Para Penjual Masker dengan Harga Ugal-Ugalan Harus Pahami Etika Bisnis

Para Penjual Masker_dengan Harga Ugal-Ugalan_Harus Pahami Etika Bisnis

Para Penjual Masker dengan Harga Ugal-Ugalan Harus Pahami Etika Bisnis

Kabar dua pasien asal kota Depok yang dirawat akibat virus corona jadi pemberitaan hangat banyak masyarakat. Seiring dengan munculnya virus corona di Indonesia, banyak banget pihak yang dengan tega menjual masker dengan lonjakan harga yang nggak masuk akal. Belum lagi, beberapa online shop ada yang menjual masker hingga harga 14 juta per boxnya. 

Sebagai Manusia, Dalam Berbisnis, Jangan Semata Mementingkan Keuntungan. Ada Beberapa Etika Bisnis yang Harus Anda Pahami

Berbisnis butuh profit? harus. 

Anda harus bisa memutar roda bisnis sampai modal yang dikeluarkan bisa tertutupi. Selain itu, anda juga harus mendapatkan profit agar bisnis bisa semakin berkembang terus. 

Tetapi, dalam meraih profit anda tidak boleh serakah. 

Dalam teori Hill dan Jones, Bisnis harus dibedakan antara yang benar dan salah. Setiap pemimpin perusahaan harus mempertimbangkan keputusan terkait masalah moral dalam berbisnis. 

Etika bisnis ini sangat diperlukan buat semua pengusaha agar terbangun kesadaran moral sehingga praktik semacam dirty business (bisnis kotor) nggak akan muncul. Harusnya sih, setiap perusahaan punya aturan yang bisa dipakai untuk mengarahkan seluruh karyawan agar bisa menjalankan usaha dengan baik dan benar. 

Etika Bisnis yang baik itu kira-kira seperti ini:

    1. Tidak Merugikan Bisnis Lain

      Ketika anda berjualan sambil menjegal kompetitor anda dengan cara-cara kotor, sama halnya anda merugikan pebisnis lain.

    2. Tidak Membuat Suasana Tidak Kondusif

      Bila seorang pebisnis melakukan teknik marketing sampai membuat situasi tak kondusif, sama saja hal tersebut melanggar etika. Di tahun 2019, ada salah satu produk yang membuat iklan orang hilang sebagai salah satu teknik pemasaran produk. Aluh-alih viral, teknik pemasaran produk tersebut justru mendapatkan protes dari masyarakat karena telah membuat khawatir. 

    3. Menghargai Kondisi dan Punya Empati

      Pebisnis juga harus mengerti empati. Alangkah tak elok bila menjual masker dengan kenaikan harga yang terlampau jauh dari harga aslinya. Apalagi di kondisi yang sedang genting ketika virus corona menyebar. 

Berbisnis sih memang harus profit ya. Tapi, kalau terlampau berlebihan namanya adalah serakah. Seorang pebisnis yang baik adalah yang mampu menempatkan diri dan mampu ambil kebijakan yang nggak menyengsarakan orang lain. 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *