Dengan semakin meningkatnya literasi keuangan masyarakat, makin banyak pula orang yang mulai memanfaatkan kartu kredit maupun paylater. Apalagi dengan banyaknya promo yang ditawarkan jika bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit ataupun paylater.
Dalam pratiknya sendiri, konsep paylater dan kartu kredit bisa dibilang sama. Perusahaan pemberi pinjaman akan menalangi kewajiban pengguna. Umumnya, penggunakan menggunakan fasilitas ini untuk membeli barang elektronik, tiket penerbangan, booking hotel, sampai belanja kebutuhan rumah tangga di e-commerce.
Metode paylater dan kartu kredit memang bisa memberikan keuntungan bagi sebagian orang yang membutukan barang dalam kondisi terdesak namun uang uang dimiliki belum mencukupi. Perlu diketahui, paylater maupun kartu kredit bisa menimbulakn dampak buruk untuk cash flow jika terlalu sering dipakai.
Ada beberapa tips yang bisa dipakai agar bisa terhindar dari jerat utang berkepanjangan akibat penggunaan paylater atau kartu kredit yang berlebihan. Apa saja itu?
1. Beli Barang Sesuai Kebutuhan, Bukan Keinginan
Boleh saja berbelanja, tapi usahakan belanja ketika ada budget. Usahakan untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan agar tidak keblabalasan.
2. Sisihkan Gaji untuk Investasi
Godaan belanja dan gaya hidup yang konsumtif akan membuat masyarakat sulit menabung atau menyisikan yang untuk berinvestasi. Memulai investasi bisa dilakukan dengan menggunakan modal yang minim, seperti investasi reksa dana yang bisa dilakukan hanya dengan modal Rp 100 ribu.
3. Belanja Sesuai Kemampuan
Di e-commerce, ada beragam diskon beragam bertaburan di sana. Usaha untuk tidak mudah tergoda karena bisa menguras tabungan. Gunakan promo atau diskon yang ada di e-commerce untuk membeli kebutuhan yang benar-benar perlu dibeli, bukan untuk mengincar harga murah atau promo buy one get one.
Kesimpulannya adalah belanja yang tidak sebanding lurus dengan kemampuan finansial bisa berakibat fatal jika uang bulanan tidak bisa menutup pengeluaran belanja saat menggunakan kartu kredit ataupun paylater. Jadi gunakanlah dengan bijak jika tidak ingin terjerat utang.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian sependapat dengan tiga tips di atas?





