Bagaimana Mekanisme Kerja Debt Collector Saat Menagih Hutang Nasabah?

Bagaimana Mekanisme Kerja Debt Collector Saat Menagih Hutang Nasabah?

Gimana perasaan anda ketika mendengar kata ‘Debt Collector?’

Bayangan anda mungkin akan jatuh pada sosok cerewet dengan muka sangar yang terus-terusan meneror buat bayar utang. Benar?

Well, bayangan ini tak sepenuhnya salah. Beberapa dan sebagian debt collector di Indonesia memang sering diasosiasikan dengan wajah sangar nan cerewet ala preman yang siap mendatangi rumah anda kapan saja. 

Tapi, kalau dibilang profesi debt collector itu identik dengan muka tak ramah, ini nggak sepenuhnya benar. Mekanisme kerja debt collector ini sebenarnya ada beberapa poin yang harus diketahui oleh nasabah dan debt collector itu sendiri:

    1. Debt Collector Hanya Diperbolehkan Menagih Utang yang Macet
      Penagihan kartu kredit secara jelas tertulis di aturan BI. Disebutkan bahwa jasa penagihan hanya bisa melakukan tagihan kartu kredit pada utang yang macet. Utang macet sendiri terjadi ketika terlambat mencicil sudah lewat 6 bulan.
    2. Debt Collector Harus Memiliki Identitas yang Jelas
      Administrasi debt collector biasanya selalu diketahui oleh bank penerbit kartu kredit. Seorang debt collector bisa diketahui identitas resminya lewat kartu identitas resmi yang dikeluarkan secara sah oleh perusahaan penyedia layanan penagihan utang.

      Anda sebagai nasabah punya hak untuk mengetahui identitas resmi tersebut. Anda juga berhak untuk komplain ke bank penerbit kartu kredit tempat anda meminjam bila sang debt collector tidak bisa menunjukkan identitas resmi. 

    3. Dalam Praktiknya, Debt Collector Tidak Boleh Menagih dengan Kekerasan Fisik Maupun Verbal
      Seorang debt collector yang ketahuan menagih dengan kekerasan verbal dan fisik bisa anda laporkan. Memang, dalam aturan etikanya seorang debt collector haruslah bekerja secara profesional. Bersikap tegas tidak selalu sama dengan bertindak keras yang justru membuat nasabah trauma.
    4. Tidak Boleh Menagih Kepada Keluarga Dekat Nasabah yang Nggak Berutang
      Kalau ada debt collector sampai berani menagih utang dan meneror keluarga anda, segera laporkan. Mereka yang tak pernah berutang tidak boleh dijadikan sasaran amukan debt collector. Debt collector hanya boleh meminta nasabah yang berhutang untuk melunasi tanggungan mereka. Dalam praktiknya, debt collector juga dilarang untuk melakukan tagihan yang bersifat terlalu meneror.

Dengan mengetahui mekanisme kerja debt collector, sebagai nasabah anda punya hak untuk melaporkan debt collector yang bekerja tidak sesuai etika. Tapi, sebagai pihak yang ditagih anda juga harus sadar diri untuk segera melunasi utang.