JANGAN PERNAH SEMBUNYIKAN 3 MASALAH FINANSIAL INI KE PASANGAN!

JANGAN PERNAH SEMBUNYIKAN 3 MASALAH FINANSIAL INI KE PASANGAN!

Ketika kita memiliki pasangan dan sudah mulau berpikir untuk maju ke jenjang yang lebih serius, ada beberapa hal yang perlu diskusikan oleh pasangan—terutama hal-hal yang berhubungan dengan masalah finansial. Kenapa begitu? Karena masalah finansial ini adalah masalah yang cukup krusial dan penting dalam sebuah hubungan.

“Kok masalah finansial aja harus didiskusikan? Pasangannya pasti matre tuh!”

Bukan masalah matre atau enggak—tapi dengan mengatahui kondisi finasial masing-masing, kalian bisa mengetahui masalah finansial apa yang sedang dihadapi oleh pasangan dan supaya pasangan juga tidak kaget kalau ternyata salah satu sedang dilanda kesulitan secara keuangan. Siapa tahu kalau pasangan kalian ada sedang berhutang atau lainnya, bisa dibantu semampunya, kan?

Masih banyak hal-hal sederhana yang mungkin banyak diluar sana yang sering disembunyikan dari pasangan karena beberapa hal. Apa aja sih itu?
1. Utang Pinjol
2. Ikut investasi bodong
3. Utang kartu kredit
Lho, itu mah bukan hal sederhana lagi!

Meskipun begitu, tetap harus dibicarakan terhadap pasangan soal tiga hal yang di atas. Supaya apa? Supaya pasangan bisa memberi peringatan kalau apa yang mereka lakukan itu sudah salah. Kalau masih belum terlalu terjerumus terlalu dalam, mungkin masih bisa diselamatkan. Tapi kalau sudah jatuh terlalu dalam dan sudah tidak bisa dikasih tahu lagi, Cuma ada dua cara—ikut menanggung utangnya atau mengakhiri hubungan demi kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Ada banyak kasus di mana ada yang mendapatkan terror bertubi-tubi karena masalah utang pinjol tapi tidak mau bilang ke pasangan karena takut ketahuan oleh pasangannya. Enggak sedikit juga yang ternyata diam-diam ikut investasi bodong karena tergiur dengan tawarannya, tapi tanpa sepengetahuan pasangan. Bisa hancur itu hubungan.

Untuk menghindari punya pasangan yang terlilit utang dan enggak ada keinginan untuk jatuh bersama, pakai kriteria ini: 3B+1 (bibit, bebet, bobot+BI checking)—itu pun kalau pengen punya pacar yang modelan konglomerat. Kalau sudah mulai lanjut ke tahap yang lebih serius, diskusikan permasalahan finansial ini supaya rumah tangga tetap samawa.

Jadi, menurut kalian setuju enggak sih soal mendiskusikan masalah finansial pribadi ke pasangan? Apakah benar kalau mendiskusikan masalah finansial pribadi pasangan artinya matre?

SIMAK BAIK-BAIK BUAT KALIAN YANG PAKAI KARTU KREDIT TAPI SUKA BAYAR MINIMUM PAYMENT!

SIMAK BAIK-BAIK BUAT KALIAN YANG PAKAI KARTU KREDIT TAPI SUKA BAYAR MINIMUM PAYMENT!

Kartu kredit ini bisa dibilang barang ‘ajaib’—karena ukurannya kecil tapi bisa buat beli macam-macam. Mau beli baju, beli hape keluaran terbaru, bahkan beli TV pun bisa cukup dengan kartu kredit. Karena kemudahan dan kepraktisannya, kartu kredit masih jadi primadona masyarakat.

Enggak salah kok kalau mau pakai kartu kredit, malahan kalian bisa dapat banyak keuntungan seperti promo diskon atau cicilan 0% kalau membeli produk gadget atau barang elektronik yang memang benar-benar dibeli karena butuh. Karena banyak tuh yang beli cuma karena gengsi aja.

Semisal, kalian beli hape keluaran terbaru yang harganya 14 juta. Kalau pakai kartu kredit, bisa pere bulannya dicicil bayar 2 juta per bulannya dan tidak akan kena bunga. Jadinya malah dapat untung dan uangnya bisa berputar dulu.

Tapi buat kalian yang suka bayarnya minimum payment, semisal pakai 10 juta tapi bunga 1,75% tiap bulannya, awas bisa kena jebakan batman!

Lho, kok bisa begitu? Itu bisa terjadi karena kalau suka bayar minimum payment, bisa terjadi compounding. Apa sih compounding ini? Compounding ini maksudnya adalah ‘bunga berbunga’—maksudnya bunga dari tagihan terdahulu akan dimasukkan ke tagihan selanjutnya sehingga akan memunculkan bunga lagi. Dan ini mengakibatkan utang semakin besar. Kelihatannya memang kecil, tapi kalau terjadi secara terus menerus bisa makin membesar dan menumpuk!

Lalu kenapa sih ada orang-orang yang memilih untuk membayar minimum payment? Itu karena kapasitas dan penghasilan mereka tidak mencukupi untuk bayar full. Terus kalau sudah tahu kalau enggak bisa bayar full kenapa masih beli barang dengan harga segitu? Yak arena gengsi mereka gede dan akhirnya mereka memaksakan diri.

Kalau kalian memaksakan diri untuk beli barang di luar kapasitas dan penghasilan kalian tidak berbanding lurus, ujung-ujungnya malah merugikan diri sendiri dan akibatnya? Utang menunggak dan menggunung karena enggak mampu bayar.

Jadi buat kalian pengguna kartu kredit, lebih bijaklah dalam menggunakan kartu kredit. Kalau seandainya kartu kredit bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar malah bisa bawa untung besar. Bayar tagihan secara full kalau enggak mau kena bunga berbunga dan akan menenggelamkan kalian ke lautan utang.

Jadi gimana pendapat kalian soal minimum payment ini? Apakah alasan gengsi ini orang-orang ada yang memilih membayar tagihan dengan minimum payment?

BUAT YANG MASIH MUDA TAPI INGIN PUNYA KARTU KREDIT, BACA INI DULU YUK!

BUAT YANG MASIH MUDA TAPI INGIN PUNYA KARTU KREDIT, BACA INI DULU YUK!

Kartu kredit memang sudah mulai menyebar ke berbagai kalangan, termasuk juga kalangan muda milenial karena anak muda zaman sekarang sangat menyanjung yang namanya kepraktisan. Tapi sebelum kalangan anak muda milenial punya kartu kredit, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Sebelum penjelasan lebih lanjut, ada beberapa orang yang bilang kalau kartu kredit itu sebenarnya jebakan. Lho, kok mereka bisa ngomong begitu? Kalau memang kartu kredit itu jebakan, terus kenapa banyak orang-orang kaya bisa punya banyak kartu kredit? jawaban simple—karena masalah utamanya bukan di kartu kreditnya, tapi mereka yang tidak paham tentang kartu kredit. kenapa orang konglomerat bisa punya banyak kartu kredit, ya karena mereka paham bagaimana kartu kredit bekerja.

Sebenarnya, bisa kalian bisa memahami bagaimana cara kerja kartu kredit yang benar, kartu kredit bisa jadi sahabat terbaik lho! Gak perlu muluk-muluk, sesimpel bayar belanja kebutuhan bulanan. Cukup dengan satu kartu kredit, bisa dapat tiga benefit sekaligus!

Benefit pertama—bisa memperbaiki cashflow. Kalian bisa beli dan bayar beberapa barang dalam jangka waktu panjang, tapi tagihannya bisa dibayar di satu tanggal. Tapi jangan sampai telah bayar tagihannya ya kalau enggak mau kena denda!

Benefit kedua—pakai kartu kredit bisa dapet diskon, promo, ataupun miles. Diskon atau promo ini pun bermacam-macam, semisal dapat diskon 10% dengan pemakaian kartu kredit A atau dapat cicilan 0% kalau pakai kartu kredit B. Miles sendiri berupa poin yang dikumpulkan selama melakukan transaksi pembelanjaan, dan jika miles sudah cukup bisa di-reedem dengan tiket pesawat secara cuma-Cuma!

Benefit terakhir—kalian bisa ambil KPR atau pinjaman di bank dengan mudah kalau nilai kreditmu itu bagus. Bagaimana menilai bagus tidaknya nilai kredit? Bisa dilihat dari lamanya memakai kartu kredit dan seberapa rajin bayar tagihan.

Jadi enggak ada salahnya anak muda milenial untuk punya kartu kredit, tapi sebelumnya harus paham dulu bagaimana sih menggunakan kartu kredit secara bijak dan bagaimana cara mengaturnya. Setelah kalian paham, barulah kalian bisa memiliki kartu kredit, walaupun usia mungkin masih di bawah 25 tahun.

Jadi menurut kalian, salah nggak sih kalau anak muda sudah punya kartu kredit? Terus saran apa yang wajib didengarkan anak muda milenial sebelum punya kartu kredit?

KARTU KREDIT LEBIH AMAN DARI KARTU DEBIT? INI JAWABANNYA!

KARTU KREDIT LEBIH AMAN DARI KARTU DEBIT? INI JAWABANNYA!

Kartu kredit dan kartu debit merupakan salah satu alat pembayaran cashless yang umum dipakai oleh masyarakat. Tapi apa perbedaan antara kartu kredit dan kartu debit? Pembayaran kartu debit menggunakan uang nasabah sendiri yang langsung ditransfer dari rekening bank, sedangkan pembayaran kartu kredit menggunakan dana yang dipinjamkan bank, sehingga nasabah harus membayar denda jika terlambat bayar.
Tapi, jika dilihat dari segi keamanan dua produk keuangan tersebut berbeda? Ada beberapa yang mengatakan jika kartu kredit lebih aman dari pada kartu debit. Apa ya alasannya?

LEBIH DILINDUNGI OLEH HUKUM
Ada beberapa nasabah yang lebih memilih kartu debit ketimbang kartu kredit karena kesulitan untuk membayar tagihan nantinya. Namun dari segi keamanan transaksi, kartu kredit lebih unggul karena dapat membatalkan pembelian sah akibat kesalahan penjual. Selain itu, nasabah juga dapat menunda pembayaran yang salah ketika retailer menolak untuk membatalkan transaksi. Jadi, secara hukum transaksi kredit ini lebih dilindungi daripada transaksi debit.

ADA JAMINAN KEAMANAN DALAM TRANSAKSI ONLINE
Secara jaminan keamanan, transaksi kredit lebih ‘sakti’ daripada transaksi debit. Alasannya adalah nasabah bisa melakukan pembatalan transaksi jika tidak puas dengan kondisi barangnya, misal ada cacat atau rusak. Selain itu, pemegang kredit juga dapat mengajukan banding ke pihak bank jika si penjual memasukkan jumlah transaksi yang lebih dari yang seharusnya, sehingga nasabah tidak perlu membayar tagihan sampai masalah dalam transaksi tersebut selesai.

PENYALAHGUNAAN KARTU KREDIT BISA DIATASI DENGAN MUDAH
Penyalahgunaan kartu kredit masih menjadi momok akhir-akhir ini. Meskipun begitu, masalah ini bisa terjadi jika kartu hilang atau dicuri. Untuk kartu kredit sendiri, nasabah tidak perlu membayar tagihan yang terbukti tidak dilakukan. Apalagi jika menyimpan bukti fisiki seperti catatan terkait pembelian yang sudah dilakukan tapi belum dibayar. Yang dibutuhkan dalam menggunakan kartu kredit adalah sebuah ketelitian.

MELINDUNGI TRANSAKSI YANG DILAKUKAN
Kartu kredit dapat melindungi nasabah dari transaksi sah yang dilakukan oknum jahat dengan melapor ke pihak bank ketika menerima tagihan, sehingga kartu kredit dapat segera diurus sebelum mencapai limit maksimal. Jika terbukti bahwa nasabah tidak melakukan transaksi tersebut, pembayaran tagihan tidak perlu dilakukan. Kartu kredit juga bisa memperpanjang garansi produk dengan cara mengambil tawaran yang menerima perpanjangan garansi dengan pembayaran kartu kredit tertentu, sehingga jika nanti terjadi kerusakan bisa melakukan servis gratis di toko resmi.

Penggunaan kartu kredit bisa dibilang lebih aman dari pada kartu debit sebab selain memiliki lebih banyak manfaat, transaksi kredit terbukti lebih aman dibandingkan dengan transaksi debit yang limitnya terbatas saldo tabungan. Gunakan kartu kredit secara bijak agar tidak terlilit utang demi kestabilan finansial.
Jadi apakah kalian setuju dengan semua penjelasan di atas? Menurut kalian, keunggulan apa lagi yang ada di dalam kartu kredit?

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds