Siapa pun pasti ingin punya hunian impian, kan? Ada banyak cara untuk bisa memiliki rumah yang sesuai dengan keinginan. Selain membangun dari nol, ada juga fasilitas yang namanya KPR, dan KPR ini masih sering dipilih orang-orang yang gak mau ribet buat bangun rumah dari nol.
Tapi ada yang kepikiran kira-kira bisa enggak ya beli rumah tapi bayarnya pakai kartu kredit? Rumah bisa dibilang adalah satu bentuk properti, dan ruang lingkup properti itu sangat luas dan beragam. Kalau seandainya ingin membeli rumah dengan tujuan untuk ditinggali dalam jangka waktu yang lama, KPR adalah pilihan yang tepat.
Jadi kartu kredit enggak bisa dibuat beli rumah dong? Sebenarnya masih bisa, cuma jangka waktu pendek dan tujuan pembeliannya bukan untuk dihuni. Sebagai contoh nih, kalian membeli sebuah rumah orang lain yang harganya 200 juta. Setelah dibeli, kemudian direnovasi dan nantinya dijual setelah 4 bulan proses pembelian dan renovasi. Kalau yang seperti ini, masih bisa pakai kartu kredit.
Memang bisa jualan properti hanya dalam jangka waktu 4 bulan? Bisa banget, asalkan harga properti yang dibeli masih di bawah 300 juta. Tapi kalau harga properti sudah sampai milyaran, sudah beda lagi ceritanya.
Di beberapa kasus, ada yang pakai kartu kredit untuk membayar uang muka KPR, nantinya bisa mendapatkan cashback dan cashback tersebut bisa digunakan untuk melunasi utang kartu kredit . Sebagai contoh kalian membeli rumah yang harganya 1M, terus bayar uang mukanya 100 juta. Kalau ini bisa pakai kartu kredit. Bahkan kalian juga bisa pakai kartu kredit ini untuk bayar notaris dan pajak. Pihak bank nanti akan mencairkan dana sekitar 1,1M yang nantinya dana tersebut bisa kalian pakai untuk melunasi kartu kredit. Tapi kalau kalian pakai kartu kredit untuk membeli rumah yang akan dihuni dalam waktu lama, kartu kredit bisa beresiko macet.
Jadi kesimpulan yang bisa diambil adalah jika kalian ingin membeli rumah untuk dihuni, pakailah KPR. Jangan menggunakan kartu kredit kalau rumahnya dipakai untuk jangka panjang karena kartu kredit hanya bisa dipakai untuk jangka waktu yang pendek dan kalian tahu sendiri bahwa bunga kartu kredit sebulannya sekitar 3 persen. Jadi jika menggunakannya untuk transaksi jangka panjang, akan membawa resiko yang lebih besar.
Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian tim bikin rumah sendiri, tim KPR, atau tim kartu kredit?




