TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

Marketplace kartu ‘BidenCash’ mengaku telah membocorkan database miliknya berupa 2.165.700 data kartu debit dan kredit yang bisa diakses secara gratis oleh semua warganet!
Alih-alih disembunyikan, mereka malah mengumumkan kebocoran data besar ini ke forum hacker untuk mencari jangkauan yang lebih luar dan mencari perhatian sebanyak-banyaknya. Kebocoran ini terjadi tepat pada saat perayaan ulang tahun pertama perusahaan tersebut.
Berdasarkan penjelasan dari firma keamanan Cyble yang pertama kali menemukan kebocoran ini, informasi ssesitif yang terbongkar di publik cukup banyak. Setidaknya ada 740.858 kartu kredit, 811.676 kartu debit, dan 293 kartu kredit.
Dari jumlah tersebut, puluhan ribu diketahui adalah duplika, namun masih ada 2.141.564 data yang benar-benar berbeda (unique), menurut Andrea Draghetti selaku Kepala Intelijen Ancaman D3Lab. Kumpulan data berupa informasi yang bisa diidentifikasi secara pribadi seperti nama, email, nomor telepon, dan detil kartu pembayaran, termasuk tanggal kadaluarsa kartu dan kode CVV, dengan tanggal kadaluarsa kartu hingga 2052.
Draghetti menjelaskan jika basis datanya mencangkup sekitar 497.000 alamat email, dengan total lebih dari 28.000 domain. Data tersebut bisa menjadi amunisi untuk penipuan phishing dan kampanye penipuan lainnya di masa mendatang.
Sayangnya, para peneliti masih belum bisa membeberkan berapa banyak informasi valid dari data yang telah dibocorkan. Ada kemungkinan juga jika data-data tersebut disalahgunakan oleh penipu dan penjahat dunia maya.
Pihak Cyble menyebutkan jika keberadaan alamat email dan informasi lengkap yang disebut Fullz oleh penjahat dunia maya bisa membuat korban rentan terhadap serangan lain seperti phishing, pencurian indentitas, dan penipuan, jauh melewati masa kadaluwarsa rincian kartu mereka.
BidenCash sendiri sudah berdiri dan aktif sejak 28 Februari 2022 dan berada di posisi kelima berdasarkan total volume dalam peringkat yang dibuat firma Flashpoint. Dan BidenCash sendiri bukan satu-satunya yang platform yang memanfaatkan kebocoran kartu kredit dan digunakan secara gratis untuk kegiatan promosi, ada platform All World Cards yang juga mempromosikan dirinya pada Agustus 2021 saat membocorkan 1.000.000 kartu kredit secara gratis di berbagai forum peretasan.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kejahatan dunia maya dengan menyalahgunakan informasi pribadi ini bisa dikurangi?

TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

Marketplace kartu ‘BidenCash’ mengaku telah membocorkan database miliknya berupa 2.165.700 data kartu debit dan kredit yang bisa diakses secara gratis oleh semua warganet!
Alih-alih disembunyikan, mereka malah mengumumkan kebocoran data besar ini ke forum hacker untuk mencari jangkauan yang lebih luas dan mencari perhatian sebanyak-banyaknya. Kebocoran ini terjadi tepat pada saat perayaan ulang tahun pertama perusahaan tersebut.
Berdasarkan penjelasan dari firma keamanan Cyble yang pertama kali menemukan kebocoran ini, informasi sensitif yang terbongkar di publik cukup banyak. Setidaknya ada 740.858 kartu kredit, 811.676 kartu debit, dan 293 kartu kredit.
Dari jumlah tersebut, puluhan ribu diketahui adalah duplikat, namun masih ada 2.141.564 data yang benar-benar berbeda (unique), menurut Andrea Draghetti selaku Kepala Intelijen Ancaman D3Lab. Kumpulan data berupa informasi yang bisa diidentifikasi secara pribadi seperti nama, email, nomor telepon, dan detil kartu pembayaran, termasuk tanggal kadaluarsa kartu dan kode CVV, dengan tanggal kadaluarsa kartu hingga 2052.
Draghetti menjelaskan jika basis datanya mencangkup sekitar 497.000 alamat email, dengan total lebih dari 28.000 domain. Data tersebut bisa menjadi amunisi untuk penipuan phishing dan kampanye penipuan lainnya di masa mendatang.
Sayangnya, para peneliti masih belum bisa membeberkan berapa banyak informasi valid dari data yang telah dibocorkan. Ada kemungkinan juga jika data-data tersebut disalahgunakan oleh penipu dan penjahat dunia maya.
Pihak Cyble menyebutkan jika keberadaan alamat email dan informasi lengkap yang disebut Fullz oleh penjahat dunia maya bisa membuat korban rentan terhadap serangan lain seperti phishing, pencurian indentitas, dan penipuan, jauh melewati masa kadaluwarsa rincian kartu mereka.
BidenCash sendiri sudah berdiri dan aktif sejak 28 Februari 2022 dan berada di posisi kelima berdasarkan total volume dalam peringkat yang dibuat firma Flashpoint. Dan BidenCash sendiri bukan satu-satunya yang platform yang memanfaatkan kebocoran kartu kredit dan digunakan secara gratis untuk kegiatan promosi, ada platform All World Cards yang juga mempromosikan dirinya pada Agustus 2021 saat membocorkan 1.000.000 kartu kredit secara gratis di berbagai forum peretasan.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kejahatan dunia maya dengan menyalahgunakan informasi pribadi ini bisa dikurangi?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds