Berutang adalah salah satu hal yang sangat ingin dihindari oleh mayoritas masyarakat. Tapi karena kondisi yang mendesak, ada beberapa orang yang terpaksa harus berutang, apalagi jika ada banyak kebutuhan mendesak.
Tidak sering generasi milenial disebut sebagai generasi yang paling boros dan termasuk ke dalam generasi yang memiliki utang terbanyak. Pernyataan ini pun disetujui oleh survei yang dilakukan Real Estate Witch.
Berdasarkan laporan Yahoo! Finance, Real Estate Witch menjelaskan bahwa 75% generasi milenial di Amerika Serikat memiliki utang rata-rata sebesar US$ 117 ribu (sekitar Rp 1,7 miliar). Dan utang kartu kredit menjadi utang yang paling umum bagi generasi milenial. Lebih dari dua pertiga generasi memiliki utang kepada perusahaan penyedia kartu kredit untuk biaya kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan hasil survei, 67% generasi milenial mempunyai utang kartu kredit dengan rata-rata US$5.349 (sekitar Rp81,1 juta), 48% pinjaman mahasiswa, 42% pinjaman pribadi, 40% utang mobil, dan 33% utang jangka panjang untuk pembelian properti.
Dikatakan bahwa sangat sulit untuk bisa melunasi utang miliaran dalam jangka waktu 5 tahun, terutama jika yang diprioritaskan adalah kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan. Utang bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan mental seseorang. Survei menemukan jika 41% dari generasi milenial yang merasa pesimis dengan keuangan mereka dan 32% menyesal sudah berutang.
Lalu bagaimana cara melunasi utang bagi kaum milenial? Kaum milenial diharuskan untuk membuat rincian catatan keuangan yang meliputi berapa banyak utang yang dimiliki, besar bunga pada setiap utang, dan jumlah pembayaran utang setiap bulannya. Tetapkan juga tujuan kapan utang akan dilunasi.
Dianjurkan juga untuk memiliki rekan atau teman yang bisa membantu dalam mengelola keuangan, semisal menjadi pengingat jika ingin melakukan pengeluaran, mengontrol pemasukan, pengeluaran, catatan keuangan, dan membantu proses menabung.
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian termasuk milenial yang bisa berhemat atau milenial yang boros sampai suka berutang banyak?




