Agar Kartu Kredit Tak Rusak, Coba Tips Merawat Kartu Kredit Berikut

Agar Kartu Kredit Tak Rusak, Coba Tips Merawat Kartu Kredit Berikut

Jangan hanya rawat limit kartu kredit. Kartu kreditnya, juga perlu dirawat! Jika kartu kredit digunakan untuk jangka waktu yang lumayan lama, fisik kartu kredit juga bisa rusak. Jika sudah begini, kartu kredit bisa gagal untuk digunakan bertransaksi atau reject karena tidak bisa terbaca alias rusak!

Nah, saya kasih tahu tips merawat kartu kredit agar fisiknya nggak cepat rusak:

  1. Sediakan kartu kredit di dalam dompet khusus untuk kartu
    Terkadang, chip dalam kartu kredit yang rusak membuat transaksi kartu kredit gagal. Untuk itu, sediakan dompet khusus yang terbuat dari bahan alumunium agar fisik kartu kredit awet. Selain itu, menyediakanya juga membuat kartu kredit terhindar dari gesekan-gesekan. Bila dibiarkan tanpa pelindung, chip kartu kredit bisa rusak.
  2. Sediakan plastik kecil untuk melindungi kartu kredit
    Jangan lupa, ketika kartu kredit sudah dimasukkan ke dalam tas, bukan berarti fisiknya sudah terawat, loh. Kartu kredit yang dibiarkan masuk ke dalam tas tanpa pelindung bisa terkikis oleh gesekan-gesekan di dalamnya. Sediakan plastik pelindung yang membuatnya lebih awet.
  3. Gunakan kartu kredit untuk belanja online dibanding offline
    Dengan menggunakan kartu kredit untuk belanja online, maka kartu akan jarang terkena gesek. Namun, sobat street smart juga harus perhatikan untuk tidak sembarangan menaruh informasi di toko online.
  4. Pilih gesek pada mesin EDC deep
    Ternyata, mesin EDC CHIP berpotensi membuat kerusakan pada fisik kartu kredit ketika sering digunakan. Untuk itu, sobat street smart bisa memilih menggunakan mesin EDC deep.

    Lagi pula, saat ini Bank Indonesia sudah membuat peraturan yang mewajibkan penggunaan mesin EDC Deep oleh merchant, meski begitu masih ada beberapa merchant yang menggunakan mesin EDC CHIP.

  5. Hindarkan kartu kredit dari anak-anak dan binatang peliharaan
    Hewan peliharaan yang berkeliaran bisa jadi salah satu perusak fisik kartu kredit. Tau-tau, kartu kredit anda bisa tergigit oleh kucing dan anjing peliharaan. Selain itu, sobat street smart bisa mengindarkanya dari jangkauan anak-anak.

Bagaimana dengan anda? Sudahkah merawat kartu kredit anda?

Ini 3 Rahasia Kaya dengan Kartu Kredit. Anda Sudah Pernah Praktik?

Ini 3 Rahasia Kaya dengan Kartu Kredit. Anda Sudah Pernah Praktik?

Berbagai macam pertanyaan datang ke saya via DM: “Pak, bagaimana rahasia kaya dengan kartu kredit? Boleh diungkap?”

Jujur saja, saya sudah tak kurang mengungkap rahasia kaya dengan kartu kredit lewat media sosial saya. Instagram, facebook dan youtube adalah tempat saya membagikan rahasia ini.

Sebenarnya, prinsip dasar kaya dengan kartu kredit adalah: memanfaatkan celah!

Anda sebagai pemegang kartu kredit wajib mempunyai:

  1. Kreatifitas
  2. Pandai ambil momentum
  3. Pengendalian diri yang kuat

3 Indikator di atas sering saya bagikan di kelas online Credit Card Revolution. Peserta kelas sering saya kasih tahu untuk selalu punya kreatifitas yang oke, punya ide jualan yang menarik sebelum dieksekusi.

Kawan anda jualan daster laris apakah anda juga ikut-ikutan jadi supplier daster? Bisa saja. Cuman, anda wajib punya kreatifitas yang membedakan dengan teman anda ini.

Akan lebih baik lagi kalau barang yang dijual berbeda dengan kawan anda. Tapi tetap, anda harus lihat segmen pasar dan potensinya.

Selain kreatifitas, wajib punya kemampuan ambil momentum. Saya selalu bilang bahwa kartu kredit itu bagaikan leverage. Leverage itu semacam pengungkit agar bisnis anda scale up!

Contoh kartu kredit untuk leverage ini ada pada kasus beli ruko. Misalkan ada ruko dijual murah turun harga dari 1 M ke 600 juta saat itu juga. Nah, anda bisa gunakan kartu kredit untuk membelinya terlebih dahulu. Nantinya, 3 bulan lagi, anda bisa jual ruko itu di harga 1 M. Makin untung kan?

Namun, kreatifitas dan kepandaian ambil momentum nggak cukup kalau anda tidak punya pengendalian diri yang kuat. Percuma anda ingin kaya modal kartu kredit tapi tak punya pengendalian diri.

Di kasih kartu kredit satu udah goyah beli ini itu. Apalagi kalau kartu kreditnya dua, tiga? Ada sale langsung belanja besar-besaran. Gesek sana, gesek sini, tahu-tahu limit kartu kreditnya sudah nipis. Niatnya mau kaya modal kartu kredit tapi yang dilakukan nggak sesuai dengan tujuan.

Ketika saya bilang “Ikut Workshop Credit Card Revolution” malah marah karena dikira saya jualan workshop aja.

Berbicara kaya dengan modal kartu kredit tentu butuh step-stepnya dan anda perlu tau ilmunya dari yang berpengalaman. Ingat, ada quote yang sangat bagus untuk kita semua: “Investasi leher ke atas itu manfaatnya lebih besar daripada investasi leher ke bawah”.

Ayo Berkenalan dengan Kartu Kredit!

Ayo Berkenalan dengan Kartu Kredit!

Kartu Kredit Itu Untuk Apa?
Kartu kredit adalah alat pembayaran berbentuk kartu yang diterbitkan oleh bank penerbit kartu kredit. Sebagai alat pengganti transaksi tunai, kartu kredit memberi banyak kemudahan untuk nasabahnya.

Anda ingin mengajukan pinjaman KTA atau mencicil rumah system KPR? Gunakan kartu kredit untuk memenuhi syaratnya.

Dengan catatan pembayaran kartu kredit yang sehat, anda akan lebih mudah mengajukan pinjaman KTA dan KPR.

Memangnya Apa Bedanya Kartu Kredit dengan Kartu Debit?
Jelas beda! Ketika berbelanja dengan kartu debit, anda menggunakan saldo anda. Sementara ketika transaksi dengan kartu kredit, anda ibarat meminjam saldo dari Bank terlebih dahulu (limit). Untuk mendapatkan kartu kredit juga harus melewati persyaratan yang lebih rumit daripada kartu debit.

Terus, Perusahaan Apa Saja yang Berhak Menerbitkan Kartu Kredit Di Indonesia?
Di Indonesia, secara umum ada perusahaan jasa keuangan yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia.

  1. Visa
    Provider kartu kredit terbesar di dunia ini menerbitkan kartu kredit yang digunakan oleh banyak Negara-negara asia.
  2. Mastercard
    Berkantor pusat di New York, provider kartu kredit ini paling banyak digunakan di Amerika dan Eropa. Meski begitu, area jangkauannya sampai seluruh dunia.
  3. Bank Swasta
    Bank swasta di Indonesia juga menerbitkan kartu kreditnya sendiri. Salah satu contohnya adalah BCA.
  4. JCB
    Provider kartu kredit ini punya lokasi kantor pusat di Tokyo, Jepang dan sudah menerbitkan jutaan kartu kredit termasuk di Indonesia.

Apa Keuntungannya Kalau Saya Memiliki Kartu Kredit?
Kartu kredit punya banyak sekali keuntungan untuk transaksi finansial anda.

  1. Bisa digunakan untuk tracking pengeluaran belanja, tanpa kita harus repot mencatatnya secara manual.
  2. Bisa memberikan dan menjamin tingkat keamanan yang tinggi bagi penggunanya.
  3. Kartu kredit memberi berbagai macam diskon dan promo untuk transaksi di banyak gerai.
  4. Mempermudah pembayaran tanpa perlu menggunakan uang tunai.
  5. Memudahkan transaksi keuangan di luar negeri.
  6. Bisa digunakan sebagai modal bisnis yang efisien dan tanpa ribet.

Bagaimana Bila Saya Ingin Punya Kartu Kredit? Syaratnya Apa Saja?
Saat ini, kartu kredit bisa diajukan secara online. Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi:

  1. Usia minimum pemegang kartu utama adalah 21 tahun
  2. Usia maksimum pemegang kartu utama adalah 60 tahun
  3. Usia minimum pemegang kartu tambahan adalah 17 tahun
  4. Minimum penghasilan perbulan adalah 5 juta.

Syarat ini bersifat umum. Setiap bank punya persyaratan yang berbeda yang juga tidak jauh dengan syarat umum di atas. Ada pula bank yang membolehkan nasabah memiliki kartu kredit dengan minimal penghasilan 3 juta saja.

Haruskah Melampirkan Dokumen Lain Saat Pengajuan Kartu Kredit?
Benar. Ada dokumen lain yang harus disiapkan dalam pengajuan kartu kredit. Pastikan dokumen berikut ini anda lengkapi agar pengajuannya lebih mudah dan cepat.

Bila Kartu Kredit Saya Diterima, Apakah Bisa Naik Limit?
Meski plafon yang diberikan bank terbilang kecil di awal, anda sangat mungkin bisa naik limit. Tentunya, ada beberapa tahapan yang harus anda penuhi agar bank mau menaikkan limit anda.
Biasanya, nasabah yang mempunyai catatan penggunaan kartu kredit dengan baik, akan mudah naik limit daripada nasabah yang baru memakai kartu kredit. Jadi, harap sabar ya.

Amankah Transaksi Kartu Kredit Aman?
Saat ini, transaksi kartu kredit wajib menggunakan PIN. Sistem tanda tangan yang lama digunakan sudah tidak berlaku lagi. Penggunaan PIN pada setiap transaksi kartu kredit dapat meningkatkan keamanan transaksi sehingga nasabah lebih aman dari setiap tindak kejahatan