Mudah Banget, Begini Cara Bikin Kartu Kredit Mandiri Lewat HP

Mudah Banget, Begini Cara Bikin Kartu Kredit Mandiri Lewat HP

Sekarang, pengajuan kartu kredit semakin mudah karena bisa dilakukan melalui online. So, kini nasabah bisa membuat kartu kredit mandiri via website atau aplikasi livin by Mandiri. Nah, kartu kredit mandiri sendiri adalah fasilitas kartu kredit yang diberikan kepada nasabah dalam bentuk kartu yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, dan telah mendapatkan izin atau lisensi dari pemerintah.

Kartu kredit mandiri sendiri diberikan sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup nasabah, diantaranya adalah signature, mandiri SKYZ, Everyday Card, sampai Mandiri Platinum. Nasabah sendiri bisa melakukan pengajuan kartu kredit hanya melalui ponsel, via website dan aplikasi Livin by Mandiri.

Nah, bagaimana syarat pengajuan kartu kredit mandiri secara online?

Mengutip laman resmi Bank Mandiri, dokumen persyaratan untuk pengajuan kartu kredit mandiri sendiri diantaranya adalah foto asli dengan E-KTP, Swafoto dengan memegang E-KTP asli, kemudian foto nomor pokok wajib pajak dan lain-lain.

1. Via Website

Nah, guna melakukan pengajuan kartu kredit mandiri, bisa dilakukan melalui website, via browser chrome atau safari. Pengajuan via website ini bisa dilakukan dengan mengunjungi alamat mandirikartukredit.com via ponsel, kemudian klik Apply Now.

Bila sudah, segera lanjutkan dengan login menggunakan akun PrivyID apabila sudah memiliki akun tersebut sebelumnya. Kalau sudah, kemudian pilih produk ‘mandiri kartu kredit’ dan klik lanjut.

Nasabah kemudian akan menerima kode OTP dari Mandiri Card, kemudian segera masukkan kode OTP tersebut ke bagian kolom yang disediakan. Bila sudah, isi data pekerjaan dan lain-lain, lengkapi dan klik lanjut. Nah, nantinya nasabah akan menerima SMS notifikasi bahwa pengajuan sedang diproses.

2. Via Aplikasi

Sekarang pengajuan kartu kredit bisa dilakukan via aplikasi. Cukup buka aplikasi Livin by Mandiri yang sudah diunduh dan diinstal. Kemudian, pada halaman beranda, cari menu produk lainnya dan pilih kartu kredit. Pilih jenis mandiri kartu kredit yang diinginkan, kemudian klik ajukan.

***

Nah, sekarang pengajuan kartu kredit tidak perlu ribet karena bisa dilakukan secara online, kan? Bagaimana dengan kamu? Yakin tidak mau mencoba? Lumayan lho, bisa dibuat sebagai dana darurat.

Jangan Takut Boros, Ini Manfaat Kartu Kredit Untuk Milenial

Jangan Takut Boros, Ini Manfaat Kartu Kredit Untuk Milenial

Mempunyai kartu kredit di tahun 2022 itu bukan lagi hal yang eksklusif. Semua orang bisa dan mampu bikin kartu kredit, asalkan syaratnya sudah memenuhi. Bahkan, kartu kredit juga bisa dijadikan modal bisnis terbaik untuk membuka usaha.

Sayangnya, masih banyak milenial yang salah paham dan nggak berani bikin kartu kredit karena anggapan “bikin boros”. Padahal, bagi millenial khususnya, kartu kredit itu bisa memberikan beberapa manfaat berikut.

1. Efisien

Sebagai milenial, kamu tentu prefer sesuatu yang serba simple. Utamanya, ketika membeli sesuatu. Nah, dengan adanya kartu kredit itu pembayaran bisa sekali gesek dalam satu kartu. Bahkan, kamu juga bisa menyambungkan kartu kredit dengan e-commerce supaya pembayaran makin cepat.
Tentunya kemampuan kartu kredit dalam hal efisiensi pembayaran ini akan memudahkan Anda dalam hal transaksi.

2. Modal Usaha

Banyak milenial mengeluhkan ketidaksanggupan membuka usaha karena kalah modal. Padahal, milenial biasanya punya ide kreatif yang sangat luas dalam hal membuka bisnis. Nah, sebagai solusi maka kamu yang millenial bisa mulai coba pakai kartu kredit.
Tanpa perlu drama pinjam ke saudara atau pinjol, kartu kredit jadi pilihan paling tepat untuk membantu kamu membuka bisnis. Selain itu, limitnya pun bisa naik seiring waktu selama Anda patuh menggunakannya dan tidak telat membayar. Asal syaratnya memenuhi, kartu kredit pun bisa diapply dengan mudah.

Sayang, banyak yang tidak paham sistem sehingga asal-asalan saja mengajukan kartu kredit. Di kelas credit card revolution, saya memberikan ilmu supaya apply kartu kredit bisa disetujui, tentunya dengan limit yang oke serta semakin bertambah dari bulan ke bulan.

3. Banyak Promo

Sebagai bagian dari milenial, kamu tentu mempertimbangkan adanya promo serta cashback ketika akan bertransaksi. Kemudahan ini pun bisa kamu temui dengan menggunakan kartu kredit, lho. Tersedia banyak sekali diskon untuk membantu Anda menghemat pengeluaran.

4. Membantu Berhemat

Jangan salah kaprah dan mengira kalau kartu kredit itu bisa bikin boros. Faktanya, kartu kredit sangat bisa membantu menghemat pengeluaran. Ini karena fitur history yang ada di kartu kredit bisa membuat penggunanya semakin ‘sadar diri’ dengan total pengeluaran yang ada.

3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

3 Tantangan Besar Dalam Bisnis Modal Kartu Kredit

Banyak orang bertanya di DM saya: Pak, gimana sih caranya biar bisnis modal kartu kredit yang cepat sukses? Triknya apa, pak. Waktu dapat pertanyaan ini, saya terhening. Ya… bagaimanapun menurut pikiran saya pertanyaan seperti ini jawabannya sudah jelas: Tidak ada bisnis yang pasti cepat sukses. Intinya, kalau mau bisnis itu perlu waktu dan membutuhkan kesabaran bila ingin mencicipi hasilnya.

Ya… namanya juga usaha. Di dalam bisnis kartu kredit pun Anda akan mendapatkan tantangan. Selama saya mengajar di kelas “Credit Card Revolution”, tiga tantangan berikut ini pasti ada dan tidak bisa dihindari.

1. Tantangan Apply Kartu Kredit

Nomor satu, sudah jelas tantangan apply kartu kredit dimana Anda harus bisa meraih hati bank. Bagi orang awam, mungkin akan susah mendapatkannya. Tapi, bagi yang mengerti sistem, jelas saja hal ini tidak susah.
Oleh karena itu, kalau Anda ingin sukses berbisnis kartu kredit, maka pastikan untuk tahu apa yang “BANK MAU”.

Singkat cerita, saya pernah mendapatkan keluhan dari salah satu alumni CCR yang apply kartu kredit berkali-kali tetapi tidak tembus.

Rupanya, alumni CCR ini apply sebagai “karyawan”. Di slip gaji, beliau isi 80 juta. Jelas saja saya kaget, dong! Mana ada karyawan, bahkan guru dengan gaji 80 juta sebulan. Jelas saja bank susah memberikan kepercayaan pada beliau untuk memegang kartu kredit.

2. Tantangan Kemalasan

Bisnis itu bisa berhasil kalau Anda tidak malas. Sayangnya, kenyataan di lapangan banyak yang berhasil buka bisnis tapi malas mengelola. Akhirnya, kartu kreditnya terpakai di awal saja buat bisnis. Di beberapa bulan selanjutnya, begitu terasa bisnis belum menghasilkan, perasaan malas melanjutkan pun bangkit.

3. Tantangan Khilaf

Banyak orang gagal di bisnis karena “Khilaf”. Ngerinya, bisnis sudah jalan dan omset pun berdatangan, tetapi bukanya dipake muterin bisnis lagi, omset malah dipakai foya-foya. Sampai ada yang tergiur dengan money game dan bangkrut karena “khilaf”

***
Namun, jangan berkecil hati dan dijadikan beban pikiran. Buktinya, 3 tantangan ini berhasil dilalui member “Credit Card Revolution” dan sukses di bisnis masing-masing.

Kalau Anda mau buka bisnis di bidang kartu kredit, silahkan klik link: ritzacademy.com/jadwal-training

Ingin Menaikkan Limit Kartu Kredit? Ini Tips yang Wajib Anda Lakukan

Ingin Menaikkan Limit Kartu Kredit? Ini Tips yang Wajib Anda Lakukan

Saya sering mengisi materi seputar menaikkan limit kartu kredit, baik itu di instagram, Youtube dan kelas Credit Card Revolution.
Kenapa menaikkan limit kartu kredit itu penting? Tentu saja bagi Anda yang sedang atau ingin menjalankan bisnis, limit kartu kredit yang besar akan memudahkan Anda memperbesar usaha.

Dengan limit yang besar Anda lebih tenang karena ada “dana cadangan” yang langsung bisa dipakai supaya bisnis tidak mandek begitu saja. Sayangnya, tidak semua orang dibekali kemampuan dan ilmu untuk menaikkan limit cc mereka meskipun sudah memilikinya selama bertahun-tahun.

Ini dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menaikan limit:

  1. Pastikan Momennya Tepat
    Menaikkan limit kartu kredit bisa semakin lancar selama kondisi keuangan Anda lagi stabil. So, pastikan kondisi keuangan Anda sedang baik supaya bank bisa mempertimbangkan Anda naik limit.Jangan minta naik limit ketika cashflow Anda sedang berantakan karena bisa terlacak di arus history bank.
  2. Seringlah Gunakan Kartu Kredit, Tetapi Jangan Lupa Dibayar
    Jarang menggunakan kartu kredit juga merupakan salah satu alasan kenapa pengajuan naik limit Anda ditolak. Bank tentu menciptakan kartu kredit sebagai sebuah bisnis. Bila kartu kredit sebagai produk yang mereka rilis tidak digunakan, maka bank tidak mendapatkan keuntungan.Bank lebih memilih menaikkan limit pada nasabah yang sering menggunakan kartu kredit karena lebih bisa memberikan keuntungan pada mereka. Oleh karena itu, gunakan kartu kredit sesering mungkin, dengan catatan dibayar! Lebih bagus lagi bila digunakan sesuai dengan prinsip di kelas Credit Card Revolution, yaitu menggunakannya untuk modal bisnis.
  3. Penggunaan Limit Kartu Kredit 70% dari Total Limit
    Jika Anda ingin menaikkan limit kartu kredit, pastikan penggunaanya mencapai 70% dari total limit. Bank akan menganggap Anda sebagai pengguna kartu kredit yang aktif bila pemakaian mencapai angka ini. Namun, pastikan untuk membayar tagihan sebelum tenggat waktu yang ditentukan oleh bank supaya history pemakaian Anda aman.

Inilah tiga cara sederhana untuk menaikkan limit. Sebenarnya ada cara mendalam untuk menaikkan limit secara lebih cepat dan efisien di kelas Credit Card Revolution.

Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Saya sering membahas seputar kartu kredit baik itu lewat Youtube, Instagram atau Tiktok. Konten yang saya bahas biasanya tentang permodalan bisnis menggunakan kartu kredit. Namun, saya jarang membahas sejarah kartu kredit itu sendiri. So, kali ini akan bahas sejarahnya sedikit di artikel ini.

So, kartu kredit ini sebenarnya bermula di tahun 1946. Seorang Bankir bernama John Biggins membuat sistem ‘Charge it’. Ini adalah sistem yang digunakan untuk mempermudah transaksi pembayaran khusus nasabah Flatbush National Ban of Brooklyn. Namun, pada saat itu belum ada istilah kartu kredit dan fisiknya sendiri belum ada. Hanya ada sistem yang jadi cikal bakal adanya kartu kredit itu sendiri.

Kemudian pada tahun 1949, seseorang bernama Frank McNamara makan malam di restoran mewah. Sayangnya, dompetnya tertinggal sehingga tagihan datang dan ia tidak bisa membayarnya. Bermula dari kejadian ini, Frank pun membuat kartu pembayaran bernama Diners Club Card.
Dengan kartu Diners Club Card, Frank bisa makan di berbagai restoran keren di Amerika Serikat guna menaikkan status sosialnya. Lambat laun, kartu tersebut pun semakin populer. Di tahun 1951, banyak orang menggunakan Diners Club Card dan mengikuti jejak Frank. Kartu Diners Club dibuat dari bahan plastik, seperti kartu kredit yang kita kenal sekarang ini.

American Express pun mendengar kabar tentang Diners Club ini dan menerbitkan kartu serupa bernama AMEX (American Express). Di tahun 1960, kartu kredit AMEX diperkenalkan secara besar-besaran agar banyak masyarakat Amerika yang menggunakannya.

10 tahun kemudian, di tahun 1970, Amerika mulai membuat regulasi kebijakan kartu kredit. Kemudian, di tahun 1980, kartu kredit masuk ke negara kita diperkenalkan oleh Bank Duta. Nah, sebenarnya Bank Duta inilah penerbit kartu kredit pertama di Indonesia. Namun, dulu kartu kredit terbitan Bank Duta tidak bisa diapply oleh semua orang melainkan hanya nasabah Bank Duta saja.

Pada tahun 1980, permohonan apply kartu kredit juga tidak bisa online tetapi harus datang langsung ke Bank. Bila ingin mendapatkannya secara mudah, harus mengikuti semacam program referral Member Get Member.

Inilah sejarah singkat kartu kredit. Semenjak tahun 1980, perkembangannya semakin meningkat hingga sekarang

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Pernah alami transaksi kartu kredit tiba-tiba ditolak? Memang rasanya sangat tidak enak. Apalagi, seringkali transaksi kartu kredit yang tertolak ini sering kejadian di kasir pembayaran. Selain bikin malu, antrian kasir pun jadi terhambat. Anda pun jadi kehilangan kesempatan buat memperoleh diskon pembelian barang. Nah, Anda yang nggak ini hal ini terjadi, simak beberapa penyebabnya.

  1. Salah Memasukkan Pin dan Kode CVV
    Bila Anda salah memasukkan PIN ke mesin EDC, jelas saja transaksi ditolak dan pembayaran gagal. Oleh karena itu, jangan sampai lupa. Kode CVV juga perlu Anda ingat untuk transaksi online. Kode ini biasanya berjumlah 16 digit. Bila Anda salah input 16 angka ini, transaksi otomatis batal.
  2. Overlimit Bulan Sebelumnya Belum Lunas
    Pihak bank terpaksa membekukan tagihan transaksi Anda untuk sementara waktu hingga overlimit lunas. Ini yang membuat transaksi anda tertolak. So, bayar tagihan kartu kredit Anda beserta denda saat tagihan jatuh tempo nanti.
  3. Masa Berlaku Kartu Kredit Habis
    Kartu kredit yang sudah kadaluarsa akan otomatis ditolak untuk pembayaran. Perpanjang masa berlaku kartu kredit Anda dengan menghubungi pihak bank penerbit. Bank akan memberikan mekanisme penggantian kartu.⠀Ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak Bank agar prosesnya berjalan dengan lancar.
  4. Data Diri Tidak Diupdate
    Transaksi kartu kredit tertolak bisa jadi karena informasi data diri anda sudah usang. So, update dengan menghubungi call center bank penerbit. Biasanya, data yang paling sering berubah adalah nomor handphone dan alamat domisili.
  5. Transaksi Mencurigakan
    Kartu kredit sudah terintegrasi dengan sistem yang canggih sehingga segala hal yang mencurigakan lebih mudah terdeteksi. So, penting bagi Anda untuk menjaga kartu kredit Anda dari pemalsuan oknum-oknum jahat.

Nah, sudah nggak penasaran lagi kan kenapa transaksi CC Anda tertolak? Ketelitian memang perlu Anda punyai saat memegang kartu kredit biar hal seperti ini tidak lagi terjadi pada Anda. Kan nggak enak juga kalau sudah siap pakai kartu kredit buat stok barang untuk buka bisnis eh tapi malah tertolak.

Transaksi Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Lho Penyebabnya

Transaksi Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Lho Penyebabnya

Pernah alami transaksi kartu kredit tiba-tiba ditolak? Memang rasanya sangat tidak enak. Apalagi, seringkali transaksi kartu kredit yang tertolak ini sering kejadian di kasir pembayaran. Selain bikin malu, antrian kasir pun jadi terhambat. Anda pun jadi kehilangan kesempatan buat memperoleh diskon pembelian barang. Nah, Anda yang nggak ini hal ini terjadi, simak beberapa penyebabnya.

  1. Salah Memasukkan Pin dan Kode CVV
    Bila Anda salah memasukkan PIN ke mesin EDC, jelas saja transaksi ditolak dan pembayaran gagal. Oleh karena itu, jangan sampai lupa. Kode CVV juga perlu Anda ingat untuk transaksi online. Kode ini biasanya berjumlah 16 digit. Bila Anda salah input 16 angka ini, transaksi otomatis batal.
  2. Overlimit Bulan Sebelumnya Belum Lunas
    Pihak bank terpaksa membekukan tagihan transaksi Anda untuk sementara waktu hingga overlimit lunas. Ini yang membuat transaksi anda tertolak. So, bayar tagihan kartu kredit Anda beserta denda saat tagihan jatuh tempo nanti.
  3. Masa Berlaku Kartu Kredit Habis
    Kartu kredit yang sudah kadaluarsa akan otomatis ditolak untuk pembayaran. Perpanjang masa berlaku kartu kredit Anda dengan menghubungi pihak bank penerbit. Bank akan memberikan mekanisme penggantian kartu.⠀Ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak Bank agar prosesnya berjalan dengan lancar.
  4. Data Diri Tidak Diupdate
    Transaksi kartu kredit tertolak bisa jadi karena informasi data diri anda sudah usang. So, update dengan menghubungi call center bank penerbit. Biasanya, data yang paling sering berubah adalah nomor handphone dan alamat domisili.
  5. Transaksi Mencurigakan
    Kartu kredit sudah terintegrasi dengan sistem yang canggih sehingga segala hal yang mencurigakan lebih mudah terdeteksi. So, penting bagi Anda untuk menjaga kartu kredit Anda dari pemalsuan oknum-oknum jahat.

Nah, sudah nggak penasaran lagi kan kenapa transaksi CC Anda tertolak? Ketelitian memang perlu Anda punyai saat memegang kartu kredit biar hal seperti ini tidak lagi terjadi pada Anda. Kan nggak enak juga kalau sudah siap pakai kartu kredit buat stok barang untuk buka bisnis eh tapi malah tertolak.

Ini Lho Arti 15 Digit Angka Di Kartu Kredit Anda

Ini Lho Arti 15 Digit Angka Di Kartu Kredit Anda

Pernahkah Anda berpikir, apa arti 15 digit angka pada kartu kredit yang Anda pegang saat ini? Well, sama seperti KTP maupun Kartu Debit, ternyata 15 digit angka di kartu kredit juga memiliki arti tersendiri, lho.

Angka-angka tersebut menunjukkan identitas bank penerbit dan juga pemilik. Wah, apa saja artinya?

  1. Arti Digit Pertama
    Digit pertama kartu kredit menunjukkan identitas jenis penyedia layanan kartu kredit. Begini artinya:

    1: Industri Penerbangan
    2: Industri Penerbangan dan Keuangan
    3: Travel dan Hiburan
    4: Keuangan dan Perbankan (Visa)
    5: Keuangan dan Perbankan (MasterCard)
    6: Perdagangan dan Perbankan (Discover)
    7: Industri Perminyakan
    8: Industri Penyedia Layanan Kesehatan dan Komunikasi
    9: Lembaga Pemerintah

  2. Lima Digit Setelah Digit Pertama
    Lima digit setelah angka pertama merupakan identitas bank penyedia layanan kartu kredit. Nah, kelima digit setelah digit pertama ini sifatnya acak dan tidak sama antara bank satu dan lainnya.
  3. 9-12 Digit Setelah Lima Digit kedua
    9-12 digit setelah lima digit kedua adalah identitas pengguna layanan kartu kredit. Antara bank satu dengan yang lainnya tidak punya aturan yang sama. Ada bank yang memberikan 9 angka saja untuk pengguna, ada juga yang memberi 12 angka identitas.
  4. Digit Terakhir
    Digit terakhir kartu kredit berfungsi sebagai alat keamanan. Bank akan mendeteksi adanya kesalahan penggunaan kartu kredit dari digit terakhir angka cc Anda. Cara kerjanya menggunakan algoritma khusus.

    Nah, sudah tahu kan arti dari 15 digit angka pada kartu kredit Anda? Well, tetap hati-hati untuk tidak memberikan angka di kartu kredit secara sembarangan ke orang lain, ya.

    Bagi Anda yang ingin mengamankan angka di kartu kredit anda supaya tidak terjadi penyalahgunaan, coba ikuti langkah berikut ini.

1. Tutup Nomor CVV (3 angka acak di belakang kartu kredit)
2. Hindari memberikan detail 15 digit angka kartu kredit maupun nomor CVV pada siapapun
3. Hubungi nomor telepon yang tertulis hanya di balik kartu kredit. Hindari memberikan nomor selain yang tertera di kartu kredit.

Cristiano Ronaldo Kena Penipuan Kartu Kredit Rp 4,8 M

Cristiano Ronaldo Kena Penipuan Kartu Kredit Rp 4,8 M

Tahukah sobat street sekalian, baru baru ini salah satu legenda sepak bola, Cristiano Ronaldo kena penipuan berupa scamming. Ceritanya, Ronaldo kurang awas memberikan detail kartu kredit miliknya. Akhirnya, limit kartu kredit ronaldo raib sebesar Rp 4.8 M.

Untungnya, pelaku penipuan akhirnya mendapatkan hukuman sebesar 4 tahun penjara oleh Pengadilan Porto. Si pelaku ini diketahui berusia 53 tahun bernama Maria Silvia. Sosok pelaku pun mengaku bersalah.

Maria mengaku membobol kartu kredit Ronaldo dan menggunakanya untuk membuka agen perjalanan. Total transaksinya pun sudah 200 kali. Wow!

Perjalanan-perjalanan tersebut termasuk perjalanan dari Portugal ke Amerika Serikat. Padahal, jelas-jelas Ronaldo tidak melakukan perjalanan tersebut. Maria Silva pun juga menggunakan kartu kredit Ronaldo untuk membayar beberapa jenis tagihan yang ia lakukan.

Saat membuka agen perjalanan, Maria menggunakan kartu kredit Ronaldo untuk DP tiket pesawat dan beberapa printilan yang dipesan oleh klien. Jadi, Maria tidak menggunakan rekening pribadinya untuk membayar banyak pesanan tersebut.

Well, sebenarnya tak hanya Ronaldo, namun beberapa nama besar lain seperti Nani, Jorge Mendes dan Manuel Fernandes juga terkena modus penipuan yang sama.

Di dunia Artis Lokal, beberapa nama besar juga terkena kasus penipuan kartu kredit. So, kejahatan semacam ini tidak hanya dialami oleh Cristiano Ronaldo saja. Beberapa kasus penipuan kartu kredit mengatasnamakan bank tertentu juga sedang marak terjadi.

Nah, bagaimana caranya supaya terhindar dari penipuan kartu kredit?

  1. Simpan kartu kredit anda di tempat yang aman
  2. Hati-hatilah saat menggunakan wifi umum, better gunakan jaringan internet pribadi
  3. Jangan menyebarkan informasi kartu kredit Anda bila ditanya oleh saudara sekalipun
  4. Tinjau ulang kembali Laporan pemakaian kartu kredit anda
  5. Jangan memberikan OTP jika diminta
  6. Selalu was-was dimanapun Anda berada.
  7. Tutup belakang CVC kartu kredit Anda
  8. Jangan memfoto kartu kredit dan menyebarkannya di media sosial
  9. Ganti nomor pin kartu kredit Anda bila tidak sengaja menyebarkan datanya ke media sosial
Untung 360 Juta! Penipu Ini Apply Kartu Kredit Pakai KTP Palsu

Untung 360 Juta! Penipu Ini Apply Kartu Kredit Pakai KTP Palsu

Ada-ada saja. Modus penipuan di tahun 2021 ini semakin kreatif, tapi juga makin miris! Bila dulu beberapa orang melakukan penipuan kartu kredit dengan OTP untuk menyedot limitnya, maka sekarang ada cara yang lebih canggih. Pelaku penipuan menggunakan KTP palsu untuk apply kartu kredit!

Tak tanggung-tanggung, jumlah kartu kredit yang diajukan pun ada 15 kartu kredit. Nah, dari 15 kartu tersebut, 15 buah CC cair dengan nominal sekitar 360 juta rupiah. Modus yang dilakukan penipu pemalsuan KTP ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Yah, meskipun lumayan lama, namun total limit yang didapatkan pun sangatlah banyak.

Pelaku mengaku tidak semua kartu kreditnya disetujui oleh bank, Bahkan, beberapa KTP palsu harus dipoles terlebih dahulu untuk mendapatkan kartu kredit yang diinginkan.
Polisi kebetulan sudah mengendus gelagat aneh pelaku sejak lama. Penyidik pun berkoordinasi dengan bank sebagai korban penipuan aksi pelaku.

Mulanya, Bank yang menjadi korban kejahatan penipuan ini melaporkan adanya KTP palsu yang digunakan Apply kartu kredit.

Memang, kejahatan terjadi karena adanya niat pelaku. Nah, pelaku penipuan KTP ini sangatlah niat menipu sampai rela mengeluarkan uang untuk pergi ke daerah tempat kartu kredit tersebut diapply.

Jadi, pelaku mengambil data nasabah berupa NIK dan data-data lainnya dari salah satu aplikasi online. Nah, setelah itu, NIK tersebut dipakai sebagai salah satu senjata untuk membuat KTP Palsu.
Setelah itu, barulah pelaku mengajukan kartu kredit ke daerah sesuai asal KTP yang dipalsukan. Bila KTP yang dipalsukan berdomisili di Aceh, maka pelaku akan terbang ke Aceh untuk membuat kartu kredit di Bank yang ada di Aceh.

Tak hanya KTP, untuk melancarkan aksinya, si pelaku pun juga memalsukan data-data lain seperti NPWP serta alamat.
Penyidik pun mengamankan barang bukti berupa NPWP serta kartu kredit senilai limit Rp 360 juta rupiah. Pelaku akhirnya dijerat dengan pasal berlapis, yaitu 268 KUHP dan 378 KUHP. Lama masa penjaranya yaitu 4 tahun dan 6 tahun penjara.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds