Apa Bedanya Debt Collector dengan Desk Collector?

Perbedaan_Debt Collector dengan_Desk Collector _

Urusan utang memang nggak bisa buat diremehkan. Anda harus rajin membayar cicilan utang kalau tak mau rumah anda didatangi debt collector. Wajar, kalau tunggakan kartu kredit anda mencapai level yang sudah luar biasa parah, debt collector bakal mendatangi anda. Di beberapa kasus, nasabah ditagih hutangnya lewat desk collector. Sebelumnya, apakah anda mengerti perbedaan antara desk collector dengan debt collector?

Debt Collector dan Desk Collector Itu Beda Loh

Meski keduanya sama-sama menagih utang, terdapat perbedaan antara debt collector dan desk collector. Meski begitu, debt collector dan desk collector bekerjasama agar nasabah cepat membayarkan utang. 

    1. Desk Collector
      Desk collector biasanya melakukan peringatanpenagihan tidak langsung ke hadapan nasabah tapi melakukan penagihan dibalik meja kerja. Kata “desk” sendiri sudah mencerminkan bagaimana seorang desk collector bekerja. Mereka biasanya menagih utang secara online lewat smartphone maupun pc. 

      Desk collector biasanya bekerja di outsourcing. Pekerjaan desk collector ini biasanya menjanjikan dimana banyak dari mereka yang diangkat menjadi team leader setelah pekerjaan yang ia jalani memuaskan. Bekerja sebagai desk collector butuh kesabaran yang tinggi dalam menghadapi banyak nasabah. 

    2. Debt Collector
      Debt collector juga melakukan penagihan utang layaknya desk collector. Bedanya, debt collector bakal turun gunung setelah nasabah tidak juga mengurus kartu kreditnya setelah mendapatkan peringatan dari desk collector. Debt collector bekerja di lapangan mendatangi rumah tiap nasabah yang kartu kreditnya macet. 

      Skemanya, seorang debt collector bisa turun jika desk collector telah melakukan peringatan berkali-kali kepada nasabah. Biasanya, nasabah yang tak juga membayar akan mendapatkan imbas berupa barang-barang nasabah disita sebagai jaminan. 

Perbedaan mendasar antara debt collector dan desk collector ini harus anda pahami. Meski terlihat sepele, dampaknya bakal besar kalau anda tidak tahu apa bedanya. Bayangkan saja misal anda seseorang yang ingin menuntut desk collector tapi malah salah sebut sebagai debt collector, tuntutan anda bakal salah sasaran.  Sebagai nasabah, anda juga harus ‘sadar diri’ untuk selalu taat membayar tanggungan yang sudah dibebankan. 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution, Credit Strategy For Investing dan Credit Card Revolution For Newbie.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *