Diteror Desk Collector Lewat Telepon? Begini Cara Menghadapinya

Diteror Desk Collector Lewat Telepon? Begini Cara Menghadapinya

Mendapat telepon dari debt collector emang bikin pusing. Kepala cenat-cenut, hati deg-degan tidak tenang. Setelah ditelpon, masih juga pusing karena takut tiba-tiba telepon datang lagi suatu saat nanti.

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Untuk anda yang pernah mengalami masalah ini, tetap harus tenang. Namun, anda juga wajib waspada terus. Pasalnya, telepon dari desk collector akan mendatangi anda suatu saat lagi tanpa anda bisa tahu kapan waktunya.

Anda bisa bersiap-siap dari sekarang sebelum telepon desk collector mampir ke ponsel anda. Ikuti steps-steps berikut ini agar anda ‘siap’ menghadapi desk collector:

  1. Tetap tenang, jangan gegabah
    Saya selalu bilang ke peserta kelas baik Credit Card Revolution maupun BDJKK untuk selalu tenang dalam menghadapi segala masalah. Ketahuilah, saat anda emosi, IQ cenderung turun sehingga susah untuk berfikir.
    Ketenangan adalah suatu hal yang wajib anda miliki ketika akan menghadapi desk collector.
  2. Sediakan aplikasi perekam suara telepon
    Akan sangat berguna bila anda memiliki aplikasi perekam suara telepon. Rekaman pembicaraan anda dengan desk collector yang nakal bisa jadi bukti bila suatu waktu anda butuhkan. Untuk anda yang pengguna iphone sebenarnya tidak perlu install aplikasi phone recorder karena sudah ada di ponsel.
  3. Berikan kepastian tanggal bayar bila anda siap
    Ada baiknya anda segera memberi kepastian tanggal bayar dengan catatan anda sudah benar-benar siap. Tanggal pasti ini setidaknya akan meluluhkan hati desk collector sehingga meminimalisir kemungkinan terburuk.
  4. Jangan berikan kepastian tanggal bayar bila anda masih ragu-ragu
    Nah, bila kondisi keuangan anda tidak memungkinkan untuk membayar dalam jangka waktu dekat, anda bisa memberikan jawaban bahwa anda akan membayar tanpa menyebutkan tanggal.
  5. Atur nada suara anda
    Ketahuilah, nada pembicaraan yang meninggi tidak bisa dilawan dengan nada yang meninggi pula. Maka dari itu, sebaiknya anda mengatur nada bicara lebih rendah dari desk collector.

    Ketika nada bicara anda terdengar marah, desk collector justru tanpa henti mencecar anda dengan banyak pertanyaan yang mengakibatkan telepon semakin lama.

Itulah tadi 5 cara menghadapi desk collector yang bisa anda praktekkan. Tetap tenang dan jangan berperilaku gegabah.

Apa Itu Over Limit Kartu Kredit? Bagaimana Jika Kartu Kredit Kita Mengalaminya?

Apa Itu Over Limit Kartu Kredit? Bagaimana Jika Kartu Kredit Kita Mengalaminya?

Tahukah anda apa itu over limit kartu kredit? Sudahkah anda pernah mengalaminya? Buat anda yang pernah mengalaminya, pasti sudah banyak tahu apa yang dimaksud dengan kondisi ini.

Sementara itu, untuk anda yang belum tahu apa itu over limit harus baca dulu artikel ini. Over limit sendiri adalah istilah untuk menyebut kondisi penggunaan kartu kredit yang telah melebihi batas yang sudah disetujui.

Misalkan saja, anda memakai untuk bertransaksi sebesar 11 juta padahal pagu kartu kredit Anda sebesar 10 juta, maka ini disebut dengan kondisi over limit.

Nantinya, anda akan dikenakan biaya over limit akibat pemakaian kartu kredit yang sudah melebihi batas pagu.
Batas pemakaian limit kartu kredit sebenarnya berbeda-beda antara satu bank penerbit dengan lainnya. Itulah kenapa anda wajib tahu dan mengerti berapa sebenarnya biaya overlimit yang ditentukan oleh bank penerbit kartu kredit anda.
Dengan mengetahuinya, anda akan lebih siap bila suatu saat kondisi ini menimpa anda. Umumnya sih, biaya overlimit sebesar 5% dari kelebihan limit yang dipakai.

Anda tak perlu takut kalau biaya overlimit yang dibebankan termasuk biaya terhutang. Bukan! Biaya overlimit akan dihitung bedasarkan berapa besar kelebihan transaksi yang anda lakukan.

Misalkan saja, batasan transaksi adalah 5000.000 dan anda punya total tagihan sebesar 5.100.000. Maka, besar tagihan dari kelebihan transaksi adalah 100.000. Nah, ini nanti hasilnya akan dikalikan 5%. Berarti, 5% X 100.000 adalah 5000.

Tapi, sekali lagi, anda akan tetap dikenakan biaya over limit minimal 50.000 alias akan tetap membayar biaya over limit 50.000 karena sudah ketentuannya. Beda cerita bila biaya dari 5% nya terbilang lebih besar dari 50.000, maka anda akan tetap dikenakan biaya sesuai yang terhitung. Contohnya adalah:

Misalkan batas pemakaian kartu kredit yang disetujui adalah 5.000.000 sementara ada kelebihan pemakaian menjadi 7.000.000 Ini berarti kelebihan transaksi adalah 2.000.000 yang akan dikalikan 5% alias 100.000 (berarti biaya over limit anda akan terhitung 100.000)

Nah, bila anda sudah tahu apa itu over limit kartu kredit, sekarang saatnya anda sendiri untuk mengukur berapa biaya yang sebaiknya anda keluarkan saat transaksi agar meminimalisir limit semakin bocor.

Agar Kartu Kredit Tak Rusak, Coba Tips Merawat Kartu Kredit Berikut

Agar Kartu Kredit Tak Rusak, Coba Tips Merawat Kartu Kredit Berikut

Jangan hanya rawat limit kartu kredit. Kartu kreditnya, juga perlu dirawat! Jika kartu kredit digunakan untuk jangka waktu yang lumayan lama, fisik kartu kredit juga bisa rusak. Jika sudah begini, kartu kredit bisa gagal untuk digunakan bertransaksi atau reject karena tidak bisa terbaca alias rusak!

Nah, saya kasih tahu tips merawat kartu kredit agar fisiknya nggak cepat rusak:

  1. Sediakan kartu kredit di dalam dompet khusus untuk kartu
    Terkadang, chip dalam kartu kredit yang rusak membuat transaksi kartu kredit gagal. Untuk itu, sediakan dompet khusus yang terbuat dari bahan alumunium agar fisik kartu kredit awet. Selain itu, menyediakanya juga membuat kartu kredit terhindar dari gesekan-gesekan. Bila dibiarkan tanpa pelindung, chip kartu kredit bisa rusak.
  2. Sediakan plastik kecil untuk melindungi kartu kredit
    Jangan lupa, ketika kartu kredit sudah dimasukkan ke dalam tas, bukan berarti fisiknya sudah terawat, loh. Kartu kredit yang dibiarkan masuk ke dalam tas tanpa pelindung bisa terkikis oleh gesekan-gesekan di dalamnya. Sediakan plastik pelindung yang membuatnya lebih awet.
  3. Gunakan kartu kredit untuk belanja online dibanding offline
    Dengan menggunakan kartu kredit untuk belanja online, maka kartu akan jarang terkena gesek. Namun, sobat street smart juga harus perhatikan untuk tidak sembarangan menaruh informasi di toko online.
  4. Pilih gesek pada mesin EDC deep
    Ternyata, mesin EDC CHIP berpotensi membuat kerusakan pada fisik kartu kredit ketika sering digunakan. Untuk itu, sobat street smart bisa memilih menggunakan mesin EDC deep.

    Lagi pula, saat ini Bank Indonesia sudah membuat peraturan yang mewajibkan penggunaan mesin EDC Deep oleh merchant, meski begitu masih ada beberapa merchant yang menggunakan mesin EDC CHIP.

  5. Hindarkan kartu kredit dari anak-anak dan binatang peliharaan
    Hewan peliharaan yang berkeliaran bisa jadi salah satu perusak fisik kartu kredit. Tau-tau, kartu kredit anda bisa tergigit oleh kucing dan anjing peliharaan. Selain itu, sobat street smart bisa mengindarkanya dari jangkauan anak-anak.

Bagaimana dengan anda? Sudahkah merawat kartu kredit anda?

Ini 3 Rahasia Kaya dengan Kartu Kredit. Anda Sudah Pernah Praktik?

Ini 3 Rahasia Kaya dengan Kartu Kredit. Anda Sudah Pernah Praktik?

Berbagai macam pertanyaan datang ke saya via DM: “Pak, bagaimana rahasia kaya dengan kartu kredit? Boleh diungkap?”

Jujur saja, saya sudah tak kurang mengungkap rahasia kaya dengan kartu kredit lewat media sosial saya. Instagram, facebook dan youtube adalah tempat saya membagikan rahasia ini.

Sebenarnya, prinsip dasar kaya dengan kartu kredit adalah: memanfaatkan celah!

Anda sebagai pemegang kartu kredit wajib mempunyai:

  1. Kreatifitas
  2. Pandai ambil momentum
  3. Pengendalian diri yang kuat

3 Indikator di atas sering saya bagikan di kelas online Credit Card Revolution. Peserta kelas sering saya kasih tahu untuk selalu punya kreatifitas yang oke, punya ide jualan yang menarik sebelum dieksekusi.

Kawan anda jualan daster laris apakah anda juga ikut-ikutan jadi supplier daster? Bisa saja. Cuman, anda wajib punya kreatifitas yang membedakan dengan teman anda ini.

Akan lebih baik lagi kalau barang yang dijual berbeda dengan kawan anda. Tapi tetap, anda harus lihat segmen pasar dan potensinya.

Selain kreatifitas, wajib punya kemampuan ambil momentum. Saya selalu bilang bahwa kartu kredit itu bagaikan leverage. Leverage itu semacam pengungkit agar bisnis anda scale up!

Contoh kartu kredit untuk leverage ini ada pada kasus beli ruko. Misalkan ada ruko dijual murah turun harga dari 1 M ke 600 juta saat itu juga. Nah, anda bisa gunakan kartu kredit untuk membelinya terlebih dahulu. Nantinya, 3 bulan lagi, anda bisa jual ruko itu di harga 1 M. Makin untung kan?

Namun, kreatifitas dan kepandaian ambil momentum nggak cukup kalau anda tidak punya pengendalian diri yang kuat. Percuma anda ingin kaya modal kartu kredit tapi tak punya pengendalian diri.

Di kasih kartu kredit satu udah goyah beli ini itu. Apalagi kalau kartu kreditnya dua, tiga? Ada sale langsung belanja besar-besaran. Gesek sana, gesek sini, tahu-tahu limit kartu kreditnya sudah nipis. Niatnya mau kaya modal kartu kredit tapi yang dilakukan nggak sesuai dengan tujuan.

Ketika saya bilang “Ikut Workshop Credit Card Revolution” malah marah karena dikira saya jualan workshop aja.

Berbicara kaya dengan modal kartu kredit tentu butuh step-stepnya dan anda perlu tau ilmunya dari yang berpengalaman. Ingat, ada quote yang sangat bagus untuk kita semua: “Investasi leher ke atas itu manfaatnya lebih besar daripada investasi leher ke bawah”.

Ayo Berkenalan dengan Kartu Kredit!

Ayo Berkenalan dengan Kartu Kredit!

Kartu Kredit Itu Untuk Apa?
Kartu kredit adalah alat pembayaran berbentuk kartu yang diterbitkan oleh bank penerbit kartu kredit. Sebagai alat pengganti transaksi tunai, kartu kredit memberi banyak kemudahan untuk nasabahnya.

Anda ingin mengajukan pinjaman KTA atau mencicil rumah system KPR? Gunakan kartu kredit untuk memenuhi syaratnya.

Dengan catatan pembayaran kartu kredit yang sehat, anda akan lebih mudah mengajukan pinjaman KTA dan KPR.

Memangnya Apa Bedanya Kartu Kredit dengan Kartu Debit?
Jelas beda! Ketika berbelanja dengan kartu debit, anda menggunakan saldo anda. Sementara ketika transaksi dengan kartu kredit, anda ibarat meminjam saldo dari Bank terlebih dahulu (limit). Untuk mendapatkan kartu kredit juga harus melewati persyaratan yang lebih rumit daripada kartu debit.

Terus, Perusahaan Apa Saja yang Berhak Menerbitkan Kartu Kredit Di Indonesia?
Di Indonesia, secara umum ada perusahaan jasa keuangan yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia.

  1. Visa
    Provider kartu kredit terbesar di dunia ini menerbitkan kartu kredit yang digunakan oleh banyak Negara-negara asia.
  2. Mastercard
    Berkantor pusat di New York, provider kartu kredit ini paling banyak digunakan di Amerika dan Eropa. Meski begitu, area jangkauannya sampai seluruh dunia.
  3. Bank Swasta
    Bank swasta di Indonesia juga menerbitkan kartu kreditnya sendiri. Salah satu contohnya adalah BCA.
  4. JCB
    Provider kartu kredit ini punya lokasi kantor pusat di Tokyo, Jepang dan sudah menerbitkan jutaan kartu kredit termasuk di Indonesia.

Apa Keuntungannya Kalau Saya Memiliki Kartu Kredit?
Kartu kredit punya banyak sekali keuntungan untuk transaksi finansial anda.

  1. Bisa digunakan untuk tracking pengeluaran belanja, tanpa kita harus repot mencatatnya secara manual.
  2. Bisa memberikan dan menjamin tingkat keamanan yang tinggi bagi penggunanya.
  3. Kartu kredit memberi berbagai macam diskon dan promo untuk transaksi di banyak gerai.
  4. Mempermudah pembayaran tanpa perlu menggunakan uang tunai.
  5. Memudahkan transaksi keuangan di luar negeri.
  6. Bisa digunakan sebagai modal bisnis yang efisien dan tanpa ribet.

Bagaimana Bila Saya Ingin Punya Kartu Kredit? Syaratnya Apa Saja?
Saat ini, kartu kredit bisa diajukan secara online. Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi:

  1. Usia minimum pemegang kartu utama adalah 21 tahun
  2. Usia maksimum pemegang kartu utama adalah 60 tahun
  3. Usia minimum pemegang kartu tambahan adalah 17 tahun
  4. Minimum penghasilan perbulan adalah 5 juta.

Syarat ini bersifat umum. Setiap bank punya persyaratan yang berbeda yang juga tidak jauh dengan syarat umum di atas. Ada pula bank yang membolehkan nasabah memiliki kartu kredit dengan minimal penghasilan 3 juta saja.

Haruskah Melampirkan Dokumen Lain Saat Pengajuan Kartu Kredit?
Benar. Ada dokumen lain yang harus disiapkan dalam pengajuan kartu kredit. Pastikan dokumen berikut ini anda lengkapi agar pengajuannya lebih mudah dan cepat.

Bila Kartu Kredit Saya Diterima, Apakah Bisa Naik Limit?
Meski plafon yang diberikan bank terbilang kecil di awal, anda sangat mungkin bisa naik limit. Tentunya, ada beberapa tahapan yang harus anda penuhi agar bank mau menaikkan limit anda.
Biasanya, nasabah yang mempunyai catatan penggunaan kartu kredit dengan baik, akan mudah naik limit daripada nasabah yang baru memakai kartu kredit. Jadi, harap sabar ya.

Amankah Transaksi Kartu Kredit Aman?
Saat ini, transaksi kartu kredit wajib menggunakan PIN. Sistem tanda tangan yang lama digunakan sudah tidak berlaku lagi. Penggunaan PIN pada setiap transaksi kartu kredit dapat meningkatkan keamanan transaksi sehingga nasabah lebih aman dari setiap tindak kejahatan

Punya Kartu Kredit Bikin Miskin? Mari Kita Analisa Sebentar

Punya Kartu Kredit Bikin Miskin? Mari Kita Analisa Sebentar

Punya Kartu Kredit Bikin Miskin? Mari Kita Analisa Sebentar
“Ngapain susah-susah apply kartu kredit kalau ujungnya kartu ini bikin miskin?”
Wait. Kita pasti sering sekali mendengar anggapan seperti ini di kalangan masyarakat. Bedasarkan analisa saya, anggapan semacam ini biasanya muncul dari:

  1. Mereka yang nggak pernah pegang kartu kredit sebelumnya
  2. Mereka yang pernah pegang kartu kredit tapi terlena dengan kemudahannya
  3. Mereka yang sebatas diberi kartu kredit tanpa tahu penggunannya yang benar

Intinya sih, orang-orang yang beranggapan kalau kartu kredit bikin miskin adalah mereka yang belum tahu teknik membuat diri mereka kaya lewat kartu kredit.
“Tinggal gesek aja kok, Pak” begitu anggapan mereka yang menggunakan kartu kredit sebagai bahan pemuas nafsu belanja aja.

No. Punya Kartu Kredit Tak Akan Bikin Anda Miskin, Kok.

Saya berani bilang kalau kartu kredit bukan penyebab anda miskin, sekarang. Sedikit cerita, saya sendiri memulai usaha cafe dan warung makan bebek lewat modal kartu kredit.
Bila anda tanya: apakah bisnis yang saya tekuni bisa balik modal? Saya berani jawab: Sudah. Saya akui memang butuh kesabaran ekstra dalam membalikkan modal lewat usaha ini. Wajar saja, kok. Seluruh bisnis memang butuh waktu untuk membalikkan modal.
Kalau anda memang nggak ingin miskin dengan kartu kredit, setidaknya ikuti beberapa tips yang pernah saya lakukan ini:

  1. Batasi penggunaan limit kartu kredit
    Limit kartu kredit ini memang godaan besar bagi pemilik kartu kredit. Anda bisa saja khilaf kapan saja dalam penggunannya. Namun, bukan berarti anda bisa seenaknya saja menghabiskan limitnya.

    Biar nggak tergoda, coba ubah mindset anda. Caranya adalah dengan membatasi penggunaan limit kartu kredit.

    Nah, meski kartu kredit biasanya sudah mencatat pengeluaran limit anda, ada baiknya anda tetap mencatatnya sendiri. Buat skala prioritas penggunaan limit. Ketika anda ingin membeli sesuatu dengan kartu kredit, tanya dulu:

    a. Apakah barang tersebut benar-benar saya butuhkan?
    b. Apakah ada benefit yang saya dapatkan bila mendapat kartu kredit?
    Setelah itu, barulah anda bisa putuskan untuk membelinya atau tidak.

  2. Gunakan kartu kredit untuk modal bisnis
    Menggunakan kartu kredit sebagai modal bisnis tentu akan menghindarkan anda dari kemiskinan kartu kredit. Caranya adalah dengan menggunakan limit dan memutarnya menjadi sebuah keuntungan laba.

    Meski begitu, dalam membuatnya menjadi modal bisnis anda harus banget buat memikirkan dan mempertimbangkan berapa pengeluaran limit kartu kreditnya. Jangan terburu-buru menghabiskan limit dalam jumlah yang besar.

  3. Hindari membayar tagihan dengan opsi minimum payment
    Salah satu kesalahan yang membuat anda miskin dengan kartu kredit adalah opsi minimum payment. Opsi ini memang memudahkan buat siapa saja yang punya dana terbatas untuk membayar dalam jumlah kecil setiap bulannya.

    Namun, anda harus tahu kalau membayar dengan opsi ini justru akan menumpuk bunga. Di akhir nanti, bunga dari minimum payment yang terakumulasi justru akan membuat tagihan lebih besar.

    Saran saya, bila anda masih mampu, sebaiknya dalam membayar tagihan kartu kredit untuk hindari opsi minimum payment.

Sekali lagi saya ingatkan bahwa punya kartu kredit tak bakal bikin anda miskin, kok. Segala hal tergantung bagaimana anda mengendalikannya. Saran saya, daripada kartu kredit dipakai untuk belanja yang nggak penting-penting, mending dibuat untuk modal bisnis. Kuncinya sih, tekun dan sabar serta kendalikan diri anda.

Skor Kredit Baik Bukan Berarti Finansial Sehat. Loh, Kenapa?

Skor Kredit Baik Bukan Berarti Finansial Sehat. Loh, Kenapa?

Skor kredit yang baik merupakan salah satu indikator untuk mempermudah pengajuan pinjaman. Menjaganya tetap baik membuat anda lebih mudah apply pinjaman tanpa kendala.
Nah, sayangnya, kebanyakan dari anda pasti merasa terbuai dengan status kredit yang oke. Tunggu dulu, wait! Skor kredit baik nggak selamanya mencerminkan bahwa finansial anda sehat, loh.

  1. Tiada Simpanan Sepeserpun
    Tagihan yang dibayar tepat waktu akan membuat skor kredit baik. Namun, pastikah anda memiliki simpanan atau tabungan? Wah, jangan-jangan uang anda hanya habis untuk membayar tagihan saja, nih.
  2. Tiada Dana Darurat
    Antara simpanan dan dana darurat ini sangat berbeda. Itulah kenapa saya menulisnya menjadi 2 poin yang berbeda. Dana darurat adalah dana yang disiapkan ketika kondisi genting saja. Sementara itu, simpanan adalah dana yang sudah terukur. Contoh simpanan sendiri adalah tabungan kelahiran anak, tabungan pendidikan anak, dan semacamnya.

    Anda memang sudah membayar kredit secara tepat waktu. Tapi, apakah dana darurat juga sudah anda siapkan? Dana darurat ini penting sekali, loh.

  3. Dana Pensiun
    Bukan PNS dan takut nggak punya dana pensiun? Tenang, anda yang bukan pegawai negeri sipil sebenarnya masih bisa kok mempersiapkan dana pensiun sendiri.
    Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi. Bisa dengan membeli emas atau lembar saham. Di masa tua nanti, investasi ini bisa anda tarik.
  4. Dana Tagihan Bulanan Tidak Terbayarkan
    Skor kredit baik, tapi finansial buruk karena anda nggak bisa memenuhi tagihan bulanan. Padahal, salah satu indikator kondisi finansial yang baik adalah dengan rutin dan sehatnya kita membayar tagihan bulanan.
  5. Tagihan Tak Dibayar Secara Penuh
    Well, anda merasa sudah membayar tagihan secara rutin, tapi mengapa utang masih tak kunjung lunas? Bisa jadi anda membayarnya dengan opsi minimum payment. Tentu ini bikin kondisi finansial anda buruk. Lagi pula, tagihan kartu kredit akan tetap terakumulasi di bulan berikutnya karena bunga yang lebih besar. Pastikan untuk menghindari opsi minimum payment bila ingin tagihan anda kelar dan finansial membaik.
Cerita Tung Desem Waringin Survive dari COVID-19: Mulai dari Cara Bahagia Jasmani dan Finansial

Cerita Tung Desem Waringin Survive dari COVID-19: Mulai dari Cara Bahagia Jasmani dan Finansial

Sobat street smart, saya pernah punya pengalaman live instagram bareng salah seorang pakar finansial, Pak Tung Desem Waringin. Beliau ini salah satu orang yang menginspirasi saya dalam banyak hal.

Beberapa bulan kemarin, pak Tung Desem ini pernah bikin kaget dan heboh banyak orang. Kabar positif covidnya beliau jadi salah satu hal yang bikin banyak orang, termasuk peserta seminarnya deg-degan.

Gimana enggak, peserta seminarnya pasti pada khawatir juga dengan kabar ini.

Hebatnya nih, untungnya pak Tung sendiri sudah bisa survive dari COVID-19. Kok bisa. Sih? Bisa dong. Nah, di tulisan ini saya bakalan bagi-bagi tips poin penting yang bisa dipelajari dari live instagram saya dengan pak Tung.

Sebenarnya, live instagram saya dengan pak Tung menghabiskan waktu yang lumayan lama. Ada 1 jam! Memang kalau ngobrol dengan pak Tung itu nggak bisa kalau cuman sebentar hehe…

Penasaran videonya? Silahkan tonton di link berikut ini, ya!

Cek Youtube

Back to the topic. Bagaimana sih cerita dari pak Tung Desem Waringin hingga bisa survive?
Well, kuncinya sih satu: BAHAGIA!

Pak Tung selalu menekankan untuk selalu bahagia dan positif thinking selama menjalankan pengobatan melawan virus corona. Buang semua fikiran negative agar proses penyembuhan menjadi lebih cepat.

Masalahnya, gimana caranya agar hidup bahagia tanpa tekanan? Kuncinya adalah bersyukur.

Masalah memang selalu ada dan nggak aka nada habisnya. Namun, lewat beryukur, seenggaknya beberapa hal bakalan lebih mudah dan gampang dijalani.

Nggak hanya itu saja sih, sebenarnya pak Tung Desem juga mempraktikkan yang namanya teknik pernafasan wim hof. Salah satu yang membuat keadaan pak Tung lebih baik adalah kebiasaannya melatih pernafasan ini.
Itu sih tips yang bikin pak Tung Bisa survive secara jasmani.

Gimana dengan cara sukses secara finansial?
Miliki multiple stream of income.

Kita nggak bisa mengandalkan satu saja sumber keran rezeki. Cobalah untuk mencari sumber rezeki lain. Bisa lewat jualan, berbisnis atau bisa juga berinvestasi di emas.

Tonton saja videonya, deh! Saya punya percakapan yang panjang lebar dengan pak Tung Desem.

Semoga info ini punya manfaat yang besar buat anda sekalian.

Sudah Benarkah Cara Ivan Gunawan Gunting Kartu Kredit?

Sudah Benarkah Cara Ivan Gunawan Gunting Kartu Kredit?

Dunia entertainment lagi dihebohkan dengan keputusan Ivan Gunawan. Gimana enggak, keputusan Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini luar biasa bikin penonton ikutan deg-degan.

Kebalikannya, saya merasa lega.

Keputusan Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini termasuk salah satu hal yang kontroversial. Namun, lewat langkah ‘berani’ nya ini akhirnya doi bisa menghentikan jebakan betmen yang selama ini singgah.

Saya tegaskan. Ini bukan kesalahan kartu kreditnya, bukan.

Boros tidaknya anda tergantung bagaimana anda mengelola kartu kredit yang anda punyai. Bila memang untuk konsumtif, sebaiknya sih punya 1 hingga 2 kartu kredit aja udah cukup.

Di kasus Ivan Gunawan ini, doi udah bilang kalau kartu kreditnya dipakai buat hal-hal konsumtif. Jadi, tak mengapa bila sekiranya digunting. Namun, bila kartu kredit dipakai untuk modal bisnis, maka seharusnya pikir-pikir lagi kalau mau gunting kartu kredit.

Eh, eh, tunggu. Saya ini memperhatikan satu hal di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini:

Bener nggak sih cara Ivan Gunawan gunting kartu kredit? Sudah bener apa belum, ya?

Jangan salah, loh. Ada dua tahapan yang harus anda perhatikan sebelum gunting kartu kredit:

  1. Pastikan chip kartu kredit sudah terpotong
    Kalau memang niatan ingin memotong kartu kredit, pastikan chip kartu kredit sudah terpotong. Meskipun kartu kredit anda potong dengan tetap meninggalkan chip secara utuh, itu akan tetap bisa digunakan di mesin edc. Jadi, pastikan dulu sebelum membuang potongan kartu kredit ke tempat sampah.
  2. Pastikan kartu kredit sudah tertutup sempurna
    Sebelumnya, pastikan kartu kredit yang mau anda potong kudu zero saldo. Semua bank, jika kurang bayar itu susah ditutup. Namun, beberapa bank, jika lebih bayar itu bakalan juga susah ditutup. Loh, loh kok gitu? emang gitu.

Di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit ini, sebaiknya Ivan memastikan 14 hari masa kerja kedepan agar bank sudah menutup kartu kreditnya secara sempurna.

Tunggu notifikasi dari bank bahwa kartu kredit sudah tertutup sempurna. Nah, ini nih. Gimana bila nggak ada notifikasi dari bank? Apakah artinya kartu kredit belum tertutup secara sempurna?

Bisa jadi sih, iya.

Harusnya, setelah 14 hari masa kerja itu, Ivan Gunawan harus menghubungi lagi pihak bank agar memastikan kartu kredit sudah tertutup sempurna.

Dua hal di atas memang sekiranya harus diperhatikan ketika akan menutup kartu kredit. Salah langkah dalam menutup kartu kredit berakibat kartu kredit disalahgunakan pihak lain. Di kasus Ivan Gunawan gunting kartu kredit, saya rasa Ivan harus cek lagi ke bank untuk 14 hari kedepan biar CC tertutup secara sempurna.

Game Of Entrepreneur: Belajar Bisnis Bisa Lewat Permainan Menyenangkan

Game Of Entrepreneur: Belajar Bisnis Bisa Lewat Permainan Menyenangkan

Siapa bilang belajar bisnis harus banget punya instrument bisnisnya? Kudu banget punya produknya buat belajar bisnis?Jawabannya: bisa iya dan bisa tidak.

Buat berbisnis secara langsung memang harus dan perlu banget instrument bisnis macam produk dan harga jual. Tapi…dalam belajar bisnis, anda nggak harus punya produknya terlebih dahulu.

Belajar bisnis ternyata bisa lewat hal-hal lain semacam buku dan Game. Anda masih tak percaya? Iya benar, anda bisa belajar lewat Game!

Beberapa permainan ternyata dirancang nggak cuma untuk refreshing doang. Dibalik itu, ada edukasi yang sangat besar bagi penggunanya.

Salah satu yang tengah saya mulai ini adalah Game of Entrepreneur. Permainan ini bakal mengasah skill bisnis anda. Permainan ini sudah dirancang biar bisa dimainkan oleh siapa saja yang awam masalah bisnis .

Game of entrepreneur ini biasanya saya mainkan via streaming youtube. Silahkan lihat episode tentang Game of Entrepreneur di link berikut ini:

Cek Youtube

Di video tersebut saya main sama 3 anak saya sekaligus mabar bareng penonton yang di rumah. Buat anda yang ketinggalan mabar bareng game of entrepreneur, saya biasanya kasih reminder dulu di akun instagram sebelum jadwal mabar dimulai.

Di game of entrepreneur ini, terdapat sheets rules (peraturan), papan permainan dan dadu yang bisa anda mainkan. Selama permainan berlangsung, anda akan menebak jenis investasi apa yang sebaiknya anda pilih biar untung.

Di papan yang disediakan, ada berbagai macam pilihan investasi yang bisa anda pilih. Nah, anda sendiri diibaratkan punya uang untuk investasi di sebuah bisnis dan dikasih limit 1000 poin. Ada 12 ronde yang dimainkan (dalam artian 12 bulan).

Terdapat poin keuntungan di setiap pilihan yang anda pilih, selain itu ada juga denda bagi anda yang sedang apes. Seiring berjalannya waktu, akan terlihat siapa yang mendapatkan untung, dan siapa saja yang mendapat buntung.

Game ini akan mengasah skill investasi, financial planning, dan budgeting anda. Produknya sih sebenernya udah ada di tokopedia. Kalau mau kepoin detail lanjutnya bisa klik link berikut ini, ya:

Game of Entrepreneur

 

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds