Modal Nikah Pakai Limit Kartu Kredit? Solusi Cerdas Atau Bodoh?

Modal Nikah Pakai Limit Kartu Kredit? Solusi Cerdas Atau Bodoh?

Mau nikah, eh tapi modalnya kurang. Kalau nggak cepet, kemungkinan si cewek bisa diembat. Bagaimana kalau menggunakan limit kartu kredit untuk menikah? Wah, Pernah ngalamin seperti ini? Well, Jujur ini adalah case yang sangat menarik. Anyway, sebenarnya modal nikah itu kan tergantung bagaimana kedua mempelai menyelenggarakan pernikahan. Kalau mau dibuat murah, ya bisa murah. Kalau pengennya nikah yang mewah, jelas biayanya banyak, dong.

  1. Perhitungkan Dahulu Matang-Matang
    Sebelum memutuskan menikah dengan modal kartu kredit, yakinkan diri anda dahulu: siap nggak bayar dengan ketentuan sekian perbulan dalam kurun waktu sekian? Makannya, hitung dulu sebelumnya. Pastikan anda bisa membayarnya dalam kurun waktu sekian.
    Kalau gaji dari pekerjaan atau bisnis anda rasanya sudah bisa untuk mengcover kebutuhan anda dan utang anda tersebut, silahkan gunakan. Namun, bila gaji atau penghasilan anda untuk makan saja susah, megap-megap juga buat bayar tagihan kartu kredit, mending jangan. Sebaiknya anda kumpulin dulu uang, tahan diri dan kemudian baru selenggarakan pernikahan.
  2. Pertimbangkan Kehidupan Setelah Menikah
    Sebelum memutuskan memakai limit kartu kredit, pertimbangkan juga kondisi kehidupan setelah menikah. Nantinya, pasti anda itu pasti butuh perabotan, butuh kursi, meja dan lain sebagainya. Anda juga tentunya butuh beli rumah untuk tempat tidur, kan? Nah, perhitungan semacam inilah yang harus anda pahami agar akhirnya nanti anda dan istri anda nggak sengsara.
  3. Manfaatkan Paket yang Ditawarkan Oleh Bank
    Beberapa bank penerbit kartu kredit itu ada yang menawarkan paket gratis bulan madu dan lainnya. Nah, anda bisa jeli memanfaatkan promo ini. Tentunya, sebelumnya perhatikan juga “term and conditions” yang berlaku dari kartu kredit tersebut. Tanyakan bank penerbit mengenai promo yang sedang berlangsung.
    Biasanya promo yang diadakan bank itu tidak selalu sama setiap tahunnya, loh. Nah, untuk anda yang punya kartu kredit sudah lama dan punya poin miles yang lumayan, bisa manfaatkan promo gratis tersebut.
  4. Jangan Gunakan Seluruh Limit Kartu Kredit Anda Untuk Modal Nikah
    Kalau memang terpaksa tidak ada jalan lain selain menggunakan limit CC untuk menambal biaya nikah, maka tak mengapa. Namun, pastikan anda punya batas limit pemakaian bagi diri anda sendiri. Jadi, tidak semua biaya nikah mengandalkan CC. Selain itu, jangan gunakan seluruh limit kartu kredit anda untuk modal nikah.
Kenapa Perlu Punya Kartu Kredit? Sepenting Itukah?

Kenapa Perlu Punya Kartu Kredit? Sepenting Itukah?

Ada yang DM saya di akun instagram @royshakti:

“Pak, punya kartu kredit itu sebenarnya penting nggak? Kan sudah ada Pinjaman Online dan KTA. Terus bedanya apa, kan sama-sama utang pak?”

Begitu isi DM yang saya terima hari ini. Wah, dari situ saya sadar ternyata followers instagram saya isinya nggak cuma mereka yang sudah menggunakan kartu kredit. Ternyata ada juga yang tidak tahu kartu kredit itu apa.

Sebenarnya sayang sekali kalau anda memutuskan tidak memiliki kartu kredit. Padahal, kartu kredit itu penting sekali. Sepenting itu, kah?

Ya… sepenting itu punya kartu kredit. Anda bisa mendapatkan benefit berikut ketika memilikinya.

  1. Transaksi Pembayaran Cashless
    Di musim pandemi seperti sekarang ini, pembayaran cashless rasanya membuat perasaan lebih “lega” daripada sebelumnya. Dengan menggunakan kartu kredit, anda akan merasa lebih tenang.
  2. Lebih Aman
    Kartu kredit jelas lebih aman daripada uang tunai. Kalau anda bawa segepok uang di dompet, resiko kehilangannya jauh lebih besar. Sementara kalau anda kartu kredit, bakalan jauh lebih aman. Amit-amit kalau uang anda hilang, anda mau mencari ke siapa? Mau menuduh orang pun tentu juga sangat riskan. Kalau kartu kredit anda hilang? tinggal datangi saja bank penerbit kartu kredit anda. Nantinya, pihak bank akan membantu memblokir segera kartu anda. gampang, kan?

  3. Dana Cadangan
    Hidup ini penuh ketidakpastian. Anda bisa merencanakan batasan pengeluaran sekian-sekian, namun nyatanya terkadang ada saja pengeluaran mendadak yang tidak terduga. Entah itu ada saudara yang sakit, biaya sekolah anak, dan lain-lain.
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Kalau anda seorang pengusaha, biaya tak terduga anda ada pada “opportunity come” alias datangnya kesempatan. Sebagai pengusaha, pasti anda mengerti adanya momen harga suatu barang menyusut. Dari yang harganya tinggi, turun 50% lebih. Insting pengusaha anda pasti membutuhkan barang ini untuk kemudian dijual lagi. Lewat limit kartu kredit, anda bisa “grab opportunity” lebih cepat. 
  4. Banyak Diskon dan Miles
    Kartu kredit terkenal dengan kemudahannya memberikan diskon. Anda juga bisa mendapatkan miles di kartu kredit untuk kemudian ditukarkan dengan poin-poin yang benefit sekali bagi anda. Saya saja pernah kok terbang gratis dengan memanfaatkan poin miles kartu kredit.

Bagi saya yang pengusaha, kartu kredit jelas penting sebagai dana cadangan. Saya tidak ingin menyianyiakan kesempatan yang ada. So, saya gunakan limit di kartu kredit sebagai dana cadangan. Bagaimana dengan anda?

Dibalik Kelebihannya, Kartu Kredit Juga Punya Kelemahan. Mari Kita Bongkar!

Dibalik Kelebihannya, Kartu Kredit Juga Punya Kelemahan. Mari Kita Bongkar!

Anda followers aktif instagram saya? Pasti notice dong kalau saya sering sekali memberikan edukasi kartu kredit berupa kelebihan-kelebihan yang ada. Kartu kredit memang bisa digunakan untuk membuka bisnis, scale up usaha, maupun jalan-jalan dengan memanfaatkan miles yang didapatkan.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Anyway, saya sangat yakin pasti di antara mereka yang melihat postingan instagram saya pernah membatin

Ini orang kenapa promosi kartu kredit terus? wah, bau-baunya jualan nih!

Haha. Maaf-maaf nih. Sebagai pengajar kartu kredit, memang sudah sewajarnya kalau saya mempromosikan kelebihan kartu kredit dan juga kelas yang saya adakan. Namun, perlu diketahui. Tidak ada paksaan sama sekali bagi anda yang tidak ingin join kelas. It is up to you!
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, agar semuanya terlihat netral, saya siap dong membongkar sesuatu di luar kebiasaan saya. Saya akan bongkar kelemahan di kartu kredit! Biar apa? Ya, selain lebih netral, anda juga bisa lebih ‘Siap’ untuk berjaga-jaga. Dengan mengetahui kelemahan di kartu kredit, Simak, ya!

  1. Tidak ada rambu-rambu digesek benar atau salah
    Kartu kredit memang memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin menggunakannya. Mau dipakai buat belanja? Nggak masalah. Binomo? Tak masalah. Masalahnya, benar atau salah di kartu kredit itu berbeda dengan persepsi saya. Kalau di kartu kredit, selama digesek itu approve ya benar, kalau decline ya salah! Cuman, digesek bener itu untuk apa kan benar-benar kendali di tangan kita. Ya kalau digesek untuk modal usaha? Kalau untuk foya-foya?
  2. Makin punya banyak kartu kredit, makin susah untuk mengendalikannya
    Anda bisa punya kartu kredit di 10 atau 20 bank. Terserah anda! Namun masalahnya, makin punya banyak, makin susah untuk dikendalikan. Bayangkan, kalau anda adalah karyawan dengan gaji 4-5 juta sementara anda apply di 10 bank! Sementara anda terlanjur menganggap limit kartu kredit tersebut sebagai uang anda pribadi. Realitanya, uang tersebut adalah uang pinjaman yang suatu saat harus dikembalikan, kan? Ketika anda tidak bisa ngontrol, ini adalah kelemahan bagi anda.

Inilah kelemahan-kelemahan di kartu kredit. Mengetahuinya membuat anda jadi lebih sigap mulai dari sekarang. Nah, kalau sudah saya share begini jadi netral kan? Untuk anda yang ingin join kelas Credit Card Revolution untuk melejitkan bisnis anda, silahkan anda gabung. Ikuti instagram maupun facebook saya agar terhubung dengan update terbaru. Namun, sekali lagi tidak ada paksaan sama sekali.

Salam street smart.

Di Penghujung 2020, Inilah 3 Bank Dengan Sistem Paling Rawan Diretas?

Di Penghujung 2020, Inilah 3 Bank Dengan Sistem Paling Rawan Diretas?

Sobat street smart, anda pasti notice kalau saya sering memberikan info seputar kelebihan-kelebihan di kartu kredit. Anda pun pasti juga merasakan keunggulannya selama ini. Kartu kredit, meski bentuknya plastik, tapi manfaatnya sangat besar. Anda bisa gunakan untuk buka bisnis maupun scale up usaha. Tak perlu drama-drama layaknya mencari modal usaha lain cair.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, kali ini berbeda.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Di tulisan ini saya akan membahas kelemahan di kartu kredit. Memangnya ada, Pak Roy? Wah, namanya juga produk manusia ya pasti adalah kelemahannya, Bos! Tujuan saya membongkar kelemahan di kartu kredit bukan karena ada tendensi tertentu untuk menjelekkan bank yang disebut. Ini murni berbagi pengalaman sebagai pengguna kartu kredit. Nah, harapannya juga supaya bank yang tersebut bisa introspeksi dan meningkatkan sistemnya. So, bank mana saja yang sistemnya perlu di upgrade?

  1. Bank Mandiri⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Beberapa DM dari followers saya curhat terkait kasus bank ini. Jadi, banyak yang cerita kalau ada oknum tertentu mengaku sebagai petugas bank mandiri. Oknum tersebut berpura-pura memberikan penawaran untuk kenaikan limit dan sebagai syarat approval. Bilangnya sih butuh kode OTP supaya prosesnya gampang.
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Parahnya nih, banyak sekali yang gaptek dan mau-mau aja memberikan OTP ke oknum tersebut. Padahal, OTP tersebut bisa saja kode untuk transaksi bukalapak, tokopedia dan semacamnya.
  2. Bank BNI
    Kasus di bank BNI ini juga lumayan banyak. Modusnya oknum menembak OTP beberapa kali ke calon korban yang kemudian gagal. Cara ini tentu membuat calon panik. Nah, beberapa saat kemudian ada telepon call center yang nomor ujungnya itu sangat mirip dengan bank BNI.
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Sedikit cerita, saya pun juga korban yang pernah kena. Buat yang nggak terbiasa telepon call center pasti mengira telefon ini dari bank BNI. Lalu, call center gadungan ini tanya: “apa benar Bapak/Ibu ada transaksi sekian sekian sekian?”. Kalau ditanya begitu otomatis kita panik dong. Kemudian dengan dalih meminta kode pembatalan (yang aslinya OTP) tersebutlah calon korban terperangkap.
  3. Bank BRI⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Berdasarkan curhatan followers saya, mostly kejadian kebobolan itu di bank BRI. Beberapa case bahkan membuktikan kalau transaksi bisa bypass tanpa OTP. Ini trully terjadi. OTP belum dimasukin, eh tiba-tiba approve aja. Ditakutkan, kalau ada pihak nakal, celah ini akan dimanfaatkan untuk menarik dana. Bahkan juga beberapa case, meski kartu sudah diganti, permintaan OTP ada lagi.

So, itulah dia 3 bank dengan sistem yang perlu diupgrade. Tahun sebentar lagi berganti, semoga ada perbaikan. Juga semoga tulisan ini bisa jadi feedback untuk bank-bank tersebut.

Kartu Kredit dilunasi Setelah Macet Bisa Aktif Lagi?

Kartu Kredit dilunasi Setelah Macet Bisa Aktif Lagi?

Apakah anda pernah berada di momen-momen seperti ini: Punya kartu kredit beberapa tahun lalu, posisinya macet bermasalah dan nggak kebayar, macetnya bertahun-tahun. Kemudian, selang beberapa tahun kemudian ekonomi anda sudah membaik, lalu anda kepikiran buat membayar tanggungan tersebut. Nah, kalau dilunasi begitu, apakah anda bisa mendapatkan kartu kredit tersebut lagi alias kartu kredit yang macet tersebut aktif lagi? Ini adalah pertanyaan yang sangat menarik yang diajukan salah satu peserta kelas credit card revolution.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ini saya jawab berdasarkan pengalaman saya selama ini, ya. Perlu diingat bahwa jawaban ini bukan berarti jawaban mutlak. So, silahkan disimak pendapat saya berikut ini:
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pertama, anda perlu tahu, ya. Bila kartu kredit anda sudah tidak bayar di atas 1-2 bulan, maka kartu itu sudah tidak bisa diaktifkan lagi apalagi bila macetnya bertahun-tahun. Ini hal mendasar yang harus anda tahu.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bank tentu sudah memblacklist anda sebagai nasabah karena anda tidak kunjung memperbaiki reputasi anda di mata mereka. Pada kenyataannya lagi, ada beberapa kasus di beberapa murid saya yang sudah dilunasi kartu kreditnya kemudian mereka coba pengajuan lagi. Hal yang terjadi adalah, sampai lebaran kuda pun juga nggak bakal keluar kartu kredit yang diinginkan itu. Jadi jawaban saya adalah: Tidak! Kartu kredit yang macet tersebut, walau anda lunasi, akan tetap tidak aktif kembali. Saran saya, ajukan kartu kredit baru bila anda memang membutuhkannya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Catatan lagi, sebaiknya anda apply kartu kredit baru di bank lain, bukan di bank yang anda pernah macet tersebut. Jadi kalau anda ingin apply kartu kredit mindsetnya anda harus seperti playboy:
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
“cinta ditolak, cari yang lain!” “Apply di bank ini ditolak, anda cari bank lain!”
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, Bila anda memang anda sangat menginginkan apply di bank yang sama, bisa-bisa saja. Cuman, anda harus menunggu 2 tahun lagi sampai BI Checkingnya hilang. Ini pun, setelah 2 tahun belum tentu pasti BI Checking akan terhapus, ya. Opsi lain, anda bisa deposito dengan nominal yang besar di bank yang sama agar history anda dipercaya bank. Cuman, untuk yang satu ini anda kan tidak bisa memastikan akan ada uang buat deposito nominal besar. Begitu, kan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
So, saran saya tetap kembali ke prinsip playboy: Cinta ditolak, cari yang lain!

Cukupkah Kartu Kredit 15 JUTA untuk Bisnis ?

Cukupkah Kartu Kredit 15 JUTA untuk Bisnis ?

Ada percakapan menarik di grup member credit card revolution. Pertanyaan ini cenderung tidak jelas. Beliau bertanya begini: “Pak, saya baru dapat kartu 15 juta. Bagaimana buat bisnis? cukupkah buat modal?”

Pertanyaan ini cukup public dan diketahui oleh member Credit Card Revolution pada saat itu. Kembali ke pertanyaan, apakah cukup kartu kredit 15 juta untuk modal bisnis?

Sangat cukup!

Dengan limit kartu kredit 15 juta anda bisa membuka usaha cilok, kopi saset, gorengan dan semacamnya. Pastikan anda tahu besaran rincian dana yang akan keluar.

Bagaimanapun sederhananya usaha anda, anda tetap harus menghargainya. Detail-detail kecil semacam arus keluar masuk, resep dan lain-lain tetaplah wajib anda perhatikan.

Intinya, dengan 15 juta anda tetap bisa melakukan apa saja!

Cuman, kalau anda inginnya buka usaha semacam cafe, restoran dan semacamnya, jelas modal usaha 15 juta ini tidaklah cukup. Perlu anda tahu, untuk membuka cafe saja, setidaknya butuh 200 juta.

Nah, ceritanya, si penanya ini bercerita lagi ke saya. Ternyata, beliau ini sudah pernah punya usaha! Usaha beliau di bidang kayu. Kemudian, rencananya limit 15 juta tersebut akan digunakan untuk scale up bisnisnya. Pertanyaannya kembali lagi: apakah bisa?

Tergantung aspek mana yang akan discale up. Pembagian tetap pada si empunya bisnis. Cuman masalahnya, si penanya ini menghubungi saya via DM instagram.

Bukan saya tidak mau jawab. Justru, kalau misalkan saya jawab di DM instagram, dikhawatirkan akan timbul persepsi yang salah. Saya sangat berhati-hati ketika menjawab pesan di instagram. Maksud saya “A”, eh, ditangkap “B” oleh si penanya.

Ini juga alasan kenapa saya membuka kelas workshop credit card revolution. Lewat kelas, peserta bisa bertatap muka, pembahasan bisa lebih jelas. Diskusi dua arah bisa dijalankan dengan lancar.

Hasilnya, peserta dapat ilmu yang lebih jelas. Nantinya, ketika ilmu ini dipraktikkan, tingkat keberhasilannya akan besar. Terbukti, peserta kelas workshop CCR banyak yang berhasil.

Ini bukan iklan, ya. Anda berhak tidak ikut kelas credit card revolution kalau dirasa tidak perlu. Keputusan ada di tangan anda.

Salam street smart.

Amankah Apply Kartu Kredit via Website Jasa Pelayanan?

Amankah Apply Kartu Kredit via Website Jasa Pelayanan?

Sobat street smart, apply kartu kredit sekarang ini tidak terbatas pada layanan via bank langsung. Kalau sobat street smart perhatikan sekarang ini ada yang namanya jasa outsourcing untuk apply CC.

Maksudnya adalah, ada sebuah perusahaan alias ahensi yang membuat website sebagai sarana untuk mereka yang ingin apply kartu kredit. Istilahnya sih, mereka secara tidak langsung menjadi marketing kartu kredit bagi calon-calon kreditur. Jadi, ahensi ini menerima aplikasi kartu kredit dan menjadi middleman untuk mereka yang ingin daftar.

Namun sebenarnya secara fakta, jasa ahensi ini diakui eksistensinya oleh perbankan. Justru, perbankan sendiri tidak sepenuhnya memasarkan kartu kreditnya sendiri tapi juga meminta tolong institusi. Apakah hal ini aman?

Aman atau tidak ini menjadi tanda tanya besar.

Ketika anda menyerahkan data aplikasi kartu kredit anda, fotokopi ktp, kemudian spt, slip gaji, bahkan terungkap nama ibu kandung, anda serahkan lah ke website tadi, apa ada yang menjamin data anda pasti akan aman?

Lagi pula, meski jasa seperti ini katakanlah kredibel, kita tetap tidak mengerti sama sekali data kita bakal digunakan untuk apa dan itu diluar kehendak kita. Kita tidak akan tahu aturan bisnis yang ada di dalamnya. Bisa jadi data anda dijual juga tidak akan ada yang tahu.

Fakta di lapangan, mereka yang apply kartu kredit dari beberapa jasa outsourcing seperti ini seringkali mendapatkan banyak telepon yang menyasar. Telepon tersebut memberikan penawaran entah itu pinjaman online, forex dan segala macam.

Kesimpulannya, jasa outsourcing seperti ini memang tak masalah anda gunakan bila memang ingin apply CC tanpa ribet dan anda tidak punya waktu. Namun, anda juga harus siap-siap resikonya dimana data anda bisa jadi diperjual belikan. Kalau anda mau lebih aman, carilah marketing kartu kredit yang anda kenal, dalam artian anda kenalan secara fisik alias pernah ketemu. Kalau anda ingin lebih aman lagi, anda bisa apply kartu kredit lewat bank langsung alias tanpa perantara.

Hati-hati. Zaman sekarang adalah zaman yang tidak aman kalau kita tidak berhati hati.

Cara Ampuh Pemula Berbisnis Modal Kartu Kredit

Cara Ampuh Pemula Berbisnis Modal Kartu Kredit

Banyak yang menanyakan kepada saya di DM maupun live instagram, gimana caranya berbisnis modal kartu kredit untuk pemula atau newbie?
⠀⠀⠀⠀⠀
Wait. Kita harus tahu dulu, kalau kita berbicara newbie itu kategorinya macem-macem. Secara real, newbie itu dibagi jadi 2 kategori:

  1. Newbie PRO
    Ada orang punya skill tapi nggak ada duitnya. Ada orang bekerja jadi manager F&B tapi nggak ada duit untuk action. Ini yang saya bilang. Dia newbie, tapi newbie PRO. Sebenarnya dia PRO untuk jadi eksekutor.
  2. Newbie Polos
    Ada yang benar-benar newbie nggak pernah berbisnis. Ini kita menyebutnya real newbie alias newbie polos. Newbie seperti ini malah lebih was was kalau mau berbisnis. Takutnya Newbie polos ini susah untuk mengendalikan diri

Kalau posisi anda sebagai orang yang buta akan pengalaman bisnis dan pengetahuan tapi anda cari modal, yang terjadi adalah, ketika anda dapat kartu kredit akan digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.Ketika orang seperti ini pegang kartu kredit akan bermasalah karena mindsetnya sendiri. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ketika kita berbisnis itu kita harus paham: sebenarnya modal uang itu terakhir. Anda harus punya ilmu dan pengalaman dahulu. Istilahnya, anda pakai aja limit kecil dulu sambil anda belajar.

Kemudian, ketika anda sudah paham ilmunya anda baru action Scale Up. Kemudian, ketika berbisnis nanti anda pasti akan mengalami level-level berikut:

  1. Level Pertama
    Di level ini anda akan berbisnis dan jualan dengan tenaga anda sendiri.
  2. Level Kedua
    Ketika anda masuk di level kedua, anda posisinya punya karyawan, bisnis di tahapan ini jadi tidak simpel. Anda juga harus mikirin gimana caranya gaji karyawan dan SOP.
  3. Level Ketiga
    Nah, di level 3 anda akan berpikir membuka cabang. Ketika anda punya outlet ke 2, kerangka berpikirnya beda lagi. Di level 3 anda sudah berfikir gimana caranya cari manager yang bisa mengatur karyawan untuk menghasilkan uang. Kasusnya beda lagi, ilmunya beda lagi.

Mengelola itu bukan cuma menyediakan duit 1 M saja… ketika level bertambah SOP nya jelas bertambah. Kalau anda newbie yang pengalaman, minimal anda pernah lihat bos anda menjalankan bisnis. Apa yang anda kerjakan di masa lalu pasti bisa anda kerjakan di masa depan.
⠀⠀⠀⠀⠀
Nah, itulah kenapa temen-temen, mereka yang newbie PRO lah yang untuk ikut CCR. Alias produknya sudah ada, pengalaman sudah ada, ilmu sudah ada, modal ada, dijamin bisnis meledak.
⠀⠀⠀⠀⠀
Bedanya utang dengan CC dan lain, kartu kredit sifatnya plafon, kalau yang lain angsuran. Saya sangat tidak setuju dengan orang yang berbisnis modal angsuran apalagi yang tahapannya baru mulai. Indahnya, kalau di kartu kredit sifatnya plafon. Anda selama nggak pakai limitnya anda nggak kena bunga di kartu kredit.
⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, anda nggak bisa berbisnis dengan komposisi full limit ketika anda masih jadi Newbie. Titik amannya adalah ada dana cadangan 80% dan modal 20%. Contohnya anda mau bisnis modal 100 juta, ketika anda belajar di CCR anda carinya limit 500 juta dan gunakan modal 100 juta. Jadi, seenggaknya anda tenang ketika berbisnis dan anda jadi tenang dalam bisnis.
⠀⠀⠀⠀⠀
Selain modal, seorang newbie harus punya waktu! waktu ini suatu hal yang berharga dalam berbisnis. Selain itu, ketahui juga resikonya. Belum tentu juga ketika kita mencoba bisnis A lantas jadi. Butuh berpuluh kali percobaan sampai suatu saat anda mendapatkan formula bisnis yang bagus.

Bagaimana Cara Paling Ampuh Membersihkan BI Checking?

Bagaimana Cara Paling Ampuh Membersihkan BI Checking?

Banyak pertanyaan mendarat di DM saya. Intinya sama: Bagaimana cara yang paling ampuh dalam membersihkan BI Checking?
Untuk anda yang mungkin masih pemula di bidang kartu kredit dan belum paham apa itu BI Checking, ada baiknya anda membaca dulu ulasan seputar BI Checking di link berikut:

Kenalan dulu seputar BI Checking

Nah, Bagaimana cara membersihkan BI Cheking?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kuncinya tentu satu: DIBAYAR!
Kemudian setelah dilunasin, baik itu dapat nego atau diskon, setelah itu masuk masa recovery kurang lebih selama 6 bulan, setelah 6 bulan anda bisa maju kredit lagi. Jadi, satu-satunya cara untuk membersihkan BI Checking tentu dengan DIBAYAR.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Nggak ada ceritanya anda nggak bayar lalu tiba-tiba kartu kredit bersih sendiri.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Nah, ada beberapa kasus bank itu melakukan write off alias menghapuskan. Namun, bukan berarti anda bebas kewajiban nggak bayar. Status BI Checking anda tetap akan kelihatan. Nah, kemudian bagi temen-temen yang bermasalah disini ada alternatif lain.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ketika BI Checkingnya mentok, anda bisa menggunakan data dari istri anda atau pasangan anda. Jadi, kalau di kartu kredit suami macet masih bisa maju kartu kredit. Tapi, untuk KPR itu nggak bisa karena beda cerita. Jadi kalau suami macet anda bisa menggunakan data istri atau data saudara yang penting saudaranya mau.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Nah, kalau dua-duanya macet apakah perlu cari istri baru? Kan nggak mungkin… Ya bisa jadi anda cari jalan pintas ini tapi siap-siap jadi bahan gibahan tetangga anda.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ini juga jadi pertimbangan bagi anda ketika akan menikahi seseorang. A short insight, saya pernah menuliskan di feed instagram saya bahwa untuk menikah itu zaman sekarang tidak hanya dilihat bibit bebet bobotnya saja, tapi juga harus mempertimbangkan status BI Checkingnya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kalau status calon anda sudah collect 5 alias macet, dimana tunggakan pembayaran kredit tercatat sudah lebih dari 180 hari, maka bisa dipertimbangkan untuk lebih baik tidak dilanjutkan saja. Ini bukan saran buruk, kecuali anda memang ingin hidup sengsara dan bahagia sama-sama ya terserah anda.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ingat! Status BI Checking mempengaruhi kebahagiaan anda kedepan.

3 Kunci Sukses Memulai  Usaha Modal Kartu Kredit

3 Kunci Sukses Memulai Usaha Modal Kartu Kredit

Gimana sih caranya memulai usaha modal kartu kredit? Banyak yang bertanya-tanya, tapi susah untuk mempraktikkan. Banyak yang penasaran, tapi malas menggali lebih jauh.

Percayalah, memulai usaha itu merupakan tahapan yang paling susah daripada menjalani di tengah. Banyak orang gagal karena terlanjur merasakan tidak enaknya memulai suatu usaha.

Begini loh, sekarang siapa sih yang mau ngumpulin modal, nyetok barang dagangan, ngiklan, bikin strategi pemasaran dan lain-lain kalau bukan orang yang sangat-sangat niat?

Itulah lika-liku bisnis. ‘Memulai’ adalah tahapan yang sangat-sangat susah. Namun, percayalah ketika anda sudah pegang 3 kunci berbisnis berikut dan mempraktikkanya, niscaya bisnis anda akan lancar jaya!

Wait. Pertama, siapin dulu kartu kredit anda.

Cek limitnya. Ada berapa? Limit kartu kredit ini penting dimiliki bila memang niat berbisnis modal kartu kredit. Idealnya, untuk langsung action saya sarankan anda punya limit minimal 30 juta.

Di seminar Credit Card Business Mastery, calon peserta adalah pengguna kartu kredit dengan limit minimal 30 juta. Secara perhitungan membuka bisnis jumlah 30 juta adalah yang paling ideal.

Nah, kalau sudah dirasa limit kartu kredit anda bisa dibuat modalin bisnis yang anda inginkan, kemudian anda cek lagi. Apakah anda punya modal-modal lainnya?

Modal-modal lain yang wajib anda punya dalam memulai bisnis modal kartu kredit adalah modal pengetahuan dan modal pengalaman. Limit CC sudah ada tapi anda nggak punya pengalaman dan uang? jangan mimpi! Kuasai dulu ilmunya, ya.

Modal pengetahuan adalah ilmu. Baik secara teoritis maupun non teoritis. Ilmu teoritis bisa anda dapatkan lewat membaca buku-buku. Meski pengalaman adalah guru yang terbaik, menurut saya ilmu teoritis tetap perlu. Minimal, anda tahu dasarnya dulu baru melangkah ke depan.

Selain itu ada juga yang namanya modal pengalaman. Anda buka usaha satu kali nggak mungkin langsung cuan gede. Biasanya kalau cuannya mentok atau paling tidak pasti pernah yang namanya rugi.

Kemudian, kalau semuanya sudah siap: limit kartu kredit, pengetahuan dan pengalaman, saatnya praktik!

Intinya, 3 modal yang harus anda punyai adalah: limit kartu kredit, modal pengalaman dan pengetahuan.