TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

TOKO ONLINE BOCORKAN 2 JUTA DATA KARTU KREDIT PENGGUNA, BIKIN GELENG KEPALA!

Marketplace kartu ‘BidenCash’ mengaku telah membocorkan database miliknya berupa 2.165.700 data kartu debit dan kredit yang bisa diakses secara gratis oleh semua warganet!
Alih-alih disembunyikan, mereka malah mengumumkan kebocoran data besar ini ke forum hacker untuk mencari jangkauan yang lebih luar dan mencari perhatian sebanyak-banyaknya. Kebocoran ini terjadi tepat pada saat perayaan ulang tahun pertama perusahaan tersebut.
Berdasarkan penjelasan dari firma keamanan Cyble yang pertama kali menemukan kebocoran ini, informasi ssesitif yang terbongkar di publik cukup banyak. Setidaknya ada 740.858 kartu kredit, 811.676 kartu debit, dan 293 kartu kredit.
Dari jumlah tersebut, puluhan ribu diketahui adalah duplika, namun masih ada 2.141.564 data yang benar-benar berbeda (unique), menurut Andrea Draghetti selaku Kepala Intelijen Ancaman D3Lab. Kumpulan data berupa informasi yang bisa diidentifikasi secara pribadi seperti nama, email, nomor telepon, dan detil kartu pembayaran, termasuk tanggal kadaluarsa kartu dan kode CVV, dengan tanggal kadaluarsa kartu hingga 2052.
Draghetti menjelaskan jika basis datanya mencangkup sekitar 497.000 alamat email, dengan total lebih dari 28.000 domain. Data tersebut bisa menjadi amunisi untuk penipuan phishing dan kampanye penipuan lainnya di masa mendatang.
Sayangnya, para peneliti masih belum bisa membeberkan berapa banyak informasi valid dari data yang telah dibocorkan. Ada kemungkinan juga jika data-data tersebut disalahgunakan oleh penipu dan penjahat dunia maya.
Pihak Cyble menyebutkan jika keberadaan alamat email dan informasi lengkap yang disebut Fullz oleh penjahat dunia maya bisa membuat korban rentan terhadap serangan lain seperti phishing, pencurian indentitas, dan penipuan, jauh melewati masa kadaluwarsa rincian kartu mereka.
BidenCash sendiri sudah berdiri dan aktif sejak 28 Februari 2022 dan berada di posisi kelima berdasarkan total volume dalam peringkat yang dibuat firma Flashpoint. Dan BidenCash sendiri bukan satu-satunya yang platform yang memanfaatkan kebocoran kartu kredit dan digunakan secara gratis untuk kegiatan promosi, ada platform All World Cards yang juga mempromosikan dirinya pada Agustus 2021 saat membocorkan 1.000.000 kartu kredit secara gratis di berbagai forum peretasan.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kejahatan dunia maya dengan menyalahgunakan informasi pribadi ini bisa dikurangi?

OJK DAN DPR RI BERI EDUKASI BAHAYA PINLOL ILEGAL DAN INVESTASI BODONG LEWAT JALAN SEHAT

OJK DAN DPR RI BERI EDUKASI BAHAYA PINLOL ILEGAL DAN INVESTASI BODONG LEWAT JALAN SEHAT

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia masih gencar mengedukasi masyarakat untuk tidak terjebak dengan pinjol ilegal dan investasi bodong. Legislator dari daerah pemilihan Jatim 1 ini bersama OJK melakukan edukasi terhadap warga Kelurahan Klampisngasem, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.
Acara yang dikemas dalam bentuk jalan sehat ini diikuti ratusan warga. Zainal selaku coordinator jalan sehat sosialisasi bahaya pinjol ilegal dan investasi bodong mengungkapkan bahwa warga Klampisngasem sangat mengapresiasi kegiatan yang dibuat oleh Indah Kurnia dan OJK ini.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, warga bisa membedakan mana pinjol dan investasi baik legal maupun ilegal. Warga yang terjerat pinjol ilegal maupun investasi bodong bisa melapor ke OJK. Warga yang ingin melakukan pinjaman atau berinvestasi juga bisa mengetahui lewat nomor HP atau website resmi OJK agar warga bisa terhindari dari pinjol ilegal dan investasi bodong.
Di lain pihak, Budiono dari Kantor Regional 4 OJK Jawa Timur menuturkan jika warga sangat membutuhkan pinjaman dari aplikasi online dan mereka disarankan untuk melakukan pinjaman online melalui platform pinjol yang legal. Sebab beberapa waktu belakangan ini banyak platform pinjaman online ilegal yang menawarkan kemudahan namun malaha akhirnya menyulitkan.
Dia juga berpesan jika warga menemukan adanya kasus jerat pinjol, mereka bisa melapor ke OJK melalui WhatsApp OJK 081157157157. Ini juga berlaku bagi warga yang ingin melakukan pinjaman melalui online untuk pengecekan legalitas lembaga terlebih dahulu dengan cara mengetik nama aplikasi dan kirim ke nomor WhatsApp OJK atau bisa melihat website resmi OJK. Cara-cara tersebut bisa mengetahui apakah aplikasi tersebut legal atau tidak.
Indah Kurnia selaku Anggota Komisi XI DPR RI juga mengungkapkan hal serupa. Dia menjelaskan masyarakat harus bisa mengatur keuangan mereka dengan bijak atau menggunakan uang sesuai dengan kebutuhan. Masyarakat juga diminta untuk waspada dan tidak mudah terjebak banyaknya tawaran investasi yang tidak logis.
Dia juga menambahkan bahwa akhir-akhir ini sudah mulai bermunculan informasi yang tidak sehat lewat sosial media mengenai pinjol ilegal dan investasi bodong. Jangan pernah menerima tawaran iming-iming hal yang irasional oleh pihak siapa pun. Salah satu upaya untuk mempertahankan kondisi keuangan keluarga yaitu melakukan pekerjaan produkti seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi agar uang tidak berhenti di tabungan.
Dia juga mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan Ojk terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten walaupun di hari libur. Dia berterimakasih karena bisa bersama-sama memberikan edukasi ke masyarakat secara langsung.
Kurnia juga memberika apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga dalam kegiatanjalan sehat edukasi bahaya pinjol ilegal dan investasi bodong di Surabaya ini. Banyak sekali warga yang mengikuti acara tersebut dan dia berterimakasih kepada seluruh warga Klampisngasem yang sudah mau berpartisipasi dalam kegiatan jalan sehat dan terus mengedukasi diri agar tidak terjerat pinjol ilegal dan investasi bodong. Terakhir dirinya berpesan kepada seluruh warga untuk mengatur keuangan secara bijak. Gunakan hanya untuk keperluan yang benar-benar penting dan jangan dipakai untuk berfoya-foya.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju jika kegiatan sosialisasi bahaya pinjol ilegal dan investasi bodong bisa dilakukan di seluruh Indonesia?

MENGENAL AMERICAN EXPRESS, SI RAKSASA KARTU KREDIT SEJAK ZAMAN DULU

MENGENAL AMERICAN EXPRESS, SI RAKSASA KARTU KREDIT SEJAK ZAMAN DULU

“Don’t leave it without it” adalah tagline dari iklan American Express yang terkenal dan masih menempel di benak konsumen.
Faktanya, tidak banyak perusahaan finansial global yang bisa berkembang bahkan bertahan dalam jangka waktu yang lama. Apalagi di era seperti sekarang, persaingan sudah semakin keras dan semakin ketat. Dan American Express (Amex) adalah salah satu perusahaan yang memenuhi penjelasan ini. Saat ini Amex lebih dikenal sebagai penyedia jasa kartu kredit yang sudah dipakai oleh jutaan pelanggan di seluruh belahan dunia.
Amex sendiri sudah berdiri sejak tahun 1850 oleh 3 sekawan. Awalnya, Amex merupakan perusahaan di bidang pengiriman kilat. 2 dari 3 sekawan tersebut adalah William Fargo dan Henry Wells dan keduanya memiliki andil besar berdirinya Wells Fargo Bank, salah satu bank terbesar di Amerika.
Pada awal 1900, Amex mulai melebarkan sayapnya ke sektor finansial dan travel services serta mulai meluncurkan charge card dalam bentuk kertas pada tahun 1958, lalu disusul Gold Card pada tahun 1966, kemudian Centurion Card di tahun 1999.
Amex sendiri memutuskan untuk membidik pasar konsumen berpenghasilan tinggi dan untuk menang dalam persaingan, Amex menawarkan high-quality customer service dan beragam exclusive card holder benefits. Dikarenakan konsumen lebih sering menggunakan kartu kredit untuk keperluan travel dan entertainment, Amex memiliki jaringan kuat di berbagai bidang termasuk hotel, airline, dan retailer. Mereka juga sering memberikan diskon khusus untuk pemegang kartu Amex.
Karena eksklusivitas inilah yang akhirnya membuat biaya menjadi tinggi. Tidak hanya bagi para pemegang kartu, namun juga para retailers yang menerima Amex sebagai alat pembayaran. Karena hal ini lah tidak semua retailer mau menerima Amex.
Amex akhirnya menyadari bahwa memfokuskan diri ke pelanggan kelas atas tidak cukup untuk menjadi alat branding Amex. Tidak seperti Visa dan MasterCard yang merupakan kompetitornya, Amex tidak hanya bergerak di bidang pembayaran, namun juga mulai mengeluarkan kartu kredit sendiri.
Dengan berfokus ke pelanggan kelas atas, kemungkinan pelanggan yang tidak mampu membayar menjadi semakin kecil. Walaupun biaya yang tinggi menyebabkan banyak retailer yang menolak Amex, namun banyak retailer lain terutama kelas atas, tidak bisa menolak pelanggan kelas atas yang memiliki Amex.
Meskipun berhadapan dengan persaingan yang sangat ketat, Amex masih memiliki bisnis yang menguntungkan, dibantu dengan pelanggan yang loyal yang rela mengeluarkan iuran anggota tinggi dengan iming-iming eksklusivitas, hadiah, dan customer service yang tinggi.
Pemegang kartu kredit Amex diperkirakan berbelanja sekitar $23.500/tahun dan diprediksi ada lebih dari 120 juta pemegang kartu Amex di seluruh penjuru dunia. Di tahun 2022, Amex melaporkan penghasilan sekitar US$ 9,59 milyar. Jangan kaget jika Amex hingga saat ini masih menjadi perusahaan raksasa di dunia.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik untuk menjadi salah satu pemegang kartu kredit American Express ini?

PELAKU PINJOL ILEGAL DAN INVESTASI BODONG BISA KENA DENDA RP 1 TRILIUN!

PELAKU PINJOL ILEGAL DAN INVESTASI BODONG BISA KENA DENDA RP 1 TRILIUN!

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya untuk terus meningkatkan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), pemberantasan pinjol ilegal, gadai ilegal, hingga investasi bodong.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, memaparkan bahwa dengan P2SK, sanksi yang diberikan secara langsung akan memiskinkan pelaku usaha pinjol hingga investasi bodong.
Beliau menambahkan dengan UU P2SK, kegiatan tanpa izin di sektor jasa keuangan hukuman sudah sangat berat. Dendanya bisa mencapai Rp 1 triliun hingga dimiskinkan. Bisa juga dengan pidana penjara. Ancaman ini diharapkan bisa menjadi sanksi jera bagi para pelaku usaha, mengingat korban pinjol ilegal dan investasio bodong semakin banyak.
Beliau juga mememberikan penegasan kepada orang-orang yang masih suka bermain-main dengan pinjol ilegal dan investasi bodong karena era sudah mulai berubah. Jika kemarin delik umum sehingga hukumannya lebih ringan dan tidak semua barang bukti disita, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian. Karena tidak jarang korban pinjol ilegal dan investasi bodong itu saudara atau orang terdekat.
Di kesempatan yang sama, Deputi Komisioner Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen Sarjito mengatakan hal yang serupa. Menurut pandangannya, saksi yang akan diberikan kepada pelaku usaha pinjol ilegal, investasi bodong, hingga robot trading sangat menyeramkan.
Beliau mengungkapkan sebelumnya belum ada UU P2SK seolah-olah mereka bisa bebas karena hukuman dan denda yang didapatkan sekarang cukup mengerikan, dendanya sendiri bisa mencapai Rp 1 triliun.
Oleh karena itu, beliau meminta masyarakat untuk selalu melakukan kroscek terlebih dahulu apakah perusahaan pinjaman atau investasi tersebut legal atau tidak. Kalian bisa mengeceknya melalui kontak OJK di 157 atau melalui WhatsApp 081157157157.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan pernyataan di atas?

BEGINI CARANYA MEMBUAT KARTU KREDIT BAGI PELAJAR DAN MAHASISWA!

BEGINI CARANYA MEMBUAT KARTU KREDIT BAGI PELAJAR DAN MAHASISWA!

Kebanyakan orang-orang yang memiliki kartu kredit adalah mereka yang sudah berpenghasilan tetap dengan nilai tertentu dan memiliki slip gaji. Namun apakah bisa seorang pelajar atau mahasiswa memiliki kartu kredit walaupun mereka belum bekerja dan memiliki penghasilan tetap?
Ada beberapa bank yang memberikan kelonggaran syarat dalam pengajuannya, sehingga seseorang yang tidak berpenghasilan tetap, dalam kasus ini pelajar yang sudah memiliki kartu identitas yang bisa melakukan pengajuan.
Jika kalian masih pelajar atau mahasiswa tapi ingin memiliki kartu kredit, ada beberapa cara yang bisa kalian simak berikut ini:
1. MENGGUNAKAN OPSI “KARTU TAMBAHAN”
Kartu tambahan ini memiliki fungsi seperti kartu kredit “kedua” yang “ikut” di kartu kredit utama. Cara mendapatkannya yaitu pastikan orang tua atau wali sudah memiliki kartu kredit utama di bank terkait. Opsi “kartu tambahan” ini bisa membuat pengajuan kartu kredit pelajar memiliki peluang besar untuk diterima. Untuk persyaratannya sendiri bisa langsung menghubungi bank terkait.

2. MANFAATKAN PROGRAM EVENT
Beberapa bank sering membuat event untuk mempromosikan produk kartu. Event seperti ini sering diadakan di beberapa tempat seperti mall, kampus, atau event lainnya sebagai sponsor. Biasanya, aka nada booth khusus serta pegawai bank yang tugasnya memperkenalkan dan mengajak para pengunjung untuk membuka kartu kredit baru. Selain itu, melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit saat event tentu lebih mudah dibandingkan datang sendiri ke bank terkait proses pengajuan.
Biasanya setiap event yang digelar memiliki target tertentu, sehingga pihak bank akan menjaring lebih banyak konsumen baru dari kegiatan tersebut, sehingga kemungkinan pengajuan diterima pun juga semakin besar.

3. MENGGUNAKAN OPSI LOCK DEPOSITO SEBAGAI JAMINAN
Jika kalian masuk ke dalam kategori pemohon yang belum bekerja atau belum berpenghasilan tetap seperti pelajar dan mahasiswa, pihak bank secara otomatis akan membutuhkan garansi tambahan untuk memastikan kemampuan membayar calon nasabahnya. Emnggunakan opsi lock deposito adalah salah satunya. Namun sayangnya hanya ada beberapa bank yang menggunakan mekanisme ini, jadi sebelum melakukan pengajuan sebaiknya cari informasi terlebih dahulu.
Bisa dibilang, opsi lock deposito ini mewajibkan calon nasabah memiliki deposito berjangka di bank terkait yang nantinya deposito tersebut akan digunakan sebagai jaminan.
Sehingga, selama penggunaan kartu kredit masih aktif atau masih dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian, nasabah tidak bisa mencairkan tabungan deposito miliknya.

4. MENGGUNAKAN OPSI PAY LATER
Jika pengajuan kartu kredit masih belum memungkinkan, kalian bisa menggunakan PayLater. Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan PayLater sedang populer di Indonesia. Kalian bisa menggunakan PayLater untuk belanja online atau offline di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan pihak penyedia PayLater.
Limitnya sendiri pun bisa mulai jutaan hingga puluhan juta rupiah. Jika dibandingkan dengan kartu kredit, pengajuan PayLater ini cenderung lebuh mudah, cepat, dan praktis. Syaratnya cukup dengan KTP saja. PayLater sendiri bisa menjadi produk alternative bagi pelajar, mahasiswa, atau orang-orang yang belum memenuhi syarat pengajuan kartu kredit konvensional.

5. GUNAKAN JASA SALES KARTU KREDIT
Kalian juga bisa meminta bantuan kepada sales kartu kredit. jika kalian ada teman, kenalan, kerabat, atau keluarga yang berprofesi sebagai sales kartu kredit. cara ini bisa dicoba karena mereka bisa membantu kalian agar proses pengajuan kartu kredit kalian bisa diterima oleh pihak bank.

6. PAKAI OPSI MGM ATAU MEMBER GET MEMBER
Ada beberapa bank yang memberikan penghargaan atau apresiasi kepada nasabah tertentu, misalnya nasabah pengguna kartu kredit yang memiliki track record yang baik. Pihak bank nanti akan meminta referensi nasabah baru untuk menikmati fasilitas yang disediakan oleh kartu kredit. jika ada teman, keluarga, atau pun kenalan yang mendapatkan apresiasi ini, tidak ada salahnya meminta mereka untuk dijadikan referensi.
Dikarenakan pengajuan ini menerima referensi dari orang lain, pastikan untuk selalu membayar tepat waktu dan bijak dalam menggunakan kartu kredit agar nama baik orang yang memberikan referensi tetap terjaga.
Itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk bisa memiliki kartu kredit yang memiliki peluang besar jika kalian masih pelajar dan mahasiswa.
Sebagai pengguna kartu kredit, perl u dipahami bahwa menggunakan kartu kredit memiliki konsekuensi tersendiri. Seperti melunasi tagihan tiap bulan dan tidak boleh sampai telat bayar. Kalian bisa kena denda yang jumlah tidak sedikit jika kalian sampai telat bayar tagihan. Sehingga sebagai pelajar atau mahasiswa, kalian harus bijak dalam menggunakan kartu kredit agar tidak membebani orang tua atau walimu nantinya.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju jika pelajar atau mahasiswa memiliki kartu kredit?

RESMI, JOKOWI MINTA KARTU KREDIT PNS TIDAK PAKAI VISA DAN MASTERCARD

RESMI, JOKOWI MINTA KARTU KREDIT PNS TIDAK PAKAI VISA DAN MASTERCARD

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap belanja pemerintah pusat dan daerah menggunakan kartu kredit yang sudah diluncurkan beberapa bulan lalu. Namun, Jokowi tidak ingin bergantung kepada Visa dan MasterCard.
Beliau menjelaskan jika penggunaan kartu kredit pemerintah daerah, seharusnya semuanya bisa menggunakan karena zaman sudah digital seperti saat ini. Jika menggunakan kartu kredit tersebut, pemerintah bisa mandiri.
Permintaan tersebut juga bukan tanpa alasan. Jokowi menceritakan kejadian yang menimpa Rusia ketika pecah perang dengan Ukraina di bulan Februari 2022. Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan hukuman kepada Rusia yang diikuti oleh kebijakan perusahaan asal AS.
Oleh karena itu, Indonesia harus bisa mandiri, terutama dari sisi sistem pembayaran. Beliau menegaskan bahwa jika bisa menggunakan platform milik sendiri dan mulai menyebar, dimulai dari KL, provinsi, kabupaten, dan kota akan menjadi lebih tenang.
Seperti yang sudah pernah dijelaskan sebelumnya, Kartu Kredit Pemerintah merupakan alat pembayaran menggunakan kartu yang bisa dipakai untuk pembayaran terhadap belanja yang dibebankan oleh APBN. Kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi dahulu oleh Bank Penerbit Kartu Kredit Pemerintah.
Lalu, satuan kerja (Satker) wajib melakukan pelunasan kewajiban pembayaran di waktu yang sudah disepakati dengan pelunasan sekaligus. Kartu kredit pemerintah akan diterbitkan oleh tiga bank Himbara: BRI, BNI, dan Bank Mandiri. KKP ini diharapakan bisa digunakan di 20 juta merchant baik domestik maupun luar negeri.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan penjelasan di atas?

APAKAH GPN SIAP UNTUK MENGGANTIKAN VISA DAN MASTERCARD?

APAKAH GPN SIAP UNTUK MENGGANTIKAN VISA DAN MASTERCARD?

Tahun 2023 ini menjadi tahun baik bagi kartu kredit, dikarenakan transaksi kartu kredit tahun sudah mulai kembali ke kondisi sebelum pandemi. Namun untuk transaksi kartu kredit sendiri, Indonesia masih diproses oleh dua raksasa penyedia layanan transaksi kartu kredit, yaitu Visa dan MasterCard.
Padahal sejak 5 tahun lalu, pemerintah sudah menetapkan bahwa semua transaksi kartu debit yang terjadi di Indonesia harus diproses di dalam negeri melalui GPN ataupun melalui Visa dan MasterCard yang melakukan kerjasama dengan beberapa switching lokal.
Dilihat dari perbandingan transaksi antara Visa-MasterCard dan GPN, GPN masih sedikit lebih unggul, ini karen semua proses transaksi diharuskan melalui GPN. Ini bisa menjadi jawaban apakah kartu kredit juga diharuskan demikian atau bisa menjadi opsi tambahan di luar Visa dan MasterCard.
Dan dengan adanya berita mengenai pemerintah yang menolak menggunakan Visa dan MasterCard, beberapa negara lain mulai memunculkan pertanyaan: bagaimana cara turis-turis yang berkungkung ke Indonesia akan bertransaksi dan juga bagaimana masyarakat Indonesia yang sedang plesir ke luar negeri bisa melakukan transaksi?
Jadi dalam hal ini, pemerintah harus berhati-hati dan berpikir secara matang karena ini dunia sudah memasuki era globalisasi. Jangan sampai turis-turis yang ingin berkunjung ke Indonesia akhirnya mengurungkan niat mereka karena khawatir mereka tidak bertransaksi menggunakan kartu kredit.
Untuk menuntaskan permasalahan ini, ada dua cara yang bisa dilakukan agar turis tetap bisa mengunjungi Indonesia ataupun sebaliknya. Pertama, pastikan sudah memiliki prinsipal lokal yang sudah mumpuni. Sudah banyak negara yang memiliki prinsipal lokal sendiri, seperti JCB milik Jepang ataupun UnionPay milik China. Kedua, melakukan kerjasama bilateral dengan beberapa negara. Dengan adanya kerjasama bilateral ini, GPN memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk bisa digunakan di beberapa negara tertentu. Tinggal tentukan saja negara mana yang lebih menguntungkan jika dilihat dari sistem dan ekonomikalnya.
Jika disimpulkan, rencana pemerintah tidak menggunakan Visa dan MasterCard di kartu kredit domestik merupakan sebuah langkah awal yang cukup baik. Namun untuk bisa bersaing dengan raksasa sekelas Visa atau MasterCard, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan diperlukan persiapan yang benar-benar matang untuk bisa menjadi pesaing Visa dan MasterCard.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan pernyataan di atas?

JOKOWI TINJAU PENGGUNAAN KARTU KREDIT DI PEMERINTAH DAERAH

JOKOWI TINJAU PENGGUNAAN KARTU KREDIT DI PEMERINTAH DAERAH

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengamati penerapan pemakaian kartu kredit di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) dan diharapkan bisa diminimalisir.
Beliau menyampaikan jika zaman sudah digital seperti sekarang, seharusnya semua bisa menggunakan produk sendiri, dan jika bisa digunakan dengan benar, maka pemerintah bisa mandiri. Jadi harus lebih-hati-hati. Jokowi memberikan pernyataan ini karena Amerika Serikat yang memberikan sanki kepada Rusia sehubungan dengan penggunaan Visa dan MasterCard.
Orang nomor satu Indonesia ini berharap agar Indonesia bisa mengembangkan platform buatan sendiri dengan tujuan bisa diaplikasikan di kementerian, pemerintah daerah maupun lembaga.
Di samping itu, beliau menuturkan jika hingga kini sudah ada 3,4 juta produk dalam negeri yang sudah terdaftar di e-katalog. Bahkan, jumlah produk dalam negeri yang masuk ke sistem e-katalog meroket jauh dalam waktu singkat, dari sekitar 50.000 menjadi 3,4 juta.
Menurutnya, produk-produk yang sudah tercantum di e-katalog bisa segera dibeli supaya industri UMKM hidup bisa terus berkembang. Beliau juga menegaskan jika semua produk yang ada di dalam e-katalog benar-benar dibeli oleh lembaga, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan pemerintah daerah.
Beliau meminta untuk selalu mengecek di e-katalog karena menurutnya, percuma dikumpulkan dan dimasukkan ke e-katalog kalau Cuma dijadikan bahan tontonan saja. Target yang dipasang sebesar 95% dari pagu anggaran barang dan jasa. Itu semua harus dibelikan produk-produk dalam negeri.
Jadi bagaimana menurut kalian?

JOKOWI ENGGAN PAKAI KARTU KREDIT VISA-MASTERCARD, APA GANTINYA?

JOKOWI ENGGAN PAKAI KARTU KREDIT VISA-MASTERCARD, APA GANTINYA?

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin kartu kredit pemerintah terlalu bertumpu dengan layanan Visa dan MasterCard, ternyata masih belum didukung dengan adanya kartu kredit terbitan dalam negeri.
Direktur Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta menuturkan bahwa layanan yang telah dibangun oleh Bank Indonesia melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) tidak mengalami perkembangan dan berhenti di level kartu debit. Beliau menambahkan jika GPN memang masih debit, namun rencana apakah GPN akan diteruskan menjadi kartu kredit, sebaiknya ditanyakan ke pihak BI.
Meskipun demikian, beliau menekankan jika bisa saja kartu kredit prinsipal lainnya yang sudah ada saat ini dari bank swasta Tanah Air mengambil peran untuk dikembangkan. Namun, GPN sendiri sebetulnya juga bisa berpartisipasi asal masih bisa terus dikembangkan.
Beliau menuturkan bahwa secara teknis mungkin bisa, tapi GPN apakah sudah menjadi sesuatu yang optimal atau belum? Sejujurnya masih ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan. Indonesia termasuk market bebas—bisa buat sendiri, pakai internasional pun juga masih bisa.
Meskipun begitu, Steve mengatakan jika prinsipal atau penerbit kartu kredit lokal sebenarnya sangat mendukung kemandirian layanan kartu kredit yang dibuat di Tanah Air, karena data transaksi tidak perlu lari ke luar negeri. Beliau merasa bahwa tidak ada yang tidak setuju jika diadakan kartu kredit domestik. Jangan sampai sesuatu yang sudah dinikmati atau sudah bisa digunakan di titik ini sampai mundur gara-gara negara hanya mau domestik.
Presiden Joko Widodo sebelumnya menginginkan belanja pemerintah pusah dan daerah memakai kartu kredit pemerintah yang sudah diluncurkan beberapa bulan yang lalu. Namun, Jokowi sendiri tidak ingin terlalu mengandalkan Visa dan MasterCard.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan pernyataan di atas?

ROBOT TRADING ATG TERNYATA TIDAK BERIZIN!!

ROBOT TRADING ATG TERNYATA TIDAK BERIZIN!!

Polisi menyatakan jika robot trading ATG milik crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo tidak berizin. Polisi menduga 25 ribu orang member ATG menjadi korban penipuan dengan kerugian hingga Rp 9 triliun.
Ada beberapa aset berupa kendaraan mewah milik Wahyu Kenzo yang disita oleh pihak kepolisian, antara lain 3 unit mobil mewah miliaran rupiah dan dua 2 motor besar hingga tiga vespa mewah senilai miliaran rupiah. Kendaraan sitaan ini sudah terparkir di halaman Polresta Malang Kota sebagai barang sitaan. Diperkirakaan bahwa kendaraan mewah ini dibeli dengan uang hasil investasi robot trading ATG.
Fakta baru pun ditemukan oleh polisi, yaitu robot trading milik crazy rich Surabaya ini tidak mengantongi izin alias ilegal!
Selain Wahyu Kenzo, Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim dan Polresta Malang Kota turut menetapkan Raymond Enovan selaku marketing robot trading ATG sebagai tersangka. Di samping itu, penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan crazy rich Surabaya ini, termasuk memeriksa istri Wahyu Kenzo, Anggie dan penampung rekening sebagai saksi.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami lebih lanjut rekening para korban dan siapa saja yang terlibat dalam dugaan investasi robot trading ATG, sehingga polisi nantinya akami memiliki skema prioritas pengembalian uang korban oleh tersangka.
Kasus penipuan ini bermula ketika polisi mendapatkan laporan yang gagal menarik dana dari aplikasi robot trading ATG. Lalu tersangka menjanjikan para investornya memberikan keuntungan mencapai Rp 30 juta tiap dua minggu.
Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah kasus robot ATG bisa mendapatkan akhir yang layak?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds