BERAPA SIH LIMIT KARTU KREDIT PEMERINTAH YANG BISA DIPAKAI OLEH KL?

BERAPA SIH LIMIT KARTU KREDIT PEMERINTAH YANG BISA DIPAKAI OLEH KL?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah mulai mewajibkan kementerian dan lembaga untuk menggunakan kartu kredit pemerintah untuk pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, tata kelola keuangan negara bisa bertransformasi secara drastis berkat teknologi digital. Karena alasan inilah beliau meminta kementerian dan lembaga (K/L) mulai menggunakan kartu kredit pemerintah.
Sri Mulyani menjelaskan di acara Conference on Public Finance and Treasury 2022 bahwa seluruh kementerian dan lembaga bisa mulai menggunakan kartu kredit pemerintah dalam rangka akomodasi transaksi pada ekosistem perbankan dan pembayaran pemerintah. Kartu kredit pemerintah sendiri sudah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 Agustus 2022 di Gedung Thamrin Bank Indonesia.
Sebenarnya apa sih kartu kredit pemerintah ini dan kenapa kementerian dan lembaga wajib menggunakannya untuk pengadaan barang dan jasa?
Kartu kredit pemerintah ini adalah kartu kredit corporate (corporate card) yang diterbitkan oleh bank penerbit kartu kredit pemerintah. Bank penerbitnya sendiri merupakan bank yang sama dengan rekening BP/BPP dibuka dan kantor pusat bank tersebut sudah melakukan kerjasama dengan DJPb.
Seperti kartu kredit pada umumnya, kartu kredit pemerintah ini juga memiliki limit. Karena ini adalah corporate card, biasanya nominal limitnya lebih besar karena digunakan untuk melakukan pembelian barang dan jasa yang diperlukan oleh kementerian dan lembaga. Untuk kartu kredit pemerintah sendiri bisa dilakukan dengan nilai limit paling banyak Rp 200 juta untuuk satu penerima. Untuk pembayaran khusus, ini hanya bisa dilakukan ketika melakukan transaksi pengadaan barang/jasa yang sudah disediakan dan dicantumkan oleh UMKM melalui e-Katalog ataupun marketplace yang sudah berbasis platform pembayaran pemerintah yang telah disediakan oleh Kementerian Keuangan.
Kartu kredit pemerintah sudah mulai wajib digunakan oleh kementerian dan lembaga dalam pengadaan barang dan jasa. Limit yang diberikan pun telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kementerian dan lembaga.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah program kartu kredit pemerintah ini bisa berjalan dalam jangka waktu yang panjang?

6 FAKTOR YANG BIKIN PENGAJUAN KARTU KREDITMU DITOLAK!

6 FAKTOR YANG BIKIN PENGAJUAN KARTU KREDITMU DITOLAK!

Terkadang saat ingin melakukan pengajuan kartu kredit, ada saja masalahnya walaupun si pengaju sudah punya penghasilan bulanan. Bisa disimpulkan bahwa gaji bulanan tidak menjadi patokan utama, tapi ada faktor lain yang juga mendukung.
Walaupun kartu kredit sering kali dianggap sebagai celah utang, fasilitas ini tetap memiliki manfaat selama digunakan dengan tepat guna dan bijak.
Namun ada beberapa kasus di mana orang-orang sudah berusaha untuk melakukan pengajuan tapi masih tetap ditolak. Untuk mencegah hal tersebut, ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi pengajuan kartu kredit ditolak:
1. DOKUMEN TIDAK LENGKAP
Calon nasabah biasanya diminta untuk melengkapi beberapa syarat sebelum melakukan pengajuan kartu kredit, biasanya menyerahkan beberapa dokumen penting seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan rekening tabungan selama tiga bulan terakhir. Karena sifatnya administratif, maka jangan sampai ada satu dokumen yang terlewat. Kalau ada satu dokumen terlewat dan tidak memenuhi persyaratan, otomatis pihak bank akan menolak pengajuan tersebut.

2. BATAS KONDISI FINANSIAL
Umumnya, batas limit kartu kredit terkecil yang disediakan oleh bank adalah Rp 3 juta. Oleh karena itu calon nasabah yang hendak mengajukan kartu kredit harus memiliki pendapatan di atas Rp 3 juta. Bank memberi pertimbangan limit ini tergantung pada besar kecilnya gaji nasabah. Di samping itu, ada beberapa pertimbangan lain yang juga dimasukkan seperti ada atau tidaknya kredit berjalan.
Sebagai tambahan, perbankan akan mengukur kondisi finansial seseorang secara ideal, yaitu jumlah cicilan atau kredit sebaiknya tidak berada di atas 30% penghasilan rutin. Dengan kriteria ini, nasabah bisa menghitung apakah penghasilan yang didapat sudah memenuhi kriteria.

3. PEKERJAAN TIDAK TETAP
Ada beberapa kasus pengajuan kartu kredit nasabah ditolak karena mereka bukan pekerja tetap atau pekerja serabutan. Yang harus diingat adalah pendapatan rutin akan menjadi pertimbangan oleh pihak bank apakah pengajuan kartu kredit diterima atau ditolak. Bank akan menolak jika menganggap kondisi finansial nasabahnya belum stabil.
Hal ini yang sering dirasakan oleh para freelancer. Walaupun penghasilannya kemungkinan melebihi apa yang disyaratkan oleh bank, pengajuan kartu kredit mereka belum tentu diterima mengingat jumlah pendapatan tiap bulannya tidak tetap.

4. BELUM MENJADI NASABAH DI BANK PENGAJUAN FASILITAS KARTU KREDIT
Pengajuan kartu kredit akan menjadi sulit jika bukan nasabah dari bank mereka mengajukan kartu kredit.Pengajuan akan lebih mudah jika sebelumnya sudah menjadi nasabah di bank tersebut dan memiliki rekening pada perusahaan perbankan yang menyediakan fasilitas kartu kredit. Hal ini bisa terjadi karena bank bisa mengetahui kondisi finansial dan berapa rata-rata pemasukan ataupun pengeluaran per bulannya dari nasabah.

5. PENGAJUAN LEBIH DARI SATU
Adanya indikasi pengajuan lebih dari satu juga menjadi faktor kenapa pengajuan kartu kredit ditolak. Bank akan menganggap bahwa nasabah sedang membutuhkan dana besar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga dianggap kondisi finansialnya jelek.
Jika sudah memiliki kartu kredit lebih dari satu, pastikan untuk selalu bayar tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan pihak bank saat akan mengajukan kartu kredit lebih dari satu.

6. PERUSAHAAN TEMPAT KERJA KURANG BONAFIDE
Pihak bank juga akan mempertimbangkan tempat kerja calon nasabah ketika akan mengajukan kartu kredit. Bank akan menilai bahwa tempat kerja yang bonafide bisa mempengaruhi kredit nasabahnya. Jika persyaratan ini tidak terpenuhi, maka peluang untuk melakukan pengajuan kartu kredit akan semakin kecil.
Jadi sebelum melakukan pengajuan kartu kredit, pastikan semua persyaratan yang diminta oleh bank terpenuhi semua dan tidak boleh terlewat satu pun. Hal tersebut sangat mempengaruhi peluang diterimanya pengajuan kartu kredit.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan semua hal yang sudah disebutkan di atas?

7 KELEBIHAN YANG BISA DIDAPATKAN KALAU PAKAI KARTU KREDIT DIGITAL

7 KELEBIHAN YANG BISA DIDAPATKAN KALAU PAKAI KARTU KREDIT DIGITAL

Bicara soal kartu kredit, alat pembayaran ini bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perkotaan. Seiring dengan perkembangan zaman, kartu kredit menjadi alat pembayaran alternatif yang paling diminati karena mudah dan praktis.
Banyaknya manfaat yang ditawarkan yang memudahkan transaksi nasabah adalah salah satu alasan kenapa kartu kredit lebih diminati. Jangan kaget jika banyak lembaga keuangan yang berlomba-lomba melakukan inovasi dengan produk kartu kreditnya, salah satunya ialah menghadirkan karti kredit digital yang bisa memanjakan nasabah.
Apa sih sebenarnya kartu kredit digital itu? terus apa bedanya dengan kartu kredit yang biasa kita lihat? Sesuai dengan namanya, kartu kredit ini dkeluarkan secara digital tanpa mengeluarkan kartu fisik sebagai bentuk bukti kepemilikan.
Ini bisa terjadi karena semuanya sudah dialihkan dengan memakai layanan aplikasi digital. Untuk saat ini, lembaga perbankan yang sudah menerbitkan kartu kredit digital ini terhitung masih sedikit. Walaupun begitu, kartu kredit digital inil bisa semakin memudahkan nasabah saat berbelanja baik secara offline maupun online dan berbagai jenis transaksi lainnya.
Untuk penggunaan kartu kredit digital sendiri bisa dibilang mudah dan cepat, tapi itu semua tergantung dari ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh lembaga penerbit kartu kredit digital. Kartu kredit baik yang digital maupun yang konvensional memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semuanya kembali ke kebutuhan nasabah itu sendiri.
Ada orang yang lebih memilih kartu kredit konvensional karena tingkat suku bunganya rendah. Tapi tidak bisa dipungkir bahwa kartu kredit digital juga memberikan kelebihan yang tidak kalah menarik dengan kartu kredit konvensional. Apa saja kelebihannya?
1. PRAKTIS TANPA BENTUK FISIK
Sesuai dengan namanya, kartu kredit jenis tidak membutuhkan kehadiran kartu secara fisik. Nasabah masih tetapi bisa menggunakan layanan kartu kredit dengan lebih praktis tanpa perlu memikirkanresiko kartu kredit rusak atau hilang.

2. LEBIH FLEKSIBEL.
Dengan pakai kartu kredit digital, tidak perlu lagi yang namanya memasukkan banyak informasi ke aplikasi dompet digital maupun marketplace tanpa perlu menggunakan kartu kredit konvensional. Cukup dengan satu aplikasi saja, semua layanan pembayaran digital hingga marketplace bisa langsung terhubung.

3. COCOK BUAT YANG SUKA TRANSAKSI CASHLESS
Gaya hidup yang semakin modern secara tidak langsung menuntut untuk cepat beradaptasi supaya tidak rugi, apalagi yang sering melakukan transaksi cashless. Kartu kredit digital bisa berfungsi dengan baik walaupun tidak ada kartu fisik, sehingga semua pengaturan keuangan maupun transaksi bisa diakses melalui smartphone.

4. PROSES PENGAJUAN MUDAH
Dibandingkan dengan kartu kredit konvensional, pengajuan kartu kredit digital bisa dibilang lebih mudah. Cukup dengan mengisi data diri dan upload KTP serta foto selfie sambil memegang KTP, ini semua bisa dilakukan secara online. Dengan cara ini pengajuan bisa dilakukan di manapun dan kapanpun tanpa perlu bertatap muka, sehingga lebih cepat dan efisien.

5. PERSETUJUAN KREDIT LEBIH CEPAT
Dibandingkan dengan pengajuan kredit menggunakan kartu kredit konvensional yang banyak sekali persyaratannya dan prosesnya yang lama, tidak akan terjadi di kartu kredit digital karena cepat dan proses pengecekan dokumen lebih sistematis karena menggunakan sistem berbasis artifial intellengence.

6. MEMEBERIKAN BANYAK PENAWARAN YANG MENARIK
Karena masih dalam kategori produk baru, banyak penawaran dan promo menarik yang ditawarkan oleh bank penerbit kartu kredit, contohnya cicilan bunga 0%, point reward, diskon, sampai cashback untuk segala jenis transaksi menggunakan kartu kredit digital.

7. LEBIH HEMAT BIAYA
Berbeda dengan kartu kredit konvensional yang bunganya cukup banyak dan tagihannya tidak sedikit, kartu kredit digital tidak demikian. Dengan kartu ini, pengguna tidak perlu pusing memikirkan biaya tersebut karena pemakaian yang hampir tidak dikenai biaya tahunan sehingga pengeluaran lebih hemat.
Karena perkembangan yang saat ini sudah mulai masuk ke ranah digital, kartu kredit pun juga mulai ikut berevolusi. Baik kartu kredit konvensional maupun digital punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, semua itu tergantung dari penggunanya sendiri. Mau pakai konvensional atau digital pun semuanya sama saja, kembali lagi ke kebutuhan pengguna lebih nyaman pakai yang mana?
Menurut kalian bagaimana perkembangan kartu kredit digital yang sudah mulai bermunculan ini? Kalian setuju tidak dengan digitalisasi kartu kredit ini?

PAHAMI 4 HAL INI SEBELUM TARIK TUNAI KARTU KREDIT!

PAHAMI 4 HAL INI SEBELUM TARIK TUNAI KARTU KREDIT!

Di zaman yang sudah semakin modern, ada banyak orang tergiur dengan manfaat kartu kredit. Pembayaran bisa selesai hanya dengan sekali gesek, walaupun itu sama saja dengan berutang. Kalau mau dapat danai tunai dengan mudah dan cepat, tinggak tarik tunai kartu kredit.
Dengan satu kartu kredit saja semua urusan finansial atau transaksi pembayaran bisa lebih mudah, cepat dan praktis. Apalagi bank juga acap kali memberikan berbagai penawaran dan promo yang menggoda iman, sehingga masayarakat tergiur untuk menggunakannya, salah satunya adalah fasilitas tarik tunai.
Tarik tunai ini sendiri bisa dipakai dari limit tarik tunai kartu kredit kalau seandainya butuh dana segar kalau semisal ada kebutuhan mendadak atau untuk modal usaha. Cukup pergi ke ATM, bisa langsung tarik tunai pakai kartu kredit tanpa perlu repot pergi ke bank buat mengajukan pinjaman dengan syarat-syaratnya yang banyak. Tapi sebenarnya, tarik tunai itu sendiri sama saja dengan meminjam uang ke bank, yang artinya suatu hari nanti harus dikembalikan beserta bunga dan biaya penarikannya.
Jadi sebelum menggunakan kartu kredit untuk tarik tunal, ada baiknya untuk memperhatikan 4 hal ini:
1. KENA BIAYA
Setiap penarikan tunai menggunakan kartu kredit tidak gratis ya! Ada biaya tambahan dan bunga. Umumnya biaya tarik tunai kartu kredit akan dikenakan sebesar 4% dan biaya ini langsung dibebankan saat melakukan penarikan. Semakin besar nominal tarik tunainya, semakin besar pula biaya yang dibebankan. Selain itu tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit juga ada bunganya dengan nilai maksimal 2,95% per bulannya, lumayan besar presentasenya. Jika tidak segera dilunasi, utang kalian bisa semakin menggunung, lho!

2. ADA BATASNYA
Walaupun kartu kredit ada limit belanja dan tarik tunai yang bisa dibilang besar, tapi setiap krtu kredit punya batas nilai tarik tunai yang sudah ditetapkan, yaitu di bawah limit belanja dan tarik tunai. Pemberian patokan limit untuk penarikan tunai berfungsi supaya pengguna tidak kalap dengan kemudahannya, mengingat bahwa nilai tarik tunai yang besar berbanding lurus engan tagihan akibat biaya tambahan dan bunga.

3. PAKAILAH SAAT MENDESAK
Pengguna kartu kredit harus dengan bijak mengontrol pemakaian kartu kredit dan jangan sampai kebablasan yang nantinya malah membuat hidup jadi luntang-lantung. Perlu diingat bahwa semua fasilitas kartu kredit yang ditawarkan ini ada untuk memudahkan transaksi, bukan untuk berutang. Jadi, gunakan fasilitas tarik tunai ini secara bijak, khususnya ketika ada kebutuhan yang benar-benar penting dan mendadak, semisal keadaan gawat darurat atau untuk modal usaha. Pastikan jumlah penarikan tunak sudah diperhitungkan dengan tepat sebelumnya dengan kemampuan bayar. Sebagai saran, jika masih ada sisa saldo di kartu debit, utamakan tarik tunai dari kartu debit untuk menghindari biaya dan bunga besar .
4. LUNASI SECARA PENUH DAN TEPAT WAKTU
Berani tarik tunai menggunakan kartu kredit berarti sanggup memenuhi tanggung jawab untuk membayar tagihan tersebut. Sebisa mungkin lunasi utang tersebut secara penuh dan tepat waktu. Cara ini bisa menghindari kalian dari jebakan utang dari bunga yang makin bertambah setiap harinya. Jangan sampai kalian hidup nomaden demi kabur dari debt collector.
Jadi sebagai pengguna kartu kredit, gunakan dengan cerdas dan bijak. Jangan terjebak di dalam gaya hidup yang konsumtif agar tidak perlu melakukan tari tunai kartu kredit hanya untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terlalu penting ataupun hanya untuk sekedar memenuhi gengsi. Dengan cara ini, pengeluaran bisa dikontrol dengan baik.
Jadi bagaimana menurut kalian dengan hal ini? Kalian setuju atau tidak dengan pernyataan di atas?

JELANG AKHIR TAHUN, TRANSAKSI KARTU KREDIT MAKIN NAIK?!

JELANG AKHIR TAHUN, TRANSAKSI KARTU KREDIT MAKIN NAIK?!

Menjelang akhir tahun, transaksi kartu kredit mengalami kenaikan. Hal ini bisa terjadi karena kondisi ekonomi yang mulai membaik dan aktivitas masyarakat yang mulai meningkat setelah pandemi Covid-19 sudah terkendali.

Mendekati penghujung tahun 2022, perbankan mulai gencar menawarkan berbagai macam promo menarik untuk memacu transaksi kartu kredit dikarenakan daya konsumsi masyarakat yang mulai meningkat menjelang akhir tahun.

Menurut data dari Bank Indonesia (BI), transaksi kartu kredit di sepanjang Sembilan bulan pertama tahun ini sudah mencapai 250,4 juta transaksi atau naik 23,4% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Nilai transaksinya sendiri pun sudah mencapai Rp 231,8 triliun atau meningkat 33,4% YoY.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga menyetujui adanya pertumbuhan transaksi kartu kredit yang menunjukkan tren positif. Perseroan kemudian memanfaatkan momentum ini untuk memberikan berbagai jenis penawaran menarik agar nasabah tetap aktif bertransaksi.

Hingga November 2022, transaksi kartu kredit BNI meningkat di atas 15% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau secara YoY.

Untuk total outstanding kartu kredit BNI sendiri hingga November sudah tumbuh di atas 3% secara YoY. Sementara per September 2022, outstanding-nya mencapai Rp 12,1 triliun, mengalami kenaikan 3.7% YoY.

General Manager Divisi Kartu BNI Grace Situmeang menanggapi bahawa transaksi kartu kredit BNI menjelang akhir tahun menunjukkan perkembangan yang baik yang didukung dengan dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik dan meningkatnya transaksi pasca pandemi Covid-19 sehingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong naiknya transaksi kartu kredit., baik melalui belanja online maupun offline selama periode Harbolnas dan Natal-Tahun Baru.

Di tahun depan, Grace optimis bahawa bisnis kartu kredit BNI bisa terus meningkat walaupun pertumbuhan ekonomi diramala akan lebih rendah dari tahun ini akibat perlambatan ekonomi global dan naiknya inflasi, yang nantinya bisa membuat daya konsumsi masyarakat menurun.

BNI memproyeksikan bahwa nilai transaksi kartu kredit bisa tumbuh di atas 10% YoY pada tahun depan. BNI akan terus memberikan berbagai penawaran dan program menarik untuk membantu pemegang kartu kredit dalam memenuhi kebutuhan.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga merasakan hal yang serupa. Di penghujung tahun ini, BCA menawarkan beragam promo kartu kredit. Promo ini bisa didapatkan tidak hanya untuk belanja offline saja tapi juga online di berbagai e-commerce dan juga memenuhi kebutuhan terkait travelling.

Hera F. Haryn selaku EVP Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA menyebutkan bahwa BCA memberikan nilai tambah kepada pengguna kartu kredit secara konsisten dengan menghadirkan promo menarik di berbagai segmen. Ia juga menambahkan bahwa nilai transaksi kartu kredit BCA per Oktober 2022 menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan sebesar Rp 66 triliun, atau 38% dari periode yang sama tahun lalu. Naiknya transaksi kartu kredit ini ditopang oleh sektor hiburan serta makanan dan minuman.

Jumlah kartu kredit yang diterbitkan per Oktober pun sudah mencapai 4,2 juta kartu atau naik 3% YoY. BCA akan terus memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi kartu kredit, salah satunya yaitu merilis fitur contactless. BCA berusaha untuk terus bekerjasama dengan berbagai macam mitra bisnis dalam memberikan manfaat istimewa dalam memennuhi kebutuhan nasabah yang beragam.Pihak BCA berharap bahwa bisnis kartu kredit masih bisa terus perkembang di setiap tahunnya.

Jadi bagaimana menurut kalian? Kira-kira apakah transaksi kartu kredit bisa meningkat pesat mengalahkan transaksi tahun ini?

BELI RUMAH TAPI PAKAI KARTU KREDIT? EMANG BISA?

BELI RUMAH TAPI PAKAI KARTU KREDIT? EMANG BISA?

Siapa pun pasti ingin punya hunian impian, kan? Ada banyak cara untuk bisa memiliki rumah yang sesuai dengan keinginan. Selain membangun dari nol, ada juga fasilitas yang namanya KPR, dan KPR ini masih sering dipilih orang-orang yang gak mau ribet buat bangun rumah dari nol.

Tapi ada yang kepikiran kira-kira bisa enggak ya beli rumah tapi bayarnya pakai kartu kredit? Rumah bisa dibilang adalah satu bentuk properti, dan ruang lingkup properti itu sangat luas dan beragam. Kalau seandainya ingin membeli rumah dengan tujuan untuk ditinggali dalam jangka waktu yang lama, KPR adalah pilihan yang tepat.

Jadi kartu kredit enggak bisa dibuat beli rumah dong? Sebenarnya masih bisa, cuma jangka waktu pendek dan tujuan pembeliannya bukan untuk dihuni. Sebagai contoh nih, kalian membeli sebuah rumah orang lain yang harganya 200 juta. Setelah dibeli, kemudian direnovasi dan nantinya dijual setelah 4 bulan proses pembelian dan renovasi. Kalau yang seperti ini, masih bisa pakai kartu kredit.

Memang bisa jualan properti hanya dalam jangka waktu 4 bulan? Bisa banget, asalkan harga properti yang dibeli masih di bawah 300 juta. Tapi kalau harga properti sudah sampai milyaran, sudah beda lagi ceritanya.

Di beberapa kasus, ada yang pakai kartu kredit untuk membayar uang muka KPR, nantinya bisa mendapatkan cashback dan cashback tersebut bisa digunakan untuk melunasi utang kartu kredit . Sebagai contoh kalian membeli rumah yang harganya 1M, terus bayar uang mukanya 100 juta. Kalau ini bisa pakai kartu kredit. Bahkan kalian juga bisa pakai kartu kredit ini untuk bayar notaris dan pajak. Pihak bank nanti akan mencairkan dana sekitar 1,1M yang nantinya dana tersebut bisa kalian pakai untuk melunasi kartu kredit. Tapi kalau kalian pakai kartu kredit untuk membeli rumah yang akan dihuni dalam waktu lama, kartu kredit bisa beresiko macet.

Jadi kesimpulan yang bisa diambil adalah jika kalian ingin membeli rumah untuk dihuni, pakailah KPR. Jangan menggunakan kartu kredit kalau rumahnya dipakai untuk jangka panjang karena kartu kredit hanya bisa dipakai untuk jangka waktu yang pendek dan kalian tahu sendiri bahwa bunga kartu kredit sebulannya sekitar 3 persen. Jadi jika menggunakannya untuk transaksi jangka panjang, akan membawa resiko yang lebih besar.

Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian tim bikin rumah sendiri, tim KPR, atau tim kartu kredit?

APA SIH MANFAAT MELUNASI TAGIHAN KARTU KREDIT LEBIH AWAL?

APA SIH MANFAAT MELUNASI TAGIHAN KARTU KREDIT LEBIH AWAL?

Kalian tahu enggak sih kalau bayar tagihan kartu kredit lebih awal bisa membawa manfaat? Enggak cuma it saja, pembayaran tepat waktu juga bisa mendongkrak skor kartu kredit menjadi lebih baik lho! Saat cicilan kartu kredit dibayar sehari atau dua hari sebelum jatuh tempo, bisa beresiko untuk telat bayar.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan kalau membayar tagihan kartu kredit lebih awal dari tangga jatuh tempo yang ditetapkan oleh pihak bank. Keuntungan apa aja itu?

1. SKOR KREDIT MENINGKAT
Pembayaran tagihan kartu kredit lebih awal bisa mempengaruhi riwayat skor kredit kalian di SLIK OJK lho! Karena ketepatan waktu pembayaran tagihan adalah salah satu penilaian debitur. Kalau pembayaran tagihan dilakukan lebih awal, itu sama artinya dengan memberitahukan kalau kalian punya kemampuan bayar yang baik dan skor kredit ini nanti bakalan mempengaruhi kemudahan pengajuan pinjaman selanjutnya di lembaga keuangan mana pun.

2. BEBAN BUNGA JADI LEBIH RINGAN
Beban bunga bisa jadi lebih ringan kalau kalian melakukan pembayaran tagihan lebih awal lho! Kebanyakan bank penerbit memakai perhitungan saldo tagihan rata-rata. Dengan mengurangi saldo utang lebih awal dalam siklu penagihan, peghitungan total tagihan kartu kredit juga menurun. Semakin rendah nilainya, biaya Bunga yang dibebankan juga semakin kecil.

3. LEBIH TENANG
Keuntungan lain yang didapat kalau melunasi tagihan lebih awal adalah bisa lebih tenang tidak perlu cemas lagi karena tagihan dilunasi di awal, jadi bisa lebih fokus ke tagihan bulan selanjutnya.

4. PENGELUARAN BULANAN JADI LEBIH HEMAT
Biaya bunga yang dibebankan ketika melunasi tagihan lebih awal akan menjadi lebih sedikit dan hal ini berpotensi untuk bisa menghemat lebih banyak pengeluaran untuk pembayaran bunga. Artinya, akan ada dana lebih untuk disimpan atau dipakai untuk belanja keperluan lainnya.

5. MENGHINDARI STRESS
Kalau bisa mengeluarkan sedikit uang untuk membayar bunga, kenapa harus bayar lebih banyak? Membayar tagihan di awal bisa membuat kalian dari kecemasan dan stress akibat utang. Apalagi utang cicilan kartu kredit, sekalinya telat bayar bunga harian yang dibebankan juga semakin besar akibat adanya sistem bunga berbunga.

Kartu kredit bisa dilunasi lebih awal ketika punya uang lebih dan ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain mengurangi beban pikiran, kalian bisa menikmati banyak keuntungan lainnya seperti beban bunga tagihan yang kecil hingga menaikkan skor kredit. selain itu, membayar tagihan di awal tidak akan menganggu kondisi finansial.

Jadi gimana menurut kalian? Kalian tim bayar di awal atau tim bayar mendekati jatuh tempo?

ADUH, KARTU KREDIT AKU HILANG NIH!

ADUH, KARTU KREDIT AKU HILANG NIH!

Tidak sedikit nih pengguna kartu kredit yang sering menjadi korban kejahatan cybercrime dan alasan yang sering terjadi adalah kelalaian dari penggunanya. Bentuknya yang kecil dan tipis tidak jarang membuat kartu kredit suka terselip atau hilang tanpa disadari, apalagi kalau jarang digunakan untuk transaksi.

Kartu kredit yang hilang cukup beresiko, karena bisa saja disalahgunakan oleh pihak yang menemukannya tapi kalian yang harus membayar tagihannya. Tapi kalau kartu kreditnya belum atau tidak diaktifkan, maka orang yang menemukan pun tidak bisa memakainya.

Untuk mencegah hal buruk terjadi jika kredit hilang, beberapa hal ini bisa dilakukan:

1. COBA DIINGAT KAPAN DAN DI MANA TERKAKHIR DIPAKAI
Coba diingat kapan terakhir kapan dan di mana digunakan, mungkin bisa tertinggal di daerah tersebut. Bisa I atas meja, di sudut ruangan, atau di jalan.

2. HUBUNGI PIHAK BANK UNTUK MELAKUKAN PROSES PEMBLOKIRAN
Kalau memang sudah hilang, segera hubungi pihak bank dan memberitahukan atas kehilangan kartu kredit dan minta untuk segera melakukan pemblokiran. Ini bertujuan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Bank akan meminta beberapa informasi terkait pemegang kartu dan jangan sampai salah memberikan informasi tersebut. Kalau sampai salah, kartu kredit bisa gagal diblokir.

3. BUAT LAPORAN KEHILANGAN KE PIHAK BERWAJIB
Pihak bank akan meminta bukti laporan kehilangan jika kalian ingin mengajukan pembuatan kartu kredit baru. Bukti tersebut bisa dibuat dengan melapor tentang kehilangan ke kantor kepolisian terdekat. Pastikan proses ini dilakukan sesegera mungkin supaya pengajuan kartu kredit yang baru bisa segera diproses. Jangan lupa untuk fotokopi surat kehilang tersebut sebgai cadangan kalau dibutuhkan lagi sewaktu-waktu.

Kartu kredit yang tidak diaktifkan atau tidak digunakan sama sekali memiliki resiko yang hampir mirip dan bisa mengintai penggunanya. Jangan mengajukan kartu kredit kalau memang terlalu membutuhkan. Jika sudah membuat, pakailah kartu kredit tersebut dengan tepat dan bijak. Penggunaan kartu kredit semuanya tergantung pada diri sendiri, jadi kalian harus pandai dalam penggunaannya.

Jadi gimana menurut kalian? Apa kalian setuju dengan penjelasan di atas?

INI BEBERAPA RESIKO KALAU KARTU KREDITMU HILANG ATAU ENGGAK AKTIF!

INI BEBERAPA RESIKO KALAU KARTU KREDITMU HILANG ATAU ENGGAK AKTIF!

Kartu kredit menjadi satu dari beberapa produk perbankan yang dipakai untuk alat pembayaran, baik online maupun offline. Kartu kredit tidak hanya dipakai untuk wilayah domestic saja, tapi juga bisa digunakan saat sedang bepergian ke luar negeri tanpa perlu pusing mikirin perbedaan mata uang.

Sebagai pemegang kartu kredit, ada beberapa ketentuan pemakaian yang harus diingat, apa saja itu?

AKU PUNYA KARTU KREDIT NIH, TAPI ENGGAK AKU AKTIFKAN
Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa dengan tidak mengaktifkan kartu kredit itu berarti tidak ada biaya yang ditanggung atau dibayarkan. Padahal ada resiko kalau kalian hanya sekedar punya tapi enggak ada niat buat diaktifkan. Apa aja resikonya?
1. ENGGAK DAPAT BENEFIT DARI KARTU KREDIT
Pengguna kartu kredit pasti sering mendapatkan banyak keuntungan kalau mereka sering menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi, seperti kemudahan melakukan pembayaran hingga penawaran yang beragam. Kalau seandainya kalian tidak mengaktifkan kartu kredit, kalian tidak akan bisa mendapatkan dan merasakan benefit yang ditawarkan.

2. BEBAN BIAYA TAHUNAN
Tidak mengaktifkan kartu kredit bukan berarti kalian bakal bebas tagihan, lho! Kalian yang tidak mengaktifkan kartu kredit masih tetap mendapatkan tagihan annual fee dan biaya ini harus diantisipasi. Kalau seandainya tagihan tersebut tidak dibayar, maka yang terjadi adalah pembengkaka tagihan yang nantinya berakibat buruk pada skor kredit yang tercatat di SLIK OJK.

3. MEMPERBURUK RIWAYAT KREDIT
Terkait tunggakan biaya tahunan karena tidak dibayar, riwayat kredit dari pemegang kartu bisa menjadi jelek karena biaya tahunan kartu kredit tersebut termasuk dalam kredit atau pinjaman yang wajib dibayarkan. Ketika pembayaran lancar, sudah pasti membuat pemegang mendapatkan skor kredit yang baik, di mana skor kredit tersebut akan dicatat di sistem OJK yang disebut SLOK OJK.
Skor yang tercatat tersebut nantinya akan menjadi faktor utama yang akan menentukan sebuah pengajuan pinjaman di bank bisa disetujui atau tidak. Jangan sampai menunggak pinjaman atau cicilan kredit di lembaga keuangan manapun

KARTU KREDITKU AKTIF SIH, CUMA JARANG DIPAKAI
Untuk kasus ini, resikonya juga hampir mirip dengan yang sebelumnya sudah dijelaskan tadi. Ada beberapa masalah yang harus ditanggung kalau punya kartu kredit aktif tapi jarang dipakai:
1. TAGIHAN ANNUAL FEE MENUMPUK
Jangan terlalu tergoda dengan promo bebas biaya tahunan yang ditawarkan, karena pada umumnya fasilitas tersebut hanya berlaku di satu atau dua tahun pertama. Setelah lewat masa promo, biaya tahunan tetap harus dibayarkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kalau sampai tidak dibayar, itu sama artinya dengan ‘memanen’ utang dan bisa berakibat buruk pada riwayat atau skor kredit di masa mendatang.

2. KARTU KREDIT DINONAKTIFKAN OLEH PIHAK BANK
Jika sebuah kartu kredit tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu, tidak sedikit bank yang akan melakukan penonaktifan kartu kredit, sehingga kalian tidak akan bisa menikmati lagi benefit yang ditawarkan oleh kartu kredit tersebut. Sebagai lembaga professional, bank akan memberikan informasi terkait penonaktifan kartu kredit kepada nasabah sebelumnya. Nasabah bisa mengajukan keberatan jikan tidak setuju.

UPDATE TERKINI FIN888: LAWYERNYA BERANI MATI BUAT MEMPERJUANGKAN DANA MEMBER KEMBALI

UPDATE TERKINI FIN888: LAWYERNYA BERANI MATI BUAT MEMPERJUANGKAN DANA MEMBER KEMBALI

Kali ada update kasus FIN888. Pak Okta selaku lawyer yang menangani kasus ini menyebutkan bahwa FIN888 ini sudah mulai naik sidik dan masih menunggu proses penetapan tersangka. Pada tanggal 7 November, beliau sudah menyerahkan sitaan berupa barang bukti dari korban dan sudah ada sekitar 500 bukti yang diterima oleh pihak kepolisian.

Di sisi lain, penyelidikan kasus ini cukup membingungkan karena proses penanganannya yang cukup banyak memakan waktu, padahal unit yang menanganinya sama dengan kasus Fahrenheit namun dengan penyidik yang berbeda. Di kasus Fahrenheit sendiri, sudah mulai menemukan titik terang sedangkan FIN888 masih abu-abu. Setelah ditelusuri, ternyata salah satu orang yang menjadi terfuga tersangka kasus ini ada Djahyadi Raharja, yang menjabat sebagai wakil direktur utama salah satu perusahaan besar. Pak Okta sendiri menyatakan bahwa dia siap dikriminalisasi demi membawa keadilan untuk para korban FIN888, bahkan sampai rela menukarnya dengan nyawa.

Penyitaan barang bukti pun sudah diberikan oleh pihak yang bersangkutan. Di bulan Juli lalu, sudah mulai muncul beberapa petunjuk dan menemukan titik terang untuk mengurai kasus ini. Bahkan pihak pengacara tidak segan memberikan bantuan kepada tim penyidik untuk mempermudah pekerjaan. Mereka hanya butuh waktu dua minggu untuk mengumpulkan semua data dan bukti yang diperlukan dengan harapan agar kasus bisa segera selesai.

Namun apakah kasus FIN888 ini bisa mendapatkan restorative justice sedangkan sudah mulai banyak korban yang mulai berdemo meminta untuk menetapkan tersangka secepatnya. Sang pengacara ingin menyelesaikan kasus ini hingga beliau bisa menangkap dalang utama dari kasus ini. Bahkan tim hukum dan paguyuban korba FIN888 ini sempat memberikan surat mengenai uneg-uneg kasus yang dipersulit oleh tim penyidik. Pak Okta juga sempat memutuskan untuk menjadi saksi, tapi penyidik malah bilang bahwa beliau tidak bisa diperiksa karena MoU antara peradilan dan POLRI, padahal ini bisa dilakukan kalau si pengacara adalah tersangka, bukan saksi. MoU itu sendiri sudah kadaluarsa dan tidak berlaku lagi sejak tahun 2017, dan entah dengan alasan apa beliau ini terkesan dihambat untuk bisa menuntaskan kasus ini secepat mungkin.
Bahkan ada kejadian dimana pelapor menyerahkan data korban dan memberikan saksi korban, ada kata provokatif yang diucapkan oleh pihak penyidik. Salah satu penyidik mengatakan atas dasar apa si pelapor mewakili ratusan korban, padahal pelapor sudah mendapatkan surat kuasa subsitusi.
Untuk restorative justice di kejaksaan, kerugiannya tidak boleh lebih dari 2,5 juta rupiah. Jika nilai kerugiannya sudah lebih dari itu, sudah menjadi perhatian publik, dan jumlah korbannya banyak, tidak bisa mendapatkan restorative justice. Untuk kasus FIN888 sendiri, laporannya sudah banyak dan ada beberapa pihak yang bilang sudah diselesaikan secara restorative justice dan sudah dibayarkan kerugiannya. Korban-korban meminta kejelasan soal bagaimana kasus ini harusnya diselesaikan. Ada dugaan ada pihak yang menyamarkan dan melindungi supaya kasus ini tidak selesai. Pak Okta berharap agak petinggi negara yang bersangkutan tidak menutup mata soal kasus FIN888 ini.
Jadi bagaimana menurut kalian dengan proses penyelidikan kasus FIN888 ini? Apakah korban dari FIN888 bisa segera mendapatkan ending yang mereka harapkan?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds