REVIEW ATG X SOEGEE FUTURES: SKEMA PONZI ATAU REAL TRADING?

REVIEW ATG X SOEGEE FUTURES: SKEMA PONZI ATAU REAL TRADING?

Kali ini ada update-an terbaru dari salah satu robot trading paling fenomenal di Indonesia. Siapa lagi kalau bukan robot trading ATG. Dikabarkan bahwa robot trading ini ternyata masih berjalan sampai hari ini dan membuat produk yang bisa dipakai di broker mana pun. Kita masih ingat bahwa dulu ATG menggunakan Lego Market sebagai broker, tapi setelah ditelusuri ternyata Lego Market itu scam, ATG memutuskan untuk memindahkannya ke Soegee Futures.

Bisa dibilang nasib ATG ini sudah seperti zombie—hidup segan, mati pun tak mau. MT4 masih jalan, tapi WD-nya hanya bisa diambil pakai lego coin yang notabene harganya jauh merosot dan nyaris 0, lebih tepatnya sekitar 0,069 rupiah. Kemudian ada yang memasang EA ATG di broker Soegee dan hasilnya bisa dibilang not bad. Setelah dipindah ke Soegee Futures, sejauh ini masih tidak ada selama sebulan belakangan ini. Tapi karena masih berjalan sebulan, belum bisa dipastikan apakah hasilnya bisa sekonsisten saat masih pakai Lego Market. Nanti perkembangan ATG di broker Soegee bisa dilihat kalau nanti ada event-event besar nantinya dan apakah robot trading ini bisa bertahan hingga bertahun-tahun atau tidak.

ATG sah-sah saja memasarkan produk baru yang bisa dipakai di broker mana pun ini, tapi hal itu tidak lantas membuat ATG bisa mengembalikan lagi reputasinya yang sudah terlanjur jelek karena kasus sebelumnya. Kok bisa begitu? Karena hampir semua member ATG ini masih bertransaksi di Lego Market, tapi pencairan WD-nya pake coin sampah yang bahkan dibelikan mainan lego pun masih kurang. Kalau memang pihak managemen ATG ingin memperbaiki nama baiknya yang sedang tercoreng supaya tidak dianggap perusahaan yang doyan money game, kenapa tidak dipindahkan saja semua dana member ke broker yang baru kalau memang EA-nya sudah bagus? Tinggal dipindahkan, jalankan, selama brokernya punya lisensi legal dari BAPPEBTI, tidak akan masalah. Kenapa harus dibuat ruwet? WD masih dibatasi, WD-nya pun pakai coin sampah.

Kalau memang produknya sudah bagus, pindahkan saja dananya ke Soegee. Kalo dananya pake lego coin, sama saja duitnya ilang. Depo pakai rupiah, WD pakai lego coin. Padahal lego coin tidak terdaftar secara legal sepagai aset crypto di Indonesia. Kalau memang perusahaannya melakukan ponzi, ya sudah. Ngaku ponzi saja macam NET89. Berurusan sama polisi atau tidak itu dipikir nanti. Walaupun duit melayang, setidaknya keadilan harus ditegakkan setinggi-tingginya. Rasa sakit ketika melihat mereka berfoya-foya dan dipamerkan di sosmed di mana mereka bisa seperti itu karena uang member itu sakitnya berlipat-lipat.

Menurut kalian, setuju atau tudak kalau semua dana yang ada di Lego Market dipindahkan ke Soegee Futures?

INI DIA, ISTILAH DALAM KARTU KREDIT YANG PERLU DIINGAT.

INI DIA, ISTILAH DALAM KARTU KREDIT YANG PERLU DIINGAT.

Di dalam dunia perbankan terutama kartu kredit, ada beberapa istilah yang muncul dan mungkin ada sebagian orang yang masih belum paham artinya. Munculnya istilah-istilah ini dimaksudkan untuk mempemudah nasabah dalam memahami maknanya. Ada banyak sekali istilah yang bisa ditemui, namun kali ini hanya beberapa istilah saja yang mungkin banyak dijumpai oleh pengguna kartu kredit. Istilah apa saja itu?

1. PEMBAYARAN MINIMUM.
Pembayaran minimum ialah jumlah minimal dari total tagihan yang perlu dibayarkan oleh nasabah ke bank. Fasilitas pembayaran minimum ini ada untuk menghindari keterlambatan pembayaran oleh nasabah kartu kredit. Pembayaran minimum ini dapat digunakan oleh pemegang kartu kredit untuk mengurangi saldo yang terutang sesuai dengan persyaratan di dalam perjanjian kartu kredit. Biasanya, bank penerbit kartu kredit memberikan syarat pembayaran minimum dengan sebesar presentase atau nominal tertentu dan saldo yang terutang. Biasanya, pihak bank akan memberikan presentase sebesar 10% dari total tagihan untuk dibayarkan oleh nasabah bank sebelum jatuh tempo. Namun semenjak adanya pandemi, pihak bank menurunkan presentasi dari total tagihan nasabah menjadi 5% saja.

2. BIAYA KETERLAMBATAN
Nasabah tidak disarankan untuk terlambat membayar tagihan karena nanti akan dikenai biaya keterlambatan. Apa itu biaya keterlambatan? Biaya keterlambatan ialah biaya yang wajib dibayarkan oleh nasabah jika ketahuan terlambat membayar tagihan lewat jatuh tempo. Nominal denda keterlambatan kartu kredit paling banyak sebesar 3% dari total tagihan dan maksimal Rp 150.000. jika hasi perhitungan denda 3 % tersebut melewat batas maksimal, maka nasabah akan dikenai denda Rp 150.000. Nominal presentase ini ditetapkan oleh pihak bank sentral dari 1% atau maksimal Rp 100.000.

3. DSR DAN DBR (DEBT SERVICE RATIO DAN DEBT BURDEN RATIO)
Dalam kartu kredit ada istilah debt service ratio dan debt burden ratio. Apa itu? Debt service ratio (DSR) adalah perbandingan jumlah hutang dan jumlah penghasilan yang diterima nasabah setiap bulannya. DSR ini penting karena berguna untuk mengetahui apakah calon debitur mampu membayar cicilan per bulan jika dilihat dari riwayat keuangannya. Dengan melihat jumlah kewajiban atau hutang yang dimiliki ketika calon debitur melakukan pengajuan yang nanti dibandingkan dengan jumlah penghasilan tiap bulannya. Presentasenya berkisar antara 30 sampai 40 persen.
Sedangkan debt burden ratio (DBR) adalah perbandingan keseluruhan cicilan dengan pendapatan bersih per bulan atau per tahun sesuai dengan kebutuhan. DBR ini biasa digunakan oleh bank untuk mengetahui tingkat beban utang per bulan nasabah yang berencana mengajukan kredit.

4. SID BI (SISTEM INFORMASI DEBITUR BANK INDONESIA) ATAU SISTEM LAYANAN INFORMASI KEUANGAN (SLIK)
SID BI atau yang sering juga disebut Informasi Debitur BI (ID BI) adalah istilah di mana data sejarah kredit yang pernah dimiliki oleh calon debitur di seluruh bank atau lembaga keuangan resmi lainnya. Data ini biasanya berupa informasi limit, kredit macet, dan lainnya yang nanti akan terekam di ID BI sepanjang sejarah. Namun, sistem ini sudah berpindah tangan dan berganti nama. Bukan Bank Indonesia lagi yang mengatur sistem ini, melainkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berganti nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
SLIK sendiri memiliki sebuah layanan yang cara kerjanya hampir sama dengan SID BI, namanya informasi debitur (iDEB). Fungsinya kurang lebih sama, yaitu memberikan informasi kepada nasabah perbankan mengenai riwayat kredit dan lembaga pembiayaan serta keuangan lainnya. Informasi SLIK ini bisa diakses oleh lembaga keuangan dalam kurun waktu 24 jam setiap hari dengan syarat sudah terdaftar sebagai anggota di Biro Informasi Kredit (BIK).

5. BIAYA TAHUNAN (ANNUAL FEE)
Annual fee atau biaya tahunan ialah biaya ‘kompensasi’ yang diberikan oleh bank atas beragam fasilitas yang sudah ditawarkan kepada nasabahnya. Besar kecilnya biaya tahunan ini tergantung dari jenis kartu yang dipakai oleh si nasabah. Semakin lengkap fasilitas yang ada di kartu kredit, semakin besar pula biaya tahunannya.
Itu tadi adalah beberapa istilah yang bisa ditemui dalam kartu kredit. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sebelum apply kartu kredit, perlu tahu beberapa istilah di atas supaya nanti tidak salah paham saat penggunaannya nanti. Kalian pengguna kartu kredit, sudah paham kah dengan istilah-istilah di atas?

JANGAN MAU KETIPU 10M KAYAK JESSICA ISKANDAR, INI CARA JITU HINDARI PENIPUAN SKEMA PONZI DAN MONEY GAME.

JANGAN MAU KETIPU 10M KAYAK JESSICA ISKANDAR, INI CARA JITU HINDARI PENIPUAN SKEMA PONZI DAN MONEY GAME.

Beberapa waktu yang lalu, Jessica Iskandar beserta suami datang ke podcast Deddy Corbuzier untuk membahas kasus penipuan yang menimpa mereka. Tidak tanggung-tanggung, kerugian yang mereka alami sebesar 10M! bukan nominal yang sedikit, bukan?

Awal mula kejadian ini berawal dari Jessica Iskandar dan suami pindah ke Bali. Suatu hari si pelaku ini ingin menawarkan endorsean pemakaian mobil Alphard dan Mini Cooper yang nantinya akan diganti dengan exposure. Tak lama kemudian, Jessica mulai berkenalan dengan si bos pemilik rental mobil yang akhirnya hubungan mereka semakin dekat. Kemudian si bos ini memberikan sebuah tawaran yang sebenarnya aman-aman saja dan sudah sering dilakukan di mana-mana, yaitu si bos meminta Jessica untuk menyewakan mobilnya, yang nanti hasil dari penyewaan tersebut dibagi dua. Ketika si pelaku ini sudah memberikan pembayaran pertama dan kedua, di sanalah kepercayaan mulai terbentuk karena dia sudah yakin bahwa si pelaku ini melakukan apa yang sudah dijanjikan sebelumnya. Tapi semakin lama si pelaku meminta hal yang aneh-aneh seperti pinjam BPKB mobil. Singkat cerita, akhirnya ketahuan kalau Jessica ditipu dengan total hingga 10M. Tidak Cuma Jessica saja, ternyata sudah banyak korban yang terjerat.

Dan dilihat dari kasus Jessica, penipuan ini merupakan pola penipuan yang sudah banyak terjadi di pelosok kota. Ini bisa disebut dengan skema ponzi tradisional, awalnya orang percaya karena performance-nya di sosmed. Yang awalnya hanya coba-coba hingga akhirnya terjerumus makin dalam dan BOOM!! End Game. Ketika kasusnya meledak, korban sudah berjatuhan dan biasanya, kasus ini selalu berakhir dengan bad ending karena uang sudah habis semua. Kasus semacam ini dihukum atas perbuatannya, bukan nominalnya karena sistem hukum yang ada belum setimpal dengan kerugian yang ada, kasus skema ponzi sudah seperti ‘hama’ di Indonesia.
Namun masih ada jalan lurus yang menghindarkan kita dari penipuan skema ponzi dan money game. Apa saja?

1. JANGAN MUDAH PERCAYA 100% PADA ORANG YANG BARU KENAL
Perlu dicamkan ketika Anda ingin melakukan partner bisnis yang baru kenal, jangan pernah menaruh kepercayaan Anda setinggi langit kepada mereka. Karena kepercayaan tersebut bisa menjadi celah dan akan dimanfaatkan oleh mereka karena Anda yang lengah. Walaupun terkesan mengganggu dan merepotkan, pastikan Anda kroscek berkali-kali ketika berhubungan uang dengan nominal yang banyak. Semisal ketika melakukan transfer, pastikan cek rekening Anda dengan sangat teliti karena kadang ada orang yang mengirim transfer palsu tapi si penerima tidak mengecek transferannya sudah masuk atau belum. Bisa juga minta bantuan bank terkait untuk mengecek apa ada transferan yang masuk ke rekening Anda sehingga hubungan kepercayaan itu tidak hancur.

2. BERSIKAP NEGATIVE THINKING
Ketika Anda menaruh uang atau berbisnis, kita harus menanamkan negative thinking. Bukan untuk bermaksud buruk, tapi sikap negative thinking ini bertujuan untuk meminimalisir resiko jika hal buruk terjadi nantinya. Kita ber-negative thinking dulu sampai nantinya si pengelola duit tidak melakukan hal-hal negatif.
Jadi setelah melihat kasus penipuan yang menimpa Jessica Iskandar, setidaknya kita harus menerapkan 2 cara di atas agar kita bisa menghindari penipuan skema ponzi dan money game.

Jadi bagaimana menurut sobat street smart sekalian soal kasus Jessica Iskandar ini? Apakah pemerintah harus membuat UU tersendiri untuk kasus penipuan skema ponzi dan money game? Hukuman apa yang sekiranya pantas dan setimpal didapatkan para pelaku skema ponzi dan money game ini yang sudah merugikan masyarakat?

CERITA DI BALIK PEMBAHASAN PROGRAM ‘REALITAS’ METRO TV, MEMBONGKAR MODUS ROBOT TRADING ATG

CERITA DI BALIK PEMBAHASAN PROGRAM ‘REALITAS’ METRO TV, MEMBONGKAR MODUS ROBOT TRADING ATG

Masih ingat dengan program besutan Metro TV ‘Realitas’ yang beberapa waktu lalu dengan gagah beraninya berhasil membongkar permainan kotor ATG beserta bos besarnya? Kali ini, kita akan membahas kasus ini dari sudut pandang seorang Roy Shakti.

Untuk sekilas saja, program ‘Realitas’ ini membongkar modus operandi yang dilakukan oleh Wahyu Kenzo aka Dinar Wahyu Saptian Dyfrig selaku pemilik robot trading ATG. Di program tersebut, disebutkan bagaimana awal mulanya ATG ini terbentuk, modus operasinya, dan bagaimana para korban ATG ini bisa terbujuk oleh rayuan maut yang ditawarkan oleh Wahyu Kenzo ini.

Awalnya, dikira kalau program ini akan menyinggung tentang ATG yang mau launching produk baru yang katanya berupa tambang mining, eh ternyata begitu dilihat, ternyata isinya? WADIDAW! Bikin ketawa. Perlu kita beri apresiasi setinggi-tingginya buat Metro TV yang sudah tidak punya rasa takut buat membahas kasus ini, ketika media lain tidak berani atau sengaja dibungkam untuk tidak mengumbar kasus ini. Kira-kira apa ya alasannya Metro TV berani memmberitakan kasus ini, sedangkan media pertelevisian yang lain tutup mulut dan terkesan menutup mata.

Pertama adalah pernyataan korban yang mengaku bahwa ia merasa penarikan withdraw ATG terkesan seret dan selalu bertele-tele alasannya sehingga korban ini hanya bisa menarik sedikit. Korban bernama Danny ini memaparkan bahwa ia merasa ATG tidak memberikan keuntungan padanya, dan selalu aja ada alasannya ketika para annggotanya ingin menarik withdraw¬al, mulai dari alasan maintenance system hingga alasan regulasi.

Awal mula Danny bergabung menjadi anggota ATG adalah karena Wahyu Kenzo yang sering berfoto dengan para artis dan pejabat negara. Tidak Cuma itu saja, ia juga sering memamerkan aset-aset mobil mewahnya di sosial media. Siapa yang tidak tergiur dengan godaan macam itu? Roy Shakti membagikan pendapatnya bahwa berfoto dengan figur terkenal dan berpengaruh adalah salah satu cara licik yang dilakukan oleh perusahaan Ponzi, supaya eksistensinya keliatan dan para calon korban terperdaya, tanpa diketahui oleh korban bahwa mereka sudah masuk dalam jebakan scam. Itu adalah permainan lama dari skema Ponzi. Jangan sampai terbuai dengan dengan selfie bersama artis atau pejabat¸flexing asset mewah sana-sini. Endingnya Anda ketipu, kan?

Salah satu korban ditanyai mengapa ia tertarik untuk masuk jadi anggota ATG, dia mengatakan bahwa mengaku bergabung dengan ATG karena ia tergiur dengan keuntungan 15% yang ditawarkan oleh ATG. Yang menarik adalah, jumlah korban ATG yang melapor ke pihak kepolisian ini cuma segelintir orang saja. Sisanya? Masih terbuai dengan bujuk rayu leader ATG ditambah dengan para buzzer baik centang biru atau pun fiktif di Telegram. Padahal si korban ini tahu lho kalau mereka ini ditipu, tapi masih berharap kalau semuanya itu cuma omong kosong aja. Dari pihak LQ bilang kalau kerugiannya mencapai sekitar 15 milyar rupiah berdasarkan laporan yang masuk ke pihak LQ. Kalau memang ATG baik-baik saja, bisa lah diselesaikan baik-baik, cabut laporannya, ganti rugi uang korban. Beres kan? Kenapa harus bertele-tele, wahai ATG? Ada beberapa korban yang bilang kalau laporan ATG yang diserahkan ke kepolisian terkesan ‘mental’. Dicurigai kalau pihak ATG ini berkoordinasi dengan kepolisian supaya ini kasus enggak kelar-kelar.

Pihak LQ Indonesia Lawfirm yang menaungi 141 anggota sekaligus korban robot trading ATG, melaporkan pengelola ATG ke Bareskrim Polri. Dan mencatat kerugian sebesar 15 milyar. Dan menurut pengamatan Alvin Liem, penawaran yang marak ditawarkan oleh robot trading saat in, tak lebih hanyalah praktek Ponzi.

Di ‘Realitas’ juga membahas big boss¬ dari ATG yaitu Wahyu Kenzo. Beliau ini memang orang yang paling menarik di antara bos-bos ponzi yang lain outfit-nya pakai merk mahal, bahkan pernah wawancara sama Pak Dahlan Iskan. Wahyu Kenzo ini terkenal ‘licin’ karena kemampuan komunikasi dan tutur bahasanya yang luar biasa sehingga ia bisa dekat para pejabat.

Waktu wartawan Metro TV memberondong pertanyaan kepada ketua MPR Bambang Soesantyo perihal keterlibatannya terhadap penjualan robot trading ini patut diacungin jempol sih ini. Ini wartawannya udah siap mati kayaknya. Kok bisa ya Metro TV dengan berani dan vulgar mengupas kasus ATG ini. Waktu wawancara sama pihak APLI, eh pihak APLI-nya pura-pura kagak tahu, pada udah sohib banget. Padahal waktu di salah sau acara yang bareng MPR itu APLI sempat menuduh APPLI itu sarang robot, padahal sendirinya ada satu robot yang dibelain terus.

Kemudian bahasan berpindah ke pernyataan dari ketua BAPPEBTI yang baru, kalau yang lama sih udah ketangkep karena ketahuan punya member di ATG. Di ‘Realitas’ juga membahas soal siapa Legomarket, broker yang dipake sama ATG yang katanya lokasinya di luar negeri. Setelah diselidiki, ternyata eh ternyata, orang Indonesia yang namanya Bayu Walker, si orang Tulungagung yang punya Lamborghini kuning satu-satunya dan seorang trader terkenal. Si Bayu ini diduga yang melakukan manipulasi di Legomarket. Terus , ‘Realitas’ ini juga mewawancarai Direktur Tindak Pidana Khusus Maber Polri Bapak Whisnu, beliau menjelaskan bahwa yang dilakukan oleh mereka adalah skema Ponzi dan biasanya menggunakan broker-broker luar negeri. Kita tunggu reaksi dari pihak kepolisian karena kasus ini terkesan ‘mengambang’. Istilahnya, kenapa kasus ATG ini kayak ogah-ogahan gitu, mungkin karena ada kasus lain yang harus ditangani. Kalau sampai tidak ditangani, bisa muncul stigma kalau kasus ATG membawa dampak cukup besar buat institusi kepolisian dan masyarakat bisa kehilangan kepercayaan kepada pihak kepolisian. Kita semua berharap kasus ini bisa segera terselesaikan secepatnya.

TERNYATA KARTU KREDIT PUNYA KELEMAHAN? APA SAJA ITU?

TERNYATA KARTU KREDIT PUNYA KELEMAHAN? APA SAJA ITU?

Selama ini, kalian sudah sering mendengar tentang banyak manfaat dan keunggulan ketika menggunakan kartu kredit, beberapa di antaranya adalah penggunaannya yang praktis dan mudah. Tapi sebenarnya, kartu kredit itu seperti dua sisi mata pisau lho! Di balik semua manfaatnya yang bisa kalian rasakan, ternyata ada kelemahannya. Apa saja itu?

1. TIDAK MEMILIKI RAMBU-RAMBU PEMAKAIAN YANG JELAS
Kelemahan paling krusial yang dimiliki oleh kartu kredit adalah tidak ada batasan pemakaian yang jelas saat menggesek kartu kredit. Apakah ini pemakaiannya benar? Atau justru sebaliknya? Tidak ada batasan yang jelas dalam pemakaiannya. Selama ini kalian hanya mengetahui jika saat kartu digesek kemudian di-approve, itu tandanya benar. Sedangkan ketika di-decline, itu menandakan ada yang salah saat kartu tersebut digesek. Saat kalian menggesek kartu kredit, di situlah kalian memegang kendali penuh atas kartu kredit tersebut. Kalian bebas menggunakannya untuk melakukan apa pun yang kalian inginkan—membuka bisnis startup, main saham, main forex, main binomo, membiayai selingkuhan, atau hal lain—kalian bisa menggunakan kartu kredit tersebut sebebas-bebasnya sesuai dengan kemauan kalian. Namun dalam pemakaian, kartu kredit tersebut tidak memberikan peringatan apakah uang dari kartu kredit tersebut digunakan untuk hal yang baik atau tidak. Mayoritas masyarakat yang memilik kartu kredit menganggap bahwa jika sudah punya kartu, mereka berpikir bahwa itu adalah uang mereka sendiri. Menggesek kartu kredit itu adalah sesuatu yang nikmat, bukan? Hal yang tidak menyenangkan saat menggunakan kartu kredit adalah saat kita membayar tagihannya. Apalagi, saat kalian menggunakan kartu kredit tersebut untuk berfoya-foya atau melakukan hal-hal yang bersifat konsumtif, atau mungkin yang lebih parah adalah membayar angsuran yang lain. Mungkin di masa mendatang, pihak penerbit kartu kredit bisa memberikan peringatan saat menggunakan kartu kredit untuk hal-hal tertentu, semisal apa saja kebutuhan yang beresiko rendah, beresiko sedang, hingga beresiko tinggi. Dengan begitu, masyarakat bisa mengontrol penggunaan kartu kredit. Sedangkan untuk membayar angsuran, pihak penerbit kartu kredit melarang penggunaannya.

2. BISA APPLY LEBIH DARI 1 KARTU KREDIT
Kelemahan lain yang dimiliki oleh kartu kredit adalah kalian bisa apply lebih dari satu kartu kredit. Kalian bisa apply kartu kredit ke bank yang berbeda tanpa bank tersebut bisa mengontrol bisa mengontrol bank yang lainnya. Tidak masalah kalian punya 10 kartu kredit dari bank yang berbeda-beda, yang menjadi permasalahan adalah ketika kalian memiliki utang dari kesepuluh bank tersebut, dan ketika kalian separuh dari limit kartu kredit tersebut, kalian akan ribet dalam membayar tagihannya. Apalagi ketika kalian menggunakannya di waktu yang berdekatan atau pun bersamaan. Dengan kata lain, control diri adalah kunci utama dari penggunaan kartu kredit. Sifat konsumtif bisa membawa kalian ke jurang malapetaka jika kalian tidak bisa memegang kendali atas sifat konsumtif tersebut. Jika kalian sudah tidak punya uang, makan yang menunggu di depan kalian adalah setumpuk tagihan yang segera dibayar. Menyedihkan, tapi memang itu lah kenyataannya.

MENGULIK LANGKAH-LANGKAH PENANGANAN KASUS ROBOT TRADING VIRAL BLAST

MENGULIK LANGKAH-LANGKAH PENANGANAN KASUS ROBOT TRADING VIRAL BLAST

Masih segar di pikiran kita kasus investasi bodong Viral Blast beberapa waktu lalu. Kerugiannya juga tidak main-main, 140 milyar! Dan jumlah anggota yang menjadi korban Viral Blast juga mencapai 12.000 orang. Itu bukanlah jumlah yang sedikit yang bisa dibayangkan oleh orang-orang lain yang tidak terlibat dalam kasus penipuan robot trading tersebut. Dan kasus Viral Blast ini termasuk kasus yang unik karena adanya pengakuan dari pihak pemilik, usaha untuk memanipulasi WD, adanya campur tangan oknum-oknnum dari asosiasi tertentu.

Di salah satu podcast bersama Ketua paguyuban Kompak Viral Blast Bersama (yang selanjutkan akan disebut KVBB) Rico Suroso bersama pengacaranya Edi menjelaskan mengapa kasus Viral Blast bisa tertangani dengan cepat oleh pihak kepolisian. Rico menjelaskan bahwa semua itu tidak lepas dari campur tangan anggota paguyuban KVBB dan pengurus yang mau bekerjasama untuk mendapatkan keadilan yang berhak mereka dapatkan, walau pun di balik semua itu ada beberapa drama yang membumbui, seperti penyitaan rumah ataupun menduduki kantor.

Sebenarnya, gagasan untuk membuat paguyuban untuk para korban investasi bodong ini bukanlah sebuah gagasan baru. Hanya saja, baru paguyuban KVBB lah yang berani buka suara. Biasanya, korban-korban investasi bodong ini akan diarahkan untuk PKPU, yang berakhir korban pailit dan dirugikan dengan nominal yang cukup besar.

Menurut pengacara Edi, untuk bisa menuntaskan kasus investasi bodong robot trading, para korban harus memiliki inisiatif untuk melapor. Kebanyakan korban robot trading memilih untuk tidak melapor ke pihak kepolisian karena malu dan nanti dibilang bodoh. Beruntungnya, pihak Kabareskim dengan baik hati meminta mereka untuk membuat sebuah paguyuban. Nantinya, anggota paguyuban bisa membuat pidana secara pidana, dan nantinya barang bukti yang sudah disita bisa dikembalikan kepada korban. Kasus ini mirip dengan kasus Binary Option.
Di podcast tersebut pengacara Edi juga sempat menyinggung bahwa mayoritas korban takut dan malu untuk mengangkat perkara terseut ke publk karena ada pejabat yang terlibat di dalamnya. Ketika ingin memperkarakan kasus tersebut, mereka khawatir akan dianggap bodoh oleh pejabat yang bersangkutan. Sehingga Viral Blast adalah satu kasus yang berhasil membuat publik heboh.

Selama ini korban-korban investasi bodong tidak pernah bisa mendapatkan kembali uang mereka. Namun kasus Viral Blast mungkin bisa membuka sejarah baru dalam perjalanan untuk mengambil kembali uang para korban, dan itu perlu usaha yang besar. Kasus Viral Blast bisa terbilang lancar karena pihak pelaku yang sudah mengaku dan tidak melakukan perlawanan, serta dari pihak korbannya sendiri bisa berkoordinasi dan bersatu dengan baik. Yang sering membuat kasus investasi bodong ini gagal ialah ketika korban tidak kompak. Rico menjelaskan bahwa kunci kasus Viral Blast bisa tertangani dengan lancar adalah ada yang mengawasi. Kemudian yakin. Beliau menambahkan bahwa sudah dipastikan bahwa robot trading ini adalah penipuan dan tidak bisa mendapatkan uang dengan duduk diam saja. Beliau juga menegaskan bahwa pengumpulan anggota paguyuban bisa sukses karena ia menyatakan bahwa mereka semua adalah korban, tidak boleh ada yang otoriter, serta harus terbuka dan transparan dalam menangani kasus keuangan. Dengan adanya paguyuban tersebut, para korban bahwa mereka punya wadah untuk mendapatkan uang mereka kembali.

Namun, menurut Edi dan Rico, mereka bisa belum bisa memastikan berapa uang tunai yang disita oleh pihak kepolisian dan kejaksaan. Mereka menunggu informasi lebih lanjut berapa asset yang disita dan mereka akan mencoba untuk mengawal dan menanyakan kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Mereka berharap kepolisian bisa segera bisa memberikan kejelasan supaya publik tidak memberikan perspektif negative terhadap imej kepolisian.

KENAL LEBIH DEKAT DENGAN KARTU KREDIT, SI ‘KECIL’ DENGAN SEGUDANG MANFAAT DI DUNIA TRANSAKSI PEMBAYARAN

KENAL LEBIH DEKAT DENGAN KARTU KREDIT, SI ‘KECIL’ DENGAN SEGUDANG MANFAAT DI DUNIA TRANSAKSI PEMBAYARAN

Di generasi milenial saat ini, mayoritas masyarakat urban memiliki satu atau dua kartu kredit yang terpajang di saku dompet mereka. Ada banyak alasan mengapa mereka memilih untuk mempunyai kartu kredit, salah satunya adalah untuk mempermudah transaksi pembayaran tanpa perlu repot membawa segepok uang tunai.. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan kartu kredit, si ‘kecil’ yang multifungsi ini.

CARA PEMBAYARAN
Saat berbelanja di supermarket, tak jarang orang akan memilih untuk membayar menggunakan kartu kredit saat total nominal belanjaan mereka tidak memungkinkan untuk membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Dengan menggunakan kartu kredit, mereka tidak perlu bingung lagi untuk berpikir butuh berapa lembar uang tunai yang harus mereka bayarkan nanti. Caranya sederhana—pertama, serahkan kartu kredit yang kalian ke pihak kasir yang nanti akan memasukkan kartu kredit kalian ke EDC (Electronic Data Capture). Oleh EDC, data-data yang ada di dalam kartu kredit tersebut nantinya dienkripsi oleh pihak penerbit kartu kredit. Selanjutnya, setelah proses verifikasi dinyatakan berhasil oleh pihak terkait, kalian akan mendapatkan cetakan yang berisi bukti transaksi secara otomatis. Bukti transaksi tersebut ditandatangani oleh pihak pemegang kartu kredit. Setelah selesai menerima bukti transaksi dan tanda tangan, proses pembayaran dinyatakan selesai.

CARA KERJA
Kartu kredit tidak hanya berlaku untuk transaksi pembayaran offline saja, namun juga bisa digunakan dalam transaksi pembayaran online.Saat ini pihak penyedia layanan jasa sudah melebarkan sayapnya mempermudah transaksi pembayarann tanpa harus keluar rumah. Banyak jasa penyedia penginapan, pembelian tiket transportasi, dan jasa jual beli online memasukkan opsi kartu kredit dalam metode pembayarannya. Tapi, sebenarnya, bagaimana sih cara kartu kredit itu bekerja? Yang pertama, setiap kalian melakukan transaksi, jumlah debut yang ada di dalam kartu kredit akan bertambah. Kedua, kalian akan menerima tagihan yang berisi total keseluruhan transaksi di bulan terkait. Perlu diingat bahwa tagihan tersebut harus dibayar sebelum tenggat pembayarannya, atau jika tidak kalian akan membayar denda. Terakhir adalah proses validasi. Ada kondisi di mana proses validasi kartu kredit kalian ditolak jika kalian belum aktivasi kartu kredit, kartu kredit sudah melewati batas limit, atau terlambat melakukan pembayaran.

MANFAAT
Saking mudah dan praktis bertransaksi dengan kartu kredit, tanpa kalian sadari ada beragam manfaat yang bisa kalian dapat dari kartu kredit. Apa saja sih manfaatnya?

1. MEMUDAHKAN BELANJA ONLINE
Masyarakat perkotaan saat ini lebih memilih belanja melalui online karena lebih mudah dan praktis. Sistem pembayarannya pun juga beragam, salah satunya menggunakan kartu kredit karena mudah dan praktis. Kalian Cuma perlu mengisi data identitas diri seperti nama pengguna, nomor identitas kartu kredit, dank ode Card Verification Code (CVC). Setelah mengisi semua data tersebut, kalian bisa langsung check out barang wish-list kalian.

2. BISA DIPAKAI DI SELURUH DUNIA
Di antara kalian pasti ada suka travelling ke luar negeri, bukan? Saat pulang ke negara asal, kalian pasti ingin membelikan oleh-oleh untuk orang terdekat kalian. Kalian tidak mungkin, kan membawa uang tunai sekoper untuk membeli oleh-oleh? Atau kalian ingin beli barang dari e-commerce luar negeri tapi terhalang perbedaan mata uang? Dengan kartu kredit, kalian tidak perlu lagi bingung untuk tukar mata uang saat pergi ke negara tujuan atau bingung saat membeli barang online dari e-commerce luar negeri. Cukup dengan kartu kredit, kalian bisa melakukan transaksi di belahan negara mana pun.

3. BANYAK PROMO
Kartu kredit memiliki keuntungan lainnya, salah satunya adalah kalian bisa mendapatkan berbagai jenis promo. Kalian sering kali menemukan promo potongan diskon atau akan mendapatkan reward ketika kalian menggunakan kartu kredit. Tidak hanya di supermarket saja, penyedia jasa layanan online seperti penyedia tiket transportasi, penyewaan penginapan, atau jasa delivery sering memberikan diskon atau potongan harga ketika menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayaran.

4. LEBIH MUDAH DAN PRAKTIS.
Di zaman serba digital dan modern ini, pembayaran dengan metode cashless adalah metode yang paling digandrungi masyrakat saat ini, karena mereka tidak perlu membawa uang tunai dengan jumlah nominal yang cukup besar. Cukup dengan menggunakan kartu kredit, kalian tidak perlu lagi yang namanya menunggu kembalian saat membeli sesuatu ata menulis cek. Kartu kredit juga memudahkan kalian dalam bertransaksi secara online

MENGENAL ENEL KEKUATAN HIJAU, APLIKASI INVESTASI BODONG BERKEDOK PENYEWAAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK

MENGENAL ENEL KEKUATAN HIJAU, APLIKASI INVESTASI BODONG BERKEDOK PENYEWAAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK

Beberapa waktu yang lalu, ada sebuah ‘perusahaan’ yang namanya menyatut dari nama perusahaan luar negeri. Perusahaan ini adalah Enel Kekuatan Hijau. Perusahaan ini disebutkan sebagai perusahaan yang mengembangkan aplikasi investasi yang menawarkan penyewaan pembangkit tenaga listrik yang menawarkan income harian dengan janji keuntungan 200%. Siapa yang tidak tergiur dengan penawaran tersebut apalagi dengan resiko yang tidak seberapa. Namun setelah, ditelusuri lebih dalam, ternyata ini adalah perusahaan investasi bodong.

Dikatakan bahwa Enel kekuatan Hijau ini menyatut nama sebuah perusahaan energi terbarukan multinasional yang kantor pusatnya berbasis di Roma, Italia bernama Enel Green Power SpA. Selain itu, Enel Kekuatan Hijau juga membuat aplikasi dengan nama yang sama yang tersedia di Play Store. Ditulis di deskripsi aplikasi tersebut adalah aplikasi dengan metode menawarkan investasi rendah dengan pengembalian hasil investasi tinggi. 4000 ulasan dan rating 4,4 bintang telah didapatkan oleh aplikasi tersebut.

Setelah ditelisik lebih lanjut, ternyata Enel Kekuatan Hijau ini adalah salah satu dari investasi bodong yang makin merajalela di Indonesia dan kebanyakan masih awam soal investasi bodong. Kepala Satgas Kewaspadaan Investasi Togam L Tobing menuturkan bahwa Aplikasi Enel Kekuatan Hijau ini menerapkan skema permainan uang. Beliau juga menegaskan bahwa aplikasi tersebut tidak memiliki lisensi dari regulator mana pun di Indonesia, alias aplikasi illegal.

Sebenarnya modus penipuan investasi dengan mencontek nama yang perusahaan resmi sudah bertebaran di Indonesia, seperti Alimama yang meniru perusahaan raksasa perdagangan elektronik Cina Alibaba, dan JD Union yang meniru perusahaan JD.ID

Sebagai masyarakat yang ingin berinvestasi, sebaik kita harus pintar-pintar untuk mencari perusahaan investasi yang terpercaya. Jangan mudah tergiur dengan klaim yang menjanjikan modal kecil dan pengembalian besar. Teliti dan cermati tawaran yang diberikan ketika ingin mulai melakukan investasi.

SUKA BELANJA ONLINE? INI TIPS DAN TRIK AMAN BERBELANJA ONLINE MENGGUNAKAN KARTU KREDIT

SUKA BELANJA ONLINE? INI TIPS DAN TRIK AMAN BERBELANJA ONLINE MENGGUNAKAN KARTU KREDIT

Di era seperti digital seperti saat ini, sudah ada beragam pilihan dalam berbelanja. Belanja online adalah salah satu cara yang sering menjadi pilihan masyarakat milenial dalam memenuhi kebutuhan. Alasannya? Praktis, mudah, sering ada promo di tanggal tertentu, dan produk yang disediakan beragam. Cukup dengan menggunakan gawai atau pun laptop, kita sudah bisa membeli apa yang kita inginkan. Dari segi pembayaran pun juga sudah beragam—mulai dari COD sampai kartu kredit. Pembayaran via kartu kredit adalah salah satu cara yang paling mudah dan paling sering digunakan oleh masyarakat saat ini karena prosesnya yang cepat dan mudah. Namun. Di balik semua kemudahan yang dirasakan saat menggunakan kartu kredit, ada bahaya yang mengintai. Demi transaksi yang aman dan nyaman dalam menggunakan kartu kredit, ada beberapa tips dan trik berbelanja online dengan aman menggunakan kartu kredit.
1. BERBELANJALAH DI SITUS TERPERCAYA
Sudah banyak situs maupun website e-commerce terpercaya yang tersedia di Indonesia seperti Tokopedia, Shopee, BliBli, Lazada, dan lainnya. Namun, ada beberapa oknum yang sengaja membuka website fiktif untuk melakukan tindak penipuan. Jika ragu, pastikan ada testimoni dari konsumen yang pernah membeli barangnya dan perhatikan dengan teliti testimoni yang ditinggalkan oleh konsumen tentang barang tersebut.

2. HINDARI MENGGUNAKAN WIFI YANG BERSIFAT PUBLIK
Tanpa disadari, terkadang masyarakat sering menggunakan transaksi menggunakan kartu kredit di tempat umum. Tak jarang, masyarakat juga acap kali menggunakan fasilitas wifi yang bersifat publik. Tanpa mereka ketahui, data-data yang bersifat pribadi mengenai transaksi dan penggunaan kartu kredit ada kemungkinan bisa diretas dan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebisa mungkin, gunakan wifi yang bersifat privat atau gunakan laptop/pc pribadi.

3. SERING MENGGANTI PIN/PASSWORD
Sebagian masyarakat yang menggunakan transaksi kartu kredit untuk berbelanja online memilih tidak mengganti pin/password atau menggunakan kombinasi pin/password yang terlalu mudah sehingga hal tersebut bisa menjadi celah untuk dimanfaatkan orang jahat yang mengetahuinya. Sebisa mungkin, rutinlah mengganti pin/password, gunakan kombinasi yang panjang dan rumit, dan simpan untuk diri sendiri.

4. CERMAT DAN TELITI DALAM MEMILIH PROMO BELANJA DENGAN KARTU KREDIT
Masyarakat yang aktif menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayaran belanja online harus waspada jika mereka mendapatkan promo jika membeli dengan kartu kredit. Sebagai konsumen yang cerdas, masyarakat harus cermat dan teliti jika mengisi data atau informasi untuk mendapatkan promo tersebut. Pastikan untuk tidak mencantumkan hal-hal yang bersifat pribadi dan rahasia seperti kode OTP, nomor PIN/password, atau nama ibu kandung karena sudah dipastikan 100% adalah penipuan.
5. BERSIHKAN DATA-DATA KARTU KREDIT DI TOKO ONLINE
Masyarakat harus cermat dalam bertransaksi secara online. Sebisa mungkin, hapus dan bersihkan data kartu kredit di tempat transaksi secara online karena adanya kemungkinan digunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Saat log in, pilih tidak saat sistem menyuruh untuk menyimpan nama pengguna dan password sebagai bentuk pencegahan. Jangan lupa untuk selalu log out setiap selesai bertransaksi online.

Skema Ponzi Albania 1997, Kenapa Bisa Terjadi?

Skema Ponzi Albania 1997, Kenapa Bisa Terjadi?

Sama seperti skema Ponzi yang lain, tragedi ponzi di Albania juga berawal dari kerakusan banyak orang untuk mendapatkan untung besar yang tidak masuk akal.

Alasan terbesar kenapa skema piramida di Albania terjadi adalah karena ketidaktahuan orang Albania terhadap ilmu pasar keuangan. Bisa dibilang kalau masyarakat Albania dulu kurang melek ilmu finansial, sama seperti kebanyakan orang Indonesia saat ini.

Sejarah Skema Ponzi di Albania bermula ketika Bank Pemerintah tidak bisa memberikan lagi kredit karena banyak masyarakat yang macet. Akhirnya, perusahaan investasi bodong pun mengambil alih situasi dengan ‘merayu’ masyarakat Albania untuk menaruh dana.

Pada awalnya, perusahaan investasi bodong di Albania disambut baik dan tidak dianggap tidak berbahaya. Bahkan, banyak yang menganggap kalau perusahaan ini mampu membawa perbaikan ekonomi di Albania.

Pada mulanya perusahaan investasi bodong di Albania mampu memberikan imbal hasil kepada deposan. Kemudian, tingkat suku bunganya dinaikkan dan membuat banyak orang tergiur.

Bahkan petani di Albania pun sampai menjual hasil ternak mereka karena merasa tergiur dengan investasi yang dijanjikan. Lama kelamaan, perusahaan tidak bisa memberikan imbal hasil dan membuat gelombang protes di Albania meningkat.

Berbagai masalah pengelolaan keuangan serta aturan yang tidak jelas di dalam perusahaan investasi bodong swasta membuat banyak masyarakat Albania marah. Terlebih lagi ternyata diketahui bahwa Bank pemerintah tidak lagi didukung oleh pemerintah itu sendiri. Pemerintah Albania justru seolah mendukung perusahaan pinjol tersebut dengan muncul di beberapa acara yang diadakan perusahaan tersebut.

Lucunya lagi ketika skema ponzi mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhannya di Albania, perdana menteri Albania justru merayakan ulang tahun salah satu perusahaan tsb.

Pada beberapa kesempatan, perusahan investasi bodong tersebut juga memberikan dana kampanye terhadap partai yang berkuasa. Inilah yang kemudian menimbulkan kecurigaan bahwa perusahaan investasi bodong dan pemerintah saling kerjasama.

Hal ini lah yang membuat Albania runtuh. Bermula dari skema ponzi, berujung pada hancurnya suatu negara. Semoga Indonesia tidak akan mengalami nasib yang sama seperti Albania. Masih belum terlambat bila pemerintah bergerak cepat.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds