6 MITOS SEPUTAR KARTU KREDIT DAN IBU RUMAH TANGGA

6 MITOS SEPUTAR KARTU KREDIT DAN IBU RUMAH TANGGA

Kartu kredit bisa dimiliki oleh siapa saja, selama orang tersebut sudah memenuhi syarat untuk mengajukan kepemilikan kartu kredit. bahkan ibu rumah tangga pun juga bisa memilikinya, lho! Dan penawaran ini menjadi salah satu penawaran menarik, mengingat biasanya ibu-ibu ini lebih sering melakukan transaksi pembelanjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Biasanya, ibu rumah tangga memiliki tugas yang sangat sulit dan berat, yaitu harus memiliki manajemen keuangan yang baik untuk memastikan keluarga bisa tercukupi dengan uang yang ada.
Oleh karena itu, seorang ibu rumah tangga harus pintar-pintar dalam menggunakan kartu kredit. mulai dari memanfaatkan promo cicilan 0%, diskon, voucher, dan cashback agar pengeluaran bisa lebih hemat. Di beberapa situasi darurat, kartu kredit bisa menjadi penolong, semisal ketika harus belanja kebutuhan barang di saat suami belum gajian. Kartu kredit bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan berbagai manfaat, tidak salah jika ibu rumah tangga bisa memiliki kartu kredit.
Ibu rumah tangga atau IRT yang tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap terkadang mengalami kesulitan dalam mengajukan kartu kredit. ada beberapa mitos terkait penggunaan kartu kredit oleh IRT yang perlu diperjelas dan diluruskan. Beberapa di antaranya yaitu:
1. Ibu Rumah Tangga Tidak Bisa Megajukan Kartu Kredit
Hal pertama yang bisa menimbulkan pro-kontra adalah mitos jika IRT tidak bisa mengajukan dan memiliki kartu kredit. Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar.
Dalam proses pembuatan kartu kredit, pihak bank biasanya memberikan beberapa persyaratan dan ketentuan khusus, salah satunya adalah penghasilan perbulan. Hal ini dilakukan demi menjamin kemampuan finansial nasabah dalam mengembalikan pinjaman.
Dan hal tersebut menyulitkan para IRT, karena mereka tidak memiliki penghasilan tetap. Walupun demikian, tanpa penghasilan tetap pun IRT masih bisa melakukan pengajuan kepemilikan kartu kredit.
IRT merupakan segmen atau pengguna kartu kredit yang sering melakukan beragam transaksi, dan ini bisa menjadi peluang yang baik. Segala aktivitas keuangan tersebut akan memberikan nilai positif untuk bank.
Oleh sebab itu, beberapa bank mulai membuka peluang untuk para IRT untuk mengajukan kepemilikan kartu kredit. Dengan melalui proses pengecekan riwayat tabungan, menyerahkan infomasi terkai penghasilan suami atau keluarga, dan mensyaratkan sejumlah deposito sebagai jaminan.
Jika kondisi keuangan sudah memenuhi persyaratan, pengajuan kepemilikan kartu kredit akan jadi lebih mudah untuk disetujui. Akan lebih mudah lagi jika pengajuannya dilakukan oleh suami sebagai pemilik kartu utamanya.

2. Ibu Rumah Tangga Tidak Bisa Mendapatkan Credit Score yang Baik
Ibu rumah tangga tidak bisa mendapatkan credit score yang baik? Siapa bilang! Itu hanya mitos semata. Credit score atau skor kredit dipengaruhi oleh semua aktivitas perbankan yang dilakukan, termasuk KPPR, KTA, dan KUR. Jadi, tidak hanya seputar penggunaan kartu kredit saja, ya!
Cara mengelola berbagai pinjaman inilah yang nanti bisa mempengaruhi riwayat dan skor kredit. oleh sebab itu, jangan lupa untuk membayar semua tagihan tepat waktu!

3. Jadi Utang Bersama
Walaupun sudah sepakat dengan pasangan untuk menganggapnya sebagai utang bersama, pihak bank tidak menggunakan anggapan yang sama. Pemegang kartu kreditlah yang bertanggung jawab atas utang tersebut.
Jika menggunakan kartu tambahan, maka yang menjadi penanggung jawab adalah pemilik utama kartu kredit, jadi tidak ada istilah utang bersama.

4. Nantinya Punya Riwayat Credit yang Sama
Hal yang perlu diingat adalah setiap orang memiliki riwayat kredit yang berbeda, jadi sifat credit score ini adalah perorangan. Kecuali jika pengguna dan pasangan mengajukan pinjaman bersama. Dengan cara ini riwayat kredit salah satu pihak bisa mempengaruhi pihak lainnya.
Untuk mencegah hal tersebut, coba lakukan pengajuan kredit secara terpisah dengan menggunakan nama masing-masing.

5. Hanya Orang Kaya yang Bisa Memiliki Kartu Kredit
Salah satu mitos soal kartu kredit yang sering dipercaya banyak orang adalah kartu kredit hanya bisa dimiliki oleh orang kaya saja. banyak yang berpikiran demikian mengingat biaya penggunaannya yang cukup besar seperti biaya tahunan, bunga, sampai dedan keterlambatan.
Padahal sekarang, sudah mulai banyak bank penerbit kartu kredit yang memberikan penawaran ini dengan biaya yang lebih terjangkau. Bahkan ada beberapa bank yang berani menawarkan kartu kredit tanpa biaya tahunan sepeser pun!
Asalkan sudah memenuhi persyaratan, siapa pun bisa mengajukan kepemilikan kartu kredit, termasuk ibu rumah tangga bahkan pelajar sekali pun.

6. Kartu Kredit Hanya Bisa Digunakan untuk Belanja
Dan mitos yang terakhir yaitu para ibu hanya bisa menggunakan kartu kredit untuk berbelanja saja. padahal kartu kredit bisa dipakai untuk beragam keperluan, misalnya bayar tagihan bulanan dan beli tiket pesawat.
Jika seumpama butuh dana darurat, kartu kredit bisa jadi penolong.
Itu tadi beberapa mitos terkait kartu kredit untuk ibu rumah tangga. Percaya atau tidak itu semua kembali ke diri masing-masing, dan akan lebih baik jika mengecek benar tidaknya tiap mitos sebelum mempercayainya.
Jika kartu kredit digunakan dengan tepat, ini bisa menjadi pilihan menguntungkan bagi pemiliknya, termasuk ibu rumah tangga.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian percaya atau tidak dengan mitos tersebut?

INI DIA 7 MANFAAT KARTU KREDIT BUAT KAUM IBU TUNGGAL!

INI DIA 7 MANFAAT KARTU KREDIT BUAT KAUM IBU TUNGGAL!

Bagi seorang single mom atau ibu tunggal, mengurus permasalahan rumah tangga sendiri bukanlah hal yang mudah dan sepele. Apalagi kali kalu masih punya anak yang masih balita, kebutuhan yang dibeli pun pasti tidaklah sedikit. Apalagi harus menyiapkan dana darurat jika tiba-tiba ada kebutuhan mendadak.
Memiliki kartu kredit bisa menjadi penolong, lho! Apalagi saat dalam kondisi terdesak, ada banyak keuntungan tentunya, asalkan bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar. Di bawah ini adalah beberapa manfaat kartu kredit untuk para ibu tunggal:
1. Ubah Transaksi Menjadi Cicilan
Keuntungan pertama yang bisa dirasakan adalah bisa mengubah transaksi menjadi cicilan. Ini bisa mempermudah proses manajemen keuangan keluarga.
Pengeluaran bisa diubah untuk membeli barang atau membayar tagihan menjadi pengeluaran tetap yang dibayar perbulannya. Semisal pengguna ingin membeli kulkas seharga Rp 2.500.000. Jika tidak menggunakan kartu kredit, dana yang perlu dikeluarkan untuk membeli kulkas tersebut secara tunai sebesar Rp 2.500.000. Tapi jika menggunakan kartu kredit, pembelian tersebut bisa diubah menjadi cicilan 3, 6, atau 12 bulan.
Dengan begitu, arus kas bisa tetap terjaga sehingga kondisi finansial tetap stabil serta kebutuhan lain tetap bisa terpenuhi. Jika ada pengeluaran harian seperti makan di restoran atau supermarket, bisa menggunakan kartu kredit daripada pakai uang tunai.
Semua pengeluaran tadi nanti akan diakumulasi jadi satu dan bisa dibayar setelah tanggal cetak tagihan atau maksimal pada tanggal jatuh tempo. Jika memiliki catatan yang lengkap, ini bisa mempermudah proses pelacakan pengeluaran.

2. Bisa Tarik Tunai
Keuntungan lainnya yang bisa dirasakan ibu tunggal yakni memungkinkan untuk melakukan transaksi tarik tunai. Ini bisa dilakukan jika mendadak butuh uang tunai sedangkan tanggal gajian masih lama atau belum menerima bayaran dari klien.
Ini bisa jadi penyelamat di saat darurat atau saat butuh uang cepat.

3. Dapat Banyak Promo
Untuk bisa menarik nasabah baru, bank penerbit akan melakukan penawaran promo khusus dengan beragam keuntungan, salah satunya adalah cicilan 0%
Cicilan 0% ini tentu menjadi sebuah penawaran yang menarik karena bisa membantu meringankan kondisi keuangan.
Tidak hanya promo cicilan 0% saja, masih banyak promo lainnya yang bisa digunakan, seperti promo cashback, reward poin, voucher khusus, hingga diskon.

4. Membantu Mengontrol Pengeluaran
Kartu kredit bisa membantu para ibu tunggal untuk mengontrol pengeluaran dengan lebih baik. Dengan menggunakan fitur rincian pengeluaran di tagihan kartu kredit, para ibu tunggl bisa mengecek dan mengontrol pengeluaran secara efektif.
Tidak hanya itu saja, menggunakan kartu kredit juga bisa melacak pengeluaran dan mendeteksi di mana saja uangnya digunakan. Ini bisa dijadikan evaluasi perkiraan pengeluaran mana yang bisa diminimalisir agar lebih hemat.

5. Meningkatkan Skor Kredit
Teruntuk para ibu tunggal yang ingin mengajukan pinjaman seperti KPR atau KTA yang plafonnya lebih besar, skor kredit menjadi salah satu faktor penting yang patut diperhitungkan.
Bank tidak akan memberikan persetujuan pinjaman jika skor kredit buruk. Tapi jika skor kredit bagus, maka persetujuan pinjaman akan jadi lebih mudah.
Cara efektif yang bisa dilakukan oleh para ibu tunggal untuk menaikkan skor kredit adalah dengan menggunakan kartu kredit. pastikan untuk sering menggunakan kart kredi dan membayar tagihan tepat waktu.

6. Memudahkan Proses Pembayaran Belanja Online
Buat para ibu tunggal yang doyan belanja online, kartu kredit bisa memudahkan pembayaran transaksi online. Sebagai orang yang sibuk akibat pekerjaan dan anak-anak, kemudahan transaksi online bisa sangat berguna untuk para ibu tunggal. Dengan memakai kartu kredit, membayar tagihan atau membeli barang secara online bisa dilakukan dengan aman dan mudah.

7. Jadi Modal Usaha Tambahan
Untuk ibu tunggal yang sedang butuh modal tambahan untuk buka usaha tapi tidak ingin mengajukan kredit baru, bisa gunakan kartu kredit. Namun jumlah modal yang didapatkan tentu terbatas, sesuai dengan limit masing-masing kartu kredit. bisa dibilang cara ini termasuk ampuh dan tidak perlu buka ‘lubang’ lagi.
Itu tadi adalah beberapa manfaat kartu kredit untuk para ibu tunggal yang bisa membantu saat-saat darurat, apalagi saat tanggal gajian masih lama atau biaya dari klien belum cair.
Namun penggunaan kartu kredit juga harus dilakukan dengan baik dan bijak. Perlu diingat bahwa ini adalah dana pinjaman yang harus dilunasi di kemudian hari. Pastikan jika penggunaan kartu kredit sesuai dengan kemampuan finansial dan membayar tagihan tepat waktu. Jangan sampai tergoda untuk membeli barang tidak diperlukan hanya karena ada program cashback atau diskon, tapi bukan barang yang sedang diperlukan. Dengan penggunaan kartu kredit yang bijak, seorang ibu tunggal bisa mendapatkan manfaat tambahan dan mengatasi kebutuhan finansial sehari-hari dengan lebih mudah.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian sependapat dengan penjelasan di atas?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds