3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

Banyak orang bertanya di DM saya: Pak, gimana sih caranya biar bisnis modal kartu kredit yang cepat sukses? Triknya apa, pak. Waktu dapat pertanyaan ini, saya terhening. Ya… bagaimanapun menurut pikiran saya pertanyaan seperti ini jawabannya sudah jelas: Tidak ada bisnis yang pasti cepat sukses. Intinya, kalau mau bisnis itu perlu waktu dan membutuhkan kesabaran bila ingin mencicipi hasilnya.

Ya… namanya juga usaha. Di dalam bisnis kartu kredit pun Anda akan mendapatkan tantangan. Selama saya mengajar di kelas “Credit Card Revolution”, tiga tantangan berikut ini pasti ada dan tidak bisa dihindari.

1. Tantangan Apply Kartu Kredit

Nomor satu, sudah jelas tantangan apply kartu kredit dimana Anda harus bisa meraih hati bank. Bagi orang awam, mungkin akan susah mendapatkannya. Tapi, bagi yang mengerti sistem, jelas saja hal ini tidak susah.
Oleh karena itu, kalau Anda ingin sukses berbisnis kartu kredit, maka pastikan untuk tahu apa yang “BANK MAU”.

Singkat cerita, saya pernah mendapatkan keluhan dari salah satu alumni CCR yang apply kartu kredit berkali-kali tetapi tidak tembus.

Rupanya, alumni CCR ini apply sebagai “karyawan”. Di slip gaji, beliau isi 80 juta. Jelas saja saya kaget, dong! Mana ada karyawan, bahkan guru dengan gaji 80 juta sebulan. Jelas saja bank susah memberikan kepercayaan pada beliau untuk memegang kartu kredit.

2. Tantangan Kemalasan

Bisnis itu bisa berhasil kalau Anda tidak malas. Sayangnya, kenyataan di lapangan banyak yang berhasil buka bisnis tapi malas mengelola. Akhirnya, kartu kreditnya terpakai di awal saja buat bisnis. Di beberapa bulan selanjutnya, begitu terasa bisnis belum menghasilkan, perasaan malas melanjutkan pun bangkit.

3. Tantangan Khilaf

Banyak orang gagal di bisnis karena “Khilaf”. Ngerinya, bisnis sudah jalan dan omset pun berdatangan, tetapi bukanya dipake muterin bisnis lagi, omset malah dipakai foya-foya. Sampai ada yang tergiur dengan money game dan bangkrut karena “khilaf”

***
Namun, jangan berkecil hati dan dijadikan beban pikiran. Buktinya, 3 tantangan ini berhasil dilalui member “Credit Card Revolution” dan sukses di bisnis masing-masing.

Kalau Anda mau buka bisnis di bidang kartu kredit, silahkan klik link: ritzacademy.com/jadwal-training

Ingin Menaikkan Limit Kartu Kredit? Ini Tips yang Wajib Anda Lakukan

Ingin Menaikkan Limit Kartu Kredit? Ini Tips yang Wajib Anda Lakukan

Saya sering mengisi materi seputar menaikkan limit kartu kredit, baik itu di instagram, Youtube dan kelas Credit Card Revolution.
Kenapa menaikkan limit kartu kredit itu penting? Tentu saja bagi Anda yang sedang atau ingin menjalankan bisnis, limit kartu kredit yang besar akan memudahkan Anda memperbesar usaha.

Dengan limit yang besar Anda lebih tenang karena ada “dana cadangan” yang langsung bisa dipakai supaya bisnis tidak mandek begitu saja. Sayangnya, tidak semua orang dibekali kemampuan dan ilmu untuk menaikkan limit cc mereka meskipun sudah memilikinya selama bertahun-tahun.

Ini dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menaikan limit:

  1. Pastikan Momennya Tepat
    Menaikkan limit kartu kredit bisa semakin lancar selama kondisi keuangan Anda lagi stabil. So, pastikan kondisi keuangan Anda sedang baik supaya bank bisa mempertimbangkan Anda naik limit.Jangan minta naik limit ketika cashflow Anda sedang berantakan karena bisa terlacak di arus history bank.
  2. Seringlah Gunakan Kartu Kredit, Tetapi Jangan Lupa Dibayar
    Jarang menggunakan kartu kredit juga merupakan salah satu alasan kenapa pengajuan naik limit Anda ditolak. Bank tentu menciptakan kartu kredit sebagai sebuah bisnis. Bila kartu kredit sebagai produk yang mereka rilis tidak digunakan, maka bank tidak mendapatkan keuntungan.Bank lebih memilih menaikkan limit pada nasabah yang sering menggunakan kartu kredit karena lebih bisa memberikan keuntungan pada mereka. Oleh karena itu, gunakan kartu kredit sesering mungkin, dengan catatan dibayar! Lebih bagus lagi bila digunakan sesuai dengan prinsip di kelas Credit Card Revolution, yaitu menggunakannya untuk modal bisnis.
  3. Penggunaan Limit Kartu Kredit 70% dari Total Limit
    Jika Anda ingin menaikkan limit kartu kredit, pastikan penggunaanya mencapai 70% dari total limit. Bank akan menganggap Anda sebagai pengguna kartu kredit yang aktif bila pemakaian mencapai angka ini. Namun, pastikan untuk membayar tagihan sebelum tenggat waktu yang ditentukan oleh bank supaya history pemakaian Anda aman.

Inilah tiga cara sederhana untuk menaikkan limit. Sebenarnya ada cara mendalam untuk menaikkan limit secara lebih cepat dan efisien di kelas Credit Card Revolution.

Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Saya sering membahas seputar kartu kredit baik itu lewat Youtube, Instagram atau Tiktok. Konten yang saya bahas biasanya tentang permodalan bisnis menggunakan kartu kredit. Namun, saya jarang membahas sejarah kartu kredit itu sendiri. So, kali ini akan bahas sejarahnya sedikit di artikel ini.

So, kartu kredit ini sebenarnya bermula di tahun 1946. Seorang Bankir bernama John Biggins membuat sistem ‘Charge it’. Ini adalah sistem yang digunakan untuk mempermudah transaksi pembayaran khusus nasabah Flatbush National Ban of Brooklyn. Namun, pada saat itu belum ada istilah kartu kredit dan fisiknya sendiri belum ada. Hanya ada sistem yang jadi cikal bakal adanya kartu kredit itu sendiri.

Kemudian pada tahun 1949, seseorang bernama Frank McNamara makan malam di restoran mewah. Sayangnya, dompetnya tertinggal sehingga tagihan datang dan ia tidak bisa membayarnya. Bermula dari kejadian ini, Frank pun membuat kartu pembayaran bernama Diners Club Card.
Dengan kartu Diners Club Card, Frank bisa makan di berbagai restoran keren di Amerika Serikat guna menaikkan status sosialnya. Lambat laun, kartu tersebut pun semakin populer. Di tahun 1951, banyak orang menggunakan Diners Club Card dan mengikuti jejak Frank. Kartu Diners Club dibuat dari bahan plastik, seperti kartu kredit yang kita kenal sekarang ini.

American Express pun mendengar kabar tentang Diners Club ini dan menerbitkan kartu serupa bernama AMEX (American Express). Di tahun 1960, kartu kredit AMEX diperkenalkan secara besar-besaran agar banyak masyarakat Amerika yang menggunakannya.

10 tahun kemudian, di tahun 1970, Amerika mulai membuat regulasi kebijakan kartu kredit. Kemudian, di tahun 1980, kartu kredit masuk ke negara kita diperkenalkan oleh Bank Duta. Nah, sebenarnya Bank Duta inilah penerbit kartu kredit pertama di Indonesia. Namun, dulu kartu kredit terbitan Bank Duta tidak bisa diapply oleh semua orang melainkan hanya nasabah Bank Duta saja.

Pada tahun 1980, permohonan apply kartu kredit juga tidak bisa online tetapi harus datang langsung ke Bank. Bila ingin mendapatkannya secara mudah, harus mengikuti semacam program referral Member Get Member.

Inilah sejarah singkat kartu kredit. Semenjak tahun 1980, perkembangannya semakin meningkat hingga sekarang

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Pernah alami transaksi kartu kredit tiba-tiba ditolak? Memang rasanya sangat tidak enak. Apalagi, seringkali transaksi kartu kredit yang tertolak ini sering kejadian di kasir pembayaran. Selain bikin malu, antrian kasir pun jadi terhambat. Anda pun jadi kehilangan kesempatan buat memperoleh diskon pembelian barang. Nah, Anda yang nggak ini hal ini terjadi, simak beberapa penyebabnya.

  1. Salah Memasukkan Pin dan Kode CVV
    Bila Anda salah memasukkan PIN ke mesin EDC, jelas saja transaksi ditolak dan pembayaran gagal. Oleh karena itu, jangan sampai lupa. Kode CVV juga perlu Anda ingat untuk transaksi online. Kode ini biasanya berjumlah 16 digit. Bila Anda salah input 16 angka ini, transaksi otomatis batal.
  2. Overlimit Bulan Sebelumnya Belum Lunas
    Pihak bank terpaksa membekukan tagihan transaksi Anda untuk sementara waktu hingga overlimit lunas. Ini yang membuat transaksi anda tertolak. So, bayar tagihan kartu kredit Anda beserta denda saat tagihan jatuh tempo nanti.
  3. Masa Berlaku Kartu Kredit Habis
    Kartu kredit yang sudah kadaluarsa akan otomatis ditolak untuk pembayaran. Perpanjang masa berlaku kartu kredit Anda dengan menghubungi pihak bank penerbit. Bank akan memberikan mekanisme penggantian kartu.⠀Ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak Bank agar prosesnya berjalan dengan lancar.
  4. Data Diri Tidak Diupdate
    Transaksi kartu kredit tertolak bisa jadi karena informasi data diri anda sudah usang. So, update dengan menghubungi call center bank penerbit. Biasanya, data yang paling sering berubah adalah nomor handphone dan alamat domisili.
  5. Transaksi Mencurigakan
    Kartu kredit sudah terintegrasi dengan sistem yang canggih sehingga segala hal yang mencurigakan lebih mudah terdeteksi. So, penting bagi Anda untuk menjaga kartu kredit Anda dari pemalsuan oknum-oknum jahat.

Nah, sudah nggak penasaran lagi kan kenapa transaksi CC Anda tertolak? Ketelitian memang perlu Anda punyai saat memegang kartu kredit biar hal seperti ini tidak lagi terjadi pada Anda. Kan nggak enak juga kalau sudah siap pakai kartu kredit buat stok barang untuk buka bisnis eh tapi malah tertolak.

Transaksi Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Lho Penyebabnya

Transaksi Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Lho Penyebabnya

Pernah alami transaksi kartu kredit tiba-tiba ditolak? Memang rasanya sangat tidak enak. Apalagi, seringkali transaksi kartu kredit yang tertolak ini sering kejadian di kasir pembayaran. Selain bikin malu, antrian kasir pun jadi terhambat. Anda pun jadi kehilangan kesempatan buat memperoleh diskon pembelian barang. Nah, Anda yang nggak ini hal ini terjadi, simak beberapa penyebabnya.

  1. Salah Memasukkan Pin dan Kode CVV
    Bila Anda salah memasukkan PIN ke mesin EDC, jelas saja transaksi ditolak dan pembayaran gagal. Oleh karena itu, jangan sampai lupa. Kode CVV juga perlu Anda ingat untuk transaksi online. Kode ini biasanya berjumlah 16 digit. Bila Anda salah input 16 angka ini, transaksi otomatis batal.
  2. Overlimit Bulan Sebelumnya Belum Lunas
    Pihak bank terpaksa membekukan tagihan transaksi Anda untuk sementara waktu hingga overlimit lunas. Ini yang membuat transaksi anda tertolak. So, bayar tagihan kartu kredit Anda beserta denda saat tagihan jatuh tempo nanti.
  3. Masa Berlaku Kartu Kredit Habis
    Kartu kredit yang sudah kadaluarsa akan otomatis ditolak untuk pembayaran. Perpanjang masa berlaku kartu kredit Anda dengan menghubungi pihak bank penerbit. Bank akan memberikan mekanisme penggantian kartu.⠀Ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak Bank agar prosesnya berjalan dengan lancar.
  4. Data Diri Tidak Diupdate
    Transaksi kartu kredit tertolak bisa jadi karena informasi data diri anda sudah usang. So, update dengan menghubungi call center bank penerbit. Biasanya, data yang paling sering berubah adalah nomor handphone dan alamat domisili.
  5. Transaksi Mencurigakan
    Kartu kredit sudah terintegrasi dengan sistem yang canggih sehingga segala hal yang mencurigakan lebih mudah terdeteksi. So, penting bagi Anda untuk menjaga kartu kredit Anda dari pemalsuan oknum-oknum jahat.

Nah, sudah nggak penasaran lagi kan kenapa transaksi CC Anda tertolak? Ketelitian memang perlu Anda punyai saat memegang kartu kredit biar hal seperti ini tidak lagi terjadi pada Anda. Kan nggak enak juga kalau sudah siap pakai kartu kredit buat stok barang untuk buka bisnis eh tapi malah tertolak.

Ini Lho Arti 15 Digit Angka Di Kartu Kredit Anda

Ini Lho Arti 15 Digit Angka Di Kartu Kredit Anda

Pernahkah Anda berpikir, apa arti 15 digit angka pada kartu kredit yang Anda pegang saat ini? Well, sama seperti KTP maupun Kartu Debit, ternyata 15 digit angka di kartu kredit juga memiliki arti tersendiri, lho.

Angka-angka tersebut menunjukkan identitas bank penerbit dan juga pemilik. Wah, apa saja artinya?

  1. Arti Digit Pertama
    Digit pertama kartu kredit menunjukkan identitas jenis penyedia layanan kartu kredit. Begini artinya:

    1: Industri Penerbangan
    2: Industri Penerbangan dan Keuangan
    3: Travel dan Hiburan
    4: Keuangan dan Perbankan (Visa)
    5: Keuangan dan Perbankan (MasterCard)
    6: Perdagangan dan Perbankan (Discover)
    7: Industri Perminyakan
    8: Industri Penyedia Layanan Kesehatan dan Komunikasi
    9: Lembaga Pemerintah

  2. Lima Digit Setelah Digit Pertama
    Lima digit setelah angka pertama merupakan identitas bank penyedia layanan kartu kredit. Nah, kelima digit setelah digit pertama ini sifatnya acak dan tidak sama antara bank satu dan lainnya.
  3. 9-12 Digit Setelah Lima Digit kedua
    9-12 digit setelah lima digit kedua adalah identitas pengguna layanan kartu kredit. Antara bank satu dengan yang lainnya tidak punya aturan yang sama. Ada bank yang memberikan 9 angka saja untuk pengguna, ada juga yang memberi 12 angka identitas.
  4. Digit Terakhir
    Digit terakhir kartu kredit berfungsi sebagai alat keamanan. Bank akan mendeteksi adanya kesalahan penggunaan kartu kredit dari digit terakhir angka cc Anda. Cara kerjanya menggunakan algoritma khusus.

    Nah, sudah tahu kan arti dari 15 digit angka pada kartu kredit Anda? Well, tetap hati-hati untuk tidak memberikan angka di kartu kredit secara sembarangan ke orang lain, ya.

    Bagi Anda yang ingin mengamankan angka di kartu kredit anda supaya tidak terjadi penyalahgunaan, coba ikuti langkah berikut ini.

1. Tutup Nomor CVV (3 angka acak di belakang kartu kredit)
2. Hindari memberikan detail 15 digit angka kartu kredit maupun nomor CVV pada siapapun
3. Hubungi nomor telepon yang tertulis hanya di balik kartu kredit. Hindari memberikan nomor selain yang tertera di kartu kredit.

Cristiano Ronaldo Kena Penipuan Kartu Kredit Rp 4,8 M

Cristiano Ronaldo Kena Penipuan Kartu Kredit Rp 4,8 M

Tahukah sobat street sekalian, baru baru ini salah satu legenda sepak bola, Cristiano Ronaldo kena penipuan berupa scamming. Ceritanya, Ronaldo kurang awas memberikan detail kartu kredit miliknya. Akhirnya, limit kartu kredit ronaldo raib sebesar Rp 4.8 M.

Untungnya, pelaku penipuan akhirnya mendapatkan hukuman sebesar 4 tahun penjara oleh Pengadilan Porto. Si pelaku ini diketahui berusia 53 tahun bernama Maria Silvia. Sosok pelaku pun mengaku bersalah.

Maria mengaku membobol kartu kredit Ronaldo dan menggunakanya untuk membuka agen perjalanan. Total transaksinya pun sudah 200 kali. Wow!

Perjalanan-perjalanan tersebut termasuk perjalanan dari Portugal ke Amerika Serikat. Padahal, jelas-jelas Ronaldo tidak melakukan perjalanan tersebut. Maria Silva pun juga menggunakan kartu kredit Ronaldo untuk membayar beberapa jenis tagihan yang ia lakukan.

Saat membuka agen perjalanan, Maria menggunakan kartu kredit Ronaldo untuk DP tiket pesawat dan beberapa printilan yang dipesan oleh klien. Jadi, Maria tidak menggunakan rekening pribadinya untuk membayar banyak pesanan tersebut.

Well, sebenarnya tak hanya Ronaldo, namun beberapa nama besar lain seperti Nani, Jorge Mendes dan Manuel Fernandes juga terkena modus penipuan yang sama.

Di dunia Artis Lokal, beberapa nama besar juga terkena kasus penipuan kartu kredit. So, kejahatan semacam ini tidak hanya dialami oleh Cristiano Ronaldo saja. Beberapa kasus penipuan kartu kredit mengatasnamakan bank tertentu juga sedang marak terjadi.

Nah, bagaimana caranya supaya terhindar dari penipuan kartu kredit?

  1. Simpan kartu kredit anda di tempat yang aman
  2. Hati-hatilah saat menggunakan wifi umum, better gunakan jaringan internet pribadi
  3. Jangan menyebarkan informasi kartu kredit Anda bila ditanya oleh saudara sekalipun
  4. Tinjau ulang kembali Laporan pemakaian kartu kredit anda
  5. Jangan memberikan OTP jika diminta
  6. Selalu was-was dimanapun Anda berada.
  7. Tutup belakang CVC kartu kredit Anda
  8. Jangan memfoto kartu kredit dan menyebarkannya di media sosial
  9. Ganti nomor pin kartu kredit Anda bila tidak sengaja menyebarkan datanya ke media sosial
Untung 360 Juta! Penipu Ini Apply Kartu Kredit Pakai KTP Palsu

Untung 360 Juta! Penipu Ini Apply Kartu Kredit Pakai KTP Palsu

Ada-ada saja. Modus penipuan di tahun 2021 ini semakin kreatif, tapi juga makin miris! Bila dulu beberapa orang melakukan penipuan kartu kredit dengan OTP untuk menyedot limitnya, maka sekarang ada cara yang lebih canggih. Pelaku penipuan menggunakan KTP palsu untuk apply kartu kredit!

Tak tanggung-tanggung, jumlah kartu kredit yang diajukan pun ada 15 kartu kredit. Nah, dari 15 kartu tersebut, 15 buah CC cair dengan nominal sekitar 360 juta rupiah. Modus yang dilakukan penipu pemalsuan KTP ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Yah, meskipun lumayan lama, namun total limit yang didapatkan pun sangatlah banyak.

Pelaku mengaku tidak semua kartu kreditnya disetujui oleh bank, Bahkan, beberapa KTP palsu harus dipoles terlebih dahulu untuk mendapatkan kartu kredit yang diinginkan.
Polisi kebetulan sudah mengendus gelagat aneh pelaku sejak lama. Penyidik pun berkoordinasi dengan bank sebagai korban penipuan aksi pelaku.

Mulanya, Bank yang menjadi korban kejahatan penipuan ini melaporkan adanya KTP palsu yang digunakan Apply kartu kredit.

Memang, kejahatan terjadi karena adanya niat pelaku. Nah, pelaku penipuan KTP ini sangatlah niat menipu sampai rela mengeluarkan uang untuk pergi ke daerah tempat kartu kredit tersebut diapply.

Jadi, pelaku mengambil data nasabah berupa NIK dan data-data lainnya dari salah satu aplikasi online. Nah, setelah itu, NIK tersebut dipakai sebagai salah satu senjata untuk membuat KTP Palsu.
Setelah itu, barulah pelaku mengajukan kartu kredit ke daerah sesuai asal KTP yang dipalsukan. Bila KTP yang dipalsukan berdomisili di Aceh, maka pelaku akan terbang ke Aceh untuk membuat kartu kredit di Bank yang ada di Aceh.

Tak hanya KTP, untuk melancarkan aksinya, si pelaku pun juga memalsukan data-data lain seperti NPWP serta alamat.
Penyidik pun mengamankan barang bukti berupa NPWP serta kartu kredit senilai limit Rp 360 juta rupiah. Pelaku akhirnya dijerat dengan pasal berlapis, yaitu 268 KUHP dan 378 KUHP. Lama masa penjaranya yaitu 4 tahun dan 6 tahun penjara.

Berapa Jumlah Ideal Kartu Kredit yang Bisa Dimiliki?

Berapa Jumlah Ideal Kartu Kredit yang Bisa Dimiliki?

Pandemi corona membuat banyak orang kehilangan pekerjaan karena gelombang PHK. Bisnis pun banyak sekali yang gulung tikar. Mau tak mau, banyak yang harus mencari pinjaman demi bisa melanjutkan bisnis atau sekedar bertahan hidup. Salah satu instrumen pinjaman yang aman dan mudah didapatkan adalah Kartu Kredit. Tidak seperti Pinjaman Online yang diterbitkan oleh institusi yang belum jelas kebasahannya, Kartu Kredit diterbitkan oleh lembaga Bank yang legalitasnya sudah jelas di mata hukum.

Nah, anda bisa memanfaatkan limit kartu kredit sebagai dana cadangan untuk melanjutkan usaha anda di masa pandemi ini. Bagusnya lagi, kartu kredit akan memberikan berbagai macam ekstra poin dan juga miles untuk bisa ditukarkan tiket pesawat atau hotel gratis.

Mungkin, anda yang baru saja apply kartu kredit merasa bahagia bisa mendapatkan dana cadangan yang melimpah. Apakah terbesit di fikiran anda untuk memiliki kartu kredit lain? Wait. Tunggu dulu, ya. Jangan langsung ambil langkah seribu apply kartu kredit lain. Anda harus tahu lebih dahulu, berapa total kartu kredit ideal yang sebaiknya dimiliki.

Punya Banyak Kartu Kredit Sah-Sah Saja Asalkan Sesuai Penghasilan.

Banyak pengguna kartu kredit yang memiliki lebih dari satu kartu kredit dengan tujuan untuk mengembangkan usaha. Sebenarnya, hal seperti ini sah-sah saja. Asalkan, pemilik kartu kredit tersebut sudah siap dengan segala konsekuensi yang ditanggung. Logikanya, semakin banyak kartu kredit yang dimiliki, semakin bertambah pula detail-detail yang perlu diingat.

Berbagai macam tagihan, seperti halnya biaya tahunan, bunga, biaya ganti kartu, cetak billing daln lain-lain perlu anda perhatikan. Akan berbahaya bila Anda orangnya pelupa, sehingga melupakan detail-detail tagihan dari beberapa kartu kredit tersebut.

Sayangnya, bagi anda yang suka boros dan susah mengatur keuangan, disarankan untuk punya satu kartu kredit saja. Rawat satu kartu, bayar tepat waktu agar skor kreditnya bertambah. Kecuali, kalau Anda adalah orang yang teliti dan disiplin membayar kartu kredit, silahkan punyai lebih dari satu kartu.

Seperti yang saya bilang di video youtube saya, lebih baik punya satu kartu dengan limit besar daripada banyak kartu dengan limit kecil-kecil. Limit besar tentu mencerminkan skor kredit anda yang baik. Selain itu, limit kartu kredit yang besar bisa digunakan untuk dana cadangan dan mengembangkan bisnis lebih mudah.

Daftar Nomor Call Center Bank di Indonesia

Daftar Nomor Call Center Bank di Indonesia

Sobat street smart, pasti rasanya sangat kebingungan ketika suatu hari dompet anda jatuh. Di dalamnya terdapat uang, kartu debit, serta CC yang berisi banyak limit. Anda pasti khawatir kalau suatu saat kartu-kartu tersebut dipakai oleh orang yang tidak dikenal. Iya, kan? Namun, anda dilanda kebingungan karena tidak tahu mau menghubungi nomer yang mana?

HUBUNGI CALL CENTER UNTUK MEMBANTU MENGATASI PERMASALAHAN PERBANKAN ANDA

Tenang, andaikan situasi tersebut terjadi pada anda, jangan panik dulu. Ada Call Center Bank yang bisa membantu keluhan masalah layanan perbankan. Ketika kartu kredit maupun debit anda hilang, segera hubungi call center untuk dilakukan pemblokiran.

Call center sendiri punya kelebihan untuk menggali berbagai data dari customer. Pelayanan dan juga solusi bisa didapatkan dari mas-mas dan mbak-mbak call center. Sayangnya nih, banyak oknum yang dengan tega mengatasnamakan call center bank dengan tujuan memeras korbannya.

Namun tetap tenang, sebagai langkah preventif bila hal tersebut terjadi, sebaiknya catat nomer-nomer berikut ini. Ini adalah daftar nomer call center bank yang bisa anda hubungi. Pastikan nomer call center yang menghubungi anda benar dan tidak keliru satu angka pun. Kalau nomer call centernya ada kekeliruan di satu atau dua huruf, bisa jadi adalah nomer penipu.

NAMA BANK DAN NOMER CALL CENTER

  1. Bank Mandiri (14000)
  2. Bank BCA dan BCA Syarah (1500888)
  3. Bank Mandiri Syariah (14040)
  4. Bank BNI dan BNI Syariah (1500046)
  5. Bank BRI (14017 / 1500017)
  6. Bank Cimb Niaga dan Niaga Syariah (14041)
  7. Muamalat (1500016)
  8. BTPN (1500300)
  9. Jenius (1500365)
  10. BRI Syariah (1500789)
  11. BTN (1500286
  12. Permata (1500111)
  13. DBS (1500327 atau 69327)

CARA MEMBEDAKAN PENIPUAN CALL CENTER BANK ASLI ATAU PALSU

Sebenarnya sangat mudah, selama call center bank tersebut punya nomer-nomer dengan angka yang tidak sama dengan angka call center yang tertera, sudah pasti itu merupakan nomer penipuan. Selain itu, suara call centre palsu terdengar mencurigakan dan tidak semerdu call center bank. Call centre palsu juga mengajak nasabah untuk mentransfer uang dengan nominal tertetu.