TOP 5 KARTU KREDIT TERBAIK 2023 VERSI ROY SHAKTI!

TOP 5 KARTU KREDIT TERBAIK 2023 VERSI ROY SHAKTI!

Tidak terasa tahun 2023 sebentar lagi akan berakhir. Di tahun ini, sudah mulai banyak jenis-jenis kartu kredit baru yang mulai bermunculan dan menjadi favorit para penggunanya. Bagi penggunanya, kartu kredit bisa dibilang terbaik jika sudah memenuhi 4 faktor utama, yaitu promo diskon, poin reward, cicilan murah, serta tingkat keamanan. Di antara semua kartu kredit yang muncul tahun ini, siapa yang berhasil menduduki peringkat 5 terbaik?
5. KARTU KREDIT BRI
Di posisi kelima ada kartu kredit dari BRI. Kartu kredit BRI berada di posisi 5 karena beberapa kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan dari kartu kredit BRI adalah range cicilannya yang murah (12 bulan cicilan 0%, bayar admin 1%, sesama BRI 1%). Namun kurangnya adalah kartu kredit BRI tidak memiliki poin reward yang besar dan juga sering terjadi kebobolan.

4. KARTU KREDIT BANK MANDIRI
Posisi keempat ditempati oleh kartu kredit dari Bank Mandiri. Kartu kredit ini berada di posisi ini karena mereka bisa naik limit tiap enam bulan sekali, ada fitur cicilan 3 bulan dan 12 bulan sebesar 0% di aplikasi, ada fitur Mandiri Power Cash, dan segi keamanan yang lebih baik dari kartu kredit BRI. Sayangnya sama seperti kartu kredit BRI, kartu kredit Bank Mandiri masih kurang dari segi poin reward-nya.

3. KARTU KREDIT BNI
Di tempat keempat diduduki oleh kartu kredit BNI. Keunggulannya adalah keamanannya yang lebih baik dari dua kartu kredit sebelumnya, ada poin reward, dan juga bisa memiliki beberapa kartu kredit dengan limit terpisah. Sayangnya, untuk poin reward sendiri hanya berlaku khusus prioritas saja.

2. KARTU KREDIT BCA
Tempat kedua ada kartu kredit dari BCA. Kartu kredit BCA layak mendapatkan posisi ini karena rewardnya yang oke, ada fitur menonaktifkan transaksi online, segi keamanan yang bisa dibilang juara, serta bisa membuat iklan edukasi yang oke punya. Namun meskipun demikian, kartu kredit BCA jarang memberikan promo dan poin reward-nya tidak terlalu banyak.

1. KARTU KREDIT JENIUS
Dan kartu kredit yang menduduki peringkat pertama sebagai kartu kredit terbaik tahun 2023 adalah Kartu Kredit Jenius. Walaupun bisa dibilang masih pendatang baru, tapi banyak keunggulan yang dimiliki hingga bisa menyalip para pesaingnya yang sudah terbilang ‘veteran’ di bidang kartu kredit ini. keunggulan yang dimiliki yaitu punya poin reward yang lumayan besar, cicilan 0% selama 12 bulan, ada welcoming bonus, serta faktor keamanan yang mumpuni seperti adanya fitur nonaktif transaksi online dan transaksi luar negeri. Untuk kekurangannya sendiri mungkin bisa dibilang promo-promo yang diberikan mungkin bisa berkurang seiring berjalannya waktu karena kartu kredit Jenius ini masih tergolong baru.
Itu tadi top 5 kartu kredit terbaik tahun 2023 versi Roy Shakti. Kira-kira posisi mereka akan tetap atau mungkin bisa berubah di tahun 2024 nanti? Kita lihat saja nanti.
Kalau menurut kalian, apa kartu kredit terbaik di tahun 2023 ini dan apa alasannya?

INI DIA 14 KARTU KREDIT BERDASARKAN LIMIT HINGGA FUNGSINYA!

INI DIA 14 KARTU KREDIT BERDASARKAN LIMIT HINGGA FUNGSINYA!

Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum menggunakan kartu kredit adalah mengenali jenis-jenis kartu kredit. Cara ini akan memudahkan pengguna dalam memilih kartu kredit yang cocok dengan bunga berdasarkan bunga, cara kerja, serta biaya kartu kredit yang harus dilunasi nantinya.
Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis kartu kredit yang ada di Indonesia!
Jenis Kartu kredit Berdasarkan Wilayah yang Berlaku
Kartu kredit bisa dibagi berdasarkan wilayah berlakunya, yaitu nasional dan internasional.
1. Kartu Kredit Internasional
Kartu kredit internasional adalah salah satu jenis kartu kredit yang banyak dipakai untuk kepentingan transaksi global, karena kartu kredit jenis ini melakukan kerjasama dengan organisasi luar negeri seperti Visa dan MasterCard. Pengguna bisa melakukan transaksi di negara mana pun jika kartu kreditnya ada logo American Express, Visa, MasterCard, Carte Blanc, dan Dinners Club.

2. Kartu Kredit Nasional
Kebalikan dari internasional card, kartu kredit jenis ini hanya bisa digunakan dalam skala domestik atau hanya di wilayah tempat tinggal saja.
Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Limit
Kartu kredit pada dasarnya merupakan jenis alat pembayaran non-tunai yang diterbitkan oleh perbankan yang memiliki batas atau limit pemakaian.
Biasanya, penentuan jumlah limit disesuaikan dengan kemampuan pemilik kartu kredit. oleh sebab itu, ketika pemilik kartu kredit akan melakukan transaksi, jumlah limitnya akan dipotong. Jika batas limitnya sudah habis, kartu kredit secara otomatis tidak bisa digunakan lagi.
Ini adalah beberapa jenis kartu kredit berdasaarkan limit, yaitu:
1. Silver
Kartu silver menjadi salah satu jenis kartu kredit yang memiliki limit yang paling rendah, biasanya berkisar antara 4 – 7 juta rupiah. Kalian bisa menggunakan ini jika penghasilan kalian hanya sekitar 3 juta ruiah.

2. Gold
Kartu gold memiliki limit antara 10 – 40 juta. Kriteria nasabah yang menggunakan kartu ini adalah mereka yang memiliki penghasilan antara 5 – 10 juta rupiah per bulannya.

3. Platinum
Untuk kartu kredit jenis platinum, limit yang diberikan kepada nasabah sekitar 40 juta – 1 miliar rupiah. Kriteria pemiliknya sendiri juga harus memiliki penghasilan per bulan yang besar sekitar 180 juta rupiah.

4. Titanium atau Spesial
Berbeda dengan jenis kartu sebelumnya, kartu titanium memiliki limit yang jauh lebih tinggi dan lebih eksklusif, sehingga tidak semua orang bisa memilikinya. Biasanya, nasabah pemilik kartu jenis ini mendapatkan undangan langsung dari pihak perbankan untuk bisa mendapatkan kartu kredit. alasan inilah yang membuat kartu kredit ini spesial.
Jenis-Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Fungsinya
Tidak hanya limit saja, kartu kredit juga memiliki jenis yang beragam jika dilihat dari segi fungsinya. Apa saja itu?
1. Kartu Debit Visa atau Master
Kartu kredit jenis ini bisa digunakan sebagai alat transaksi dan juga kartu kredit. sudah banyak orang yang menggunakan kartu debit sebagai alat pembayaran non-tunai seperti kartu kredit, salah satunya yang memiliki logo visa atau master.

2. Credit Card
Kartu kredit memiki fungsi sebagai salah satu alat pembayaran non-tunai barang atau jasa, di mana metode pelunasannya bisa dilakukan di bulan selanjutnya sekaligus atau pun mengambil cicilan.

3. Kartu Biaya (Charge Card)
Jenis kartu kredit ini biasanya berfungsi juga sebagai alat pembayaran non-tunai. Yang membedakan adalah nasabah harus melunasi tagihannya secara penuh di akhir bulan atau di waktu berikutnya.

4. Kartu Tunai (Cash Card)
Sesuai namanya, jenis kartu ini dipakai untuk tarik tunai dana langsung lewat ATM atau teller tertentu, sehingga bisa digunakan di berbagai cabang perbankan.

5. Kartu Jaminan (Cheque Guarantee Card)
Terakhir, kartu jenis ini berfungsi untuk menjadi jaminan apabila nasabah berkeinginan untuk melakukan penarikan atau pencairan dana.

Jenis Kartu Berdasarkan Afiliasi
Kartu kredit juga bisa dibedakan berdasarkan afiliasi, yaitu kartu kredit yang dibuat atas dasar kerjasama dengan suatu institusi pengelola, Berikut ini adalah beberapa jenis kartu kredit berdasarkan afiliasi:
1. Co-Branding Credit Card
Kartu kredit ini diterbitkan karena adanya kerjasama antara pihak bank dan institusi pengelola, seperti Visa atau MasterCard.

2. Kartu Instansi (Affinity Card)
Biasanya, kartu kredit ini dipakai untuk keperluan instansi tertentu seperti universitas atau perusahaan. Semisal, pihak bank melakukan kerjasama dengan salah satu universitas untuk membuat kartu kredit khusus mahasiswa.

3. Private Label Card
Sesuai dengan namanya, kartu kredit ini lebih private karena diterbitkan sendiri oleh bank tanpa ada afiliasi dengan jaringan organisasi global seperti Visa atau MasterCard.
Itu tadi beberapa jenis kartu kredit yang bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Pilihlah kartu kredit yang sekiranya cocok dan sesuai untuk memenuhi kebutuhan kalian.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan penjelasan di atas?

APA SIH PERBEDAAN KARTU KREDIT BISNIS DENGAN KARTU KREDIT KORPORAT?

APA SIH PERBEDAAN KARTU KREDIT BISNIS DENGAN KARTU KREDIT KORPORAT?

Di zaman modern seperti sekarang, pilihan yang bisa dilakukan untuk pengusaha mempermudah proses bisnisnya sudah semakin beragam, semisal ada sejumlah metode yang bisa dipilih dalam membayar berbagai macam kebutuhan bisnis, dan kartu kredit bisa menjadi salah satu opsi yang masih terbilang populer di kalangan pengusaha.
Mengapa demikian? Karena kartu kredit menawarkan akses pinjaman bergulir yang memudahkan pengusaha dengan limit yang telah disesuaikan. Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal pembiayaan namun mengalami kesulitan pinjaman dari perbankan karena banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi.
Di Amerika, penggunaan kartu kredit terbagi menjadi 2 kategori—kartu kredit korporasi dan bisnis. Kedua jenis kartu kredit ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Namun di Indonesia sendiri, sebagian perbankan memasukkan keduanya ke dalam satu kategori, yaitu kartu kredit korporasi.
Lalu sebenarnya apa sih yang membedakan kartu kredit korporat dan kartu kredit bisnis ini?
1. Kartu kredit korporat : pemasukan perusahaan relatif besar, jumlah karyawan yang bisa memiliki lebih banyak, namun harus menjalani pengecekan histori kredit.
Kartu kredit bisnis: difungsikan untuk membayar berbagai kebutuhan bisnis seperti tagihan utilitas sampai perjalanan bisnis, yang bisa memiliki hanya pemilik bisnis atau karyawan yang mendapatkan wewenang khusus dari si pemilik bisnis.

2. Kartu kredit koporat: proses pengajuannya lebih rumit, ada jumlah minimum tagihan per bulan yang dipertanggungjawabkan, iuran tahunan lebih tinggi, keuntungannya jauh lebih tinggi dan keuntungan administratif lebih banyak. Seperti notifikasi transaksi ¬real-time hingga laporan pengeluaran secara otomatis.
Kartu kredit bisnis: cara kerjanya mirip dengan kartu kredit personal, limit jauh lebih besar dan rewards yang diberikan jauh lebih menarik, UKM hingga perusahaan multinasional bisa mengakses.

3. Tagihan kartu kredit bisnis menjadi tanggungjawab pemilik bisnis atau usaha. Karyawan diberi kewenangan tidak perlu menjadi pengecekan histori kredit karena hanya pengguna.
Untuk pelaku bisnis atau usaha, memiliki kartu kredit untuk berbisnis sangat membantu dalam pengelolaan keuangan berkat fitur yang beragam dan menguntungkan—mulai dari pembayaran utilitas kantorm tagihan invoice, hingga gaji pegawai bisa dilakukan. Sebelum membuat keputusan, akan lebih baik jika mempelajari dan memahami fiturnya dari awal, baru setelah itu pilih kartu yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apa kalian tertarik memiliki kartu kredit bisnis dan korporat ini untuk bisnis atau usaha kalian nantinya?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds