PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melakukan kerja sama dengan Xendit Group untuk perilisan kartu kredit yang mengusung konsep ‘next generation credit card’, yaitu Nex Card. Kartu kredit ini akan terhubung dan pengguna nantinya bisa mengelolanya lewat aplikasi finansial digital, Nex App.
Handayani, Direktur Bisnis Konsumer BRI menjelaskan jika kartu kredit ini mempunyai beragam manfaat untuk memberikan kemudahan untuk nasabah. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi solusi metode pembayaran yang praktis dan mudah, serta bisa memenuhi kebutuhan transaksi digital generasi muda Indonesia.
Dalam siaran pers, dirinya mengatakan bahwa kerja sama penerbitan kartu kredit Nex ini merupakan sebuah bentuk dukungan keberlanjutan perseroan terhadap visi pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan. Melalui transaksi non-tunai, BRI ikut mendukung kaum milenial untuk terus melakukan transformasi digital. Menurutnya, kolaborasi ini bisa terjalin dengan baik karena adanya kesamaan visi, baik dari BRI sendiri maupun Xendit Group. Mastercard juga ikut berpatisipasi untuk terus membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Dia juga menambahkan, dengan memfokuskan ke generasi muda Indonesia, Nex Card berharap bisa memberikan kemudahan untuk pengadopsi awal beberapa produk finansial dalam menambah wawasan pengguna kartu kredit.
Direktur Utama PT Nex Teknologi Digital Rifai menjelaskan jika Nex Card dirancang sesuai dengan kebutuhan generasi milenial Indonesia, di mana pendaftaran dan pengelolaan kartu bisa dilakukan secara online lewat aplikasi Nex. Mulai dari pengajuan kartu, memonitor transaksi dan penukaran poin reward, sampai proses pemblokiran kartu. Lewat Nex Card, nabasah bisa mendapatkan produk yang andah dan mudah untuk melakukan pengelolaan keuangan pribadi.
Untuk pengajuan kartu kredit Nex Card ini bisa dilakukan secara online melaui situs atau apliasi Nex dan hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Nex Card juga tidak dikenakan biaya tahunan sehingga cocok untuk pengguna kartu kredit yang masih pemula.
Untuk informasi tambahan, kartu kredit Nex Card akan menghadirkan program Nex Level Rewards—di mana pengguna baru bisa mendapatkan bonus senilai 60.000 poin Nex Level saat melakukan aktivasi kartu kredit dan welcome bonus sebesar Rp 100.000 di merchant pilihan. Tidak hanya itu saja, untuk setipa transaksi kelipatan Rp 10.000, pengguna Nex Card bisa mendapatkan 100 Nex Level Points yang nanti bisa digunakan untuk belanja ritel online, F&B, travel, lifestyle, dan sebagainya. Nex Card mempunyai beragam brand partners untuk program ini yang sudah dikurasi khusus sesuai dengan gaya hidup generasi muda Indonesia.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk memilikinya?
Tag: Keuntungan Kartu Kredit
MAU AJUKAN UTANG KONSUMTIF? PERHATIKAN DULU BEBERAPA HAL BERIKUT INI!
Apa kalian pernah dengar istilah ‘utang konsumtif’ sebelumnya? Sebenarnya apa sih utang konsumtif itu? Utang konsumtif merupakan utang untuk aset atau jasa yang nilainya menurun seiring dengan berjalannya waktu.
Lalu apa saja yang harus diperhatikan sebelum mengajukan utang konsumtif? Menurut Eko Endarto selaku Perencana Keuangan Finansia Consulting, ada dua poin yang harus dicermati jika kalian ingin mengajukan utang konsumtif—yaitu bunga dan ketentuannya.
Mengapa begitu? Ini dikarenakan utang konsumtif yang diambil dipakai untuk mendapatkan aset atau jasa yang nilainya turun atau bahkan habis karena sering digunakan. Ketika sudah berutang, kalian masih memiliki tanggungan wajib untuk membayar barang dan jasa beserta bunganya. Bunga utang tidak memberikan apapun kecuali kewajiban pembayaran.
Sedangkan menurut Financial Planner & Crypto Enthusiast Aidil Akbar Madjid, dia menyarankan untuk tidak mengambil utang konsumtif dengan alasan tidak memberikan keuntungan lain dari utang konsumtif. Namun ada pengecualian, yaitu utang konsumtif tersebut digunakan untuk membeli barang yang dengan langsung bisa menghasilkan pendapatan.
Salah satu contoh yang mungkin bisa dijadikan studi kasus adalah seorang fotografer pernikahan yang ingin membeli kamera baru karena ada order pemotretan pernikahan untuk minggu depan yang bisa memberikan pendapatan sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Di dalam kasus ini, si fotografer bisa membeli kamera baru dengan memakai kartu kredit dan dibayar lunas bulan depannya saat jatuh tempo.
Sebaliknya, jika dalam kurun waktu 3 bulan terakhir si fotografer sedang sepi orderan, maka tidak perlu membeli kredit jika perlu kamera baru karena si fotografer tidak mendapatkan sumber dana untuk membayar utangnya.
Dengan alasan tersebut, Aidil memberikan 2 rambu-rambu yang tidak boleh disepelekan dalam utang konsumtif, yaitu bunga dan tenor pinjaman.
Prinsip keuangan yang perlu kalian catat adalah kartu kredit merupakan dana talangan yang wajib dilunasi saat tagihan datang dan pastikan sudah ada dana yang disiapkan untuk membayar utang tersebut.
Keuntungan kartu kredit
Lalu adakah keuntungan yang bisa didapatkan saat menggunakan kartu kredit? Tentu saja ada! Kalian bisa memanfaatkan keuntungan ini jika sedang ada bonus atau diskon saat transaksi dengan menggunakan kartu kredit.
Contohnya ketika kalian memberli ponsel baru dengan banderol Rp 20 juta. Kalian sebenarnya ada dana sebesar Rp 20 juta, tapi karena ada penawaran berupa diskon dan cashback jika menggunakan kartu kredit, maka kalian bisa menggunakan kartu kredit yang kalian miliki. Tapi jangan lupa untuk membayar tagihan bulan depan secara lunas! Karena dengan demikian kalian tidak akan dikenai bunga kartu kredit, tapi mendapatkan potongan harga, sehingga kalian bisa mengumpulkan banyak bonus saat melakukan transaksi dengan menggunakan kartu kredit, tapi tetap pastikan jika dana untuk membayar tagihannya sudah tersedia.
Kartu kredit adalah alat, jadi kalian tetapi bisa menggunakan kartu kredit tersebut untuk hal-hal bisa mendorong produktivitas. Kartu kredit juga termasuk mudah untuk melakukan pembayaran. Jadi kalian bisa menggunakan kartu kredit untuk pembayaran kewajiban dengan tepat waktu.
Ada beberapa tips yang bisa kalian pakai untuk menjauhkan kalian dari tagihan cicilan kartu kredit yang tidak pernah selesai:
1. Jangan menggunakan kartu kredit dengan nominal yang hanya bisa kalian bayar dengan cicilan minimal setiap bulan. Ini artinya kalian masih belum mampu untuk membeli barang tersebut jika dicicil secara minimal. Akibat situasi inilah banyak orang terjebak dengan cicilan kartukredit yang tidak pernah lunas, karena syarat minimal pembayaran kartu kredit hanya 10% dari total transaksi pembelian.
Seperti yang diketahui, bunga kartu kredit ini bisa terbilang tinggi, bisa mencapai 2% setiap bulannya. Jika kalian membayar cicilan secara minimal, utang pokoknya baru terbayar sedikit karena banyak disedot untuk pembayaran bunga kartu kredit.
2. Jadikan pembayaran kartu kredit sebagai prioritas. Gunakan kartu kredit jika kalian yakin memiliki uang atau yakin ada uang yang masuk untuk dibayar saat jatuh tempo.
Semoga dengan adanya rambu-rambu ini, keuangan kalian bisa menjadi bijak sebelum mengajukan utang konsumtif seperti pemakaian kartu kredit kalian.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian berminat untuk mengajukan utang konsumtif setelah mengetahui rambu-rambu yang sudah dijelaskan di atas?





