Bentrok transportasi konvensional vs transportasi berbasis online, bukti bisnis harus selalu berdaptasi jika ingin bertahan

Bentrok transportasi konvensional vs transportasi berbasis online, bukti bisnis harus selalu berdaptasi jika ingin bertahan


Kemarin kita mendengar berita yang tidak mengenakkan dimana telah terjadi bentrokan horizontal antar anak bangsa. Bentrokan yang terjadi antara supir transportasi konvensional vs transportasi berbasis online ini dipicu kecemburuan karena pendapatan supir transportasi yang terus menurun akibat adanya transportasi berbasis online. Mereka pun menginginkan agar transportasi tersebut dilarang karena dianggap ilegal. Peristiwa ini jelas sangat disayangkan, apalagi kemarin sampai terjadi korban luka-luka. Namun, peristiwa ini juga membawa hikmah bagi para pengusaha. Ternyata ada pelajaran yang bisa kita ambil dari peristiwa untuk kemajuan bisnis kita. Apa itu?

Bentrok antara pengemudi transportasi konvensional vs transportasi berbasis online mengajarkan kita jika bisnis akan bisa bertahan jika kita mau selalu beradaptasi dengan perubahan

Bentrok transportasi konvensional vs transportasi berbasis online mengajarkan kita jika dalam bisnis kita harus selalu siap dengan adanya perubahan. Dan pebisnis dituntut agar bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut, jika tidak, maka siap-siap bisnis kita akan hancur. Kita dituntut peka dengan pangsa pasar kita, apa yang mereka inginkan, kita harus bisa memenuhinya.

Transportasi berbasis online menjadi pilihan karena mereka mampu memanfaatkan teknologi yang ada sedemikian rupa. Pemanfaatan teknologi ini rupanya bisa menekan biaya operasional. Alhasil tarifnya pun menjadi lebih murah, sehingga banyak yang berpaling pada mereka. Transportasi konvensional sebenarnya juga sudah menyadari hal tersebut. Terbukti, beberapa perusahaan taxi sudah ada yang menyiapkan aplikasinya. Sayangnya perusahaan juga memiliki aturan lain yang tidak saling mendukung, akhirnya yang ada jadi kontraproduktif.

Terlepas siapa yang benar dan salah dalam kasus transportasi konvensional vs transportasi berbasis online ini, karena transportasi berbasis online diduga tidak mematuhi regulasi terkait sarana transportasi umum. Akan tetapi inilah bukti nyata bahwa dinamika bisnis itu sifatnya dinamis, selalu berubah-ubah. Pengusaha dituntut untuk selalu mengupgrade kemampuan, pengetahuan, strategi dan mentalnya agar terus mampu bersaing. Tim Ritz Academy jadi teringat dengan salah satu teori dalam teori evolusi Darwin yang mengatakan, “Spesies yang bertahan bukanlah spesies yang paling kuat, tapi spesies yang mampu beradaptasi dengan lingkungan.” Dalam lingkup bisnis, teori tersebut kita ubah menjadi, “pengusaha yang bertahan di bisnis bukanlah pebisnis dengan modal besar, tapi pebisnis yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan.” Pertanyaannya, bagaimana dengan bisnis Anda? Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

Ritz Academy

Ritz Academy adalah event organizer yang fokus pada pendidikan finansial dan bisnis.

Copyright 2019 - Ritz Academy - All Rights Reserved