Feedback yang Cerdas Dibutuhkan Untuk Perkembangan Bisnis

Feedback yang Cerdas Dibutuhkan Untuk Perkembangan Bisnis

Perkembangan bisnis di Indonesia akhir-akhir ini melaju sangat pesat, saat ini banyak orang memilih terjun didunia bisnis, mulai dari bisnis kuliner, bisnis ternak, bisnis properti hingga segala macam bisnis lainnya termasuk bisnis asongan dan kaki lima. Untuk yang ingin memulai berbisnis, setidaknya mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kemajuan dalam berbisnis, faktor-faktor pendukungnya antara lain faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal yaitu sumber daya manusia yang ikut andil dalam bisnis tersebut misalnya dengan adanya manajer, staff serta karyawan didalamnya, kemudian faktor eksternal adalah faktor yang berada diluar bisnis tetapi berpengaruh terhadap keberhasilan bisnis itu sendiri, salah satunya adalah konsumen.

Berbicara tentang konsumen, konsumen sendiri sudah menjadi salah satu tolak ukur yang penting dalam perkembangan bisnis, masalahnya tidak semua konsumen dapat secara jujur memberikan tanggapannya, mungkin karena kebanyakan orang Indonesia masih menganut budaya sungkan.

Feedback yang Cerdas Dibutuhkan Untuk Perkembangan Bisnis
Negara kita sendiri memang dikenal sebagai negara dengan penduduk yang baik dan ramah. Orang Indonesia cenderung sangat sopan dan berhati-hati dalam urusan berbicara, mereka lebih suka mengeluarkan kata-kata yang membuat orang lain merasa senang daripada melontaran sebuah kritikan, termasuk kaitannya dengan hal berbisnis.

Sebagai contoh ketika seseorang baru saja membuka usaha dibidang kuliner, pastinya orang tersebut akan mengundang keluarga atau kerabat terdekatnya untuk mencoba menu kuliner yang disajikan, ketika ditanya soal rasa mereka cenderung memberikan feedback yang positif atau mengucapkan kata-kata pujian hanya karena tidak ingin membuat tersinggung. Feedback positif sendiri sebenarnya tidak begitu bermanfaat untuk perkembangan bisnis, tidak adanya masukan hanya membuat bisnis kita jalan ditempat dan tidak berinovasi.

Berbeda ketika bisnis kita sudah dihadapkan langsung dengan real konsumen, mereka lebih bisa memberikan tanggapannya, entah positif atau negatif, sebagai contoh bisnis yang sedang marak saat ini adalah bisnis online, bagi mereka mendapatkan feedback positif dibisnis online sangat penting, karena mereka beranggapan dengan adanya feedback positif tentu membuat rating bisnis online mereka naik dan secara otomatis akan berpengaruh pada meningkatnya jumlah konsumen. Namun ketika mereka mendapat feedback berupa kritikan biasanya sebagian dari mereka enggan menanggapi, merasa tersinggung, kecewa atau mungkin terkesan menyerang balik hanya karena mereka berpikir bisnis yang ia jalankan sudah benar.

Mungkin kita sudah mulai harus berpikir bahwa feedback negatif tidak hanya menerima kritikan, cibiran atau hinaan tanpa adanya solusi tetapi sebuah kritikan juga dapat mengarah pada perkembangan dan kemajuan dalam bisnis itu sendiri, semakin banyak kritikkan dan masukan yang kita terima maka semakin kita tahu dimana letak kekurangan pada bisnis kita, dengan begitu kita dapat melakukan evaluasi serta memberikan inovasi-inovasi terbaru agar bisnis yang dijalankan mampu bertahan ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Maka dari itu mulai dari sekarang kita bisa merubah pandangan bahwa sebetulnya sebuah kritikan bisa menjadi poin positif bagi perkembangan dan kemajuan bisnis kita.



About Roy Shakti
Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *