Di Penghujung 2020, Inilah 3 Bank Dengan Sistem Paling Rawan Diretas?

Inilah 3 Bank Dengan Sistem Paling Rawan Diretas_

Sobat street smart, anda pasti notice kalau saya sering memberikan info seputar kelebihan-kelebihan di kartu kredit. Anda pun pasti juga merasakan keunggulannya selama ini. Kartu kredit, meski bentuknya plastik, tapi manfaatnya sangat besar. Anda bisa gunakan untuk buka bisnis maupun scale up usaha. Tak perlu drama-drama layaknya mencari modal usaha lain cair.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Namun, kali ini berbeda.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Di tulisan ini saya akan membahas kelemahan di kartu kredit. Memangnya ada, Pak Roy? Wah, namanya juga produk manusia ya pasti adalah kelemahannya, Bos! Tujuan saya membongkar kelemahan di kartu kredit bukan karena ada tendensi tertentu untuk menjelekkan bank yang disebut. Ini murni berbagi pengalaman sebagai pengguna kartu kredit. Nah, harapannya juga supaya bank yang tersebut bisa introspeksi dan meningkatkan sistemnya. So, bank mana saja yang sistemnya perlu di upgrade?

  1. Bank Mandiri⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Beberapa DM dari followers saya curhat terkait kasus bank ini. Jadi, banyak yang cerita kalau ada oknum tertentu mengaku sebagai petugas bank mandiri. Oknum tersebut berpura-pura memberikan penawaran untuk kenaikan limit dan sebagai syarat approval. Bilangnya sih butuh kode OTP supaya prosesnya gampang.
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Parahnya nih, banyak sekali yang gaptek dan mau-mau aja memberikan OTP ke oknum tersebut. Padahal, OTP tersebut bisa saja kode untuk transaksi bukalapak, tokopedia dan semacamnya.
  2. Bank BNI
    Kasus di bank BNI ini juga lumayan banyak. Modusnya oknum menembak OTP beberapa kali ke calon korban yang kemudian gagal. Cara ini tentu membuat calon panik. Nah, beberapa saat kemudian ada telepon call center yang nomor ujungnya itu sangat mirip dengan bank BNI.
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Sedikit cerita, saya pun juga korban yang pernah kena. Buat yang nggak terbiasa telepon call center pasti mengira telefon ini dari bank BNI. Lalu, call center gadungan ini tanya: “apa benar Bapak/Ibu ada transaksi sekian sekian sekian?”. Kalau ditanya begitu otomatis kita panik dong. Kemudian dengan dalih meminta kode pembatalan (yang aslinya OTP) tersebutlah calon korban terperangkap.
  3. Bank BRI⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    Berdasarkan curhatan followers saya, mostly kejadian kebobolan itu di bank BRI. Beberapa case bahkan membuktikan kalau transaksi bisa bypass tanpa OTP. Ini trully terjadi. OTP belum dimasukin, eh tiba-tiba approve aja. Ditakutkan, kalau ada pihak nakal, celah ini akan dimanfaatkan untuk menarik dana. Bahkan juga beberapa case, meski kartu sudah diganti, permintaan OTP ada lagi.

So, itulah dia 3 bank dengan sistem yang perlu diupgrade. Tahun sebentar lagi berganti, semoga ada perbaikan. Juga semoga tulisan ini bisa jadi feedback untuk bank-bank tersebut.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

2 Comments

  1. Mau nanya pak Roy,apakah ada jasa aplly kartu kredit buat pemula,karna saya pernah aplly tp ditolak,tolong bantuanya

    1. Halo Sudarto,
      Banyak, tapi kami tidak merekomendasikan keamanannya. Karena saat apply kartu kredit, akan menyerahkan data pribadi. Lebih baik, silahkan join kelas Workshop CCR. Nanti akan diajari trik bagaimana apply kartu kredit. Bapak dilokasi mana? agar kami info jika ada kelas didekat lokasi bapak.

      Terima kasih
      Ritz Academy Team IT

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *