INFLASI NAIK, TAPI PENGGUNAAN KARTU KREDIT DAN DEBIT TETAP NAIK? KOK BISA?

INFLASI NAIK, TAPI PENGGUNAAN KARTU KREDIT DAN DEBIT TETAP NAIK? KOK BISA?

Pada paruh kedua tahun ini, sinyal pemulihan ekonomi sudah bisa dirasakan dengan semakin menguatnya daya konsumsi masyarakat. Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya kenaikan transaksi bersifat konsumtif melalui saran perbankan khusus pada bulan Agustus 2022.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu kredit, kartu debit, maupun melalui ATM mengalami pertumbuhan 34,7% secara tahunan. Menurut beliau, ketiga fasilitas ini memperoleh nilai yang cukup fantastis—sebesar Rp 722,5 triliun. Perry juga menambahkan jika nilai transaksi uang elektronik pada Agustus 2022 meningkat hingga 43,24% mencapai 31,40% menjadi Rp 4.557,5 triliun yang diklaim sejalan dengan normalisasi mobilitas masyrakat.

Di tengah gempuran tekanan inflasi ekonomi, keuangan digital tetap mengalami peningkatan karena ditopang oleh peningkatan ekspetasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta digital banking. Di samping itu, Bank Indonesia masih mengupayakan dan mendorong implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) secara bertahap .

Perry berharap bahwa Bank Indonesia bisa terus memperkuat implementasi kebijakan sistem pembayaran dan akselerasi digitalisasi untuk mendukung pemulihan perekonomian Indonesia pascapandemi.

Jadi, walaupun adanya inflasi, keuangan digital malah mengalami peningkatan karena ditopang oleh naiknya ekspetasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, sistem pembayaran digital, dan digital banking. Untuk itulah pemakaian kartu kredit maupun debit tidak menerima dampak yang terlalu besar akibat inflasi.

Jadi menurut kalian, dengan adanya kenaikan transaksi kartu kredit, adakah salah satu transaksi yang pernah kalian lakukan sudah sesuai dengan kebutuhan? Atau cuma sekedar pemuas nafsu semata saja?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds