EROPA SOROTI PRAKTIK MONOPOLI VISA DAN MASTERCARD YANG BIKIN PEDAGANG GERAM

EROPA SOROTI PRAKTIK MONOPOLI VISA DAN MASTERCARD YANG BIKIN PEDAGANG GERAM

Regulator antimonopoli Uni Eropa mulai memperluas penyelidikan mereka terhadap biaya Visa dan Mastercard. Dikutip dari Reuters, Komisi Eropa menjelaskan jika kedua perusahaan sistem pembayaran tersebut mencari feedback biaya dari penyedia terminal dan perusahaan pembayaran yang masuk ke dalam kategori praktik anti-persaingan.

Sebelumnya, kuesioner baru dikirim setelah kuesioner yang sama dibagikan ke penjual retail dan pedagang bulan lalu. Pengawasan persaingan usaha Uni Eropa dimulai sejak bulan September sebagai bentuk dari keluhan para pedagang dan perusahaan pembayaran terkait masalah biaya Visa dan Mastercard.

Kedua perusahaan tersebut yang mengenakan skema biaya untuk layanan terkait dengan partisipasi dalam sistem kartu mereka, memproses sekitar dua pertiga pembayaran di zona euro. Di kuesioner terbaru, ada beberapa pertanyaan soal biaya atau layanan yang dibebankan oleh kedua perusahaan mulai tahun 2017 – 2024, jumlah biaya atau layanan baru yang diperkenalkan, dan jumlah perubahan.

Pihak regulator juga ingin mengetahui skema dan layanan pemrosesan mana yang wajib, serta bagaimana Visa dan Mastercard memberitahu perusahaan  pembayaran soal biaya baru atau perubahan terhadap biaya yang sudah ada.

Kuesioner menanyakan apakah informasi yang diberikan oleh kedua perusahaan sudah cukup jelas dan apakah mereka memberikan pemberitahuan yang cukup terkait perubahan biaya dan layanan.

Responden juga diberikan pertanyaan apakah mereka sudah mengajukan keluhan kepada Visa dan Mastercard dalam tujuh tahun terakhir dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk memproses keluhan tersebut.

Juru bicara Mastercard mengklaim bahwa pihaknya menawarkan pilihan kepada konsumen dan bisnis, cara membayar dan dibayar yang anti-ribet tanpa perlu khawatir, aman, dan paling nyaman.

Di lain pihak, Visa mengatakan jika biayanya mencerminkan nilai yang diberikan kepada lembaga keuangan, pedagang, dan konsumen di Eropa. Ini merupakan tingkat keamanan dan pencegahan penipuan yang sangat tinggi, ketahanan operasional serta keandalan yang hampir sempurna.

Berdasarkan sumber dari Reuters, kuesioner tersebut berfokus pada sampai sejauh mana skema ini harus diterima oleh semua penyedia layanan pembayaran dan bagaimana mereka telah menaikkan biaya dalam beberapap tahun terakhir ini.

Pergeseran ini menujukkan jika Komisi mungkin sedang mencari cara untuk menetapkan bahwa Visa dan Mastercard memegang posisi pasar yang dominan dan ada potensi menyalahgunakan dominasi tersebut.

INTIP KEUNGGULAN KARTU KREDIT SULTAN DARI OCBC!

INTIP KEUNGGULAN KARTU KREDIT SULTAN DARI OCBC!

OCBC kembali memperkenalkan produk terbarunya kepada nasabah premier mereka—Kartu Kredit Voyage.

Amir Widjaya selaku Executive Director, Marketing Communication Division Head OCBC menjelaskan jika kartu kredit Voyage ini khusus untuk nasabah yang menggunakan layanan private banking OCBC      nasabah premier.

Dirinya mengatakan untuk menjadi nasabah private banking OCBC, nasabah tersebut harus mempunyai aset gabungan berupa tabungan, deposito, reksadana, dengan nilai minimum tertentu.

Untuk nasabah premier sendiri, mereka perlu menempatkan dana atau investasi minimal Rp500 juta.

Dirinya juga melanjutkan jika Kartu Kredit OCBC Voyage menghadirkan lebih dari hanya sekedar fasilitas premium. Kartu ini bisa menjadi pendamping setia dalam setiap momen nasabah, menawarkan kemewahan yang relevan dan bisa dikelola secara cerdas dalam membantu menciptakan momen emas mereka.

Mereka memahami saat seseorang menikmati golden moment, yang dibuthkan bukan lagi soal net worth, tetapi moment worth. Oleh karena itu, pihaknya memastikan jika manfaat yang diberikan bisa terasa relevan dan membawa manfaat bagi nasabah.

Kartu Kredit OCBC Voyage ini dirancang untuk menemani setiap langkah penting nasabah—mulai dari perjalanan professional, pertumbuhan finansial, sampai pencapaian personal.

Teruntuk nasabah yang punya hobi traveling dan hiburan, KArtu KReditt OCBC Voyage ini menawarkan penukaran mileage yang kompetitif, dan Voyage Complimentary Packages yang mencakup dining, staycation mewah, tiket  nonton film, cash rebate, dan Voyage Miles.

Apa Saja Keunggulan Kartu Kredit Voyage?

Kartu Kredit OCBC Voyage menawarkan berbagai keuntungan untuk memenuhi kebutuhan nasabah premium, apa saja itu?

  1. Voyage Miles

Tiap transaksi sebesar Rp 10.000, akan mendapatkan 1 Voyage Miles.

  1. Voyage Travel

Fasilitas lebih dari 1.300 airport lounge di 137 negara dengan Aplikasi DragonPass dan akses Domestic Airport Lounge tanpa batas di berbagai bandara di 17 kota besar di Indonesia.

  1. Voyage Concierge

Layanan Voyage Concierge 24/7 via +6221-26506363 atau email ke tanya@ocbc.id yang tidak cuma melayani penukaran Voyage Miles, tapi juga bisa membuat nasabah seolah-olah memiliki asisten pribadi yang bisa membantu berbagai kebutuhan nasabah.

JANGAN SAMPAI NASIBMU KAYAK ALDY MALDINI KALAU BELUM PAKAI STRATEGI KELOLA KEUANGAN INI!

JANGAN SAMPAI NASIBMU KAYAK ALDY MALDINI KALAU BELUM PAKAI STRATEGI KELOLA KEUANGAN INI!

Penyanyi Aldy Maldini diduga terseret kkasus penipuan fans akibat dari masalah keuangan. Dugaan penipuan ini sudah ramah menjadi perbincangan di media sosial X.

Awalnya adalah utas dari salah satu penggemar yang speak up terkait masalah ajakan dinner langsung dari Aldy Maldini seharga Rp 500 ribu. Namun, fans ini mengklaim tidak kunjung mendapatkan hak sesuai dengan janji Aldy di awal. Ia terus berusaha untuk meminta kepastian, bahkan sampai minta refund karena acara dinner yang tidak kunjung terlaksana.

Kemudian Aldy Maldini membuat video klarifikasi berdurasi satu menit yang isinya tentang dirinya yang mengaku sedang mengalami masalah finansial. Eks personel Coboy Junior terserbut mengatakan tindakan gali lubang tutup lubang membuat kondisi keuangannya memburuk.

Misdi Instagramnya, dia mengatakan kejadian ini akibat dari kesalahannya dalam mengatur keuangannya sejak lama, yang akhirnya berujung gali lubang tutup lubang yang semakin besar, serta gaya hidup yang dipaksakan sebagai bentuk pelariannya.

Ade Mirza selaku Perencana Keuangan Finante menekankan bahwa opsi utang ataupun pinjaman harusnya dipilih saat terpaksa. Itu pun harus dengan pertimbangan dan berhitungan yang matang. Dirinya menegaskan bahwa meminjam uang harus sesuai dengan kebutuhan mendesak dan untuk urusan produktif, bukan untuk keinginan sesaat saja.

Dirinya juga menegaskan cicilan utang tidak boleh memberatkan kondisi keuangan. Idealnya, total cicilan tidak melebihi 30% dari penghasil bersih. Susun rencana pembayaran utang yang realistis dan disiplin untuk melunasi utang tersebut sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Buat pengingat atau auto-debet agar tidak terlewat tanggal jatuh tempo.

Jangan sampai gali lubang tutup lubang. Sebisa mungkin hindari mengambil pinjaman baru untuk membayar utang lama. Kondisi ini malah memperburuk kondisi kuangan dan akhirnya malah terjebak di dalam lingkaran utang yang susah diatasi.

Hal yang paling penting lainnya adalah komunikasi—disarankan untuk berbicara dengan pihak kreditur untuk menemukan solusi terbaik saat sedang kesulitan membayar, misalnya meminta restrukturisasi utang.

Di sisi lain, disinggung juga perihal gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial. Ini seringkali menjadi akar dari banyaknya masalah keuangan.

Ada 6 tips yang bisa digunakan agar terhindari dari jerat gaya hidup yang terlalu dipaksakan. Apa saja itu?

  1. Kenali kondisi keuangan sendiri

Pilih gaya hidup yang lebih realistis dan harus paham berapa pendapatan bersih serta total pengeluaran per bulannya.

  1. Membuat skala prioritas

Identifikasi hal-hal mana yang memang penting dan mana yang pemborosan. Fokus ke hal-hal yang lebih memberikan nilai dan kebahagiaan jangka panjang.

  1. Cari alternatif yang lebih terjangkau

Jangan bertahan hanya demi gaya hidup yang mahal demi mencari pengakuan dari orang lain. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah lebih memilih untuk masak di rumah ketimbang sering jajan di luar, memanfaatkan transportasi publik, hingga cari hiburan yang murah atau gratis.

  1. Hindari tekanan sosial

Jangan sampai terpancing untuk mengikuti gaya hidup teman atau lingkungan sekitar kalau memang tidak sesuai dengan kemampuan finansial, karena setiap orang memiliki kondisi keuangan yang berbeda-beda.

  1. Manfaatkan diskon dan promo

Dengan memanfaatkan diskon dan promo yang ada, pengeluaran bisa dikurangi seminimal mungkin.

  1. Evaluasi biaya langganan dan keanggotaan

Kalau memang dirasa masih ada keperluan mendesak atau ada keperluan yang lebih penting, lebih baik stop untuk mengeluarkan biaya berlangganan atau keanggotaan dulu.

WASPADA MODUS BARU BOBOL KARTU KREDIT! KORBAN SUDAH BANYAK!

WASPADA MODUS BARU BOBOL KARTU KREDIT! KORBAN SUDAH BANYAK!

Penipuan dengan target pencurian uang makin marak di mana-mana dengan modus yang beragam. Para penjahat online sudah mulai menggunakan alat-alat yang makin canggih dan mudah diakses agar bisa menangkap korbannya.

Peneliti keamanan siber mengungkap ada alat penipuan (Phishing-as-a-Service. PhaaS) terbaru yang bernama Dracula. Alat ini sudah membantu banyak penipu online untuk mencuri hampir 1 juta akses kartu kredit dalam jangka waktu setahun.

Berdasarkan analisis dari NRK, Bayerischer, Rundfunk, Le Monde, dan Mnemonic, hanya dalam kurun waktu 7 bulan sejak 2023 hingga 2024, alat ini sudah melayani 600 operator.

Para penjahat bisa mengumpulkan 13 juta klik ke tautan berbahaya lewat pesan singkat yang targetnya adalah korban di seluruh dunia. Hasilnya, para penipu ini bisa mencuri 884.000 akses kartu kredit.

Dracula berfokus ke pengguna HP dan iOS. Alat ini menggunakan 20.000 domain yang menyamar sebagai merek terkenal yang resmi untuk menjebak korban agar mengklik tautan berbahaya tersebut.

Cara penyebarannya adalah via platform chat RCS dan iMessage, sehingga lebih elefktif dalam menyebarkan serangan ketimbang melalui SMS.

Yang lebih parahnya lagi, Dracula memungkinkan penggunanya secara otomatis membuat kit phishing dengan kedok merek ternama. Hampir semua merek tersebut bisa disamarkan.

Alat ini juga bisa mengubah kartu kredit menjadi kartu virtual dan dengan bantuan Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI), mereka bisa membuat pesan phishing dalam hampir semua bahasa dan hampir semua topik.

Ada dugaan bahwa operator Dracula berasal dari China, karena sebagian besar komunikasi dilakukan dalam grup Telegram tertutup dan dalam bahasa China.

Para peneliti juga mengamati jaringan SIM dan pengaturan perangkat keras yang bisa memungkinkan operator menawarkan pesan teks massal dan pemrosesan kartu kredit melalui terminal.

Laporan September 2024 dari peneliti keamanan Zimperiuim mengatakan empat dari lima (82%) dari semua situs phishing saat ini menargetkan perangkat seluler, dengan alasan perangkat tersebut biasanya lebih lemah dan lebih sering tidak dikelola jika dibandingkan dengan komputer desktop atau pun laptop.

Cari paling ampuh agar terhindari dari jeratan penipu online ini adalah selalu skeptic dengan jenis pesan yang masuk ke HP, terutama yang berisi link atau dokumen tertentu yang sifatnya menakut-nakuti dengan hal yang seolah-olah darurat.

Mengklik tautan di email atau pesan singkat sangat berisiko. Ada kemungkinan tautan tersebut berisi malware penipuan yang bisa membuat korban kehilangan uangnya. Jadi tetap berhati-hatilah di internet!

KARTU KREDIT DI AMERIKA VS QRIS DAN GPN DI INDONESIA: MANA YANG LEBIH UNGGUL?

KARTU KREDIT DI AMERIKA VS QRIS DAN GPN DI INDONESIA: MANA YANG LEBIH UNGGUL?

Hubungan dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat tengah menjadi perbincangan panas. Hal ini terjadi setelah munculnya kiritkan dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) terhadap kebjakan di Indonesia, termasuk system layanan keuangan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

USTR menyebut bahwa penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menimbulkan kekhawatiran d kalangan perusahaan penyedia layanan pembayaran asal Amerika. Di samping itu, USTR juga mengatakan jika pemrosesan kartu kredit lewat Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) berpotensi akan semakin menghambat hubungan dagang Indonesia–AS.

Dalam laporannya USTR menjelaskan pada Me 2023, Bank Indonesia memberikan amanat agar kartu kredit pemerintah diproses melalui GPN serta mewajibkan penggunaan dan penerbitan kartu kredit pemerintah daerah. Perusahaan pembayaran AS khawatir jika kebijakan baru tersebut bisa membatasi akses penggunaan opsi pembayaran elektronik AS.

Lalu, apa yang membedakan antara metode pembayaran yang populer di AS dan Indonesia?

Amerika Serikat: Cek hingga Kartu Kredit

Dikutip dari Rhode Island Current, cek adalah bagian penting dari ekonomi Amerika Serikat selama beberapa dekade. The Federal Reserve System (The Fed) selaku bank sentral sudah memproses 17 miliar cek dalam setahun pada 2000. Di tahun yang sama, rata-rata orang Amerika menulis sekitar 60 cek yang dikliring oleh the Fed setiap tahunnya.

Akan tetapi, penggunaan cek kini sudah lebih jarang jika dibandingkan dengan metode pembayaran lainnya, yang mencakup 4% transaksi di AS pada 2022. Berdasarkan hasil Survei dan Buku Harian Pilihan Pembayaran Konsumeen pada 2022 oleh Federal Reserve Bank of Atlanta menyebutkan jika uang tunia mencakup lebih dari 17% transaksi kartu kredit atau kartu debit digunakan lebih dari 31%.

Walaupun pneggunaannya sudah menurun, cek masih memilki banyak peminat di AS, terutama kaum muda. Dikutip Marketplace, seorang profesor pemasaran di Washington University di St. Louis, Cynthia Cryder, mengatakan jika orang-orang yang sudah menulis cek hampir sepanjang hidupnya kemungkinan akan merasa asing dengan opsi pembayaran lain.

Adapun penggunaan cek mayoritas dilakukan di oleh kalangan orang tua, sedangkan anak muda lebih memilih yang berbasis teknologi, seperti ApplePay dan PayPal. Namun Bill Maurer selaku profesor antropologi University of California menjelaskan ada generasi milenial dan gen Z yang masih menggunakan uang tunai dan cek karena bisa membuat pengeluaran lebih hemat.

Tidak hanya di kalangan perserorangan saja, 81 perusahaan di AS masih menggunakan cek kertas untuk keperluan membayar tagihan.

Selan cek, pembayaran menggunakan kartu juga masih sangat populer di AS, termasuk kartu kredit sepert Visa dan Mastercard. Menurut data YouGov per Februari 2024, penggunaan kartu debit dengan menggunakan cip memiliki presentase sebesar 42% dan 35% kartu debit digesek, sedangkan kartu kredt dengan menggunakan cp sebesar 35% dan 26% digesek.

Akan tetapi, 67% responden atau mayoritasnya lebih menyukai transaksi fisik menggunakan uang tunai. Kemudian37% warga AS memilih menggunakan PayPal, kemudian adan Zelle sebesar 17%, Venmo 15%, ApplePay 14%, dan Google Wallet sebesar 10%.

Indonesia: QRIS hingga Pinjol

Sementara itu di Indonesia, Visa Consumer Payment Attitude Study 2023 mengklaim penggunaan uang tunai turun ke level 80%, dari sebelumnya 84% di tahun 2022. Pembayaran lewat dompet digital (e-wallet) terus melonjak dengan penggunaan sebesar 92%.

Perilaku non-tunai (cashless) di Indonesia disumbang oleh gen Z sebesar 76% dan gen Y sebesar 69%, yang berarti hampir 3 dari 5 orang di antaranya lebih memilih menggunakan transaksi tanpa uang tunai.

Peningkatan transaksi keuangan berbasis cashless juga terlihat dari penggunaan QRIS. Tiga bulan pertama sejak diimplementasikan secara nasional pada Rabu, 1 Januari 2020, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) mencatat di dalam laporannya, total volume transaksii QRIS sudah mencapai angka 124,11 juta dengan nominal transaksi mencapai Rp 8,21 triliun.

Hingga saat ini, transaksi QRIS secara nasional hingga triwulan I 2025 sudah menyentuh angka 56,28 juta pengguna dan 38,1 juta gerai/usaha, yang di mana 93% di antaranya merupakan UMKM. Sedangkan total transaksinya mencapai 2,62 milir transaksi dengan nominal Rp 262 triliun.

Berbeda dengan QRIS yang meroket, laporan transaksi pembayaran menggunakan kartu debit mengalami penurunan secara tahunan menjadi 1.759,92 juta  transaksi. Sementara itu, transaksi kartu kredit masih tumbuh di angka 20,92% secara tahunan mencapai 114,31 juta transaksi.

Dikutip dari Antara, dari sisi ritel volume transaks BI-FAST mengalami kenaikan sebesar 67,79% secara tahunan—mencapai 785,95 juta transaksi. Untuk transaksi perbankan digital sendiri tercatat 5.363 juta transaksi, naik 34,49% secara tahunan.  Sedangkan untuk transaksi uang elektronik (e-money) meningkat 39,42% secara tahunan di angka 3,958,53 juta transaksi.

Selain layanan pembayaran lewat lembaga perbankan konvensional, jasa keuangan berbasis teknologi juga mulai tumbuh subur di Indonesia. OJK mengatakan  penyaluran pinjaman fintech peer-to-peer (P2P) lending alias pinjol meningkat pesat 29,94% secara tahunan dengan nominal Rp 78,5 triliun pada Januari 2025.

Lalu kredit melalui layanan beli sekarang bayar nanti alias paylater meningkat 41,9% secara tahunan menjadi Rp 7,12 triliun pada Januari 2025.

GANDENG DISNEY, OCBC RILIS KARTU KREDIT STAR WARS PLATINUM

GANDENG DISNEY, OCBC RILIS KARTU KREDIT STAR WARS PLATINUM

Bersamaan dengan perayaan “May the Fourth” yang  identik dengan Star Wars, secara resmi OCBC meluncurkan kartu kredit OCBC Star Wars Platinum.

Amir Widjaya selaku Executive Director, Marketing Communication Division Head OCBC menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Disney ini adalah bagian dari komitmen OCBC dalam menghadirkan solusi keuangan inovatif sekaligus memperkuat literasi keuangan di kalangan nasabah, terutama generasi muda.

Kartu ini tidak hanya memiliki tampilan yang unik dengan desain lentikular yang menampilkan karakter ikonik Star Wars sepert Darth Vader dan Master Yoda, tapi juga dirancang untuk mengedukasi pengguna soal pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak.

Lewat kampanye #FUNanciallyFit, OCBC, ingin mengajak masyarakat untuk tetap menikmati gaya hidup secara bertanggung jawab dan seimbang.

Berdasarkan data OCBC Financial Fitness ndex (FFI) 2024, sebanyak 40% generasi muda masih mempunyai kebiasaan membayar tagihan kartu kredit hanya sebatas minimum payment. Lewat pendekatan kreatif ini, OCBC berharap bisa mengubah pola pikir masyarakat terhadap penggunaan kartu kredit.

Kartu kredit OCBC Star Wars Platinum memberikan berbagai manfaat menggiurkan, terutama untuk para penggemar Disney dan pencinta traveling. Pengguna bisa menggunakan promo Buy 1 Get 1 tiket film Disney, Pixar, Marvel, dan Star Wars di Cinema XXI, dan juga diskon 20% untuk berlangganan Disney+ Hotstar.

OCBC juga bekerja sama dengan Panorama JTB Tours untuk memberikan tiket pulang-pergi ke Tokyo, Paris, Shanghai, dan Hong Kong, dan potongan harga Rp200.000 untuk paket destinasi Disney theme park.

Ada juga fitur cicilan hingga 36 bulan, termasuk untuk kartu OCBC lainnya seperti Nyala, Platinum, dan Titanium. Di samping itu, pengguna bisa menukar Poinseru dengan merchandise eksklusif, e-voucher, dan hadiah menarik lewat aplikasi OCBC Mobile.

Lewat kolaborasi ini, OCBC menegaskan jika kartu kredit bukan hanya sekedar alat pembayaran, tapi juga bagian dari hidup modern yang mendukung kedisplinan finansial. Dengan beragam keuntungan tersebut, nasabah tidak hanya akan mendapatkan kemudahan transaksi, tapi juga edukasi keuangan yang menyenangkan.

Pihaknya terus menghimbau untuk menggunakan kartu kredit secara bijak dan terkendali serta tidak membuat kebiasaan konsumtif.

3 TIPS INI BISA BANTU KALIAN SIAPIN BANTALAN UANG PENGAMAN DI TENGAH BADAI PHK BURUH RI!

3 TIPS INI BISA BANTU KALIAN SIAPIN BANTALAN UANG PENGAMAN DI TENGAH BADAI PHK BURUH RI!

Badai PHK masih terus menghantui para pekerja di Indonesia. PHK terjadi di berbagai industri, seperti perbankan, IT, media, hingga tekstil.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat ada 18.610 pekerja yang terkena dampak PHK dari periode Januari – Februari 2025, ada 18.610 orang tenaga kerja yang mengalami PHK, paling banyak terdapat di provinsi Jawa Tengah dengan presentase sekitar 57,37%. Ini merupakan data terbaru dari Kemnaker.

Di tengah-tengah badai PHK ini, penting bagi kalian buat mempersiapkan keuangan yang lebih baik agar hidup tidak terombang-ambing—termasuk di antaranya adalah dana darurat.

BAGAIMANA CARANYA MENYIAPKAN DANA DARURAT?

  1. Siapkan Dana Darurat 6 Kali Pengeluaran

Pekerja disarankan untuk menyiapkan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran per bulan, apalagi jika pekerja sudah memiliki keluarga sendiri. Teruntuk pekerja yang masih lajang dan baru bekerja, bisa menyiapkan dana darurat sebesar tiga kali pengeluaran per bulan. Ini dikarenakan dana darurat merupakan aset likuid yang disengaja untuk mentupi risiko terjadinya PHK. Jika seandainya si pekerja memiliki utang, maka jumlah dana darurat ditambah menjadi biaya pengeluaran ditambah cicilan perbulannya.

  1. Kurangi Gaya Hidup

Pekerja juga perlu mengurangi pengeluaran untuk gaya hidup, karena dengan begitu akan lebih banyak dana yang bisa disisihkan untuk menghadapi PHK. Dengan mengurangi gaya hidup, pekerja tetap bisa menikmati hidup—misalnya dengan listrik dan internet yang tetap menyala dan makan makanan bergizi. Namun, gaya hidup seperti berbelanja secara konsumtif dan jalan-jalan memang harus dikurangi. Jika dirasa pemasukan mulai terancam, mulai kurangi atau hentikan pengeluaran biaya hidup yang tidak masuk ke dalam prioritas utama.

Pengeluaran gaya hidup yang bisa dikurangi misalnya langganan hiburan, upgrade gadget, atau liburan dengan dalih self-reward atau healing. Ada dana yang perlu disiapkan untuk nongkrong alias bertemu dengan teman, karena ini bisa menjadi kesempatan untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

  1. Membuka Bisnis

Membuka bisnis disarankan untuk menambah pundi-pundi uang yang bisa dimulai dengan modal kecil—misalnya bisnis kuliner harian seperti makanan beku rumahan, warung sarapan, atau katering sehat. Reseller produk kebutuhan seperti sembako, alat kebersihan, popok, dan kebutuhan harian lainnya juga bisa menjadi pilihan lainnya.

Jika punya skill, bisa dijadikan usaha, seperti mengajar secara online, membuat produk digital, dan berjualan di media sosial. Sudah saatnya berinvestasi leher ke atas, meningkatkan skill berjualan seperti belajar jualan online atau live streaming.

Jika mau mulai berbisnis, mulailah dari bisnis yang dibutuhkan oleh orang-orang sekitar, seperti bisnis makanan kecil, bisnis apparel atau pakaian, atau voucher game. Bisa juga yang bersifat digital seperti jasa SEO, jasa pembuatan website, fotgrafer atau videographer, editor video, jasa sosial media manager, dan lain sebagainya.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds