Berada di Level Berapakah Anda Sebagai Pengguna Kartu Kredit? [2]

Berada di Level Berapakah Anda Sebagai Pengguna Kartu Kredit? [2]

Minggu lalu Saya telah membahas mengenai tingkatan level yang ada pada kartu kredit. [Berada di Level Berapakah Anda Sebagai Pengguna Kartu Kredit? [1]]

Kalau Anda ingat, pada level pertama hampir semua orang bahkan semua orang paham bahwa kartu kredit digunakan sebagai fasilitas pembayaran, entah itu di mall maupun di marketplace.

Kemudian level kedua yang tidak banyak orang tahu, bahwa kartu kredit ternyata bisa kita jadikan sebagai dana cadangan di bisnis kita.

Dan di level ketiga yaitu level yang menentukan sukses tidaknya bisnis Anda, menjadikan kartu kredit sebagai solusi permodalan dalam bisnis.

 


 

Jika kita sudah berbicara mengenai permodalan, maka kita harus melihat bisnis apa yang akan kita kembangkan, karena setiap bisnis mempunyai pola pembiayaan yang berbeda-beda.

Ada bisnis yang memiliki pola pembiayaannya sedikit demi sedikit tetapi konsisten, ada pula bisnis yang membutuhkan pembiayaan yang besar tetapi jarang-jarang.

Lalu bagaimana Anda bisa mengetahui pola pembiayaan bisnis yang cocok bagi bisnis Anda?

Untuk hal ini tentu kita tidak bisa membicarakannya secara umum, karena kembali lagi bahwa setiap orang memiliki pola bisnis yang berbeda-beda

 


Bagaimana jika Saya membaca buku-buku bisnis?

Bisnis tiap orang berbeda-beda, jika sekedar menjadikannya sebagai referensi mungkin it’s ok.

Namun lebih bagus lagi jika Anda langsung belajar bersama seseorang yang sudah lebih paham mengenai bisnis Anda.

Anda bisa bergabung di kelas Credit Card Revolution [LIHAT JADWAL DISINI], sebab disana kita bisa saling sharing mengenai bisnis apa yang ingin Anda kembangkan.

 


 

Saya membuka bisnis kafe, maka planning-nya tentu akan berbeda dengan ketika Saya mencoba untuk membuka bisnis pengiriman ekspedisi.

Ilmu yang dibutuhkan juga jauh lebih kompleks dan tentu saja akan membutuhkan penanganan yang berbeda-beda di setiap jenis bisnisnya.

Lalu kenapa banyak orang terjerumus di kartu kredit?

Karena Anda belum paham level 1 dan 2 tetapi sudah melompat ke level 3 tanpa arahan orang yang lebih berpengalaman, semuanya diputuskan sendiri dan dilakukan sendiri

“ Bisa Masuk Tapi Gak Bisa Keluar ”, artinya dia berbisnis menggunakan modal kartu kredit tetapi ia tidak bisa melunasi kartu kreditnya karena omset yang didapatkan lebih kecil daripada pengeluaran bisnisnya.

Yang lebih parah adalah begitu punya kartu kredit, langsung digunakan untuk berbisnis tanpa paham aturan bisnis yang benar, membeli dan membelanjakan tanpa tahu prosedur kemudian tiba-tiba jatuh.

 


 

Di level 3 kita akan lebih intensif, artinya menyelesaikan masalah atau saling berdiskusi sesuai dengan permasalahan yang ada.

Di Credit Card Revolution [LIHAT JADWAL DISINI] kita akan lebih condong kepada praktek apa yang Anda akan lakukan, Anda bisa berkonsultasi mengenai penggunaannya seperti apa.

Apalagi jika sudah ada model bisnisnya, tentu kita harus paham mengenai modal yang dibutuhkan, konsepnya seperti apa, otomatis kita tentu khusus akan berbicara pada bisnis itu saja.

Intinya di level 3 ini kita akan lebih condong kepada yang namanya pendampingan, bukan pengajaran karena pengajaran sudah kita dapatkan di level 1 dan 2.

Sekali lagi di level 3 harus ada case terlebih dahulu, setelah itu kita memikirkan strategi seperti apa yang akan digunakan dan bagaimana cara yang bagus untuk membuat bisnis berkembang, karena Saya tidak bisa mengajarkan satu teknik bisnis kemudian digunakan untuk banyak bisnis.

Share if you like this

Berada di Level Berapakah Anda Sebagai Pengguna Kartu Kredit? [1]

Berada di Level Berapakah Anda Sebagai Pengguna Kartu Kredit? [1]

Jika kita bermain dengan yang namanya kartu kredit, sebenarnya ada 3 level yang harus Anda lewati.

Nah jadi berada di level berapa Anda sekarang sebagai pengguna kartu kredit ?

 


 

Perlu dipahami bahwa di setiap level, ada skill dan latihan yang harus dilewati. Apa saja itu?

FASILITAS PEMBAYARAN

Di level pertama ini kartu kredit hanya dijadikan sebagai fasilitas pembayaran.

Contohnya seperti ketika kita beriklan di facebook atau berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan.

Jika hanya digunakan untuk fasilitas pembayaran, semua orang tentu sudah tahu dan paham tentang kegunaan tersebut bukan ?

Nah, ketika Anda sudah bisa menjadikan kartu kredit sebagai fasilitas pembayaran, maka pembelajaran atau pemahaman yang harus dipahami selanjutnya adalah mengenai metode pembayaran.

Disini Anda harus bisa membedakan mana metode pembayaran yang murah dan mana yang mahal.

Anda mengatakan bahwa minimum payment mahal, kemudian Anda mengambil inisiatif merubahnya menjadi cicilan maka jatuhnya akan lebih murah, hal ini adalah skill-skill yang perlu Anda pelajari dan pahami, mengetahui mana pemakaian metode yang cocok dan tidak untuk Anda.

Jika Anda sudah menguasai hal tersebut, Anda bisa melanjutkan pada level berikutnya.

 


 

DANA CADANGAN

Pada level ini tidak semua atau jarang orang ketahui yaitu menggunakan kartu kredit sebagai dana cadangan.

Di level kedua, penggunaan kartu kredit sebagai dana cadangan memiliki peran yang sangat vital, itulah kenapa Saya mengajarkan di Credit Card Revolution [LIHAT JADWAL DISINI] cara mendapatkan kartu kredit dengan limit yang besar.

Perlu dipahami, jika Anda belum menemukan bisnis yang tepat, maka dana tersebut jangan dijadikan bisnis dahulu

Kenapa ?

Karena sebenarnya dana ini untuk memenuhi fungsi kartu kredit di level 2, yaitu sebagai DANA CADANGAN

Menariknya jika dibandingkan dengan yang lain, kartu kredit bisa dikatakan paling sempurna untuk dipergunakan sebagai dana cadangan, artinya jika Anda memiliki limit kartu sebesar 100 juta kemudian Anda tidak menggunakannya, maka Anda tidak dibebani angsuran sebesar 100 juta.

Maka Saya katakan sekali lagi, kartu kredit memiliki peran yang sangat vital, apalagi saat Anda akan memulai untuk berbisnis

Kenapa ?

Dana cadangan itu sangat penting, karena PENGHASILAN ANDA TIDAK PASTI SEDANGKAN PENGELUARAN ANDA PASTI

Apalagi jika ada kebutuhan-kebutuhan mendadak yang harus dikeluarkan secara tiba-tiba dan diluar dugaan.

Jika hal ini terjadi maka mau tidak mau kita membutuhkan yang namanya dana cadangan untuk meng-cover-nya, sebab jika tidak segera ditangani otomatis bisnis juga akan ikut terkendala.

 


 

SOLUSI PERMODALAN BISNIS ANDA

Jika Anda sudah menguasai atau mencapai level 1 dan 2, Anda bisa melanjutkan pada level ketiga, yaitu MEMBUAT KARTU KREDIT SEBAGAI SOLUSI PERMODALAN BISNIS ANDA.

Lalu bagaimana sebenarnya kartu kredit bisa menjadi solusi permodalan bagi bisnis Anda?

Hal ini tentu saja harus dilakukan bersama-sama dengan ahlinya.

Maka dari itu di kelas Credit Card Revolution [LIHAT JADWAL DISINI] Saya akan mengajarkan bagaimana strategi, penerapan dan apa yang harus dilakukan ketika Anda menggunakan kartu kredit sampai pada level tertinggi.

Share if you like this

Kenapa Harus Pilih Kartu Kredit?

Kenapa Harus Pilih Kartu Kredit?

Jika Anda tengah menggunakan utang, jenis utang apa yang digunakan?

Kartu kredit, KPR, KTA atau jenis utang lainnya?

Lalu sebenarnya apa kelebihan dan kekurangan yang Anda dapatkan dari penggunaan jenis utang tersebut?

Saya akan coba menjelaskannya kepada Anda.

 

 

Jika kita membahas mengenai jenis utang, mungkin kartu kredit adalah salah satu pilihan yang terbaik.

Apa saja kemudahannya?

Terdapat Kemudahan dalam Penggunaan Kartu Kredit

Anda bisa menggunakan atau mendapat pinjaman pada kartu kredit hanya dengan modal status Anda, misalnya dengan status Anda sebagai seorang karyawan.

Lalu bagaimana dengan persyaratannya?

Syaratnya tentu sangat mudah, praktis dan yang terpenting tidak adanya jaminan yang diberikan ketika Anda mengajukan.

 

 

Hal ini tentu berbeda dari pengalaman Saya saat mengajukan utang ke bank.

Saat itu pihak bank menanyakan mengenai ada tidaknya jaminan yang Saya miliki.

Dari situ Saya meminjam jaminan milik saudara dan membawa jaminan tersebut ke bank.

Setelah itu Saya diberi pertanyaan kembali oleh pihak bank tentang bisnis apa yang Saya miliki.

Dengan jujur Saya menjawab “Usaha Saya ngutang”.

Dari perkataan itu, Saya pun mulai berdebat dengan pihak bank dengan mengatakan “Bahwa utang juga termasuk salah satu jenis usaha“.

Namun usaha Saya tetap gagal untuk mendapat pinjaman, sebab pihak bank mengatakan syarat utang selain mempunyai jaminan juga harus memiliki usaha dan pekerjaan.

Dan jika Anda mempunyai usaha, legalitasnya juga harus lengkap seperti adanya NPWP, SIUP dan TDP yang umurnya minimal 2 tahun.

Jadi artinya Saya harus menunggu 2 tahun untuk bisa mengajukan utang.

Celakanya 2 tahun kemudian ketika Saya mengajukan lagi ke bank yang sama dengan membawa semua persyaratan beserta kelengkapan berkas yang dibutuhkan, SAYA TETAP DITOLAK.

Kenapa ditolak?

Pihak bank beranggapan rekening Saya tidak dalam kondisi bagus.

Lalu dengan tegas Saya pun menjawab,

“Jika rekening Saya bagus, Saya tidak perlu mengambil utang”

Karena Saya mengajukan pinjaman justru untuk mengembangkan bisnis dan memperbaiki rekening Saya.

 

 

Berbicara lagi mengenai utang, siapa yang berani memberikan Anda pinjaman hingga ratusan juta hanya dengan modal fotocopy KTP, NPWP, slip gaji dan tanpa adanya jaminan?

Teman? Jika hanya 1 – 2 juta, teman mungkin bisa membantu.

Tetapi jika pinjaman sudah mencapai ratusan juta ditambah tanpa adanya jaminan mungkin akan sangat sulit didapatkan.

Jadi, the only one option adalah Kartu Kredit atau Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Tetapi Saya tidak menyarankan untuk menggunakan KTA, sebab KTA sendiri sifatnya tidak fleksibel bila dibandingkan dengan Kartu Kredit.

Kartu kredit sendiri memiliki pola yang cocok untuk teman-teman yang ingin membuka usaha, 

Kartu kredit sangatlah fleksibel

Artinya Anda tidak akan dikenakan biaya apapun jika Anda tidak menggunakannya

Berbeda dengan penggunaan KTA.

Pola KTA itu seperti ketika akan menaiki taksi, kita memanggil taksi terlebih dahulu, setelah taksi datang dan kita menaikinnya, argo otomatis akan jalan.

Artinya Anda menggunakannya atau tidak, angsuran akan tetap terus berjalan.

Inilah awal mula kebanyakan orang bisa terjerumus dalam masalah utang.

Bisnis itu sifatnya naik turun, dan KTA mempunyai sifat yang flat alias tidak naik dan tidak turun.

Hal ini tentu akan mengacaukan para pebisnis pemula dan tidak menutup kemungkinan kedepannya akan sangat berbahaya.

 

 

Pola utang sendiri adalah “Ketika ia butuh, ia akan mencari

Mungkin akan jadi masalah jika saat ia butuh, ia tidak mendapatkan apa yang ia butuhkan.

Disini lagi-lagi kartu kredit memiliki peran penting dan sangat membantu ketika Anda membutuhkan dana secara tiba-tiba.

Dengan menggunakan kartu kredit, Anda bisa “Sedia Payung Sebelum Hujan”.

Artinya Anda bisa memakainya ketika Anda sedang membutuhkan.

 

 

Pada hukum perbankan sendiri disebutkan bahwa agunan adalah solusi terakhir penyelesaian masalah

Jadi kalau sampai terjadi masalah, maka masalah kita sebenarnya hanya sampai terkena blacklist pada kartu kredit

Jika Anda berhutang dengan menggunakan jaminan, kemudian bisnis yang Anda kelola gagal, otomatis jaminan akan tersita.

Hal itu akan sangat berbahaya bagi aset Anda.

Dengan berbekal paham mengenai tata cara penggunaan dan SOP serta mengetahui jalannya sistem, maka kartu kredit sangat cocok digunakan untuk para newbie atau pemula.

Inilah yang nantinya akan Saya bahas di buku baru Saya CCR For Newbie [ Beli Disini ].

Buku CCR For Newbie sendiri diperuntukan untuk orang-orang yang benar-benar awam atau newbie dengan yang namanya kartu kredit.

Tetapi jika Anda ingin ke tahap yang lebih lanjut, Anda bisa mengikuti kelas Saya di Credit Card Revolution [Jadwal Lihat Disini] , di CCR kita akan membahas secara MORE HIGH SPEED.

 

 

Kembali lagi pada permasalahan utang.

Ketika Anda berhutang dengan saudara ataupun teman, kemudian Anda tidak mampu untuk membayarnya, maka yang Anda dapatkan adalah sanksi sosial.

Artinya Anda akan dikucilkan atau bahasa jawanya “dirasani“.

Jika hal itu terjadi, tentu nama baik Anda akan rusak.

Anda akan di cap tidak baik di kalangan Anda, dan Anda harus ingat bahwa cap tidak baik akan susah untuk di hilangkan.

Tetapi jika Anda macet atau bermasalah di kartu kredit, biarpun Anda seorang tokoh masyarakat, Anda akan tetap menjadi seorang tokoh masyarakat.

Anda hanya akan ter-list di BI Checking.

Namun begitu BI Checking Anda selesaikan, dalam jangka waktu 6 bulan Anda sudah bisa mengajukan kredit kembali.

Oleh sebab itu Saya katakan sekali lagi bahwa kartu kredit akan aman digunakan saat Anda memahami prosedur SOP beserta sistemnya

Maka bijaklah dalam menggunakan

Share if you like this

Modal Usaha Anti Ribet

Silahkan jawab beberapa pertanyaan berikut.

1 / 4

Apakah kamu memiliki Jaminan?

2 / 4

Jenis Jaminan:

3 / 4

Plafond yang ingin diajukan:

4 / 4

Kota lokasi jaminan:

This will close in 0 seconds



This will close in 20 seconds