PAPER.ID RILIS KARTU KREDIT UNTUK SOLUSI PEMBAYARAN LINTAS NEGARA

PAPER.ID RILIS KARTU KREDIT UNTUK SOLUSI PEMBAYARAN LINTAS NEGARA

Paper.id kembali membuat inovasi yang ditandai dengan peluncuran inovasi yang ditandai dengan peluncuran PaperXB sebagai solusi pertama di Indonesia yang bisa memungkinkan pelaku pebisnis melakukan pembayaran lintas negara dengan kartu kredit.

Fitur ini berpotensi membuka akses transaksi bisnis ke lebih dari 200 negara yang memungkin bisnis loka bisa terhubung dengan pasar internasional tanpa hambatan pembayaran yang selama ini menjadi permasalahan utama.

Di fase awal, PaperXB akan memprioritaskan lima negara utama sebagai tujuan transaksi—Malaysia, Thailand, Singapura, Amerika Serikat, dan Tiongkok yang merupakan negara-negara yang memiliki hubungan dagang yang kuat dengan Indonesia.

Yosia Sugialam selaku CEO Paper.id, mengatakan jika Paper.id tidak hanya sekedar memberikan solusi pembayaran, tapi juga merupakan langkah maju bisnis Indonesia untuk berkompetisi di panggung internasional.

Dengan kemudahan pembayaran lintas negara berbasis kartu kredit, pihaknya ingin mengatasi tantangan finansial yang selama ini menghambat pertumbuhan bisnis lokal. Dengan solusi ini, pelaku usaha bisa membayar supplier global tanpa harus mengganggu arus kas, terutama di momen Lebaran seperti saat ini, yang bisa memastikan agar stok tetap tersedia selama Lebaran.

Solusi Pembayaran Lintas Negara yang Lebih Efisien untuk Bisnis Indonesia

Selama ini, pembayaran lintas negara sering menjadi tantangan, seperti biaya remitansi yang tinggi, keterlambatan transaksi, hingga keterbatasan metode pembayaran. Sehingga, kemunculan Paper XB bisa menjadi jawaban untuk tantangan tersebut dengan menghadirkan pembayaran berbasis kartu kredit yang menawarkan proses yang lebih cepat, biaya yang lebih efisien, dan flesibilitas yang lebih tinggi untuk pelaku usaha.

Menurut data Bank Indonesia (BI), transaksi lintas negara di Indonesia mengalami peningkatan lebih dari 30% dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dengan didorong meningkatnya ekspansi bisnis digital serta perdagangan global.

Meskipun begitu, masih banyak UMKM yang kesulitan untuk mengakses layanan keuangan global, menghadapi keterbatasan metode pembayaran, dan biaya yang tidak kompetitif.

PAPER.ID: TRANSAKSI KARTU KREDIT PAPERCARD CAPAI RP 100 – 200 JUTA PER KARTU

PAPER.ID: TRANSAKSI KARTU KREDIT PAPERCARD CAPAI RP 100 – 200 JUTA PER KARTU

Paper.id, platform invoicing dan pembayaran digital menyebut rata-rata nilai transaksi dari kartu kredit Papercard mencapai Rp 100 – 200 juta per kartu tiap bulannya.
Yosia Sugialam selaku CEO Paper.id menjelaskan Papercard sengaja didesain untuk pasar business to business atau sesama pelaku bisnis. Dengan begitu, nilai rata-ratanya bisa dibilang cukup tinggi, karena penggunaannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan kartu kredit personal.
Menurutnya, nilai rata-rata transaksi Papercard disebut sangat normal, karena kegiatan B2B kebanyakan transaksinya di atas Rp 50 juta, baik usaha kecil untuk membayar supplier, vendor, dan sebagainya. Limit penggunaan Papercard bisa mencapai Rp 1 miliar.
Sejak diluncurkan, Yosia menerangkan penggunaan kartu kredit Papercard sudah mencapai ribuan sampai saat ini.
Papercard diluncurkan pada 15 Juni 2023, bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dirinya juga berambisi pengguna Papercard bisa menyentuh angka puluhan ribu pada tahun 2025.
Untuk kartu kredit khusus korporat atau perusahaan besar (large enterprise) Paper Horizon Card, Yosia menyampaikan rata-rata transaksi sudah pasti melebihi penggunaan Papercard. Hal tersebut terjadi karena perusahaan besar paling tidak melakukan satu kali transaksi di atas Rp 100 juta.
Dirinya juga menambahkan bahwa pengguna Horizon Card sudah meningkat dua kali lipat setelah kartu ini diluncurkan.
Mulanya, Paper Horizon Card hanya digunakan belasan perusahaan saja, tetapi jumlahnya terus naik hingga mencapai 30 perusahaan besar.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds