JOKOWI MINTA KEMENTERIAN, LEMBAGA, DAN PEMDA PAKAI KARTU KREDIT PEMERINTAH

JOKOWI MINTA KEMENTERIAN, LEMBAGA, DAN PEMDA PAKAI KARTU KREDIT PEMERINTAH

Presiden Joko Widodo mengharapkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (pemda) untuk menggunakan kartu kredit pemerintah (KKP) untuk pembelanjaan produk-produk dalam negeri. Menurutnya, penggunaan KKP menjadi salah satu pendukung percepatan sistem keuangan digital yang inklusif.
Dijelaskan bahwa kunci untuk bisa terus bertumbuh dan berkembang adalah inovasi. Untuk kaitannya dengan perekonomian, pemerintah terus berinovasi terkait penyediaan sistem pembayaran berbasis digital dan perlindungan terhadap masyarakat. Jokowi menuturkan jika inovasi dalam sistem pembayaran berbasis digital harus terus dikembangkan.
Penggunaan KKP sendiri juga harus terus diperkuat agar bisa memudahkan belanja barang pemerintahan pusat dan daerah, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dan mempermudah pertanggungjawaban penggunaan belanja pemerintah.
Di samping itu, Jokowi juga mendesak untuk terus mengembangkan dan memperkuat konektivitas pembayaran di kawasan ASEAN seperti Qris antarnegara, serta mendukung perkenomian dan inklusi keuangan di kawasan ASEAN.
Jokowi berharap Qris antarnegara dan KKP bisa mendorong peningkatan transaksi UMKM, baik melalui pembelanjaan produk-produk dalam negeri dan memperluas akses jaringan ke internasional.
Walaupun inovasi digital masih dalam tahap pengembangan, Jokowi meminta untuk tetap dilakukan dengan hati-hati karena pengembangan inovasi keuangan digital ini harus melihat antisipasi risiko, keamanan konsumen, dan perlindungan konsumen.
Jokowi juga menambahkan jika mitigasi risiko ini harus dihitung dengan hati-hati, bagaimana regulasi dan pengawasan, pemantauan, serta implikasi terhadap nilai tukar juga keberlanjutan adopsi standar internasionalnya.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian sependapat dengan penjelasan di atas?

JOKOWI MURKA! POLISI BURU-BUKA LAGI KASUS INDOSURYA

JOKOWI MURKA! POLISI BURU-BUKA LAGI KASUS INDOSURYA

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan perkembangan terkini seputar pembukaan kembali kasus penyelewengan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan bahwa pembukaan kasus Indosurya saat ini sudah memasuki tahap penyelidikan. Setidaknya ada enam laporan polisi yang diselidiki.
Beliau menjelaskan bahwa sudah ada 6 Laporan Polisi (LP) yang telah dibuka kembali dan saat ini sedang memasuki tahap sidik. Terkait prosesnya sendiri, polisi telah mengantongi saksi, korban hingga barang bukti berupa beberapa kerugian yang terjadi di waktu dan tempat yang berbeda. Korban yang berbeda dan adanya beberapa saksi serta kerugian. Dan perbuatan tersebut banyak memakan korban serta waktu kejadian dan tempat yang berbeda. Hal-hal itulah yang kali ini sedang diusut oleh Tim Penyidik. Beliau juga berharap jika kasus ini bisa segera naik ke tahap penyidikan.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Adrianto menjelaskan jika pihaknya bergerak cepat untuk menanggapi arahan Mafud MD terkait kasus ini. Respon tersebut muncul setelah melakukan rapar kordinasi yang dilakukan akhir pekan lalu yang membahas soalnya vonis bebas tersangka pemiliki Indosurya, Hendry Surya. Beliau menyatakan bahwa itu kesempatan rapat, dan disuruh untuk segera laksanakan saja. Menko Polhulkam sudah menyampaikan bahwa negara tidak boleh kalah.
Agus mengklaim sudah mengambil beberapa tindakan, salah satu di antaranya adalah berkoordinasi dengan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana. Presiden Joko Widodo sendiri sebelum juga sudah marah dan memberikan ultimatum kepada penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus-kasus di lembaga keuangan, termasuk Indosurya.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan pernyataan di atas?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds