Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit  atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?

Mana yang Lebih Baik sebagai Modal Bisnis? Kartu Kredit atau Investor?Mengembangkan usaha tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Salah satu sumber danayang paling sering digunakan adalah menarik pihak lain sebagai Investor bisnis. Selain itu, adabeberapa orang yang menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Mana yang lebih baik diantara keduanya?

Daripada anda sekalian bingung, saya coba jabarkan poin penting seputar penggunaan kartu kredit atau investor sebagai modal bisnis. Silahkan simak baik-baik supaya anda bisamenentukan arah tujuan anda.

  1. Modal Bisnis Lewat Investor

      1. Memang tidak semua, tapi konsep bisnis sering tidak bisa idealis ketika menggunakan Investor
        Bila ngomongin perihal bisnis, antara pengelola dan pemodal itu seperti satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pengelola adalah mereka yang menggerakkan roda bisnis. Sementara itu,seorang pemodal memberi ‘jalan’ kepada pengelola bisnis untuk terus bergerak lewat pendanaan.Terkadang, beberapa pengelola bisnis yang sangat bergantung kepada investor sering tidak bisaIdealis dengan ide bisnis ketika mendapat permintaan dari Investor. Memang, diawal kerjasama investasi seakan adem-adem saja dan semua pihak seolah setuju. Tapi, kasus dilapangan biasanyaberbeda. Ditengah jalannya bisnis, Investor akan meminta mengubah arah yang kadang tidaksesuai dengan keinginan pengelola.
      2. Sulit meraih Investor yang benar-benar cocok
        Investor cenderung selektif ketika menyeleksi proposal dan rencana bisnis yang diajukan pihakpengelola. Untuk itu, banyak pertimbangan yang dibutuhkan Investor sebelum mengucurkandana ke pihak pengelola. Tentu saja Investor lebih tertarik dengan pengelola dengan potensimenjanjikan. Nah, bagaimana dengan anda yang baru memulai usaha? Tentu sulit untuk meraih investor apalagi bagi anda yang punya usaha masih seumur jagung.
      3. Pengelola wajib mengembalikan dana modal pada Investor bila resiko meningkat
        Disisi lain, bila terjadi kasus cacat amanah atau resiko buruk meningkat, maka pihak pengelolawajib megembalikan dana investasi pada investor. Contohnya saja, bila ditengah jalan seoranginvestor melihat pengelola bisnis tidak mampu mempertahan usahanya, dana akan mudah ditariksewaktu waktu.
  2. Modal Bisnis Lewat Kartu Kredit

    1. Lewat kartu kredit, Konsep bisnis lebih merdeka tanpa intervensi
      Sebuah kartu kredit merupakan tanggung jawab si empunya CC. Kartu kredit sebagai modalusaha lebih bersifat merdeka daripada investor sebab tidak ada kesepakatan dengan orang laindimana pembagian hasil ditentukan. Seluruh keuntungan bisnis dengan modal kartu kreditmerupakan milik pengelola bisnis. Selain itu, pengelola bisa lebih leluasa menerapkan konsep bisnis yang diinginkan.
    2. Pengajuan kartu kredit lebih mudah, lebih cepat untuk modal usaha
      Berbisnis yang baik adalah paham momentum pasar. Sementara itu, menjual suatu produk ataujasa tentu membutuhkan setidaknya modal entah itu untuk marketing, branding, maupunproduksi. Sementara itu, mencari investor membutuhkan waktu yang lama. Itu saja masih belumpasti Investor menerima proposal bisnis anda atau tidak. Berbeda dengan bisnis modal kartu kredit dimana anda hanya membutuhkan beberapa dokumenlegal untuk mengajukan kartu kredit sesuai dengan status anda apakah karyawan atau pebisnis.Contoh dokumen yang dilengkapi diantaranya adalah KTP, KK, NPWP, SIUP, SKDU dan fotocopy rekening. Selama history keungan anda dinilai baik, bank pasti akan menyetujui apply kartu kredit anda dengan cepat.
    3. Tidak ada beban ‘balas budi’ dalam permodalan via kartu kredit
      Berbeda dengan modal bisnis lewat Investor, kartu kredit sebagai modal bisnis anda tentu tidak memiliki hubungan ‘balas budi’ dengan orang lain. Tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu pasar sedang lesu, pihak bank tidak akan pernah menarik kembali limit CC anda. Asalkan anda bisa patuh dengan aturan yang berlaku seperti mencicil pembayaran tagihan kartu kredit sebelum
      jatuh tempo, tidak aka nada masalah yang terjadi. Berbeda dengan Investor yang bisa menarikdana investasi sewaktu-waktu sesuai dengan keinginan mereka.

Itulah tadi beberapa poin penting yang harus anda perhatikan sebelum memilih pemodalan yang cocok bagi bisnis anda. Anda bisa pilih secara bijak mana yang lebih menguntungkan dengan memperhatikan poin-poin yang sudah saya tulis. Saya sendiri memilih menggunakan kartu kredit untuk permodalan bisnis yang saya jalani karena lebih mudah didapat dan tidak harus ribet mengajukan proposal ke Investor.

Nah, kalau anda sendiri mau gunakan yang mana?