Ini yang Harus Dilakukan Saat Mendapatkan Transferan Ghaib dari Pinjol Ilegal

Ini yang Harus Dilakukan Saat Mendapatkan Transferan Ghaib dari Pinjol Ilegal

Heboh nasabah PT. Bank BNI mendapat transferan ghaib dari sebuah perusahaan PT. Syaftraco dengan nominal 1.511.000. Kejadian ini dicuitkan oleh akun twitter @indiratendi. Padahal, menurut pengakuannya, tidak pernah dilakukan pengajuan pinjaman online dengan nominal tersebut.

Sumber : Twitter @indiratendi

Dalam akun twitternya, @indiratendi mengaku mendapatkan transferan ghaib dengan nominal tersebut, kemudian googling untuk mengetahui jenis pinjaman online tersebut. Indira mengaku khawatir bila tiba-tiba tagihan datang beserta bunga. Ia berasumsi bahwa kejadian ini terjadi karena nomer rekeningnya tersebar di media sosial lewat akun donasi Buku Anak Indonesia.

Usut punya usut, ternyata yang bersangkutan pernah melakukan akses situs pinjaman online ilegal dan pernah menginput data sekian-sekian. Namun, sayangnya sudah dilakukan input data dan akses ke seluruh kontak dan galeri. Mungkin inilah yang menyebabkan data yang bersangkutan disalahgunakan.

Menanggapi kejadian ini, Tongam pun memberikan beberapa tips apa saja yang perlu dilakukan bila tiba-tiba ada transfer dana dari pinjol illegal:

  1. Simpan dana tersebut. Jangan menggunakan uang tersebut.
    Perlu diperhatikan, saat mendapati kejadian seperti ini, hindari untuk khilaf menggunakan dana untuk suatu hal. Simpan dana tersebut, saat adanya penagihan coba sampaikan bahwa anda tidak merasa meminjam dan siap untuk mengembalikan dana sesuai dengan jumlah yang ditransfer.
  2. Blokir seluruh kontak yang mengirimkan teror tagihan
    Bila cara ini tidak mempan, anda bisa memblokir seluruh nomer kontak yang terindikasi mengirimkan teror. Kemudian beritahukan kerabat dan teman-teman anda bila mendapatkan intimidasi yang mengatasnamakan namamu, untuk segera memberi klarifikasi kejadiannya.

Itu dia beberapa cara yang bisa dicoba bila kejadian seperti ini menimpa anda. Berbicara mengenai PT Syaftraco, ternyata perusahaan ini merupakan salah satu penyelenggara jasa transfer dana. Perusahaan ini mempunyai produk instamoney yang sudah tercatat mempunyai izin dari Bank Indonesia (BI)

Tongam Tobing menduga bahwa aktivitas transaksi tersebut dilakukan oleh pinjaman online ilegal melalui jasa transfer dana lewat PT Stayftraco. Kemungkinan, nasabah pernah mengakses situs pinjaman online kemudian melakukan login data. Meski belum dilakukan apply pengajuan kredit, namun hal ini juga berdampak pada disalahgunakannya data nasabah.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *