Polisi menyatakan jika robot trading ATG milik crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo tidak berizin. Polisi menduga 25 ribu orang member ATG menjadi korban penipuan dengan kerugian hingga Rp 9 triliun.
Ada beberapa aset berupa kendaraan mewah milik Wahyu Kenzo yang disita oleh pihak kepolisian, antara lain 3 unit mobil mewah miliaran rupiah dan dua 2 motor besar hingga tiga vespa mewah senilai miliaran rupiah. Kendaraan sitaan ini sudah terparkir di halaman Polresta Malang Kota sebagai barang sitaan. Diperkirakaan bahwa kendaraan mewah ini dibeli dengan uang hasil investasi robot trading ATG.
Fakta baru pun ditemukan oleh polisi, yaitu robot trading milik crazy rich Surabaya ini tidak mengantongi izin alias ilegal!
Selain Wahyu Kenzo, Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim dan Polresta Malang Kota turut menetapkan Raymond Enovan selaku marketing robot trading ATG sebagai tersangka. Di samping itu, penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan crazy rich Surabaya ini, termasuk memeriksa istri Wahyu Kenzo, Anggie dan penampung rekening sebagai saksi.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami lebih lanjut rekening para korban dan siapa saja yang terlibat dalam dugaan investasi robot trading ATG, sehingga polisi nantinya akami memiliki skema prioritas pengembalian uang korban oleh tersangka.
Kasus penipuan ini bermula ketika polisi mendapatkan laporan yang gagal menarik dana dari aplikasi robot trading ATG. Lalu tersangka menjanjikan para investornya memberikan keuntungan mencapai Rp 30 juta tiap dua minggu.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kasus robot ATG bisa mendapatkan akhir yang layak?
Tag: atg
REVIEW ATG X SOEGEE FUTURES: SKEMA PONZI ATAU REAL TRADING?
Kali ini ada update-an terbaru dari salah satu robot trading paling fenomenal di Indonesia. Siapa lagi kalau bukan robot trading ATG. Dikabarkan bahwa robot trading ini ternyata masih berjalan sampai hari ini dan membuat produk yang bisa dipakai di broker mana pun. Kita masih ingat bahwa dulu ATG menggunakan Lego Market sebagai broker, tapi setelah ditelusuri ternyata Lego Market itu scam, ATG memutuskan untuk memindahkannya ke Soegee Futures.
Bisa dibilang nasib ATG ini sudah seperti zombie—hidup segan, mati pun tak mau. MT4 masih jalan, tapi WD-nya hanya bisa diambil pakai lego coin yang notabene harganya jauh merosot dan nyaris 0, lebih tepatnya sekitar 0,069 rupiah. Kemudian ada yang memasang EA ATG di broker Soegee dan hasilnya bisa dibilang not bad. Setelah dipindah ke Soegee Futures, sejauh ini masih tidak ada selama sebulan belakangan ini. Tapi karena masih berjalan sebulan, belum bisa dipastikan apakah hasilnya bisa sekonsisten saat masih pakai Lego Market. Nanti perkembangan ATG di broker Soegee bisa dilihat kalau nanti ada event-event besar nantinya dan apakah robot trading ini bisa bertahan hingga bertahun-tahun atau tidak.
ATG sah-sah saja memasarkan produk baru yang bisa dipakai di broker mana pun ini, tapi hal itu tidak lantas membuat ATG bisa mengembalikan lagi reputasinya yang sudah terlanjur jelek karena kasus sebelumnya. Kok bisa begitu? Karena hampir semua member ATG ini masih bertransaksi di Lego Market, tapi pencairan WD-nya pake coin sampah yang bahkan dibelikan mainan lego pun masih kurang. Kalau memang pihak managemen ATG ingin memperbaiki nama baiknya yang sedang tercoreng supaya tidak dianggap perusahaan yang doyan money game, kenapa tidak dipindahkan saja semua dana member ke broker yang baru kalau memang EA-nya sudah bagus? Tinggal dipindahkan, jalankan, selama brokernya punya lisensi legal dari BAPPEBTI, tidak akan masalah. Kenapa harus dibuat ruwet? WD masih dibatasi, WD-nya pun pakai coin sampah.
Kalau memang produknya sudah bagus, pindahkan saja dananya ke Soegee. Kalo dananya pake lego coin, sama saja duitnya ilang. Depo pakai rupiah, WD pakai lego coin. Padahal lego coin tidak terdaftar secara legal sepagai aset crypto di Indonesia. Kalau memang perusahaannya melakukan ponzi, ya sudah. Ngaku ponzi saja macam NET89. Berurusan sama polisi atau tidak itu dipikir nanti. Walaupun duit melayang, setidaknya keadilan harus ditegakkan setinggi-tingginya. Rasa sakit ketika melihat mereka berfoya-foya dan dipamerkan di sosmed di mana mereka bisa seperti itu karena uang member itu sakitnya berlipat-lipat.
Menurut kalian, setuju atau tudak kalau semua dana yang ada di Lego Market dipindahkan ke Soegee Futures?





