Kartu Kredit dilunasi Setelah Macet Bisa Aktif Lagi?

Kartu Kredit dilunasi Setelah Macet Bisa Aktif Lagi?

Apakah anda pernah berada di momen-momen seperti ini: Punya kartu kredit beberapa tahun lalu, posisinya macet bermasalah dan nggak kebayar, macetnya bertahun-tahun. Kemudian, selang beberapa tahun kemudian ekonomi anda sudah membaik, lalu anda kepikiran buat membayar tanggungan tersebut. Nah, kalau dilunasi begitu, apakah anda bisa mendapatkan kartu kredit tersebut lagi alias kartu kredit yang macet tersebut aktif lagi? Ini adalah pertanyaan yang sangat menarik yang diajukan salah satu peserta kelas credit card revolution.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Ini saya jawab berdasarkan pengalaman saya selama ini, ya. Perlu diingat bahwa jawaban ini bukan berarti jawaban mutlak. So, silahkan disimak pendapat saya berikut ini:
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pertama, anda perlu tahu, ya. Bila kartu kredit anda sudah tidak bayar di atas 1-2 bulan, maka kartu itu sudah tidak bisa diaktifkan lagi apalagi bila macetnya bertahun-tahun. Ini hal mendasar yang harus anda tahu.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Bank tentu sudah memblacklist anda sebagai nasabah karena anda tidak kunjung memperbaiki reputasi anda di mata mereka. Pada kenyataannya lagi, ada beberapa kasus di beberapa murid saya yang sudah dilunasi kartu kreditnya kemudian mereka coba pengajuan lagi. Hal yang terjadi adalah, sampai lebaran kuda pun juga nggak bakal keluar kartu kredit yang diinginkan itu. Jadi jawaban saya adalah: Tidak! Kartu kredit yang macet tersebut, walau anda lunasi, akan tetap tidak aktif kembali. Saran saya, ajukan kartu kredit baru bila anda memang membutuhkannya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Catatan lagi, sebaiknya anda apply kartu kredit baru di bank lain, bukan di bank yang anda pernah macet tersebut. Jadi kalau anda ingin apply kartu kredit mindsetnya anda harus seperti playboy:
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
“cinta ditolak, cari yang lain!” “Apply di bank ini ditolak, anda cari bank lain!”
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, Bila anda memang anda sangat menginginkan apply di bank yang sama, bisa-bisa saja. Cuman, anda harus menunggu 2 tahun lagi sampai BI Checkingnya hilang. Ini pun, setelah 2 tahun belum tentu pasti BI Checking akan terhapus, ya. Opsi lain, anda bisa deposito dengan nominal yang besar di bank yang sama agar history anda dipercaya bank. Cuman, untuk yang satu ini anda kan tidak bisa memastikan akan ada uang buat deposito nominal besar. Begitu, kan?
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
So, saran saya tetap kembali ke prinsip playboy: Cinta ditolak, cari yang lain!

Cukupkah Kartu Kredit 15 JUTA untuk Bisnis ?

Cukupkah Kartu Kredit 15 JUTA untuk Bisnis ?

Ada percakapan menarik di grup member credit card revolution. Pertanyaan ini cenderung tidak jelas. Beliau bertanya begini: “Pak, saya baru dapat kartu 15 juta. Bagaimana buat bisnis? cukupkah buat modal?”

Pertanyaan ini cukup public dan diketahui oleh member Credit Card Revolution pada saat itu. Kembali ke pertanyaan, apakah cukup kartu kredit 15 juta untuk modal bisnis?

Sangat cukup!

Dengan limit kartu kredit 15 juta anda bisa membuka usaha cilok, kopi saset, gorengan dan semacamnya. Pastikan anda tahu besaran rincian dana yang akan keluar.

Bagaimanapun sederhananya usaha anda, anda tetap harus menghargainya. Detail-detail kecil semacam arus keluar masuk, resep dan lain-lain tetaplah wajib anda perhatikan.

Intinya, dengan 15 juta anda tetap bisa melakukan apa saja!

Cuman, kalau anda inginnya buka usaha semacam cafe, restoran dan semacamnya, jelas modal usaha 15 juta ini tidaklah cukup. Perlu anda tahu, untuk membuka cafe saja, setidaknya butuh 200 juta.

Nah, ceritanya, si penanya ini bercerita lagi ke saya. Ternyata, beliau ini sudah pernah punya usaha! Usaha beliau di bidang kayu. Kemudian, rencananya limit 15 juta tersebut akan digunakan untuk scale up bisnisnya. Pertanyaannya kembali lagi: apakah bisa?

Tergantung aspek mana yang akan discale up. Pembagian tetap pada si empunya bisnis. Cuman masalahnya, si penanya ini menghubungi saya via DM instagram.

Bukan saya tidak mau jawab. Justru, kalau misalkan saya jawab di DM instagram, dikhawatirkan akan timbul persepsi yang salah. Saya sangat berhati-hati ketika menjawab pesan di instagram. Maksud saya “A”, eh, ditangkap “B” oleh si penanya.

Ini juga alasan kenapa saya membuka kelas workshop credit card revolution. Lewat kelas, peserta bisa bertatap muka, pembahasan bisa lebih jelas. Diskusi dua arah bisa dijalankan dengan lancar.

Hasilnya, peserta dapat ilmu yang lebih jelas. Nantinya, ketika ilmu ini dipraktikkan, tingkat keberhasilannya akan besar. Terbukti, peserta kelas workshop CCR banyak yang berhasil.

Ini bukan iklan, ya. Anda berhak tidak ikut kelas credit card revolution kalau dirasa tidak perlu. Keputusan ada di tangan anda.

Salam street smart.