Di kondisi seperti saat ini, sudah banyak orang yang mulai memegang kartu kredit dan menggunakannya sebagai alat pembayaran. Selain pengajuannya yang mudah, transaksi dengan kartu kredit ini juga memberikan keuntungan. Kerjasama antara bank penerbit dan beberapa merchant tertentu memungkinkan banyaknya promo menggiurkan untuk penggunanya.
Ada bejibun manfaat transaksi menggunakan kartu kredit, mulai dari kemudahan sampai promo menarik yang ditawarkan. Walaupun terlihat mudah, tidak sedikit orang yang masih takut menggunakan kartu kredit dengan dalih takut boros. Padahal jika tahu aturan mainnya, kartu kredit bisa memberikan keuntungan yang berlipat ganda.
Kartu kredit bahkan tidak hanya dipakai untuk alat pembayaran saja, namun juga bisa digunakan untuk hal lainnya. Ini dikarenakan kartu kredit memiliki beberapa manfaat yang mungkin tidak disadari oleh penggunannya. Apa saja itu?
1. Sebagai Dana Darurat
Kartu kredit bisa digunakan sebagai dana darurat. Kebutuhan darurat tersebut misalnya gadget rusak atau ada keperluan mendadak seperti sakit yang harus segera berobat. Umumnya, kebutuhan darurat ini nilainya lumayan besar sehingga jika menggunakan uang yang ada di rekening, dikhawatirkan bisa mengganggu cash flow sampai hari gajian.
Pengguna bisa menggunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan tersebut, dengan catatan saat menggunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan darurat tersebut. Pengguna sudah memiliki budget khusus yang telah disiapkan untuk keadaan darurat inilah yang disebut dana darurat.
Dana darurat ini sengaja disiapkan untuk kebutuhan darurat. Untuk jumlahnya sendiri minimal 3 bulan pengeluaran bulanan untuk yang single, 6 bulan pengeluaran untuk yang sudah menikah, dan 12 bulan pengeluaran untuk yang menikah dan punya anak.
Dana darurat tersebut selain disimpan di rekening tabungan, bisa diinvestasikan di instrument yang likuid seperti Reksa Dana Pasar Uang. Butuh waktu beberapa hari jika kebutuhan darurat untuk mencairkan uang tersebut, sehingga kartu kredit bisa menjadi solusi sementara sambil menunggu dana darurat cair dan bisa digunakan
Namun yang harus diingat adalah jika menjadikan kartu kredit sebagai kartu kredit, pastikan sudah memiliki dana darurat.tujuannya adalah agar pengguna tidak perlu bingung saat membayar tagihan kartu kredit tersebut.
2. Beli di Awal, Bayar di Belakang
Pernahkah kalian terbersit rencana untuk membeli sesuatu dan kebetulan harganya diskon? Biasanya, kondisi tersebut mengharuskan transaksi saat itu juga. Barang-barang yang dimaksud tentunya adalah barang-barang yang dibutuhkan, bukan barang yang bersifat konsumtif. Apalagi ketika ada flash sale, harga barang diincar pun jadi lebih miring.
Saat keadaan seperti inilah kartu kredit bisa menjadi andalan. Pengguna bisa bertransaksi dulu menggunakan kartu kredit dan setelah itu baru membayar tagihannya. Wajib diingat, kartu kredit memang alat bayar, tapi kewajiban untuk mengganti/membayar tagihan tersebut masih ada.
Transaksi seperti ini biasanya lebih menguntungkan, karena harganya jadi jauh lebi murah. Sehingga, transaksi tersebut hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Dengan kata lain, kartu kredit bisa menjadi ‘bantalan’ untuk membeli sesuatu di awal dan membayar setelahnya.
Yang perlu jadi catatan adalah pastikan barang dibeli memang barang yang benar-benar diperlukan. Pastikan barang tersebut bukan karena impulsive buying atau barang yang sifatnya hanya untuk bersenang-senang.
3. Poin Kartu Kredit
Saat ini proses pengajuan kartu kredit sudah semakin cepat dan mudah. Selain itu, penawaran yang diberikan bank penerbit juga berhasil dalam menarik penggunanya, salah satunya adalah poin kartu kredit. pin ini bisa didapatkan jika melakukan transaksi dalam jumlah besar.
Kemudian, poin ini bisa ditukarkan dengan berbagai hal, seperti barang sampai tiket perjalanan. Ini bisa menjadi daya tarik kartu kredit yang tidak hanya dijadikan sebagai alat pembayaran saja. ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar bisa mengumpulkan poin dengan cepat dan nantinya bisa ditukarkan sesuai dengan kebijakan bank penerbit kartu.
Pertama, melakukan transaksi di merchant yang bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit. kedua, membayar belanja kebutuhan bulanan dengan menggunakan kartu kredit. selanjutnya adalah memindahkan semua transaksi yang dilakukan setiap bulannya dengan menggunakan kartu kredit.
Pengguna tentu harus rajin mengecek promo apa yang cocok dengan target yang diinginkan. Contohnya, ada promo tertentu yang bisa menambah poin reward kartu kredit. pengguna juga bisa mempertimbangkan kartu kredit yang melakukan kerjasama dengan banyak merchant.
Jika bisa memanfaatkan poin kartu kredit ini dengan baik, maka keuntungan yang didapatkan jadi lebih maksimal. Selain kemudahan transaksi kartu kredit, pengguna juga bisa memperoleh keuntungan lainnya yang sudah pasti harus sesuai dengan kebutuhan.
Jadi tidak hanya sebagai alat bayar saja, kartu kredit juga punya kegunaan lain yang tidak kalah bermanfaat. Tapi ingat, gunakan sesuai dengan kebutuhan jika tidak mau tagihan meledak nantinya karena membeli barang-barang hanya untuk senang-senang saja.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian pernah merasakan 3 kegunaan di atas saat menggunakan kartu kredit?





