimemang benar-benar untuk rekening pribadi dan demikian dengan rekening usaha hanyadigunakan untuk rekening usaha. Selain itu, pastikan untuk membukukan pengeluaran bisnisdengan benar. Pembukan diperlukan sebagai history dan bagus untuk alat crosscheck ulang.Jangan lupa selalu minta nota untuk transaksi meski jumlah transaksi kecil sekalipun.
    3. Kurang Komunikasi
      Kurangnya komunikasi bisa berakibat fatal bagi suatu bisnis. Komunikasi dalam bisnismencangkup: komunikasi dengan karyawan, konsumen, dan sesame mitra bisnis. Penelitianmembuktikan, komunikasi yang tidak efektif akan berpengaruh pada ritme usaha. Strategi bisnisyang anda harapkan juga tidak akan maksimal jika gaya komunikasi tidak dirubah.
    4. Kurang Hati-Hati dalam Menetapkan Harga Jual
      Jangan sembarangan menentukan harga jual. Anda harus pasang strategi dan memperhitungkan untung dan rugi dari harga jual yang anda tetapkan. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikansebelum menetapkan harga jual diantaranya: besaran investasi, kesetabilan harga pasar, targetmarket, value produk anda. Misalkan saja anda menjual merek kopi kekinian. Pastikan untukmengetahui value produk anda yang jadi keunggulan dibanding produk lain. Kemudian, andapahami juga target market anda. Apakah target market akan mampu membeli diharga sekian dansekian. Dari situ anda bakal tahu berapa kira-kira biaya produksi yang harus anda keluarkan agar
      mendapat laba. Bila anda serampangan menentukan harga jual, bisa-bisa hanya rugi yang akan anda dapat.
    5. Tidak Mau Update Ilmu-Ilmu Baru
      Industri 4.0 sudah berjalan. Bahkan, sebentar lagi, industri 5.0 akan datang. Kalau anda masihandalkan ilmu-ilmu lama untuk bisnis, sudah pasti bakal ketinggalan dengan pesaing anda.Disaat pesaing bisnis sudah gunakan facebook & Instagram Ads, anda masih dengan cara-caralama yang tidak efektif. Bisa saja anda hire karyawan untuk selesaikan itu semua. Namun,logikanya, darimana anda tahu anda harus hire karyawan dengan kemampuan marketing onlinejika anda sendiri tidak pernah dengar yang namanya fb dan ig ads?
    6. Tidak Merasa Perlu Menjaga Reputasi
      Di era media sosial seperti saat ini, anda perlu yang namanya jaga reputasi. Jangan sampai
      sembarangan memposting sesuatu di media sosial. Perilaku staff dan pemilik suatu usaha yang
      buruk biasanya akan mudah viral di media sosial. Untuk itu, anda harus hati-hati dengan
      tindakan anda didepan publik. Berilah juga SOP pada karyawan untuk berperilaku dengan baik
      dalam pelayanan.
6 hal diatas rasanya perlu anda perhatikan agar bisnis anda tidak segera gulung tikar dalam waktu dekat. Kewaspadaan pada hal-hal kecil memang perlu untuk diketahui agar dapat dicari solusinya. Anda perlu mewaspadainya sebelum berkembang menjadi hal besar yang bisa merusak usaha.
Mau Beli Gadget Baru? Baiknya Pakai Sistem Kredit Apa Pakai Kartu Kredit Ya?

Mau Beli Gadget Baru? Baiknya Pakai Sistem Kredit Apa Pakai Kartu Kredit Ya?

Awal bulan, tentu banyak sekali kebutuhan yang ingin anda beli. Tak hanya kebutuhan,kebanyakan orang habis gajian tentu ingin memenuhi yang namanya gaya hidup. Entah itu untuk membeli yang namanya baju kekinian, ataupun ganti gadget baru.

Buat anda yang ingin membeli gadget, tentu browsing dan riset dulu tipe ponsel yang ingin dibeli. Tak hanya itu, anda tentu juga merencanakan budget yang akan anda keluarkan untukmembeli sebuah smartphone. Bila memang anda belum sanggup membeli secara tunai. Mungkin bisa gunakan dua cara berikut ini:

    1. Beli Gadget dengan Cara Kredit
      Membeli gadget dengan cara kredit ini sudah ada sejak lama. Sudah banyak sekali toko-tokoponsel yang menyediakan layanan kredit hp langsung ke penjual. Cara ini dapat disebut pulasebagai cara leasing. Sebagai calon customer yang ingin membeli barang secara kredit, andaperlu beberapa syarat untuk pengajuan kredit berupa KTP, Slip Gaji, dan KK. 


      Jangan khawatir, proses beli gadget dengan sistem kredit ini relative memakan waktu yang cepat.Di hari yang sama, anda akan mendapatkan persetujuan bila dirasa syarat yang anda ajukansudah mencukupi. Besaran DP yang dibutuhkan biasanya berkisar 20-30% dari harga gadget. Pengajuan kredit gadget juga tidak membutuhkan jaminan.
       

      Misalkan saja ponsel yang akan anda beli sebesar 4.600.000 rupiah dan anda mengambil cicilan12 bulan dan bunga 2,75%, maka total biaya yang anda harus bayar perbulan adalah 455.000atau setara dengan 5.970.000.

    2. Beli Gadget dengan Kartu Kredit
      Anda yang punya kartu kredit dan sekiranya memiliki limit yang cukup untuk mencicil pembelian gadget, bisa coba membeli gadget dengan kartu kredit. Bahkan, kabarnya, di tahun2019, 65% pembeli gadget Surabaya menggunakan kartu kredit.

      Salah satu kelebihan pembelian gadget dengan kartu kredit, adalah anda bisa mendapat angsuran lebih murah ketika ada program cicilan 0%. Selain itu, banyak juga program promo menarik lain. Tenor untuk cicilan dapat ditentukan hingga 24 bulan lamanya. Membeli gadget dengan kartu kredit juga tidak mengharuskan anda pergi ke tempat seperti layaknya beli gadget dengan kredit leasing.

      Anda cukup apply online saja. Selain itu, misalkan total harga ponsel yang dibeli adalah 4.600.000, maka anda cukup membagi total harga 4.600.000 selama 12 bulan tambah biayamaterai sebesar 6000 rupiah. Jadi, anda cukup membayar 389.333 perbulan atau setara dengan 4.671.996, lebih murah daripada membeli dengan sistem leasing.

Dari kesimpulan diatas, tentu anda punya pertimbangan mana yang sebaiknya anda ambil. Bila memang limit anda mencukupi, anda bisa pertimbangkan untuk mengambil cicilan dengan kartukredit. Akan tetapi, bila anda tidak punya kartu kredit, boleh-boleh saja mengambil kredit ponseldengan sistem leasing. Namun, anda juga harus terima dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan bunga kartu kredit. Sesuaikan saja dengan kemampuan anda.

Hai Entrepeneur! Simak Tips-tips Berikut Untuk Jaga Cash Flow Bisnis Tetap Sehat

Hai Entrepeneur! Simak Tips-tips Berikut Untuk Jaga Cash Flow Bisnis Tetap Sehat

Banyak pengusaha ketika awal terjun, yang difikirkan adalah profit, profit, dan profit.

Selalu setiap pengusaha yang awal newbie saya perhatikan selalu fokus ke profit terus.

“Wah hari ini dapat untung 10 juta nih. Besok harus dapet lebih pokoknya”

Iya emang bagus sih, yang namanya usaha itu harus fokus pada profit. Tapi, anda juga harus paham cara mengatur cash flow yang baik.

“Profit besar dalam suatu usaha belum tentu pertanda sebuah bisnis sukses. Anda harus paham mengatur cash flow“
Cash flow sendiri adalah laporan keuangan bisnis pada periode tertentu mengenai uang masuk dan keluar pada suatu bisnis. Bisnis yang sehat tentu mempunyai cash flow yang baik.

Perhatikan tips berikut ini agar cash flow perusahaan anda berjalan dengan lancar:

    1. Prioritaskan Tingkat Pengeluaran
      Anda tidak boleh yang namanya lalai dengan tingkat pengeluaran untuk suatu bisnis. Pengeluaran akan digunakan dalam rencana produksi. Untuk itu, perlu yang namanya menentukan harga jual secara matang sebelum meluncurkan produk di pasaran agar profit bisnis bisa bertambah banyak. Anda juga bisa yang namanya memberi diskon untuk produk yang dijual. Namun, anda harus paham bahwa pemberian harga diskon juga ada aturan. Anda tidak bisa memberi harga diskon dibawah harga pokok.
    2. Berikan Penawaran Harga yang Lebih Tinggi dari Biasanya
      Memberikan penawaran harga yang tinggi akan membantu menaikkan profit. Logikanya, seorang pembeli akan menawar dengan harga lebih rendah daripada harga jual. Menaikkan penawaran harga menjadi lebih tinggi akan menaikkan pula ‘martabat’ produk anda. Namun, anda perlu paham bahwa menaikkan harga juga harus dibarengi dengan perbaikan dalam bidang packaging, pelayanan, bonus, dan sebagainya.
    3. Jual Produk dengan Strategi Bundlings
      Buat kamu yang ingin berjualan, sangat bisa gunakan strategi bundling. Bundling dapat digunakan untuk membuat suatu produk bisa laku lebih banyak. Hal ini akan membuat cash flow bisnis jadi makin meningkat.
    4. Mendorong Pembelian Ulang Barang
      Bagaimana maksud menjuali barang secara berulang? Hal ini dimaksudkan bahwa semakin banyak barang yang dijual, maka semakin banyak pula profit yang diperoleh. Cara yang paling simple bagi anda untuk mendorong pembelian ulang barang adalah dengan cara mempromosikan suatu barang lewat program Buy 1 Get 1. 
    5. Tunda Rencana Membeli Barang Inventaris yang Tidak Perlu
      Dalam berbisnis, tentu seseorang akan melakukan penambahan inventaris suatu barang. Namun, anda yang sedang berbisnis perlu memperhatikan apakah suatu barang begitu urgent untuk digunakan dan apakah mempunyai pengaruh yang begitu signifikan bagi perkembangan bisnis. Bila tidak terlalu berpengaruh pada profit, maka lebih baik tunda dulu keinginan anda membeli barang.

    6. Evaluasi Cash Flow Secara Bertahap
      Anda yang sedang berbisnis tentu membutuhkan yang namanya evaluasi cash flow. Hal ini bermaksud untuk mengetahui sejauh mana anda memproyeksikan dana untuk sesuatu. Lewat laporan keuangan, anda akan dituntut lebih bijak dalam mengatur keuangan untuk bisnis. Dalam mengelola keuangan bisnis sendiri anda tidak boleh melakukannya secara asal-asalan saja. Percayakan laporang keuangan bisnis pada orang yang kompeten di bidangnya seperti seorang akuntan yang berpengalaman.

 

Mengatur dan menjaga cash flow bisnis memang tidak mudah. Namun, bukan berarti anda boleh asal-asalan dalam mengerjakannya. Perlu waktu yang tidak sebentar untuk mengaturnya. Anda harus berhati-hati mengatur cash flow bisnis agar alur bisnis anda bisa berjalan dengan lancer untuk jangka waktu yang lama.

Ingat ya “untung besar bukan pertanda bisnis selalu bagus. Cash Flow yang lancar akan jadikan bisnis anda bertahan lebih lama”.

Sukses Berbisnis Lewat Passion? Bisa Saja! Asal Anda Lakukan Poin-Poin Berikut!

Sukses Berbisnis Lewat Passion? Bisa Saja! Asal Anda Lakukan Poin-Poin Berikut!

Sering ada pertanyaan: berbisnis butuh passion tidak?
Jawabannya begini:
Bisnis sebenarnya nggak harus ikut passion. Tapi, dengan adanya passion, suatu bisnis akan lebih bergairah.
Bayangkan saja, anda menjual sesuatu yang anda sukai, seperti sepatu.
Dengan passion yang anda punya mengenai sepatu, tentu pengetahuan anda seputar sepatu bakal lebih banyak dibanding orang lain yang tidak punya passion akan sepatu. Dengan gairah dan pengetahuan tentang sepatu tersebut, anda bakal lebih paham bagaimana menjual sesuatu yang anda suka. Bagaimana insole yang bagus, matching warna yang baik, dan lain sebagainya.
Tapi, anda juga tidak boleh terjebak dengan kekuatan “passion” saja. Anda tidak bisa berprinsip:
“Wah, passion aku di sepatu. Sepertinya kalau aku buka bisnis dibidang yang aku suka akan laris nih”
Wah, tidak bisa seperti itu.
Setidaknya, anda harus lakukan poin-poin berikut ini agar bisnis dengan passion berjalan lancar:
    1. Banyak Orang Punya Passion yang Sama. Ciptakan Sesuatu yang Out of The Box
      Memang, setiap individu punya passion yang berbeda-beda. Namun, tidakah anda berfikir ada jutaan pebisnis lain yang juga punya passion yang sama dengan anda? 

      Tidak mungkin cuma anda yang punya passion membuat bisnis sepatu diantara ribuan pebisnis lain di dunia ini.Untuk itu, lakukan yang namanya “Berfikir Out of The Box”.

      Anda disarankan membuat bisnis yang “lumayan beda” dibanding yang lain.

      Ketika membuat bisnis sepatu, buatlah bisnis yang lain dari pada lain. Misalkan, anda ciptakan usaha Sneakers dengan custom tali sepatu sesuai warna yang diinginkan pembeli, dan lain sebagainya.

    2. Jangan Individualis. Berjejaringlah Dengan Komunitas
      Passion boleh beda dengan yang lain. Tapi, urusan berjejaring, jangan sampai jadi pribadi yang Individualistis. Anda harus memperbanyak relasi dengan teman sekomunitas.

      Dari relasi-relasi tersebut, anda akan dapat banyak sekali ilmu baru dan mungkin saja relasipromosi yang bakal lebih dahsyat lagi. Tawaran-tawaran yang tidak akan anda duga akan seringmenghampiri anda yang doyan berkomunitas.

    3. Selalu Upgrade Ilmu. Jangan Cepat Merasa Puas
      Penyakit para pebisnis biasanya datang dari rasa cepat puas yang selalu datang. Merasa cukupdan terlena dengan bisnis yang dijalani ketika mendapatkan kepuasan ditengah jalan.

      Ingat prinsp ini: “Passion boleh idealis. Tapi strategy harus tetap fleksibel”.

      Untuk itu, anda harus upgrade ilmu. Anda harus tahu kapan waktu yang tepat ketika meluncurkan suatu produk di pasaran.

      Meskipun anda lebih suka sepatu sneakers model low untuk dijual, anda juga tak boleh menafikkan fakta bahwa ada banyak orang diluaran sana yang memilih sneakers model high.

      Untuk itu, sering-seringlah mengupgrade ilmu. Jangan sampai merasa cepat puas.

    4. Kumpulkan Modal Untuk Mendanai Bisnis Anda. Jadilah Proaktif
      Bisnis modal passion saja tentu tidak cukup. Anda perlu yang namanya. Modal. Kalau andamemang ingin serius dalam bisnis, jadilah proaktif dengan mencari investor yang mau mendanai bisnis anda.

      Bila dirasa mencari investor terlalu ribet, anda bisa gunakan limit kartu kredit sebagai salah satu cara permodalan bisnis. Artikel selengkapnya bisa anda baca di “https://ritzacademy.com/selain-untuk-modal-inilah-manfaat-kartu-kredit-bagi-pemula“.

 

Itulah tadi beberapa poin yang semestinya harus anda perhatikan ketika melakukan bisnisbedasarkan passion. Selalu upgrade skill, perluas relasi, dan jangan sampai stuck alias berhenti ditempat tanpa ada perkembangan.

Pentingnya Memahami Miles Kartu Kredit Buat Anda yang Doyan Traveling. Apa Itu?

Pentingnya Memahami Miles Kartu Kredit Buat Anda yang Doyan Traveling. Apa Itu?

Buat anda yang doyan jalan-jalan, tentu butuh yang namanya bawa uang. Buat bayar ini itu, buat belanja ini itu, tentu butuh duit yah. Namun, di tahun 2019 ini apa iya masih mau gunakan cara lama bawa uang? Apa tidak ingin beralih ke kartu kredit saja yang lebih efisien dan aman digunakan?

Selain itu, tahukan anda, dibalik kartu kredit, tersimpan sejuta manfaat buat anda yang doyan Travelling. Salah satu manfaat tersebut adalah perolehan miles yang bisa ditukar dengan reward yang menguntungkan traveller, termasuk diantaranya kursi pesawat gratis.
Nah, Saya sendiri pernah membahas secara singkat tentang miles ini di artikel yang satunya https://ritzacademy.com/liburan-anda-kemana-saya-kasih-tahu-ini-rahasia-saya-sering-liburan-ke-eropa/. Saya akan menjelaskan secara lebih detail tentang miles di artikel ini.
Kelihatan sih mustahil dan seakan seperti gimmick saja ya. Padahal, sudah banyak beberapa traveller yang memanfaatkan hobi mengumpulkan miles ini sebagai salah satu cara terbang gratis.

Apa yang dimaksud dengan Miles Kartu Kredit?

Miles sendiri merupakan program benefit kartu kredit yang akan memberikan reward pada customer sebagai ungkapan terimakasih atas kesediaan berbelanja menggunakan kartu kredit. Jadi, semakin banyak anda berbelanja dengan limit kartu kredit, semakin banyak pula miles yang bakal terkumpul.

Bagaimana Ketentuan Mendapatkan Miles?

Misalkan saja, ada program Miles dari Garuda Miles. Anda bisa pergi menuju website Garuda Miles. Lalu cari link untuk menjadi anggota website Garuda Miles. Setelah itu, isi semua from isian seperti nama, alamat, dan lainnya.

Intinya, program miles akan dapat anda ikuti hanya setelah mendaftar keanggotaan miles meskipun anda sudah terdaftar program kartu kredit. Anda tidak bisa serta merta mendapat benefit miles tanpa mendaftar keanggotaan miles terlebih dahulu.

Tiap maskapai biasanya punya tabel penukaran miles tersendiri. Untuk itu, perlu bagi anda yang ingin merencanakan travelling untuk melakukan riset rute dan cek online. Untuk Garuda, sobat harus redeem via call centre. Lalu cek online.

Biasanya, anda harus meredeem sekitar 12.000-40.000 miles tergantung sesuai dengan jumlah yang diperlukan untuk sekali penerbangan gratis. Buat anda yang sering travelling, tentu bukan hal yang susah untuk mendapatkan ribuan miles.

Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap poin miles tidak memiliki nilai yang sama. Anda butuh 7.500 KrisFlyer Miles untuk setiap 1 tiket kelas ekonomi. Beda lagi bila anda ingin terbang dengan Garuda Indonesia dan Garuda Miles, anda butuh sekitar 12.500 Garuda Miles.

Anda juga tidak harus terbang atau menginap untuk mendapatkan Miles. Melakukan transaksi semacam belanja barang menggunakan kartu kredit juga merupakan suatu cara mendapatkan Miles, tentunya dengan akumulasi miles yang didapat lebih lama daripada mendapatkan miles lewat membayar penginapan hotel atau tiket pesawat.

Beberapa kartu kredit yang memiliki program miles terbaik untuk traveller diantaranya adalah HSBC Signature dan Danamon World.
HSBC Signature sendiri, contohnya, memberi 2 kali bonus poin bila melakukan transaksi di luar negeri. Sementara itu, Danamon World terkenal sebagai kartu kredit ‘pemurah’ yang memberi poin untuk tiap transaksi yang tidak terlalu mahal. Dengan Danamon World, Anda hanya butuh Rp. 500 saja untuk 1 poin.

Kesimpulan

Memang, masih banyak masyarakat kita yang belum memanfaatkan program miles ini. Padahal, bila mau memanfaatkan, sangat banyak sekali keuntungan yang bakal didapat termasuk diantaranya voucher menginap gratis, tiket terbang gratis, dan makan gratis.

Dua kartu kredit yang dicontohkan diatas, HSBC Signature dan Danamon World, merupakan dua contoh kecil kartu kredit dengan keuntungan miles yang sangat menguntungkan traveller. Di luar sana, masih banyak sekali kartu kredit dengan keanggotaan miles yang sangat menguntungkan. Anda bisa riset untuk mengetahui kartu kredit mana yang memberikan program miles yang cocok untuk kebutuhan anda.

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit  atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?Mengembangkan usaha tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Salah satu sumber danayang paling sering digunakan adalah menarik pihak lain sebagai Investor bisnis. Selain itu, adabeberapa orang yang menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Mana yang lebih baik diantara keduanya?

Daripada anda sekalian bingung, saya coba jabarkan poin penting seputar penggunaan kartu kredit atau investor sebagai modal bisnis. Silahkan simak baik-baik supaya anda bisamenentukan arah tujuan anda.

  1. Modal Bisnis Lewat Investor

      1. Memang tidak semua, tapi konsep bisnis sering tidak bisa idealis ketika menggunakan Investor
        Bila ngomongin perihal bisnis, antara pengelola dan pemodal itu seperti satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pengelola adalah mereka yang menggerakkan roda bisnis. Sementara itu,seorang pemodal memberi ‘jalan’ kepada pengelola bisnis untuk terus bergerak lewat pendanaan.Terkadang, beberapa pengelola bisnis yang sangat bergantung kepada investor sering tidak bisaIdealis dengan ide bisnis ketika mendapat permintaan dari Investor. Memang, diawal kerjasama investasi seakan adem-adem saja dan semua pihak seolah setuju. Tapi, kasus dilapangan biasanyaberbeda. Ditengah jalannya bisnis, Investor akan meminta mengubah arah yang kadang tidaksesuai dengan keinginan pengelola.
      2. Sulit meraih Investor yang benar-benar cocok
        Investor cenderung selektif ketika menyeleksi proposal dan rencana bisnis yang diajukan pihakpengelola. Untuk itu, banyak pertimbangan yang dibutuhkan Investor sebelum mengucurkandana ke pihak pengelola. Tentu saja Investor lebih tertarik dengan pengelola dengan potensimenjanjikan. Nah, bagaimana dengan anda yang baru memulai usaha? Tentu sulit untuk meraih investor apalagi bagi anda yang punya usaha masih seumur jagung.
      3. Pengelola wajib mengembalikan dana modal pada Investor bila resiko meningkat
        Disisi lain, bila terjadi kasus cacat amanah atau resiko buruk meningkat, maka pihak pengelolawajib megembalikan dana investasi pada investor. Contohnya saja, bila ditengah jalan seoranginvestor melihat pengelola bisnis tidak mampu mempertahan usahanya, dana akan mudah ditariksewaktu waktu.
  2. Modal Bisnis Lewat Kartu Kredit

    1. Lewat kartu kredit, Konsep bisnis lebih merdeka tanpa intervensi
      Sebuah kartu kredit merupakan tanggung jawab si empunya CC. Kartu kredit sebagai modalusaha lebih bersifat merdeka daripada investor sebab tidak ada kesepakatan dengan orang laindimana pembagian hasil ditentukan. Seluruh keuntungan bisnis dengan modal kartu kreditmerupakan milik pengelola bisnis. Selain itu, pengelola bisa lebih leluasa menerapkan konsep bisnis yang diinginkan.
    2. Pengajuan kartu kredit lebih mudah, lebih cepat untuk modal usaha
      Berbisnis yang baik adalah paham momentum pasar. Sementara itu, menjual suatu produk ataujasa tentu membutuhkan setidaknya modal entah itu untuk marketing, branding, maupunproduksi. Sementara itu, mencari investor membutuhkan waktu yang lama. Itu saja masih belumpasti Investor menerima proposal bisnis anda atau tidak. Berbeda dengan bisnis modal kartu kredit dimana anda hanya membutuhkan beberapa dokumenlegal untuk mengajukan kartu kredit sesuai dengan status anda apakah karyawan atau pebisnis.Contoh dokumen yang dilengkapi diantaranya adalah KTP, KK, NPWP, SIUP, SKDU dan fotocopy rekening. Selama history keungan anda dinilai baik, bank pasti akan menyetujui apply kartu kredit anda dengan cepat.
    3. Tidak ada beban ‘balas budi’ dalam permodalan via kartu kredit
      Berbeda dengan modal bisnis lewat Investor, kartu kredit sebagai modal bisnis anda tentu tidak memiliki hubungan ‘balas budi’ dengan orang lain. Tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu pasar sedang lesu, pihak bank tidak akan pernah menarik kembali limit CC anda. Asalkan anda bisa patuh dengan aturan yang berlaku seperti mencicil pembayaran tagihan kartu kredit sebelum
      jatuh tempo, tidak aka nada masalah yang terjadi. Berbeda dengan Investor yang bisa menarikdana investasi sewaktu-waktu sesuai dengan keinginan mereka.

Itulah tadi beberapa poin penting yang harus anda perhatikan sebelum memilih pemodalan yang cocok bagi bisnis anda. Anda bisa pilih secara bijak mana yang lebih menguntungkan dengan memperhatikan poin-poin yang sudah saya tulis. Saya sendiri memilih menggunakan kartu kredit untuk permodalan bisnis yang saya jalani karena lebih mudah didapat dan tidak harus ribet mengajukan proposal ke Investor.

Nah, kalau anda sendiri mau gunakan yang mana? 

Mengenal Kartu Kredit Virtual Masa Kini: Pay Later. Apa itu?

Mengenal Kartu Kredit Virtual Masa Kini: Pay Later. Apa itu?

Era digital lagi-lagi membuat perubahan besar dalam metode transaksi keuangan. Salah satu yang baru di 2019 adalah hadirnya Kartu Kredit Virtual yang sedah marak digunakan sebagai cara pembayaran terbaru. Kartu kredit virtual yang sedang heboh di 2019 ini dinamakan Pay Later.
Sebenarnya, Apa itu pay later dan apa bedanya dengan kartu kredit biasanya?
Bacalah aturan berikut ini supaya anda paham sebelum menggunakan Pay Later.

Ini dia beberapa manfaat merchant untuk urusan kartu kredit anda:

  1. Aturan cicilan Pay Later sama dengan kartu kredit pada umumnya
    Cicilan Pay Later memiliki aturan yang sama dengan kartu kredit pada umumnya. Biaya keterlambatat terhitung sejak telat melakukan pembayaran dari tanggal jatuh tempo. Sementara itu, biaya administrasi dibayarkan setiap bulan selama periode mencicil.
  2. Tiap aplikasi online memiliki sistem Pay Later sendiri dengan bunga yang berbeda
    Bila kartu kredit pada umumnya dibedakan besaran limit dan bunga bedasarkan bank dimana kartu kredit dikeluarkan, maka Pay Later memiliki besaran bunga yang berbeda tiap aplikasinya. Hal ini disebabkan tiap aplikasi online membuka layanan Pay Later tersendiri.

Berikut ini beberapa rincian bunga Pay Later tiap aplikasi online:

  • OVO – PayLater
    Limit Pinjaman: Rp.10 juta
    Bunga: 2,9% perbulan
  • Traveloka
    Limit pinjaman: Maks. Rp50 juta
    Bunga: 2,14% – 4,78% per bulan
  • Shopee – PayLater
    Limit pinjaman: Rp 750 ribu (peminjaman awal)
    Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  • Kredivo
    Limit pinjaman: Maks. Rp30 juta
    Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  1. Proses pengajuan Pay Later tidak ribet
    Proses pengajuan Pay Later sendiri mudah dan tidak membutuhkan persyaratan. Kartu kredit virtual ini dapat diajukan hanya dengan foto KTP saja. Berbeda dengan kartu kredit bank yang membutuhkan beberapa data lain untuk melengkapi administrasi. Tak hanya itu, proses pengajuan Pay Later cukup lewat online saja di tiap-tiap aplikasi.
  2. Limit yang bisa diajukan lewat Pay Later tidak sebanyak kartu kredit pada umumnya
    Salah satu kekurangan yang membedakan Pay Later dengan kartu kredit biasanya adalah jumlah limit yang sedikit. Anda hanya dapat mengajukan pinjaman maksimal 1 juta lewat Gopay-Pay Later. Pay Later dengan limit yang banyak hanya dapat dijangkau lewat Traveloka dan Kredivo yakni hingga puluhan juta rupiah.

 

Pilih mana: Kartu Kredit Bank atau Pay Later?

Melihat beberapa keuntungan dan kekurangan dari Pay Later sebagai kartu kredit virtual, layanan ini nampaknya berguna untuk anda yang ingin mendapatkan dana transaksi secara cepat. Cukup sediakan foto KTP saja dan lakukan beberapa proses verifikasi, maka anda dapat menikmati limit yang diajukan.

Sebenarnya, antara kartu kredit biasa dengan kartu kredit virtual semacam Pay Later memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sesuaikan saja dengan kebutuhan anda dan ingat untuk menggunakannya secara bijak. Salam street smart!

Semoga Bermanfaat

Share if you like this

Liburan Anda Kemana? Saya Kasih Tahu, Ini Rahasia Saya Sering Liburan Ke Eropa

Liburan Anda Kemana? Saya Kasih Tahu, Ini Rahasia Saya Sering Liburan Ke Eropa

Followers-followers Instagram saya pasti paham kalau saya sering sekali pelesir ke luar negeri.
Kalau anda scroll feeds Instagram saya, Saya sering banget kelihatan jalan-jalan ke Eropa. Mungkin, dalam hati anda pasti bertanya:

Kok bisa sih, pak Roy jalan-jalan terus ke Eropa? Gimana caranya?

Aslinya, beneran, dalam hati saya lebih suka uang saya dipake buat muter bisnis saya daripada habis buat jalan-jalan. Nah, berhubung saya punya kartu kredit, angan-angan buat jalan-jalan ke Eropa jadi lebih mudah dan terlaksana. Saya jadi tertarik lagi buat pergi keliling dunia.

Rahasianya apa?

Rahasia saya pelesir ke Eropa juga nggak jauh-jauh dari keuntungan yang saya dapat dari kartu ajaib ini.
Kartu kredit yang saya pakai ternyata punya segudang manfaat yang besar buat aktivitas saya ke luar negeri. Simak ya.

  1. Terdapat promo tiket gratis ke luar negeri

    Banyak yang takut punya kartu kredit karena katanya malah nambah hutang. Padahal, buat anda yang hobi pelesir, wajib rasanya punya kartu ajaib ini. Tahu nggak? Berbekal kartu kredit, saya bisa dapat tiket gratis ke luar negeri.

    Gimana caranya?

    Jadi, selama satu tahun saya rajin ngumpulin yang namanya Miles lewat kartu kredit. Jadi, apakah yang dimaksud dengan miles ini? Miles ini semacam poin atau reward yang bisa ditukarkan buat dapet tiket gratis. Ketika anda berbelanja lewat kartu kredit di merchant-merchant yang telah bekerja sama, anda akan dapat poin (miles) yang nantinya bisa di tukarkan dengan benefit yang diinginkan termasuk tiket pesawat.

    Enak kan? Enak banget.

    Nggak cuma itu, pada periode-periode tertentu contohnya ketika perayaan hari-hari besar, kita bakal dapat promo tiket pesawat level first class! Mantap ya? Jelas!
    Saya pernah loh dapat promo tiket pesawat first class di tahun 2007 hanya bayar 10 persen saja dari harga tiket. Zaman sekarang, kapan lagi naik pesawat level first class pakai harga kelas ekonomi. Susah!
    Nah, rezeki bagi saya,
    Saya bisa ke Eropa naik pesawat level first class pakai harga miring dengan modal kartu kredit saja.

  2. Lebih efisien dan aman pakai kartu kredit buat perjalanan luar negeri

    Apa anda merasa kalau semakin hari, waktu semakin berjalan lebih cepat dari biasanya? Bayangkan, di tahun 2019 ini, anda harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk bolak-balik menukarkan uang ke Euro demi sebuah perjalanan ke Eropa?

    Jangan, saya sarankan jangan lagi pakai cara demikian. Waktu anda akan terbuang sia-sia karna harus antri dahulu, ngecek nilai tukar dahulu, dan menembus kemacetan demi menukarkan uang. Sedihnya lagi, nilai tukar uang biasanya merosot kalau uang kertas yang dipunya itu lecek.
    Saya sendiri nggak pernah yang namanya bawa uang cash ke luar negeri dalam jumlah banyak. Saya cuma bawa kartu kredit dan debit saja. Uang yang saya ambil dalam bentuk cash juga secukupnya saja untuk bayar ke toilet. Untuk transaksi lain saya lebih memilih pakai kartu kredit.

    Selain efisien, dengan membawa kartu kredit ke luar negeri, anda akan lebih merasa aman. Dalam perjalanan, anda tidak akan bisa menebak kejadian seperti apa yang akan anda alami nanti, siapa yang akan anda temui dan lain sebagainya. Tentunya membawa uang cash dalam jumlah banyak bukanlah suatu pilihan tepat.

    Dengan kartu kredit, keamanan uang anda akan lebih terjamin karena sebuah kartu kredit tentu membutuhkan yang namanya password. Jika memang terlanjur hilang, anda masih bisa meminimalisir resiko dengan cara meminta bank melakukan pemblokiran kartu kredit.

  3. Nggak punya uang buat jalan-jalan? Nggak usah takut. Pakai kartu kredit aja dulu

    Ini konsep yang sebenarnya nggak saya sarankan. Tapi, kalau misalnya anda punya keinginan dan urusan yang mengharuskan anda ke luar negeri, anda bisa gunakan kartu kredit dahulu.

    Maksudnya, anda jalan-jalan dulu deh. Pesen dulu tiket pesawat dan tentukan destinasi anda. Masalah bayarnya, anda bisa nyicil belakangan.

    Ini saya nggak menyarankan banget karna jika anda nggak bisa handle finansial, anda bakal kesusahan bayar diakhir nanti. Namun, bila anda tipe yang bisa handle finansial sementaraada sesuatu yang mengharuskan anda keluar negeri, anda bisa coba cara saya ini.

  4. Penat waktu perjalanan? Anda bisa nikmati bonus hiburan dari Kartu Kredit

    Seringkali kalau kita transit dari satu bandara ke bandara lain bisa nunggu waktu yang lumayan lama. Ada yang 2 jam, bahkan ada pula yang sampai 5 jam.

    Demi membunuh rasa bosan, kita bisa loh manfaatin kartu kredit kita buat menghibur diri. Beneran loh, di kartu kredit saya biasa dapat bonus makan gratis di longue. Beberapa kartu kredit seperti kartu kredit voyage punya keuntungan ini. Saya jadi lebih nyaman dan menikmati waktu menunggu dengan benefit ini.

  5. Budget perjalanan lebih mudah tercatat pakai kartu kredit

    Bila anda tipe orang yang pelupa dan butuh sekali menyesuaikan budget perjalanan anda, rasanya perlu banget buat punya kartu kredit.

    Dengan adanya kartu kredit, anda bisa tahu seberapa besar pengeluaran anda kemarin. Fungsinya apa?
    Justru, dengan anda tahu pengeluaran anda seberapa, anda bakal lebih hati-hati dalam mengeluarkan duit demi hal-hal yang nggak dibutuhkan.

    Jadi nggak perlu lagi ya anda ragu buat keliling dunia pakai kartu kredit. Di tahun 2019 ini, sudah saatnya anda keliling dunia dan melihat lebih luas lagi. Saya aja bisa, tentu anda bisa lebih dari saya.

    Gimana? Tertarik ikuti tips saya ini?

Semoga Bermanfaat

Share if you like this