TOKO ONLINE SHOPEE DAN TOKOPEDIA BAKAL KENA PAJAK? INI KATA PEMERINTAH!

TOKO ONLINE SHOPEE DAN TOKOPEDIA BAKAL KENA PAJAK? INI KATA PEMERINTAH!

Pemerintah sedang memfinalisasi peraturan baru yang mewajibkan platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, Lazada, BliBli, dan BukaLapak untuk memungut dan menyetorkan pajak penghasilan (PPh) dari transaksi para penjual di platform mereka.

Rencananya kebijakan ini akan dikenakan pada toko online yang memiliki omzet tahunan antara Rp 500 juta hingga Rp 4,8 miliar, lewat skema pemotong final PPh sebesar 0,5%.

Kebijakan ini digadang-gadang bertujuan untuk menciptakan kesetaraan perlakuan perpajakan antara pelaku UMKM online dan offline.

Langkah ini adalah bagian dari upaya memperkuat basis penerimaan negara, di tengah turunnya penerimaan pajak di semester pertama 2025.

Pemerintah Akan Tunjuk Marketplace sebagai Pemungut Pajak

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rosmauli mengatakan bahwa mereka membenarkan jika saat ini pemerintah tengah menyusun aturan ini.

Untuk saat ini, rencana penunjukan marketplace sebagai pemungut pajak masih dakan tahap finalisasi aturan oleh pemerintah.

Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan administrasi perpajakan sekaligus memberikan perlakuan yang adil antara UMKM daring dan luring.

Karena selama ini, UMKM offline sudah duluan dikenai PPh final sebesar 0,5% jika omzetnya melebihi Rp 500 juta per tahun.

Begitu aturan resmi diterbitkan, akan disampaikan secara terbuka dan lengkap. Sebagai tambahan, waktu penerapan masih menunggu ketentuan resmi.

Dampaknya ke Penjual dan Platform E-commerce

Jika ini diterapkan, ini akan memberikan dampak langsung terhadap jutaan penjual yang selama ini menggantung nasibnya di platform e-commerce. Platform seperti Sgopee, Tokopedia, TikTok shop, dan lainnya akan menjadi pemungut sekaligus pelapor pajak ke Ditjen Pajak.

Berdasarkan laporan Reuters yang dikutip dari dokumen resmi dan beberapa sumber lainnya, platform akan dikenai sanksi jika terlambat melaporkan atau menyetorkan pajak ke otoritas.

PENIPUAN SAMPAI KE PENGGUNA QRIS, MODUSNYA KAYAK GINI!

PENIPUAN SAMPAI KE PENGGUNA QRIS, MODUSNYA KAYAK GINI!

Modus penipuan keuangan sudah makin canggih dan marak.

Yang paling terbaru adalah penipuan terjadi dalam penggunaan kode QR. Penipuan ini dilakukan dengan menggunakan kode QR palsu.

Kode QR palsu ini akan meniru identitas pedagang, jenis barang, dan jumlah transaksi asli. Penipuan dilakukan saar pengguna memindai atau scan. Sehingga, korban tidak akan menyadari sedang bertransaksi dengan penipu.

Dikutip dari CNBC Indonesia beberapa waktu lalu, Bak Indonesia sebenarnya sudah mengingatkan terkait hal  ini.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan jika sebenarnya QRIS dibangun dengan keamanan standard an merujuk para praktik terbaik global.

Keamanan QRIS merupakan tanggung jawab bersama. BI, ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) dan pelaku industri PJP (Perusahaan Jasa Penilai) selalu melakukan sosialisasi dan edukasi yang berhubungan dengan keamanan transaksi QRIS kepada para merchant.

Peredaran QRIS palsu perlu ditanggulangi bersama. Pedagang juga bertanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS berada dalam pengawasan.

Di samping itu, pedagang harus mengawasi proses transaksi pembelian dengan QRIS. Ini dilakukan baik yang bertransaksi dengan scan gambar maupun mesin EDC.

Para pedagang juga harus memeriksa status setiap pembayaran. Seperti contohnya memastikan notifikasi telah diterima mereka setelah transaksi terjadi.

Namun, bukan hanya pedagang yang harus bertanggung jawab, tapi pembeli punya tugas serupa untuk menanggulangi masalah ini.

Pembeli harus memastikan QRIS yang mereka scan memiliki identitas yang sama dengan merchant.

BI dan ASPI selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen, dan itu menjadi tanggung jawab bersama.

BI PERPANJANG KERINGANAN KARTU KREDIT! INI DIA KETENTUANNYA!

BI PERPANJANG KERINGANAN KARTU KREDIT! INI DIA KETENTUANNYA!

Bank Indonesia kembali memperpanjang keringanan pembayaran kartu kredit sampai Rabu, 31 Desember 2025. Sebelumnya, batas waktu keringanan pembayaran kartu kredit hanya berlaku hingga Senin, 30 Juni 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo lewat konferensi persi Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan mengatakan perpanjangan kebijakan taris Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) serta kebijakan kartu kredit sampai dengan 31 Desember 2025.

Dijelaskan bahwa kebijakan keringanan meliput batas minimum pembayaran oleh pemilik kartu kredit sebesar 5% dari total tagihan, yang sebelumnya sebesar 10%. Di samping itu, kebihakan nilai denda keterlambatan paling tinggi sebesar 1% dari total tagihan dan tidak melampaui Rp 100.000.

Sementara itu, perpanjangan kebijakan tarif SKNBI sebesar Rp 1 dari BI kepada bank. Untuk tarif SKNBI dari bank kepada nasabah paling besar Rp 2.900.

Perry berharap kebijakan-kebijakan tersebut bisa mendukung konsumsi swasta, terutama dari kalangan rumah tangga, serta memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah demi menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang sejalan dengan program Astacita pemerintah.

Beliau juga menyampaikan BI terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. BI juga akan memperluar kerja sama internasional dengan beberapa bank sentral—termasuk mengenai konektivitas sistem pembayaran dan transaksi mata uang lokal.

TOP 5 PROVINSI DENGAN UTANG PINJOL TERBANYAK, NOMOR SATU BIKIN KAGET!

TOP 5 PROVINSI DENGAN UTANG PINJOL TERBANYAK, NOMOR SATU BIKIN KAGET!

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendata ada total Rp 80,07 triliun dari pinjaman fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) dengan persentase tingkat kredit macet sebesar 2,78 persen per Februari 2025.

 

Berdasarkan data terbaru dari Statistik Lembaga Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), lima provinsi ini memiliki outstanding pinjaman terbesar:

 

  1. Jawa Barat – outstading pinjaman sebesar Rp20,23 triliun dengan tingkat kredit macet 3,38 persen. Pinjaman di salurkan ke 6,44 juta rekening aktif.

 

  1. DKI Jakarta – total pinjaman Rp12,55 triliun dengan tingkat kredit macet 3,21 persen. Pinjaman disalurkan ke 2,64 juta rekening aktif.

 

  1. Jawa Timur – total pinjaman mencapai Rp 10,02 triliun dengan tingkat kredit macet 2,98 persen. Pinjaman disalurkan ke 2,98 juta rekening aktif

 

  1. Jawa Tengah – total outstanding pinjaman Rp 5,7 triliun dengan tingkat kredit macet 2,84 persen. Pinjaman disalurkan ke 2,82 juta rekening aktif.

 

  1. Banten – total outstanding pinjaman Rp 6 triliun dengan tingkat kredit macet 2,74 persen. Pinjaman disalurkan ke 1,64 juta rekening aktif.
SRI MULYANI ATUR ULANG JATAH UANG PERJALANAN MENTERI

SRI MULYANI ATUR ULANG JATAH UANG PERJALANAN MENTERI

Menteri Keuangan Sri Mulyani menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2026.

Dalam peraturan tersebut, salah satu yang diatur adalah perjalanan dinas untuk menteri dan aparatur sipil negara. Uang perjalanan dinas akan dibagi ke dalam beberapa kategori.

Di penjelasan tersebut, disebutkan, “Satuan biaya uang h arian perjalana dinas dalam negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari Pejabat Negara/PEgawai Aparatur Sipil Negara/Prajurit TNI/Anggota POLRI/ Pihak Lain dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di dalam negeri”.

Uang harian perjalanan dinas dalam negeri berkisar antara Rp260 ribu – Rp580 ribu per orang per hari. Uang representasi perjalanan dinas dalam negeri untuk pejabat negara atau wakil menteri Rp250 ribu per orang per hari.

Sedangkan uang harian perjalanan dinas ke luar negeri berkisar US$347 – US$792 per orang per hari.

Ada juga biaya penginapan perjalanan dinas dalam negeri untuk menteri, wakil menteri, dan pejabat eselon I. Mereka akan mendapatkan jatah Rp21, juta – Rp9,3 juta per orang per hari.

Sri Mulyani juga menyediakan ketentuan biaya transportasi dari atau menuju terminal bus/stasiun/bandara/pelabuhan dalam rangka perjalanan dinas. Disediakan anggaran sebesar Rp94ribu per orang per satu kali perjalanan.

Ada pula anggaran tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri pulang pergi (PP), senilai Rp18,6 juta untuk kelas bisnis dan Rp9,8 juta untuk ekonomi per orang.

Untuk tiket pesawat perjalanan dinas ke luar negeri, anggaran yang disediakan mencapai US$12.127 untuk ekonomi, US$16.269 untuk bisnis, dan US$23.128 untuk eksekutif per orang PP.

Sri Mulyani juga menambahkan catatan terkait biaya pemasukan, termasuk perjalan dinas di dalam aturan tersebut.

Dikutip dari aturan tersebut, pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas bersifat sangat selektif dan disesuaikan dengan prioritas dan/atau urgensinya, serta diarahkan ke kegiatan yang dilaksanakan secara daring/online.

TURIS KECOLONGAN! SOPIR BUS THAILAND CURI UANG RP139 JUTA LEWAT ATM

TURIS KECOLONGAN! SOPIR BUS THAILAND CURI UANG RP139 JUTA LEWAT ATM

Kasus pencurian yang menargetkan turis kembali muncul di Thailand. Seorang turis yang berasal dari Rumania harus merelakan uangnya sebesar Rp139 juta lenyap karena kartu kreditnya digasak oleh seorang sopir bus yang seharusnya mengantarnya bepergian.

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu (21/5). Polisi Thailand berhasil menangkap seorang sopir bus atas tuduhan pencurian kartu kredit. Korbannya adalah seorang turis asal Rumania yang bernama Cristina.

Cristina meminta bantuan dari Biro Imgrasi Provinsi Surat Thani setelah dirinya mengetahui bahwa kartu kreditnya hilang. Diduga kartu tersebut hilang saat sedang melakukan perjalanan bus dari Koh Pha Ngan di Surat Thani ke Phuket.

Dia terkejut ketika memeriksa rekeningnya—uangnya yang senilai 280.000 baht atau Rp139 juta raib dari rekeningnya.

Petugas melakukan penyelidikan atas transaksi tersebut dan ditemukan jika uang tersebut ditarik dari berbagai ATM di distrik Mueang Surat Thani.

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV dari satu ATM dan berhasil mengidentifikasi Charnnarong yang berusia 34 tahun, seorang supir bus. Rekaman tersebut menunjukkan dirinya mengendarai kendaraan pribadinya berupa sedan Toyota putih untuk berkelilng di pusat kota Surat Thani dan menarik uang dari beberapa ATM.

Polisi lalu melakukan penggerebekan di kediaman Charnnarong di Jalan Talat Mai, Surat Thani. Saat penangkapan, dia belum sempat menghabiskan uang curian tersebut.

Petugas akhrinya berhasil menemukan seluruh uang tunai sebesar 280.000 baht di lokasi tersebut.

Charnnarong mengaku bahwa dia menemukan kartu kredit tersebut terjatuh di dalam bus lalu mengambilnya. Dia menjelaskan jika kata sandinya tertulis di kartu tersebut, yang memungkinkan dirinya untuk mengambil uang dari kartu tersebut.

Setelah memastikan bahwa kata sandinya benar, da terus menarik uang hingga 14 kali.

Akibat perbuatannya, kini Charnnarong harus menghadapi tiga dakwaan—psal 334KUHP Pencurian dengan hukuman penjara 3 tahun atau denda hingga 60.000 baht, Pasal 188 KUHP merusak, menghancurkan, menyembunyikan atau membuat tidak bisa digunakan dokumen milik orang lain.

Hukuman yang diterima berupa kurungan penjara hingga 5 tahun dan denda hiingga 10.000 baht dan Pasal 269(5) KUHP memiliki kartu elektronik milik orang lain secara melawan hukum. Hukumannya adalah penjara hingga lima tahu, denda hingga 10.000 baht (sekitar Rp 49 juta) atau keduanya.

EROPA SOROTI PRAKTIK MONOPOLI VISA DAN MASTERCARD YANG BIKIN PEDAGANG GERAM

EROPA SOROTI PRAKTIK MONOPOLI VISA DAN MASTERCARD YANG BIKIN PEDAGANG GERAM

Regulator antimonopoli Uni Eropa mulai memperluas penyelidikan mereka terhadap biaya Visa dan Mastercard. Dikutip dari Reuters, Komisi Eropa menjelaskan jika kedua perusahaan sistem pembayaran tersebut mencari feedback biaya dari penyedia terminal dan perusahaan pembayaran yang masuk ke dalam kategori praktik anti-persaingan.

Sebelumnya, kuesioner baru dikirim setelah kuesioner yang sama dibagikan ke penjual retail dan pedagang bulan lalu. Pengawasan persaingan usaha Uni Eropa dimulai sejak bulan September sebagai bentuk dari keluhan para pedagang dan perusahaan pembayaran terkait masalah biaya Visa dan Mastercard.

Kedua perusahaan tersebut yang mengenakan skema biaya untuk layanan terkait dengan partisipasi dalam sistem kartu mereka, memproses sekitar dua pertiga pembayaran di zona euro. Di kuesioner terbaru, ada beberapa pertanyaan soal biaya atau layanan yang dibebankan oleh kedua perusahaan mulai tahun 2017 – 2024, jumlah biaya atau layanan baru yang diperkenalkan, dan jumlah perubahan.

Pihak regulator juga ingin mengetahui skema dan layanan pemrosesan mana yang wajib, serta bagaimana Visa dan Mastercard memberitahu perusahaan  pembayaran soal biaya baru atau perubahan terhadap biaya yang sudah ada.

Kuesioner menanyakan apakah informasi yang diberikan oleh kedua perusahaan sudah cukup jelas dan apakah mereka memberikan pemberitahuan yang cukup terkait perubahan biaya dan layanan.

Responden juga diberikan pertanyaan apakah mereka sudah mengajukan keluhan kepada Visa dan Mastercard dalam tujuh tahun terakhir dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk memproses keluhan tersebut.

Juru bicara Mastercard mengklaim bahwa pihaknya menawarkan pilihan kepada konsumen dan bisnis, cara membayar dan dibayar yang anti-ribet tanpa perlu khawatir, aman, dan paling nyaman.

Di lain pihak, Visa mengatakan jika biayanya mencerminkan nilai yang diberikan kepada lembaga keuangan, pedagang, dan konsumen di Eropa. Ini merupakan tingkat keamanan dan pencegahan penipuan yang sangat tinggi, ketahanan operasional serta keandalan yang hampir sempurna.

Berdasarkan sumber dari Reuters, kuesioner tersebut berfokus pada sampai sejauh mana skema ini harus diterima oleh semua penyedia layanan pembayaran dan bagaimana mereka telah menaikkan biaya dalam beberapap tahun terakhir ini.

Pergeseran ini menujukkan jika Komisi mungkin sedang mencari cara untuk menetapkan bahwa Visa dan Mastercard memegang posisi pasar yang dominan dan ada potensi menyalahgunakan dominasi tersebut.

JANGAN SAMPAI NASIBMU KAYAK ALDY MALDINI KALAU BELUM PAKAI STRATEGI KELOLA KEUANGAN INI!

JANGAN SAMPAI NASIBMU KAYAK ALDY MALDINI KALAU BELUM PAKAI STRATEGI KELOLA KEUANGAN INI!

Penyanyi Aldy Maldini diduga terseret kkasus penipuan fans akibat dari masalah keuangan. Dugaan penipuan ini sudah ramah menjadi perbincangan di media sosial X.

Awalnya adalah utas dari salah satu penggemar yang speak up terkait masalah ajakan dinner langsung dari Aldy Maldini seharga Rp 500 ribu. Namun, fans ini mengklaim tidak kunjung mendapatkan hak sesuai dengan janji Aldy di awal. Ia terus berusaha untuk meminta kepastian, bahkan sampai minta refund karena acara dinner yang tidak kunjung terlaksana.

Kemudian Aldy Maldini membuat video klarifikasi berdurasi satu menit yang isinya tentang dirinya yang mengaku sedang mengalami masalah finansial. Eks personel Coboy Junior terserbut mengatakan tindakan gali lubang tutup lubang membuat kondisi keuangannya memburuk.

Misdi Instagramnya, dia mengatakan kejadian ini akibat dari kesalahannya dalam mengatur keuangannya sejak lama, yang akhirnya berujung gali lubang tutup lubang yang semakin besar, serta gaya hidup yang dipaksakan sebagai bentuk pelariannya.

Ade Mirza selaku Perencana Keuangan Finante menekankan bahwa opsi utang ataupun pinjaman harusnya dipilih saat terpaksa. Itu pun harus dengan pertimbangan dan berhitungan yang matang. Dirinya menegaskan bahwa meminjam uang harus sesuai dengan kebutuhan mendesak dan untuk urusan produktif, bukan untuk keinginan sesaat saja.

Dirinya juga menegaskan cicilan utang tidak boleh memberatkan kondisi keuangan. Idealnya, total cicilan tidak melebihi 30% dari penghasil bersih. Susun rencana pembayaran utang yang realistis dan disiplin untuk melunasi utang tersebut sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Buat pengingat atau auto-debet agar tidak terlewat tanggal jatuh tempo.

Jangan sampai gali lubang tutup lubang. Sebisa mungkin hindari mengambil pinjaman baru untuk membayar utang lama. Kondisi ini malah memperburuk kondisi kuangan dan akhirnya malah terjebak di dalam lingkaran utang yang susah diatasi.

Hal yang paling penting lainnya adalah komunikasi—disarankan untuk berbicara dengan pihak kreditur untuk menemukan solusi terbaik saat sedang kesulitan membayar, misalnya meminta restrukturisasi utang.

Di sisi lain, disinggung juga perihal gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial. Ini seringkali menjadi akar dari banyaknya masalah keuangan.

Ada 6 tips yang bisa digunakan agar terhindari dari jerat gaya hidup yang terlalu dipaksakan. Apa saja itu?

  1. Kenali kondisi keuangan sendiri

Pilih gaya hidup yang lebih realistis dan harus paham berapa pendapatan bersih serta total pengeluaran per bulannya.

  1. Membuat skala prioritas

Identifikasi hal-hal mana yang memang penting dan mana yang pemborosan. Fokus ke hal-hal yang lebih memberikan nilai dan kebahagiaan jangka panjang.

  1. Cari alternatif yang lebih terjangkau

Jangan bertahan hanya demi gaya hidup yang mahal demi mencari pengakuan dari orang lain. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah lebih memilih untuk masak di rumah ketimbang sering jajan di luar, memanfaatkan transportasi publik, hingga cari hiburan yang murah atau gratis.

  1. Hindari tekanan sosial

Jangan sampai terpancing untuk mengikuti gaya hidup teman atau lingkungan sekitar kalau memang tidak sesuai dengan kemampuan finansial, karena setiap orang memiliki kondisi keuangan yang berbeda-beda.

  1. Manfaatkan diskon dan promo

Dengan memanfaatkan diskon dan promo yang ada, pengeluaran bisa dikurangi seminimal mungkin.

  1. Evaluasi biaya langganan dan keanggotaan

Kalau memang dirasa masih ada keperluan mendesak atau ada keperluan yang lebih penting, lebih baik stop untuk mengeluarkan biaya berlangganan atau keanggotaan dulu.

WASPADA MODUS BARU BOBOL KARTU KREDIT! KORBAN SUDAH BANYAK!

WASPADA MODUS BARU BOBOL KARTU KREDIT! KORBAN SUDAH BANYAK!

Penipuan dengan target pencurian uang makin marak di mana-mana dengan modus yang beragam. Para penjahat online sudah mulai menggunakan alat-alat yang makin canggih dan mudah diakses agar bisa menangkap korbannya.

Peneliti keamanan siber mengungkap ada alat penipuan (Phishing-as-a-Service. PhaaS) terbaru yang bernama Dracula. Alat ini sudah membantu banyak penipu online untuk mencuri hampir 1 juta akses kartu kredit dalam jangka waktu setahun.

Berdasarkan analisis dari NRK, Bayerischer, Rundfunk, Le Monde, dan Mnemonic, hanya dalam kurun waktu 7 bulan sejak 2023 hingga 2024, alat ini sudah melayani 600 operator.

Para penjahat bisa mengumpulkan 13 juta klik ke tautan berbahaya lewat pesan singkat yang targetnya adalah korban di seluruh dunia. Hasilnya, para penipu ini bisa mencuri 884.000 akses kartu kredit.

Dracula berfokus ke pengguna HP dan iOS. Alat ini menggunakan 20.000 domain yang menyamar sebagai merek terkenal yang resmi untuk menjebak korban agar mengklik tautan berbahaya tersebut.

Cara penyebarannya adalah via platform chat RCS dan iMessage, sehingga lebih elefktif dalam menyebarkan serangan ketimbang melalui SMS.

Yang lebih parahnya lagi, Dracula memungkinkan penggunanya secara otomatis membuat kit phishing dengan kedok merek ternama. Hampir semua merek tersebut bisa disamarkan.

Alat ini juga bisa mengubah kartu kredit menjadi kartu virtual dan dengan bantuan Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI), mereka bisa membuat pesan phishing dalam hampir semua bahasa dan hampir semua topik.

Ada dugaan bahwa operator Dracula berasal dari China, karena sebagian besar komunikasi dilakukan dalam grup Telegram tertutup dan dalam bahasa China.

Para peneliti juga mengamati jaringan SIM dan pengaturan perangkat keras yang bisa memungkinkan operator menawarkan pesan teks massal dan pemrosesan kartu kredit melalui terminal.

Laporan September 2024 dari peneliti keamanan Zimperiuim mengatakan empat dari lima (82%) dari semua situs phishing saat ini menargetkan perangkat seluler, dengan alasan perangkat tersebut biasanya lebih lemah dan lebih sering tidak dikelola jika dibandingkan dengan komputer desktop atau pun laptop.

Cari paling ampuh agar terhindari dari jeratan penipu online ini adalah selalu skeptic dengan jenis pesan yang masuk ke HP, terutama yang berisi link atau dokumen tertentu yang sifatnya menakut-nakuti dengan hal yang seolah-olah darurat.

Mengklik tautan di email atau pesan singkat sangat berisiko. Ada kemungkinan tautan tersebut berisi malware penipuan yang bisa membuat korban kehilangan uangnya. Jadi tetap berhati-hatilah di internet!

KARTU KREDIT DI AMERIKA VS QRIS DAN GPN DI INDONESIA: MANA YANG LEBIH UNGGUL?

KARTU KREDIT DI AMERIKA VS QRIS DAN GPN DI INDONESIA: MANA YANG LEBIH UNGGUL?

Hubungan dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat tengah menjadi perbincangan panas. Hal ini terjadi setelah munculnya kiritkan dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) terhadap kebjakan di Indonesia, termasuk system layanan keuangan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

USTR menyebut bahwa penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menimbulkan kekhawatiran d kalangan perusahaan penyedia layanan pembayaran asal Amerika. Di samping itu, USTR juga mengatakan jika pemrosesan kartu kredit lewat Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) berpotensi akan semakin menghambat hubungan dagang Indonesia–AS.

Dalam laporannya USTR menjelaskan pada Me 2023, Bank Indonesia memberikan amanat agar kartu kredit pemerintah diproses melalui GPN serta mewajibkan penggunaan dan penerbitan kartu kredit pemerintah daerah. Perusahaan pembayaran AS khawatir jika kebijakan baru tersebut bisa membatasi akses penggunaan opsi pembayaran elektronik AS.

Lalu, apa yang membedakan antara metode pembayaran yang populer di AS dan Indonesia?

Amerika Serikat: Cek hingga Kartu Kredit

Dikutip dari Rhode Island Current, cek adalah bagian penting dari ekonomi Amerika Serikat selama beberapa dekade. The Federal Reserve System (The Fed) selaku bank sentral sudah memproses 17 miliar cek dalam setahun pada 2000. Di tahun yang sama, rata-rata orang Amerika menulis sekitar 60 cek yang dikliring oleh the Fed setiap tahunnya.

Akan tetapi, penggunaan cek kini sudah lebih jarang jika dibandingkan dengan metode pembayaran lainnya, yang mencakup 4% transaksi di AS pada 2022. Berdasarkan hasil Survei dan Buku Harian Pilihan Pembayaran Konsumeen pada 2022 oleh Federal Reserve Bank of Atlanta menyebutkan jika uang tunia mencakup lebih dari 17% transaksi kartu kredit atau kartu debit digunakan lebih dari 31%.

Walaupun pneggunaannya sudah menurun, cek masih memilki banyak peminat di AS, terutama kaum muda. Dikutip Marketplace, seorang profesor pemasaran di Washington University di St. Louis, Cynthia Cryder, mengatakan jika orang-orang yang sudah menulis cek hampir sepanjang hidupnya kemungkinan akan merasa asing dengan opsi pembayaran lain.

Adapun penggunaan cek mayoritas dilakukan di oleh kalangan orang tua, sedangkan anak muda lebih memilih yang berbasis teknologi, seperti ApplePay dan PayPal. Namun Bill Maurer selaku profesor antropologi University of California menjelaskan ada generasi milenial dan gen Z yang masih menggunakan uang tunai dan cek karena bisa membuat pengeluaran lebih hemat.

Tidak hanya di kalangan perserorangan saja, 81 perusahaan di AS masih menggunakan cek kertas untuk keperluan membayar tagihan.

Selan cek, pembayaran menggunakan kartu juga masih sangat populer di AS, termasuk kartu kredit sepert Visa dan Mastercard. Menurut data YouGov per Februari 2024, penggunaan kartu debit dengan menggunakan cip memiliki presentase sebesar 42% dan 35% kartu debit digesek, sedangkan kartu kredt dengan menggunakan cp sebesar 35% dan 26% digesek.

Akan tetapi, 67% responden atau mayoritasnya lebih menyukai transaksi fisik menggunakan uang tunai. Kemudian37% warga AS memilih menggunakan PayPal, kemudian adan Zelle sebesar 17%, Venmo 15%, ApplePay 14%, dan Google Wallet sebesar 10%.

Indonesia: QRIS hingga Pinjol

Sementara itu di Indonesia, Visa Consumer Payment Attitude Study 2023 mengklaim penggunaan uang tunai turun ke level 80%, dari sebelumnya 84% di tahun 2022. Pembayaran lewat dompet digital (e-wallet) terus melonjak dengan penggunaan sebesar 92%.

Perilaku non-tunai (cashless) di Indonesia disumbang oleh gen Z sebesar 76% dan gen Y sebesar 69%, yang berarti hampir 3 dari 5 orang di antaranya lebih memilih menggunakan transaksi tanpa uang tunai.

Peningkatan transaksi keuangan berbasis cashless juga terlihat dari penggunaan QRIS. Tiga bulan pertama sejak diimplementasikan secara nasional pada Rabu, 1 Januari 2020, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) mencatat di dalam laporannya, total volume transaksii QRIS sudah mencapai angka 124,11 juta dengan nominal transaksi mencapai Rp 8,21 triliun.

Hingga saat ini, transaksi QRIS secara nasional hingga triwulan I 2025 sudah menyentuh angka 56,28 juta pengguna dan 38,1 juta gerai/usaha, yang di mana 93% di antaranya merupakan UMKM. Sedangkan total transaksinya mencapai 2,62 milir transaksi dengan nominal Rp 262 triliun.

Berbeda dengan QRIS yang meroket, laporan transaksi pembayaran menggunakan kartu debit mengalami penurunan secara tahunan menjadi 1.759,92 juta  transaksi. Sementara itu, transaksi kartu kredit masih tumbuh di angka 20,92% secara tahunan mencapai 114,31 juta transaksi.

Dikutip dari Antara, dari sisi ritel volume transaks BI-FAST mengalami kenaikan sebesar 67,79% secara tahunan—mencapai 785,95 juta transaksi. Untuk transaksi perbankan digital sendiri tercatat 5.363 juta transaksi, naik 34,49% secara tahunan.  Sedangkan untuk transaksi uang elektronik (e-money) meningkat 39,42% secara tahunan di angka 3,958,53 juta transaksi.

Selain layanan pembayaran lewat lembaga perbankan konvensional, jasa keuangan berbasis teknologi juga mulai tumbuh subur di Indonesia. OJK mengatakan  penyaluran pinjaman fintech peer-to-peer (P2P) lending alias pinjol meningkat pesat 29,94% secara tahunan dengan nominal Rp 78,5 triliun pada Januari 2025.

Lalu kredit melalui layanan beli sekarang bayar nanti alias paylater meningkat 41,9% secara tahunan menjadi Rp 7,12 triliun pada Januari 2025.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds