Ilusi Cicilan

ilusi cicilan

ilusi cicilanBanyak orang berpikiran bahwa “cicilan itu lebih murah dan gampang prosesnya”.

Namun kenyataan yang Saya temui justru penyebab nomor satu orang-orang yang bermasalah di kartu kredit adalah CICILAN.

Akhirnya tidak sedikit orang yang terjebak dengan ilusi cicilan.

Nah, disini Saya akan membahas sedikit tentang ILUSI CICILAN.

Terkadang sebagai manusia kita terbuai dengan yang namanya cicilan, entah itu cicilan 0% atau jenis cicilan lainnya.

Padahal tidak sedikit bank menjebak kita dengan permainan kata-kata.

Seperti saat kita datang ke bank untuk deposito, pihak bank pasti mengatakan bahwa bunga deposito yang diberikan sangat tinggi, misalnya sebesar 6,5%, tetapi hitungannya pertahun, bukan perbulan.

Tetapi jika kita melakukan kredit ke bank, bunga yang ditawarkan oleh pihak bank hanya sepersekian persen, seolah-olah bunganya rendah padahal hitungannya perbulan, bukan pertahun.

Inilah yang harus kita pahami.

Jika Anda menggunakan kartu kredit sebagai modal bisnis, cicilan akan sangat berbahaya jika Anda tidak mengetahui kapan timing yang tepat untuk merubah cicilan.

Rejeki Itu Misteri, Angsuran Itu Pasti

CONTOH

Mungkin tidak sedikit dari kita akan merubah cicilan ketika sedang kepepet.

Kasus yang banyak terjadi ada pada cicilan 0% selama 3 bulan.

Yang harus kita pahami dari cicilan 0% selama 3 bulan adalah :

Jika kita mengasumsikan penggunaan kartu kredit sebesar Rp 100.000.000,-

Maka bulan depan Anda diharuskan membayar cicilan sebesar Rp 33.300.000,-.

[divider style=”0″]

Apabila bulan depan Anda mampu membayar sebesar Rp 33.300.000,-

Maka cicilan 0% adalah cara terbaik untuk membayar, sebab pembayaran cicilan Anda dikenakan tanpa bunga.

[divider style=”0″]

Sebaliknya ketika bulan depan Anda tidak mampu membayar sebesar Rp 33.300.000,-.

Biasanya yang akan Anda dilakukan adalah kembali menggesek kartu kredit untuk membayar cicilan tersebut.

[divider style=”0″]

Artinya yang terjadi adalah bunga-berbunga atau istilahnya Compounding Interest, dan compounding interest itu sangat berbahaya dalam kredit.

Salah satu yang dapat mengindikasikan masalah dalam cicilan adalah KTA (Kredit Tanpa Agunan).

Jika Anda mendapatkan dana KTA sebesar Rp 50.000.000,- ternyata yang Anda gunakan untuk bisnis hanya sebesar Rp 20.000.000,-.

Artinya bisnis Anda sedang menanggung beban bunga sebesar 2,5 kali lipat. Ini yang harus Anda pahami.

Saat Anda mendapatkan dana KTA sebesar Rp 50.000.000,-, namun yang Anda gunakan hanya sebesar Rp 20.000.000,-.

Kira-kira sisa dana sebesar Rp 30.000.000,- akan Anda gunakan untuk apa?

Tentu Anda akan berpikir bahwa sayang jika sisa dananya tidak digunakan, akhirnya Anda gunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya.

Itulah kenapa banyak orang “macet“.

 Bisnis yang tidak bagus akan terlihat bagus.

 Barang yang tidak penting akan jadi penting.

 Barang yang tidak diinginkan menjadi diinginkan.

Akhirnya pemakaian tidak sesuai dengan jalur awal dan Anda akan terjebak dengan cicilan-cicilan yang harus Anda bayar dan tentu hal itu akan jadi masalah kedepannya.

Maka sebelum Anda merubah cicilan, periksa terlebih dahulu apakah Anda mampu untuk membayar cicilan tersebut?

Jika Anda mampu, maka itu adalah pilihan terbaik bagi Anda.

Sebab sebenarnya cicilan hanya bagus dalam hal pembelian barang-barang.

Seperti ketika Anda ingin membeli handphone tetapi Anda tidak sanggup bila membayar secara tunai, Anda bisa melakukan pembayaran dengan cara cicilan.

Tetapi cicilan akan sangat berbahaya jika Anda gunakan untuk berbisnis, sebab dunia bisnis tidak bisa diprediksi dan tentu belum jelas bagaimana keadaannya.

Maka dari itu berhati-hatilah dengan cicilan, lebih baik Anda menggunakan dana talangan. Beres!

Share If You Like This. 🙂

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.