Memilih Karyawan Loyal Buat Usaha Harus Perhatikan Poin Berikut Ini

Memilih Karyawan Loyal Buat Usaha Harus Perhatikan Poin Berikut Ini

Awal mula mendirikan usaha, tentu segala hal serasa mudah dan bisa ditangani oleh beberapa tenaga saja. Seiring waktu, ketika usaha makin berkembang, ada banyak hal yang harus dilakukan. Anda tak bisa mengandalkan tenaga beberapa orang saja. Perlu tambahan bantuan agar segala urusan nggak kelabakan.

Sayangnya, beberapa HRD sering salah mengambil karyawan yang salah. Test karyawan yang nggak tepat seringkali bikin perusahaan mendapat karyawan model anget-angetan. Nah, biar nggak salah memilih karyawan, berikut ini beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk memilih karyawan:

    1. Perhatikan Dulu CV Karyawan Sebelum Anda Menghubungi Calon Lebih Lanjut

      Sebelum menghubungi karyawan, anda bisa seleksi CV terlebih dahulu. Anda bisa menyeleksi calon karyawan lewat pengalaman kerja yang pernah dilakukan. Jangan lupa untuk memperhatikan detail perusahaan sebelum anda mengambil orang. Bila pengalaman kerja sebelumnya sangat nyambung dengan kualifikasi yang dibutuhkan, anda bisa mempertimbangkan untuk menghubungi.

      Selain itu, anda juga bisa melihat keloyalan seseorang lewat berapa lama dia bekerja. Jika sebelumnya dalam satu tahun si calon karyawan sudah sering ganti-ganti pekerjaa, bisa jadi si calon karyawan tipe kutu loncat. Namun, anda tetap bisa mempertanyakan alasan mengapa calon karyawan sering ganti-ganti pengalaman.

    2. Test Karyawan Sesuai Kualifikasi yang Dimiliki

      Jangan lupa buat test karyawan sesuai dengan kaulifikasi. Bila memang anda membutuhkan seorang editor video, test kemampuan secara on the spot. Jangan lupa melihat bagaimana dia menyelesaikan masalah.

    3. Cek Sosial Media Karyawan

      Sekarang ini, media sosial merupakan salah satu cerminan seseorang. Meski tak semua orang membeberkan seluruh jati dirinya di media sosial, setidaknya bakal terlihat bagaimana cara seseorang bermain media sosial lewat unggahan yang ia bagikan.

      Bila calon karyawan punya kecenderungan membagikan hal-hal negatif, bisa jadi ia punya kecenderungan dengan hal tersebut. Mengecek media sosial calon karyawan merupakan cara meminimalisir kemungkinan buruk terjadi.

    4. Beri Masa Probation (Percobaan)

      Jika tidak ingin salah langkah, beri dulu masa probation pada calon karyawan. Masa probation umumnya dilaksanakan selama 3 bulan. Selama waktu itu, anda bisa menilai bagaimana kinerja seorang calon karyawan bedasarkan caranya menyelesaikan masalah.

Itulah tadi beberapa hal yang bisa anda jadikan taktik memilih karyawan yang tepat dan loyal. Perhatikan beberapa hal diatas. Anda bakal menjumpai orang yang tepat.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *