Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Sejarah Kartu Kredit: Kapan Masuk Ke Indonesia?

Saya sering membahas seputar kartu kredit baik itu lewat Youtube, Instagram atau Tiktok. Konten yang saya bahas biasanya tentang permodalan bisnis menggunakan kartu kredit. Namun, saya jarang membahas sejarah kartu kredit itu sendiri. So, kali ini akan bahas sejarahnya sedikit di artikel ini.

So, kartu kredit ini sebenarnya bermula di tahun 1946. Seorang Bankir bernama John Biggins membuat sistem ‘Charge it’. Ini adalah sistem yang digunakan untuk mempermudah transaksi pembayaran khusus nasabah Flatbush National Ban of Brooklyn. Namun, pada saat itu belum ada istilah kartu kredit dan fisiknya sendiri belum ada. Hanya ada sistem yang jadi cikal bakal adanya kartu kredit itu sendiri.

Kemudian pada tahun 1949, seseorang bernama Frank McNamara makan malam di restoran mewah. Sayangnya, dompetnya tertinggal sehingga tagihan datang dan ia tidak bisa membayarnya. Bermula dari kejadian ini, Frank pun membuat kartu pembayaran bernama Diners Club Card.
Dengan kartu Diners Club Card, Frank bisa makan di berbagai restoran keren di Amerika Serikat guna menaikkan status sosialnya. Lambat laun, kartu tersebut pun semakin populer. Di tahun 1951, banyak orang menggunakan Diners Club Card dan mengikuti jejak Frank. Kartu Diners Club dibuat dari bahan plastik, seperti kartu kredit yang kita kenal sekarang ini.

American Express pun mendengar kabar tentang Diners Club ini dan menerbitkan kartu serupa bernama AMEX (American Express). Di tahun 1960, kartu kredit AMEX diperkenalkan secara besar-besaran agar banyak masyarakat Amerika yang menggunakannya.

10 tahun kemudian, di tahun 1970, Amerika mulai membuat regulasi kebijakan kartu kredit. Kemudian, di tahun 1980, kartu kredit masuk ke negara kita diperkenalkan oleh Bank Duta. Nah, sebenarnya Bank Duta inilah penerbit kartu kredit pertama di Indonesia. Namun, dulu kartu kredit terbitan Bank Duta tidak bisa diapply oleh semua orang melainkan hanya nasabah Bank Duta saja.

Pada tahun 1980, permohonan apply kartu kredit juga tidak bisa online tetapi harus datang langsung ke Bank. Bila ingin mendapatkannya secara mudah, harus mengikuti semacam program referral Member Get Member.

Inilah sejarah singkat kartu kredit. Semenjak tahun 1980, perkembangannya semakin meningkat hingga sekarang

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Mengatasi Teror Pinjaman Online Modal Rp 50.000

Pernah alami transaksi kartu kredit tiba-tiba ditolak? Memang rasanya sangat tidak enak. Apalagi, seringkali transaksi kartu kredit yang tertolak ini sering kejadian di kasir pembayaran. Selain bikin malu, antrian kasir pun jadi terhambat. Anda pun jadi kehilangan kesempatan buat memperoleh diskon pembelian barang. Nah, Anda yang nggak ini hal ini terjadi, simak beberapa penyebabnya.

  1. Salah Memasukkan Pin dan Kode CVV
    Bila Anda salah memasukkan PIN ke mesin EDC, jelas saja transaksi ditolak dan pembayaran gagal. Oleh karena itu, jangan sampai lupa. Kode CVV juga perlu Anda ingat untuk transaksi online. Kode ini biasanya berjumlah 16 digit. Bila Anda salah input 16 angka ini, transaksi otomatis batal.
  2. Overlimit Bulan Sebelumnya Belum Lunas
    Pihak bank terpaksa membekukan tagihan transaksi Anda untuk sementara waktu hingga overlimit lunas. Ini yang membuat transaksi anda tertolak. So, bayar tagihan kartu kredit Anda beserta denda saat tagihan jatuh tempo nanti.
  3. Masa Berlaku Kartu Kredit Habis
    Kartu kredit yang sudah kadaluarsa akan otomatis ditolak untuk pembayaran. Perpanjang masa berlaku kartu kredit Anda dengan menghubungi pihak bank penerbit. Bank akan memberikan mekanisme penggantian kartu.â €Ikuti instruksi yang diberikan oleh pihak Bank agar prosesnya berjalan dengan lancar.
  4. Data Diri Tidak Diupdate
    Transaksi kartu kredit tertolak bisa jadi karena informasi data diri anda sudah usang. So, update dengan menghubungi call center bank penerbit. Biasanya, data yang paling sering berubah adalah nomor handphone dan alamat domisili.
  5. Transaksi Mencurigakan
    Kartu kredit sudah terintegrasi dengan sistem yang canggih sehingga segala hal yang mencurigakan lebih mudah terdeteksi. So, penting bagi Anda untuk menjaga kartu kredit Anda dari pemalsuan oknum-oknum jahat.

Nah, sudah nggak penasaran lagi kan kenapa transaksi CC Anda tertolak? Ketelitian memang perlu Anda punyai saat memegang kartu kredit biar hal seperti ini tidak lagi terjadi pada Anda. Kan nggak enak juga kalau sudah siap pakai kartu kredit buat stok barang untuk buka bisnis eh tapi malah tertolak.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds