Kenapa Harus Pilih Kartu Kredit?

Kenapa Harus Pilih Kartu Kredit?

Jika Anda tengah menggunakan utang, jenis utang apa yang digunakan?

Kartu kredit, KPR, KTA atau jenis utang lainnya?

Lalu sebenarnya apa kelebihan dan kekurangan yang Anda dapatkan dari penggunaan jenis utang tersebut?

Saya akan coba menjelaskannya kepada Anda.

 

 

Jika kita membahas mengenai jenis utang, mungkin kartu kredit adalah salah satu pilihan yang terbaik.

Apa saja kemudahannya?

Terdapat Kemudahan dalam Penggunaan Kartu Kredit

Anda bisa menggunakan atau mendapat pinjaman pada kartu kredit hanya dengan modal status Anda, misalnya dengan status Anda sebagai seorang karyawan.

Lalu bagaimana dengan persyaratannya?

Syaratnya tentu sangat mudah, praktis dan yang terpenting tidak adanya jaminan yang diberikan ketika Anda mengajukan.

 

 

Hal ini tentu berbeda dari pengalaman Saya saat mengajukan utang ke bank.

Saat itu pihak bank menanyakan mengenai ada tidaknya jaminan yang Saya miliki.

Dari situ Saya meminjam jaminan milik saudara dan membawa jaminan tersebut ke bank.

Setelah itu Saya diberi pertanyaan kembali oleh pihak bank tentang bisnis apa yang Saya miliki.

Dengan jujur Saya menjawab “Usaha Saya ngutang”.

Dari perkataan itu, Saya pun mulai berdebat dengan pihak bank dengan mengatakan “Bahwa utang juga termasuk salah satu jenis usaha“.

      

Namun usaha Saya tetap gagal untuk mendapat pinjaman, sebab pihak bank mengatakan syarat utang selain mempunyai jaminan juga harus memiliki usaha dan pekerjaan.

Dan jika Anda mempunyai usaha, legalitasnya juga harus lengkap seperti adanya NPWP, SIUP dan TDP yang umurnya minimal 2 tahun.

Jadi artinya Saya harus menunggu 2 tahun untuk bisa mengajukan utang.

Celakanya 2 tahun kemudian ketika Saya mengajukan lagi ke bank yang sama dengan membawa semua persyaratan beserta kelengkapan berkas yang dibutuhkan, SAYA TETAP DITOLAK.

Kenapa ditolak?

Pihak bank beranggapan rekening Saya tidak dalam kondisi bagus.

Lalu dengan tegas Saya pun menjawab,

“Jika rekening Saya bagus, Saya tidak perlu mengambil utang”

Karena Saya mengajukan pinjaman justru untuk mengembangkan bisnis dan memperbaiki rekening Saya.

 

 

Berbicara lagi mengenai utang, siapa yang berani memberikan Anda pinjaman hingga ratusan juta hanya dengan modal fotocopy KTP, NPWP, slip gaji dan tanpa adanya jaminan?

Teman? Jika hanya 1 – 2 juta, teman mungkin bisa membantu.

Tetapi jika pinjaman sudah mencapai ratusan juta ditambah tanpa adanya jaminan mungkin akan sangat sulit didapatkan.

Jadi, the only one option adalah Kartu Kredit atau Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Tetapi Saya tidak menyarankan untuk menggunakan KTA, sebab KTA sendiri sifatnya tidak fleksibel bila dibandingkan dengan Kartu Kredit.

Kartu kredit sendiri memiliki pola yang cocok untuk teman-teman yang ingin membuka usaha, 

Kartu kredit sangatlah fleksibel

Artinya Anda tidak akan dikenakan biaya apapun jika Anda tidak menggunakannya

Berbeda dengan penggunaan KTA.

Pola KTA itu seperti ketika akan menaiki taksi, kita memanggil taksi terlebih dahulu, setelah taksi datang dan kita menaikinnya, argo otomatis akan jalan.

Artinya Anda menggunakannya atau tidak, angsuran akan tetap terus berjalan.

Inilah awal mula kebanyakan orang bisa terjerumus dalam masalah utang.

Bisnis itu sifatnya naik turun, dan KTA mempunyai sifat yang flat alias tidak naik dan tidak turun.

Hal ini tentu akan mengacaukan para pebisnis pemula dan tidak menutup kemungkinan kedepannya akan sangat berbahaya.

 

 

Pola utang sendiri adalah “Ketika ia butuh, ia akan mencari

Mungkin akan jadi masalah jika saat ia butuh, ia tidak mendapatkan apa yang ia butuhkan.

Disini lagi-lagi kartu kredit memiliki peran penting dan sangat membantu ketika Anda membutuhkan dana secara tiba-tiba.

Dengan menggunakan kartu kredit, Anda bisa “Sedia Payung Sebelum Hujan”.

Artinya Anda bisa memakainya ketika Anda sedang membutuhkan.

 

 

Pada hukum perbankan sendiri disebutkan bahwa agunan adalah solusi terakhir penyelesaian masalah

Jadi kalau sampai terjadi masalah, maka masalah kita sebenarnya hanya sampai terkena blacklist pada kartu kredit

Jika Anda berhutang dengan menggunakan jaminan, kemudian bisnis yang Anda kelola gagal, otomatis jaminan akan tersita.

Hal itu akan sangat berbahaya bagi aset Anda.

Dengan berbekal paham mengenai tata cara penggunaan dan SOP serta mengetahui jalannya sistem, maka kartu kredit sangat cocok digunakan untuk para newbie atau pemula.

Inilah yang nantinya akan Saya bahas di buku baru Saya CCR For Newbie [ Beli Disini ].

Buku CCR For Newbie sendiri diperuntukan untuk orang-orang yang benar-benar awam atau newbie dengan yang namanya kartu kredit.

Tetapi jika Anda ingin ke tahap yang lebih lanjut, Anda bisa mengikuti kelas Saya di Credit Card Revolution [Jadwal Lihat Disini] , di CCR kita akan membahas secara MORE HIGH SPEED.

 

 

Kembali lagi pada permasalahan utang.

Ketika Anda berhutang dengan saudara ataupun teman, kemudian Anda tidak mampu untuk membayarnya, maka yang Anda dapatkan adalah sanksi sosial.

Artinya Anda akan dikucilkan atau bahasa jawanya “dirasani“.

Jika hal itu terjadi, tentu nama baik Anda akan rusak.

Anda akan di cap tidak baik di kalangan Anda, dan Anda harus ingat bahwa cap tidak baik akan susah untuk di hilangkan.

Tetapi jika Anda macet atau bermasalah di kartu kredit, biarpun Anda seorang tokoh masyarakat, Anda akan tetap menjadi seorang tokoh masyarakat.

Anda hanya akan ter-list di BI Checking.

Namun begitu BI Checking Anda selesaikan, dalam jangka waktu 6 bulan Anda sudah bisa mengajukan kredit kembali.

Oleh sebab itu Saya katakan sekali lagi bahwa kartu kredit akan aman digunakan saat Anda memahami prosedur SOP beserta sistemnya

Maka bijaklah dalam menggunakan

Share if you like this



About Roy Shakti
Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.