PERJALANAN HIJRAH IVAN GUNAWAN: STOP CLUBBING DAN TUTUP SEMUA KARTU KREDIT

PERJALANAN HIJRAH IVAN GUNAWAN: STOP CLUBBING DAN TUTUP SEMUA KARTU KREDIT

Setelah tahun ini menunaikan ibadah haji, presenter Ivan Gunawan mrngakui dirinya berusaha untuk berhijrah dan meninggalkan dunia yang selama ini digelutinya. Apalagi dengan usianya yang terus bertambah.

Dirinya mengatakan bahwa sekarang dia lebih dewasa. Seiring bertambahnya usia, tanggung jawabnya juga sudah berbeda. Kalau dulu dirinya tidak punya apa-apa, dia tidak harus memikirkan apapun. Untuk sekarang, kalau mau berbuat sesuatu, harus mikir dua kali—tidak bisa lagi hidup semaunya.

Dirinya mengakui bahwa dia sudah berupaya untuk mulai meninggalkan beberapa kebiasaan yang kurang baik selama ini demi bisa mewujudkan keinginannya untuk berhijrah. Dia memutuskan untuk tidak mau clubbing, menyentuh hal-hal yang berhubungan dengan alkohol, dan party yang tidak penting.

Ivan mengaku setelah menjalankan ibadah haji kemarin, dia ingin terus mengenal Islam lebih dalam. Dia mulai membangun pergaulan baru yang lebih sehat dan juga berusaha untuk mengatur kondisi keuangannya sesuai dengan syariat Islam. Dia berusaha untuk menjauhi riba—dengan menutup semua kartu kreditnya.

Sudah Benarkah Cara Ivan Gunawan Gunting Kartu Kredit?

Sudah Benarkah Cara Ivan Gunawan Gunting Kartu Kredit?

Dunia entertainment lagi dihebohkan dengan keputusan Ivan Gunawan. Gimana enggak, keputusan Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini luar biasa bikin penonton ikutan deg-degan.

Kebalikannya, saya merasa lega.

Keputusan Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini termasuk salah satu hal yang kontroversial. Namun, lewat langkah ‘berani’ nya ini akhirnya doi bisa menghentikan jebakan betmen yang selama ini singgah.

Saya tegaskan. Ini bukan kesalahan kartu kreditnya, bukan.

Boros tidaknya anda tergantung bagaimana anda mengelola kartu kredit yang anda punyai. Bila memang untuk konsumtif, sebaiknya sih punya 1 hingga 2 kartu kredit aja udah cukup.

Di kasus Ivan Gunawan ini, doi udah bilang kalau kartu kreditnya dipakai buat hal-hal konsumtif. Jadi, tak mengapa bila sekiranya digunting. Namun, bila kartu kredit dipakai untuk modal bisnis, maka seharusnya pikir-pikir lagi kalau mau gunting kartu kredit.

Eh, eh, tunggu. Saya ini memperhatikan satu hal di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini:

Bener nggak sih cara Ivan Gunawan gunting kartu kredit? Sudah bener apa belum, ya?

Jangan salah, loh. Ada dua tahapan yang harus anda perhatikan sebelum gunting kartu kredit:

  1. Pastikan chip kartu kredit sudah terpotong
    Kalau memang niatan ingin memotong kartu kredit, pastikan chip kartu kredit sudah terpotong. Meskipun kartu kredit anda potong dengan tetap meninggalkan chip secara utuh, itu akan tetap bisa digunakan di mesin edc. Jadi, pastikan dulu sebelum membuang potongan kartu kredit ke tempat sampah.
  2. Pastikan kartu kredit sudah tertutup sempurna
    Sebelumnya, pastikan kartu kredit yang mau anda potong kudu zero saldo. Semua bank, jika kurang bayar itu susah ditutup. Namun, beberapa bank, jika lebih bayar itu bakalan juga susah ditutup. Loh, loh kok gitu? emang gitu.

Di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini, sebaiknya Ivan memastikan 14 hari masa kerja kedepan agar bank sudah menutup kartu kreditnya secara sempurna.

Tunggu notifikasi dari bank bahwa kartu kredit sudah tertutup sempurna. Nah, ini nih. Gimana bila nggak ada notifikasi dari bank? Apakah artinya kartu kredit belum tertutup secara sempurna?

Bisa jadi sih, iya.

Harusnya, setelah 14 hari masa kerja itu, Ivan Gunawan harus menghubungi lagi pihak bank agar memastikan kartu kredit sudah tertutup sempurna.

Dua hal di atas memang sekiranya harus diperhatikan ketika akan menutup kartu kredit. Salah langkah dalam menutup kartu kredit berakibat kartu kredit disalahgunakan pihak lain. Di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit, saya rasa Ivan harus cek lagi ke bank untuk 14 hari kedepan biar CC tertutup secara sempurna.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds