Supaya Aman, Hindari Double Swipe Kartu Kredit

Supaya Aman, Hindari Double Swipe Kartu Kredit

Kemudahan alat pembayaran berupa mesin EDC (Electronic Data Capture) saat ini bisa didapatkan di banyak tempat. Mesin yang memiliki tombol dengan layar kecil ini sering digunakan merchant untuk memfasilitasi transaksi kartu kredit.

Sebagai pemilik kartu kredit, cobalah lebih berhati-hati saat melakukan transaksi, terutama dengan penggesekan ganda (double swipe). Transaksi double swipe ini adalah aktivitas kasir di toko dengan dua kali penggesekan kartu debit maupun debit nasabah saat sedang melakukan pembayaran jasa dan barang.

Jadi, saat awal transaksi dilakukanlah penggesekan pada mesin EDC. Mesin EDC ini digunakan dengan tujuan untuk identifikasi data ke lembaga penerbit kartu kredit. Kemudian, dilakukanlah penggesekan pada alat card reader milik toko yang terintegrasi dengan sistem. Inilah yang dinamakan dengan tindakan double swipe.

Sudah sejak lama tindakan ini terjadi di Indonesia. Biasanya, toko-toko yang menerima pembayaran dengan memakai kartu sudah lama mempraktikkan hal ini.

Banyak nasabah kartu kredit yang masih berfikir bahwa tindakan ini sepele, serta tidak memberikan dampak. Nyatanya, tindakan double swipe seharusnya tidak boleh dilakukan oleh merchant. Ini karena adanya potensi pencurian database. Saat kartu digesek pada mesin kasir, data nasabah akan masuk ke merchant. Biasanya sih, data tersebut dipakai untuk keperluan bisnis. Secara tegas, hal ini dilarang oleh Bank Indonesia.

Khawatir data tersebut disalahgunakan? Coba deh beberapa tips berikut ini:

  1. Pastikan anda memperhatikan proses transaksi kartu kredit pada mesin EDC. Bila dirasa kasir akan melakukan penggesekan kedua, tolak secara tegas.
  2. Laporkan tindakan pada customer service bank jika mendapatkan praktik membahayakan tersebut. Kasus duplikasi (double swipe) ini ditemukan dalam beberapa kasus.

Pada kasus yang lumayan ekstrim, data yang dicuri bisa digunakan untuk membuat kartu palsu yang bisa dipakai transaksi online.

Pihak merchant sebenarnya punya alasan untuk melakukan swipe up. Proses double swipe ini digunakan untuk memvalidasi pembayaran konsumen. Pihak merchant pun menjamin data tidak bocor karena tersimpan di server perusahaan.

Well, bagaimana menurut sobat street smart semua? Setuju atau kontra kah dengan proses double swipe?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *