Apakah Anda sedang Benar-Benar Berbisnis ataukah Berjudi?

Apakah Anda sedang Benar-Benar Berbisnis ataukah Berjudi?

Halo sahabat semua dimanapun anda berada. Hari ini kita akan sedikit membahas tentang masalah antara bisnis dan judi, mungkin Anda tidak mengerti dan mungkin juga bertanya-tanya apakah bisnis dan judi itu sama, karena kebanyakan orang berpikir bahwa bisnis dan judi memiliki kemiripan sehingga banyak kita temui kasus-kasus yang seolah-olah Anda sedang berbisnis tetapi kenyataannya Anda berjudi, akhirnya Anda berjudi dalam bisnis. Lalu kira-kira apa yang membedakan antara bisnis dan judi itu sendiri?

Jika dikaitkan dengan judi, mungkin ada sebuah istilah yang namanya hukum probabilitas, sebagai contoh dalam judi bola probabilitasnya yaitu satu banding dua, dalam judi dadu probabilitasnya adalah satu banding enam, inilah yang dinamakan hukum probabilitas, artinya ketika anda menemui paul si gurita untuk meminta tolong meramalkan sebuah pertandingan bola, tetap saja perbandingannya hanya satu banding dua, tidak ada yang bisa merubahnya.

Apakah Anda sedang Benar-Benar Berbisnis ataukah Berjudi?Tetapi ketika dalam bisnis, semua itu menjadi relatif dan bisa dirubah.

Contohnya, ketika anda mulai berbisnis kuliner :

  • Apakah Anda sudah mengerti soal bisnis kuliner ?
  • Apakah Anda punya pengalaman dibisnis kuliner ?
  • Apakah Anda pernah bekerja dibisnis kuliner ?
  • Apakah Anda pernah belajar tentang bisnis kuliner ?

Kalau Anda tidak pernah belajar apapun tentang bisnis kuliner, maka kemungkinan kesuksesan Anda hanya sebesar 5% dan 95% sisanya adalah besar rasio kegagalan Anda, itulah bisnis.

Namun kesuksesan dalam berbisnis bisa ditingkatkan dengan banyak cara, salah satunya dengan mengikuti seminar-seminar, belajar dari orang yang berpengalaman, atau belajar dari komunitas yang Anda ikuti, dengan begitu rasio keberhasilan Anda akan meningkat dari yang awalnya hanya 5% bisa menjadi 10%, 15%, 20% dan seterusnya. Faktor “kena tipu” dalam bisnispun sebenarnya bisa mempertinggi rasio kesuksesan karena Anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya.

Sampai pada akhirnya ketika anda sudah menjadi seorang master dibidangnya, rasio kegagalan Anda kemungkinan hanya sebesar 5% saja, kenapa Saya tidak mengatakan 0%? Karena sebagai manusia kita tidak dapat mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, sebab kita hanya bisa berusaha namun tetap Tuhan yang menentukan semuanya, setidaknya kita tetap bisa berusaha untuk mengurangi rasio kegagalan dalam bisnis. Lain halnya ketika Anda tidak mengetahui apapun tentang bisnis tersebut tapi tetap ngotot ingin menjalankan bisnis itu maka rasio kegagalan Anda berbalik menjadi 95%, 5% sisanya mungkin hanyalah faktor keberuntungan saja.

Jadi maksudnya ketika Anda ingin membuka bisnis bengkel, Anda harus mengerti soal bisnis bengkel, apabila Anda tidak mengerti apapun tapi tetap nekat membuka bisnis bengkel, itu artinya Anda sedang berjudi dalam bisnis. Oleh karena itu sebelum menginvestasikan uang Anda dalam bisnis, investasikan waktu Anda terlebih dahulu, dengan begitu rasio kegagalan Anda akan semakin berkurang dengan adanya proses pembelajaran serta pengalaman yang nantinya akan didapatkan. Apakah Anda sudah paham sekarang?



About Roy Shakti
Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

6 Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *