Mengenal Modus Kejahatan Carding Kartu Kredit dan Bagaimana Kita Seharusnya Menyikapinya

Mengenal Modus Kejahatan Carding Kartu Kredit dan Bagaimana Kita Seharusnya Menyikapinya

Kartu kredit, bagaimanapun menjanjikan sekuritas yang sangat tinggi, tapi sang pemilik harus tetap hati-hati. Jangan sampai lengah dengan keadaan. Memiliki kartu kredit berarti anda juga harus bersiap-siap dengan resiko kejahatan pembobolan kartu kredit.

Salah satu tindak kejahatan kartu kredit yang masih sangat marak adalah carding kartu kredit. Apa yang dimaksud dengan carding?

    1. Carding merupakan kejahatan pencurian data informasi kartu kredit orang lain. Data tersebut digunakan untuk pencairan saldo limit kartu kredit ke rekening.
    2. Kartu kredit merupakan tindakan yang melanggar hukum dalam tindak pidana. Pelaku carding dapat diancam penjara lewat pasal 362 KUHP. Tanpa menunggu pengaduan pihak korban, pelaku bisa langsung dipidana.
    3. Pembobolan kartu kredit dengan sistem carding ini biasanya terbagi dalam dua kategori:
  • Card Present
    Proses pencurian data dengan mesin EDC di tempat komersil. Para penjahat menggunakan suatu alat bernama card skimmer. Perhatikan, jika dibawah meja kasir terdapat hal aneh semacam mesin yang mencurigakan, bisa jadi itu adalah alat skimmer. Prosesnya, kartu yang sudah digesek di mesin EDC lalu digesek ulang di card skimmer. Fungsinya, untuk dicuri datanya.
  • Card Not Present
    Kejahatan ini memakai internet sebagai alatnya. Penjahat menjalankan teknik email phising ke alamat target. Bila korban sudah terperdaya, ia tak akan menyadari masuk ke sistem phising tersebut. Akhirnya, data-data akan secara sukarela masuk ke penjahat.
    Kedua model pencurian data tersebut sudah marak terjadi di Indonesia. Kurangnya edukasi dan kewaspadaan diri membuat modus ini semakin marak terjadi.

Bila suatu saat terjadi dengan anda, bagaimana cara menyikapinya?

Hal yang harus kita perhatikan ketika mendapat kejahatan semacam itu adalah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam bertransaksi. Pastikan untuk mengetahui ciri-ciri email phising. Bahasa email phising seringkali terkesan memaksa.

Pastikan untuk mengetahui secara langsung proses gesek EDC. Pastikan untuk menyimpan data-data pribadi anda meskipun pada orang yang anda percaya sekalipun. Simpan data untuk diri anda sendiri.

Jangan Panik Dahulu. Begini 5 Tips Mencegah Kartu Kredit Kebobolan

Jangan Panik Dahulu. Begini 5 Tips Mencegah Kartu Kredit Kebobolan

Sobat street smart, Sering dengar berita mengenai kartu kredit kebobolan dengan total limit yang sangat besar? Pernah tidak anda membayangkan kalau-kalau kejadian tersebut juga menimpa anda suatu hari nanti?

Tenang. Jangan panik dulu. Meski banyak sekali modus kejahatan diluaran sana, anda bisa kok mencegahnya kalau mau lebih hati-hati. Beberapa hal kecil dibawah ini mungkin tidak pernah anda sadari bisa menjaga kartu kredit anda lebih aman. Lakukan 5 tips sederhana berikut ini agar kartu kredit anda tercegah dari kebobolan:

    1. Jangan Percaya Modus Bank Minta Kode OTP

      Modus kartu kredit kebobolan yang marak terjadi saat ini adalah permintaan kode OTP oleh bank. Penipu biasanya menawarkan perpanjangan kartu kredit dan meminta nasabah untuk memberikan OTP yang ternyata merupakan nomor transaksi online shop. Kalau anda lengah, bisa-bisa kartu kredit anda yang terkoneksi dengan Online Shop bisa digunakan untuk keperluan yang tak penting.

    2. Simpan Kartu Kredit di Tempat yang Tak Terjangkau Orang Lain

      Selalu simpan kartu kredit agar lebih aman. Kartu kredit sebaiknya di simpan di dompet dan tidak beralih-alih letak penyimpanannya. Ini untuk menghindari potensi kartu kredit anda disalah gunakan oleh orang lain. Akan lebih baik lagi bila anda punya semacam tempat pengaman khusus seperti tas atau dompet anti maling yang bisa anda beli di banyak Online Shop.

    3. Gunakan Kartu Kredit Untuk Belanja di Situs Terpercaya

      Beberapa modus penipuan saat ini juga menggunakan teknik pishing dimana anda seolah-olah melakukan transaksi di website asli. Penipu mengelabui anda dengan memberi link website palsu yang hampir sama dengan website asli. Untuk menghindari penipuan model seperti ini, usahakan untuk membaca dan meneliti alamat website. Biasanya, alamat website palsu punya sedikit “perbedaan” dengan website asli. Katakanlah alamat website asli adalah www.facebook.com sementara alamat website phising (palsu) adalah www.facebook134.com

    4. Hindari Bertransaksi dengan Kartu Kredit Via Wifi Umum

      Wifi gratisan di tempat umum punya kemungkinan penyadapan lebih tinggi. Beberapa penyadap menggunakan wifi ini sebagai salah satu cara untuk mencuri data-data pengguna. Hacker lebih banyak beraksi dengan membobol wifi di area mall, kafe dan supermarket. Praktik ini biasanya dilakukan dengan cara duplikasi jaringan wifi. Ketika pengguna wifi duplikat tersebut tak sadar bahwa ia sudah masuk dalam sistem palsu, data-data yang digunakan bisa dikendalikan oleh hacker. Oleh karena itu, usahakan transaksi via wifi rumah atau kantor saja yang lebih aman.

Beberapa hal diatas bisa anda gunakan sebagai salah satu cara untuk mencegah kartu kredit kebobolan. Pastikan untuk selalu menjaga kerahasiaan data-data kartu kredit agar pembobolan lebih mudah dicegah.

Bagaimana Bila Kartu Kredit Tak Pernah Digunakan Untuk Beberapa Tahun?

Bagaimana Bila Kartu Kredit Tak Pernah Digunakan Untuk Beberapa Tahun?

Ada banyak motif seseorang punya kartu kredit.

Ada yang memang digunakan secara baik sebagai modal usaha..

Ada juga yang menggunakannya hanya untuk berbelanja..

Tapi, ada sebagian orang yang membiarkan kartu kredit terdiam di dompet tanpa pernah menggunakannya.

Nah, untuk yang terakhir ini, beberapa orang memang melakukannya. Motifnya bermacam-macam: Ada yang pertama kali bikin kartu kredit tapi takut menggunakannya, Ada juga yang menggunakan kartu kredit sebagai dana cadangan saja sampai menunggu waktu yang tepat untuk memanfaatkannya. Walhasil, selama waktu menunggu tersebut, tanpa sadar kartu kredit nggak terpakai sama sekali.

Lalu, adakah konsekuensi kalau kartu kredit nggak digunakan selama beberapa tahun?

Jawabannya, tentu ada. Ada beberapa konsekuensi yang harus anda tanggung dengan tidak digunakannya kartu kredit untuk beberapa tahun:

    1. Annual Fee / Biaya Tahunan

      Bukan berarti kalau anda tak menggunakanya sama sekali maka tak ada biaya kartu kredit sama sekali ya. Ada yang namanya Annual Fee yang harus anda penuhi. Memang benar ada beberapa bank yang menggratiskan biaya tahunan. Tapi, itu hanya berlaku selama setahun saja.

      Setelah itu, anda tetap harus membayar biaya tahunan. Nah, ini yang jadi masalah beberapa orang. Saking terlena dengan promo Annual Free diawal, sampai-sampai lupa untuk membayar di tahun berikutnya.

    2. Bank akan Menonaktifkan Kartu Kredit

      Dengan tidak adanya transaksi di kartu kredit anda, Bank akan menganggap pemberian kartu kredit pada anda adalah hal yang sia-sia. Untuk itu, Bank akan mempertimbangkan penutupan kartu kredit anda.

    3. Ketinggalan Promo-Promo Menarik

      Semakin kartu kredit sering digunakan, semakin anda mengerti dengan promo-promo yang diberikan oleh Bank. Nah, berbeda bila anda jarang dan bahkan tak pernah menggunakan limit kartu kredit, siap-siap saja ada banyak promo menarik yang terlewat.

    4. Susah Naik Limit

      Bank penerbit kartu kredit akan mengukur kemampuan finansial penggunanya lewat seberapa besar transaksi digunakan. Bila anda jarang menggunakan limit kartu kredit, Bank tentu bingung dan kesulitan mengetahui seberapa besar anda mampu membayar tagihan limit. Pengajuan naik limit pun akan lebih susah dan pastinya beresiko lebih besar untuk ditolak.

Annual Free kartu kredit memang sangat menggoda di awal apply. Namun, anda juga harus tahu kalau godaan promo annual free tersebut biasanya hanya berlaku diawal saja. Beberapa resiko membiarkan kartu kredit tanpa digunakan tentu akan menimbulkan banyak kerugian yang terjadi.

Kartu Kredit Punya Banyak kemudahan Untuk Bisnis Online Anda. Begini 5 Manfaatnya

Kartu Kredit Punya Banyak kemudahan Untuk Bisnis Online Anda. Begini 5 Manfaatnya

Kartu kredit ternyata tak cuma menguntungkan untuk dipakai bisnis konvensional. Untuk urusan bisnis online, sepertinya anda bisa gunakan kemudahan kartu kredit pula. Beberapa poin dibawah ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan bagi anda untuk memanfaatkan kartu kredit sebagai penolong bagi bisnis online.

    1. Alat Pembayaran Bagi Buyer dan Seller Lintas Negara

      Ketika bisnis online anda tak kunjung menemukan pelanggan di negara sendiri, anda bisa tawarkan bisnis ke luar negeri. Siapa tahu saja anda bisa meraih pundi-pundi uang lewat promosi yang lebih global.

      Dengan menjangkau pasar global, anda harusnya bisa memanjakan pembeli anda dengan kemudahan transaksi. Gunakan kartu kredit untuk menerima pembayaran dari buyer lintas negara.

      Sebelumnya, anda harus riset terlebih dahulu. Ketahui mana jenis kartu kredit yang bisa menerima transaksi lintas negara. Beberapa kartu kredit dengan fasilitas tersebut diantaranya adalah kartu kredit berlogo Visa maupun MasterCard.

    2. Alat Transaksi Jual Beli Jasa Iklan

      Iklan merupakan suatu hal yang krusial bagi anda yang menekuni bisnis online. Anda boleh-boleh saja mengandalkan kemampuan meraih simpati organic dari beberapa pelanggan. Tetapi, cara ini tak bakal efektif. Tentunya, anda butuh melakukan hal-hal lain seperti survey pasar, mengonsep tampilan produk terbaru, dan lain-lain.

      Biar lebih efektif, sediakan budget tertentu untuk iklan. Biar makin maksimal dan efektif, anda bisa gunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran jual beli iklan.

    3. Media Pembayaran Bagi Distributor Barang Luar Negeri

      Tak semua situs belanja online memperbolehkan pelanggannya melakukan transaksi lewat sistem transfer bank. Beberapa situs jual beli khususnya yang berasal dari luar negeri banyak yang meminta pelanggan untuk menggunakan kartu kredit saja.

      Untuk anda yang akan melakoni bisnis distribusi barang dari luar negeri rasanya perlu menggunakan kartu kredit. CC Ini sangat penting anda gunakan karena sebagian besar pengusaha luar negeri menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran.

    4. Memperbesar Kapasitas Dropbox

      Selama melakoni bisnis online, akan ada banyak sekali file-file yang harus anda simpan. Anda harus mencadangkan ribuan file tersebut agar bisa digunakan sewaktu-waktu anda membutuhkan.

      Salah satu layanan cadangan file yang baik adalah dropbox. Dropbox sendiri menyediakan layanan upgrade ke kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan cara membayar biaya layanan ke fitur premium. Sayangnya, dropbox hanya menerima pembayaran lewat kartu kredit. Ini berarti, anda membutuhkan CC sebagai media untuk menuntaskan transaksi upgrade ini.

Tak hanya berguna sebagai alat permudah bisnis konvensional, kartu kredit nyatanya punya segudang manfaat spesifik yang sangat bagus untuk bisnis online. Bagaimana? Anda tertarik mencoba?

Kartu Kredit Untuk Modal Usaha Setidaknya Punya Kriteria Berikut Ini

Kartu Kredit Untuk Modal Usaha Setidaknya Punya Kriteria Berikut Ini

Anda punya kartu kredit? Digunakan untuk apa kartu kredit yang anda punya? Bila anda belum menggunakannya, mungkin bisa dicoba saran saya untuk menggunakan limit cc sebagai modal usaha. Saya merekomendasikan limit kartu kredit karena selain mudah dan aman, prosesnya juga tak butuh banyak drama.

Sebelumnya saya pernah menyinggung bahasan limit CC sebagai modal usaha disini https://ritzacademy.com/selain-untuk-modal-inilah-manfaat-kartu-kredit-bagi-pemula/

Jika memang anda merasa tertarik gunakan kartu kredit sebagai modal bisnis, ada baiknya anda perhatikan beberapa kriteria dibawah ini sebagai acuan untuk anda apply CC:

    1. Limit Kredit yang Besar

      Tujuan seorang pengusaha apply kartu kredit adalah sebagai modal usaha maupun dana cadangan ketika dibutuhkan. Untuk itu, anda perlu menggunakan kartu kredit dengan limit yang lumayan besar. Limit yang besar akan mudah dipakai ketika suatu saat anda mengalami krisis. Tentunya, anda tak akan tahu kapan bisnis anda mengalami titik rendah. Bila momen buruk tersebut terjadi, limit kartu kredit bisa menjadi dana cadangan anda.

    2. Banyak Promo Menarik

      Jangan sepelekan kekuatan promo. Meski hitungannya katakanlah kecil, promo bakal sangat bagus digunakan dalam keadaan-keadaan darurat. Promo yang sedikit akan berasa manfaatnya bila digunakan dengan baik.

    3. Cicilan 0%

      Sewaktu-waktu, anda bakal membutuhkan cicilan 0% untuk keadaan-keadaan darurat. Jika anda tidak punya dana untuk melunasi tagihan kartu kredit, setidaknya resiko yang anda punya bakal lebih kecil.

    4. Keterjangkauan Mesin EDC

      Mesin EDC kartu kredit yang tersebar dan terjangkau bakal jadi salah satu pilihan tepat bagi anda. Akan percuma bila limit kartu kredit anda banyak tapi tidak bisa digunakan karena keterbatasan EDC.

    5. Sistem Lancar, Tak Banyak Trouble

      Seringkali sistem kartu kredit yang mengalami trouble jadi kendala bagi beberapa orang. Tentunya, akan sangat menghabiskan waktu anda yang berharga bila terjadi banyak kesalahan sistem yang tak diinginkan.

Beberapa kriteria diatas tentu sangat anda butuhkan sebagai suatu acuan memilih kartu kredit yang tepat untuk bisnis. Saya sarankan anda untuk perhatikan poin-poin diatas sebelum apply. Untuk itulah diperlukan survey calon kartu kredit yang tepat bagi modal usaha anda.

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds