JELANG AKHIR TAHUN, TRANSAKSI KARTU KREDIT MAKIN NAIK?!

JELANG AKHIR TAHUN, TRANSAKSI KARTU KREDIT MAKIN NAIK?!

Menjelang akhir tahun, transaksi kartu kredit mengalami kenaikan. Hal ini bisa terjadi karena kondisi ekonomi yang mulai membaik dan aktivitas masyarakat yang mulai meningkat setelah pandemi Covid-19 sudah terkendali.

Mendekati penghujung tahun 2022, perbankan mulai gencar menawarkan berbagai macam promo menarik untuk memacu transaksi kartu kredit dikarenakan daya konsumsi masyarakat yang mulai meningkat menjelang akhir tahun.

Menurut data dari Bank Indonesia (BI), transaksi kartu kredit di sepanjang Sembilan bulan pertama tahun ini sudah mencapai 250,4 juta transaksi atau naik 23,4% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Nilai transaksinya sendiri pun sudah mencapai Rp 231,8 triliun atau meningkat 33,4% YoY.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga menyetujui adanya pertumbuhan transaksi kartu kredit yang menunjukkan tren positif. Perseroan kemudian memanfaatkan momentum ini untuk memberikan berbagai jenis penawaran menarik agar nasabah tetap aktif bertransaksi.

Hingga November 2022, transaksi kartu kredit BNI meningkat di atas 15% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau secara YoY.

Untuk total outstanding kartu kredit BNI sendiri hingga November sudah tumbuh di atas 3% secara YoY. Sementara per September 2022, outstanding-nya mencapai Rp 12,1 triliun, mengalami kenaikan 3.7% YoY.

General Manager Divisi Kartu BNI Grace Situmeang menanggapi bahawa transaksi kartu kredit BNI menjelang akhir tahun menunjukkan perkembangan yang baik yang didukung dengan dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik dan meningkatnya transaksi pasca pandemi Covid-19 sehingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong naiknya transaksi kartu kredit., baik melalui belanja online maupun offline selama periode Harbolnas dan Natal-Tahun Baru.

Di tahun depan, Grace optimis bahawa bisnis kartu kredit BNI bisa terus meningkat walaupun pertumbuhan ekonomi diramala akan lebih rendah dari tahun ini akibat perlambatan ekonomi global dan naiknya inflasi, yang nantinya bisa membuat daya konsumsi masyarakat menurun.

BNI memproyeksikan bahwa nilai transaksi kartu kredit bisa tumbuh di atas 10% YoY pada tahun depan. BNI akan terus memberikan berbagai penawaran dan program menarik untuk membantu pemegang kartu kredit dalam memenuhi kebutuhan.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga merasakan hal yang serupa. Di penghujung tahun ini, BCA menawarkan beragam promo kartu kredit. Promo ini bisa didapatkan tidak hanya untuk belanja offline saja tapi juga online di berbagai e-commerce dan juga memenuhi kebutuhan terkait travelling.

Hera F. Haryn selaku EVP Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA menyebutkan bahwa BCA memberikan nilai tambah kepada pengguna kartu kredit secara konsisten dengan menghadirkan promo menarik di berbagai segmen. Ia juga menambahkan bahwa nilai transaksi kartu kredit BCA per Oktober 2022 menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan sebesar Rp 66 triliun, atau 38% dari periode yang sama tahun lalu. Naiknya transaksi kartu kredit ini ditopang oleh sektor hiburan serta makanan dan minuman.

Jumlah kartu kredit yang diterbitkan per Oktober pun sudah mencapai 4,2 juta kartu atau naik 3% YoY. BCA akan terus memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi kartu kredit, salah satunya yaitu merilis fitur contactless. BCA berusaha untuk terus bekerjasama dengan berbagai macam mitra bisnis dalam memberikan manfaat istimewa dalam memennuhi kebutuhan nasabah yang beragam.Pihak BCA berharap bahwa bisnis kartu kredit masih bisa terus perkembang di setiap tahunnya.

Jadi bagaimana menurut kalian? Kira-kira apakah transaksi kartu kredit bisa meningkat pesat mengalahkan transaksi tahun ini?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds