Semenjak dicabutnya aturan PPKM beberapa waktu yang lalu, kegiatan ekonomi perlahan mulai menggeliat dan mendorong adanya keyakinan terhadap kenaikan transaksi kartu kredit. selama ini, masyarakat perlahan mulai familiar dengan pembayran digital terutama dengan kartu kredit.
Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI)Steve Marta menyebutkan bawha pencabutan PPKM ini disambut baik oleh masyarakat dikarenakan mereka akan lebih sering melakukan aktivitas di luar ruangan seperti melakukan perjalanan atau berbelanja yang bisa bisa menaikkan bisnis atau pun transaksi kartu kredit.
Beliau juga menambahkan jika pada tahun 2019 mengalami titik puncaknya, dengan rata-rata transaksi per bulan mencapai Rp 2,5 triliun. Namun pada 2020-2021, kartu kredit menjadi bisnis yang paling berdampak akibat pandemi dan juga masyarakat tidak melakukan kegiatan yang membatasi transaksi. Bahkan pada masa pandemi bisnis kartu kredit mengalami kontraksi hingga 50%. Untungnya di tahun 2022, bisnis kartu kredit mulai mengalami kenaikan secara perlahan. Tren positif ini diharapkan bisa meningkat dan bisa melewati hasil di tahun 2019 dan 2022.
GM Divisi Bisnis Kartu BNI Grace Situmeang menyatakan bahwa beliau setuju dengan AKKI. Beliau mengharapkan tahun ini kinerja kartu kredit bisa lebih optimal dan mengalami peningkatan secara signifikan. Tahun lalu pun pertumbuhan kartu kredit sudah menunjukkan angka yang membaik setelah pandemi dan bertumbuh hingga akhir 2022.
Beliau juga mengharapkan bahwa tahun 2023 ini bisnis kartu kredit bisa bertumbuh pesat atau bahkan rebound seperti sebelum pandemi. Untuk kisi-kisinya sendiri, beberapa bank mulai melakukan pengembangan layanan dan fitur secara kontinu untuk bisa meningkatkan pasar pengguna kartu kredit.
Setelah pandemic, pola belanja online pun masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam berbelanja. Oleh karena itu, bank mulai mengembangkan beberapa proyek seperti melakukan kerja sama dengan partner e-commerce, fasilitas kemudah cicilan 0% dan juga loyalty poin. Ini bisa digunakan saat melakukan pembelian kebutuhan sehari-hari dan dikarenakan aturan PPKM yang sudah dicabut, event-event offline pun mulai bermunculan seperti travel fair dan sebagainya. Selain itu juga di dalamnya juga termasuk optimalisasi akuisisi bagi kalian yang apply denan digital acquisition.
Diharapkan bahwa di tahun 2023 ini kartu kredit bisa mengalami kenaikan yang positif dan signifikan, serta bisa lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu pertumbuhan bisnis kartu kredit hingga dua digit menjadi wishlist utama di tahun 2023.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan penjelasan di atas?




