Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang masih menjadi pilihan utama dan banyak mengalami perubahan seiring dengan perubahan zaman. Beberapa perkembangan kartu kredit ini semakin membuat penggunanya merasakan kemudahan dalam menggunakannya.
Di zaman sekarang, kartu kredit semakin mudah diakses dan bisa diterima dengan mudah, bahkan tanpa perlu memiliki rekening bank, dan juga semakin banyak pelayanan yang diberikan secara online dikarenakan teknologi dalam kartu kredit yang semakin mudah. Adanya aplikasi dan sistem manajemen keuangan yang mempermudah pemantauan aktivitas pengeluaran dan pembayaran tagihan kartu kredit secara online.
Di sisi lain, ada banyak program hadiah dan diskon yang ditawarkan untuk menggunakan kartu kredit—seperti poin hadiah, diskon belanja, dan lain sebagainya. Dan yang tak kalah penting adalah keamanan perlindungan dan privasi data nasabah yang semakin penting dan lebih baik dalam era digital ini. Saat ini kartu kredit dilengkapi dengan berbagai fitur seperti chip dan teknologi autentikasi.
Di tahun 2022 sendiri, transaksi kartu kredit melonjak setelah mengalami pengetatan mobilitas masyarakat di puncak pandemi. Bank Indonesia mencatat bahwa volume transaksi kartu kredit mencapai 280,37 juta kali transaksi per Oktober 2022.
Pencapaian ini meroke 23,16% YoY dari posisi yang sama tahun lalu, yaitu, 227,65 juta kali. Secara nilai sendiri, transaksi kartu kredit tumbuh 33,32% dari Rp 195,12 triliun menjadi Rp 260,14 triliun di sepuluh bulan pertama 2022.
Berbagai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kartu kredit sekarang lebih bermanfaat dan lebih nyaman digunakan, namun perlu diingat untuk tetap bijak dalam penggunaannya agar tidak terlilit masalah keuangan. Makah dari itu, pertimbangkan hal-hal berikut untuk bisa mengakses kartu kredit secara bijak:
1. Atur pembatasan keuangan. Ini dilakukan supaya pembelanjaan tidak lebih dari yang sanggup dibayar.
2. Bayar tepat waktu. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari bunga dan biaya tambahan.
3. Gunakan kartu kredit untuk keperluan penting. Hindari membeli barang-barang yang tidak diperlukan.
4. Baca dan pahami seluruh syarat dan ketentuan yang terkait dengan kartu kredit.
5. Mengontrol dan memantau aktivitas pengeluaran secara rutin.
Jadi jika kalian punya kartu kredit, gunakan secara bijak dan hindari penggunaan yang bisa mempengaruhi keuangan dalam jangka panjang, ya!
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian termasuk tim yang bijak atau tim yang serampangan dalam menggunakan kartu kredit?
Tag: Penggunaan Kartu Kredit
INFLASI NAIK, TAPI PENGGUNAAN KARTU KREDIT DAN DEBIT TETAP NAIK? KOK BISA?
Pada paruh kedua tahun ini, sinyal pemulihan ekonomi sudah bisa dirasakan dengan semakin menguatnya daya konsumsi masyarakat. Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya kenaikan transaksi bersifat konsumtif melalui saran perbankan khusus pada bulan Agustus 2022.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu kredit, kartu debit, maupun melalui ATM mengalami pertumbuhan 34,7% secara tahunan. Menurut beliau, ketiga fasilitas ini memperoleh nilai yang cukup fantastis—sebesar Rp 722,5 triliun. Perry juga menambahkan jika nilai transaksi uang elektronik pada Agustus 2022 meningkat hingga 43,24% mencapai 31,40% menjadi Rp 4.557,5 triliun yang diklaim sejalan dengan normalisasi mobilitas masyrakat.
Di tengah gempuran tekanan inflasi ekonomi, keuangan digital tetap mengalami peningkatan karena ditopang oleh peningkatan ekspetasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta digital banking. Di samping itu, Bank Indonesia masih mengupayakan dan mendorong implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) secara bertahap .
Perry berharap bahwa Bank Indonesia bisa terus memperkuat implementasi kebijakan sistem pembayaran dan akselerasi digitalisasi untuk mendukung pemulihan perekonomian Indonesia pascapandemi.
Jadi, walaupun adanya inflasi, keuangan digital malah mengalami peningkatan karena ditopang oleh naiknya ekspetasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, sistem pembayaran digital, dan digital banking. Untuk itulah pemakaian kartu kredit maupun debit tidak menerima dampak yang terlalu besar akibat inflasi.
Jadi menurut kalian, dengan adanya kenaikan transaksi kartu kredit, adakah salah satu transaksi yang pernah kalian lakukan sudah sesuai dengan kebutuhan? Atau cuma sekedar pemuas nafsu semata saja?





