Ketika kalian sedang dihadapkan dengan tagihan pinjol, jangan pernah untuk ‘lari’ dari tagihan tersebut. Kalian harus menghadapinya, bukan malah menhindarinya. Kenapa? Karena ketika kalian berusaha untuk menghindari tagihan pinjol, maka masalah yang akan kalian hadapi ke depannya akan semakin besar.
Jadi, saat kalian dihubungi oleh pihak debt collector pinjol, ada baiknya jika kalian bisa bernegosiasi berapa tagihan yang bisa kalian bayar sesuai dengan kemampuan kalian. Karena dalam kejadian seperti ini, sebenarnya semuanya sama-sama butuh—pihak pinjol butuh uangnya kembali, peminjam butuh penyelesaian. Pasti aka nada jalan keluarnya.
Di samping itu, saat kreditur menghubungi, kalian sebagai pihak peminjam bisa tahu berapa kewajiban yang harus dibayar. Beda cerita kalau kalian tidak dihubungi, tiba-tiba dating tagihan yang jumlahnya di luar nalar.
Jadi, jika ada yang menghubungi kalian, jawab saja. Sehingga mereka bisa mengetahui kondisi kalian dan kalian juga bisa tahu berapa nominal kewajibannya.
Citra pinjol yang terlihat menyeramkan karena mereka harus bertindak saat debitur yang berutang ke mereka lari begitu saja. Padahal semua utang bisa diselesaikan dengan baik jika bisa dibicarakan dengan baik.
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian lebih memilih kabur begitu saja atau menghadapi tagihan pinjol kalian?
Month: April 2024
MAU LUNASI UTANG KARTU KREDIT DENGAN CEPAT? PAKAI 4 STATEGI JITU INI!
Kartu kredit bisa membantu kalian saat berbelanja kebutuhan karena proses yang cepat dan banyaknya promo yang ditawarkan. Namun, kalian harus tetap waspada terhadap utang yang perlu dilunasi.
Kartu kredit menjadi salah satu alat pembayaran non-tunai dengan memanfaatkan kartu yang diterbitkan oleh bank penerbit. Ini karena kartu kredit memberikan kemudahan terhadap penggunanya dengan transaksi di awal yang dibayarkan oleh bank.
Kemudian, pengguna akan membayar cicilan ke bank terkait dengan nominal yang sudah ditentukan setiap awal bulan. Di samping itu, kartu kredit juga memberikan keuntungan ke penggunanya berupa promo dan reward.
Melunasi cicilan atau utang kartu kredit dengan cepat bisa memberikan banyak manfaat—seperti peningkatan skor kredit, beban bunga yang lebih ringan, ada dana simpanan, dan sisa limit yang makin bertambah besar.
Lalu, stategi apa yang bisa dipakai oleh penggunanya jika ingin melunasi kutang kartu kredit dengan cepat? Dikutip dari Bank of America, ada beberapa cara yang bisa kalian gunakan jika ingin melunasi utang kartu kredit dengan cepat:
1. Target Lunaskan Satu Utang dalam Satu Waktu
Membayar kredit tiap bulannya adalah kewajiban pengguna kartu kredit. Ada dua cara yang bisa dipakai agar utang kartu kredit bisa dibayar lunas dengan cepat:
– Fokus dengan utang yang bunganya tinggi
– Menggunakan metode bola salju, yaitu melunasi utang kartu kredit dari saldo yang paling kecil terlebih dahulu.
2. Membayar Lebih dari Jumlah Minimum
Jika melunasi dengan jumlah minimum, maka waktu yang dihabiskan agar utang tersebut bisa lunas bisa memakan waktu lama. Jika dibayar lebih dari jumlah minimum yang ditentukan, maka bunganya akan lebih sedikit.
3. Konsolidasikan Utang
Membayar utang dengan menggabungkan beberapa saldo yang nilai bunganya tinggi dengan bunga yang bernilai rendah agar utang kartu kredit bisa cepat lunas. Caranya adalah sebagai berikut:
– Memanfaatkan tingkat transfer saldo yang rendah, dengan tujuan untuk mengalihkan utang dari kartu yang nilai bunganya tinggi. Seperti yang diketahui bahwa biaya transfer saldo sebesar 3 – 5% tetapi penghematan dari tingkat bunga lebih rendah membuat bunga menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan biaya transfer saldo.
– Memanfaatkan ekuitas rumah untuk membayar utang kartu kredit. Ini karena tingkat bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah ketimbang yang dikenakan di kartu kredit.
Kalian perlu mengetahui jika melakukan konsolidasi utang, maka kalian harus bisa mengatur pengeluaran agar terhindari dari penumpukan utang baru.
4. Tinjau Pengeluaran
Kalian harus bisa menggolongkan kategori pengeluaran kalian dalam sebulan—termasuk perbelanjaan, transportasi, perumahan, dan hiburan. Bank akan mengkategorikan pengeluaran kalian melalui laporan kartu kredit, caranya adalah:
– Bayar dengan uang tunai, pembelian barang harus dipertimbangkan dengan uang tunai untuk mengurangi pengeluaran yang berlebihan.
– Gunakan keuntungan finansial seperti komitmen gaji, bonus, dan keuntungan lainnya agar kalian bisa melunasi utang dengan lebih cepat.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk menggunakan cara ini agar utang kartu kredit kalian bisa lunas dengan cepat?
INI DIA 4 KELEBIHAN PAKAI KARTU KREDIT VIRTUAL!
Di zaman yang sudah semakin maju dan canggih seperti saat ini, transaksi online sudah menjadi prioritas utama untuk banyak orang. Dari kebutuhan tersebut, muncul virtual credit card sebagai solusi inovatif yang menawarkan kemudahan dan kemudahan transaksi.
Lalu apa itu virtual credit card (VCC)? Ini adalah nomor kartu kredit yang dikeluarkan oleh bank atau lembaha keuangan yang hanya bisa dipakai untuk transaksi online. Berbeda dengan kartu kredit fisik, VCC ini tidak ada bentuk fisiknya, namun hanya ada nomor kartu, tanggal kadaluarsa, dank ode CVV yang dikirimkan melalui email atau bisa diakses lewat mobile banking.Keunikan dari VCC ini sendiri ada di kemampuannya dalam membatasi penggunaan sesuai kebutuhan, baik itu batas waktu penggunaan ataupun limit transaksi.
Lalu, bagaimana sih cara kerja VCC ini? Bisa dibilang, cara kerjanya hampir sama dengan kartu kredit konvensional pada umumnya saat digunakan untuk transaksi online. Pengguna hanya perlu memasukkan nomor VCC, tanggal kadaluarsa, dan kode CVV saat melakukan pembayaran di situs e-commerce atau penyedia jasa online. Yang membedakan adalah pengguna bisa mengatur limit transaksi dan masa aktif kartu, sehingga setelah transaksi selesai atau batas waktu berakhir, VCC tidak bisa digunakan lagi.
Lalu, apa saja keuntungan yang bisa didapatkan saat menggunakan VCC?
1. Keamanan Tinggi
Risiko penyalahgunaan informasi di VCC bisa dibilang lebih rendah karena setiap VCC ada batas waktu dan limit transaksi yang bisa diatur secara kustom. Informasi kartu utama juga tidak dibagikan secara langsung, dan ini bisa menurunkan risiko kebocoran data.
2. Kontrol Pengeluaran
Dengan adanya fitur pengaturan limit transaksi, pengguna VCC bisa lebih mudah untuk mengontrol pengeluaran dan membantu dalam manajemen keuangan.
3. Kemudahan Transaksi
Pengguna VCC bisa mempermudah transaksi online, terutama bagi mereka yang tidak ingin menggunakan kartu kredit fisik atau bagi yang tidak memilikinya.
4. Privasi Terjaga
Penggunaan VCC bisa memberikan lapisan tambahan untuk privasi karena transaksi tidak langsung terhubung ke rekening bank utama pengguna.
Selanjutnya, apa saja yang harus diperhatikan dalam menggunakan VCC ini?
1. Batas Penggunaan
Pengguna harus memahami dahulu tentang batas waktu dan limit transaksi yang ditetapkan di VCC. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya pembatasan atau penolakan saat sedang melakukan transaksi.
2. Situs Transaksi
Gunakan VCC di situs web atau atau platform yang terpercaya untuk menhindari risiko penyalangunaan informasi kartu.
3. Biaya
Periksa apakah ada biaya tambahan yang ditambahkan untuk penggunaan atau penerbitan VCC oleh bank atau lembaga keuangan pengguna.
4. Kebijakan Pengembalian Dana
Pelajari kebijakan pengembalian dana untuk transaksi yang dilakukan denga VCC, karena adanya kemungkinan VCC yang memiliki batas waktu penggunaan.
Penting untuk bisa memahami sepenuhnya tentang cara kerja, manfaat, dan potensi risiko yang ada sebelum menggunakan VCC untuk transaksi harian. Dengan pemahaman yang tepat dan penggunaan yang bertanggung jawab, VCC bisa menjadi alat pembayaran digital yang sangat penting.
Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk memiliki virtual credit card ini?





